Connect with us

News

Respon Ancaman Israel, 4 Negara Muslim Wacanakan Pakta Pertahanan Mirip NATO

Empat negara mayoritas muslim menjajaki pembentukan pakta pertahanan mirip NATO. Langkah ini bertujuan menciptakan keamanan regional mandiri merespons ancaman militer Israel dan dinamika konflik di Timur Tengah.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Sejumlah negara mayoritas muslim yakni Pakistan, Mesir, Turki, dan Arab Saudi dikabarkan tengah menjajaki pembentukan pakta pertahanan bersama yang menyerupai NATO. Inisiatif ini bertujuan menciptakan sistem keamanan regional yang lebih mandiri di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.

Wacana tersebut menguat setelah meningkatnya kekhawatiran atas ancaman militer dari Israel, termasuk serangan yang dilaporkan terjadi di Doha pada September 2025. Insiden tersebut dinilai menjadi peringatan bagi negara-negara kawasan bahwa ancaman serupa dapat terjadi di wilayah lain.

Penguatan kerja sama militer juga terlihat dari latihan gabungan antara Mesir dan Pakistan yang berlangsung selama dua pekan di Pakistan. Latihan ini dipandang bukan sekadar agenda rutin, melainkan bagian dari upaya konsolidasi kemampuan pasukan, khususnya di sektor operasi khusus.

Dalam beberapa bulan terakhir, keempat negara tersebut disebut semakin intens menjalin koordinasi di bidang pertahanan dan keamanan. Kondisi ini dipicu oleh dinamika konflik kawasan, termasuk eskalasi militer yang melibatkan Israel.

Analis politik independen asal Mesir, Islam Mansi, menilai serangan terhadap Qatar menjadi titik balik bagi negara-negara Arab dalam menilai ulang sistem keamanan mereka.

“Segera setelah serangan itu, negara-negara Arab, terutama di wilayah Teluk, menyadari bahwa mereka tidak akan pernah kebal dari serangan Israel,” ujarnya.

Selain itu, konflik antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran sejak akhir Februari turut memperkuat kekhawatiran negara-negara kawasan. Perang tersebut menunjukkan kecenderungan penggunaan kekuatan militer secara agresif dalam mencapai tujuan strategis.

Dampak lain dari situasi ini adalah munculnya berbagai kerja sama pertahanan baru, seperti pakta antara Arab Saudi dan Pakistan, serta kemitraan antara Uni Emirat Arab dan India.

Di sisi lain, isu ekspansi wilayah Israel, termasuk di Tepi Barat, Gaza, serta serangan ke Lebanon dan Suriah, turut memicu kekhawatiran negara-negara Teluk. Wacana mengenai konsep “Israel Raya” yang dikaitkan dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu semakin memperkuat urgensi pembentukan aliansi pertahanan regional tersebut.

Jika terealisasi, pakta ini berpotensi menjadi poros keamanan baru di Timur Tengah yang bertujuan menjaga stabilitas kawasan tanpa bergantung sepenuhnya pada kekuatan eksternal.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News

Mendikdasmen Tegaskan Hak Pendidikan ABK, Dorong Penguatan Sistem Inklusi Nasional

Mendikdasmen menegaskan kembali komitmen pemerintah untuk memastikan anak berkebutuhan khusus mendapatkan akses pendidikan berkualitas. Berbagai strategi inklusif akan diterapkan.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa anak berkebutuhan khusus (ABK) memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan berkualitas tanpa diskriminasi, sebagaimana diamanatkan dalam sistem pendidikan nasional.

Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri acara penyerahan pengelolaan SLB B Yakut kepada Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Banyumas di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Sabtu (25/4/2026).

Dalam sambutannya, Abdul Mu’ti menegaskan komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi ABK melalui berbagai layanan, mulai dari pendidikan inklusif di sekolah umum, penguatan sekolah luar biasa, hingga pendidikan berbasis masyarakat.

“Pemerintah berkomitmen memberikan pendidikan bagi anak-anak berkebutuhan khusus melalui penguatan berbagai layanan, termasuk pendidikan inklusi, sekolah luar biasa, dan pendidikan berbasis masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi peran Yayasan Kesejahteraan Usaha Tama (Yakut) yang telah mengembangkan SLB B Yakut menjadi salah satu lembaga pendidikan luar biasa yang berkembang di Jawa Tengah. Menurutnya, pengelolaan pendidikan bagi ABK merupakan bentuk pengabdian sosial sekaligus spiritual yang berdampak jangka panjang.

Pemerintah, lanjutnya, menerapkan tiga strategi utama dalam penguatan layanan pendidikan bagi ABK, yaitu memperluas pendidikan inklusif di sekolah umum, meningkatkan kapasitas sekolah luar biasa, serta mendorong pendidikan inklusi berbasis masyarakat. Sistem pendidikan inklusif dinilai penting karena memungkinkan ABK belajar bersama siswa lain, sehingga dapat meningkatkan rasa percaya diri sekaligus menumbuhkan empati di lingkungan sekolah.

Selain itu, pemerintah juga memberikan kemudahan akses dalam sistem penerimaan murid baru melalui empat jalur, yakni domisili, prestasi, afirmasi, dan mutasi. Jalur afirmasi secara khusus memberikan prioritas bagi siswa dari keluarga kurang mampu dan ABK.

Abdul Mu’ti turut menyoroti masih adanya stigma di masyarakat terhadap ABK yang menyebabkan sebagian keluarga cenderung menutup diri. Ia menekankan pentingnya edukasi publik untuk mengubah cara pandang tersebut.

“Anak-anak berkebutuhan khusus tidak boleh dikucilkan. Mereka adalah bagian dari anak Indonesia yang harus kita rangkul dan kembangkan potensinya,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Yakut, Agung Praptapa, menyatakan bahwa pengelolaan SLB B Yakut kini resmi diserahkan kepada Muhammadiyah sebagai bentuk amanah keluarga pendiri sekaligus upaya memperluas manfaat lembaga.

Ia menjelaskan, SLB Yakut saat ini memiliki lebih dari 300 siswa, terdiri dari 119 siswa SLB B dan 200 siswa SLB C, yang didukung oleh tenaga pendidik berdedikasi.

Sementara itu, Ketua PDM Banyumas, M Djohar, menyatakan kesiapan pihaknya dalam mengelola sekolah tersebut secara profesional guna meningkatkan kualitas layanan pendidikan bagi ABK.

Penyerahan ini diharapkan dapat memperkuat akses dan mutu pendidikan inklusif di daerah, sekaligus membuka peluang lebih luas bagi anak berkebutuhan khusus untuk berkembang secara optimal.

Continue Reading

News

Iran Klaim Kekuatan Rudal Belum Dikerahkan Sepenuhnya

Iran mengklaim sebagian besar kemampuan rudalnya belum dikerahkan dalam konflik. Pernyataan ini muncul di tengah ketegangan regional yang berdampak pada jalur pelayaran dan pasar energi global.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Kementerian Pertahanan Iran menyatakan bahwa sebagian besar kemampuan rudal negara tersebut belum digunakan dalam konflik melawan Amerika Serikat. Pernyataan ini disampaikan melalui laporan Kantor Berita Tasnim, Sabtu.

Juru Bicara Kementerian Pertahanan Iran, Reza Talaei-Nik, menegaskan bahwa kekuatan militer Iran masih memiliki kapasitas besar yang belum dikerahkan sepenuhnya.

“Sebagian besar kemampuan rudal kami masih belum digunakan,” ujarnya.

Ia juga mengklaim bahwa pasukan Iran berada dalam posisi unggul sepanjang konflik, termasuk dalam penguasaan wilayah udara. Menurutnya, Iran mampu mempertahankan supremasi udara atas wilayah yang ia sebut sebagai wilayah pendudukan Zionis, merujuk pada Israel.

Lebih lanjut, Talaei-Nik menyebut hanya sebagian dari kekuatan rudal Iran yang telah digunakan selama perang yang berlangsung sekitar 40 hari tersebut.

Di sektor maritim, Iran juga mengklaim berhasil menekan kekuatan lawan. Ia menyatakan kapal perang pihak lawan beberapa kali mundur hingga ratusan kilometer dari Laut Oman sebagai respons atas tindakan militer Iran.

Sementara itu, konflik yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel turut berdampak pada jalur pelayaran internasional. Lalu lintas di Selat Hormuz dilaporkan mengalami gangguan signifikan sejak eskalasi militer dimulai pada akhir Februari.

Ketegangan tersebut juga mengguncang pasar energi global dan meningkatkan kekhawatiran akan dampak ekonomi jangka panjang, mengingat Selat Hormuz merupakan salah satu jalur utama distribusi minyak dunia.

Continue Reading

News

ADAS Teknologi Keselamatan yang Mulai Jadi Standar Baru

Fitur ADAS kini menjadi daya tarik utama mobil modern, termasuk dari produsen China, dengan kemampuan meningkatkan keselamatan dan kenyamanan berkendara.

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com– Fitur Advanced Driver Assistance Systems (ADAS) kini menjadi salah satu indikator penting dalam menilai kualitas sebuah kendaraan modern. Teknologi ini semakin banyak ditemukan pada mobil keluaran terbaru, termasuk dari merek seperti BYD, Chery, hingga Wuling Motors yang mulai menghadirkan sistem keselamatan canggih di berbagai segmen harga.

Secara umum, ADAS merupakan kumpulan teknologi yang dirancang untuk membantu pengemudi dalam menghindari kecelakaan dan meningkatkan kenyamanan berkendara. Sistem ini bekerja dengan memanfaatkan sensor, kamera, radar, dan perangkat lunak cerdas untuk memantau kondisi sekitar kendaraan secara real-time. Dengan kata lain, ADAS menjadi “lapisan keamanan tambahan” sebelum masuk ke tahap kendaraan otonom penuh.

Beberapa fitur utama ADAS yang kini banyak tersedia antara lain:

  • Adaptive Cruise Control (ACC): menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan secara otomatis
  • Lane Keeping Assist (LKA): membantu kendaraan tetap berada di jalur
  • Automatic Emergency Braking (AEB): mengerem secara otomatis saat terdeteksi potensi tabrakan
  • Blind Spot Detection (BSD): mendeteksi kendaraan di area blind spot
  • Traffic Sign Recognition (TSR): membaca rambu lalu lintas

Kehadiran fitur-fitur ini menjadi salah satu keunggulan kompetitif mobil China di Indonesia. Dalam banyak kasus, kendaraan dari brand seperti BYD atau Chery menawarkan paket ADAS lengkap bahkan di segmen harga yang lebih rendah dibandingkan kompetitor Jepang seperti Toyota dan Honda. Hal ini membuat konsumen mendapatkan nilai lebih dari sisi teknologi keselamatan.

Namun demikian, keberadaan ADAS juga memunculkan tantangan baru. Salah satunya adalah pemahaman pengguna. Banyak pengemudi yang belum sepenuhnya memahami cara kerja sistem ini, sehingga berpotensi menimbulkan rasa aman yang berlebihan (overconfidence). Padahal, ADAS bersifat asistif, bukan pengganti pengemudi. Pengendalian utama tetap berada di tangan manusia.

Selain itu, efektivitas ADAS juga bergantung pada kondisi lingkungan, seperti kualitas marka jalan, cuaca, dan infrastruktur. Di Indonesia, di mana kondisi jalan tidak selalu ideal, performa beberapa fitur seperti Lane Keeping Assist bisa menjadi kurang optimal. Oleh karena itu, penting bagi konsumen untuk melihat tidak hanya keberadaan fitur, tetapi juga kualitas kalibrasi dan adaptasi teknologi tersebut terhadap kondisi lokal.

Dengan semakin ketatnya regulasi keselamatan global dan meningkatnya kesadaran konsumen, ADAS diperkirakan akan menjadi standar baru di industri otomotif. Dalam konteks ini, produsen yang mampu menghadirkan teknologi canggih dengan harga terjangkau—seperti yang dilakukan oleh banyak brand China—memiliki peluang besar untuk memperluas pangsa pasar.

Pada akhirnya, ADAS bukan sekadar fitur tambahan, melainkan bagian dari transformasi besar menuju mobilitas yang lebih aman dan cerdas. Bagi konsumen Indonesia, memahami teknologi ini menjadi langkah penting untuk memaksimalkan manfaat sekaligus menghindari risiko dalam penggunaannya.

Continue Reading

News

Investasi Jumbo Google di Anthropic

Investasi masif ini menunjukkan bahwa Google berupaya keras untuk mempertahankan dan memperkuat posisinya di garis depan pengembangan AI, di tengah persaingan ketat dengan perusahaan teknologi lainnya

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com– Alphabet, induk perusahaan Google, dilaporkan akan menggelontorkan investasi signifikan hingga 40 miliar dollar AS atau sekitar Rp 670 triliun ke Anthropic, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang kecerdasan buatan (AI). Investasi besar ini menyoroti fokus perusahaan teknologi raksasa tersebut dalam pengembangan dan dominasi di sektor AI yang berkembang pesat.

Menurut laporan yang pertama kali diungkap Bloomberg dan dikutip oleh Reuters pada Jumat (24/4/2026), Alphabet akan mengucurkan dana awal sebesar 10 miliar dollar AS. Sisa investasi akan diberikan secara bertahap, tergantung pada pencapaian target kinerja Anthropic, menandakan hubungan strategis yang kompleks antara Google dan Anthropic sebagai mitra sekaligus pesaing dalam inovasi AI.

Dana awal sekitar 10 miliar dollar AS (sekitar Rp 168 triliun) ini menunjukkan komitmen langsung Alphabet untuk mendukung pertumbuhan Anthropic. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat riset dan pengembangan teknologi AI yang dilakukan oleh startup tersebut, serta memperkuat posisinya di pasar AI global.

Tambahan investasi yang mencapai 30 miliar dollar AS (sekitar Rp 504 triliun) akan diberikan setelah Anthropic memenuhi target kinerja yang telah ditetapkan. Struktur investasi bertahap ini mencerminkan pendekatan berbasis hasil dan kehati-hatian dalam mengalokasikan modal dalam industri yang sangat kompetitif.

“Alphabet akan berinvestasi hingga 40 miliar dollar AS… seiring memperdalam kemitraan dengan startup tersebut,” tulis Reuters dalam laporannya.

Investasi masif ini menunjukkan bahwa Google berupaya keras untuk mempertahankan dan memperkuat posisinya di garis depan pengembangan AI, di tengah persaingan ketat dengan perusahaan teknologi lainnya. Kemitraan strategis dengan Anthropic dipandang sebagai langkah krusial dalam evolusi teknologi kecerdasan buatan di masa depan.

Continue Reading

News

Sejarah Evolusi dan Teori Ilmuwan Muslim Sebelum Darwin

Higham mengungkapkan bahwa ia terkejut dengan kedalaman pemikiran Al-Jahiz

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com– Narasi tentang teori evolusi yang umum diajarkan selama ini seringkali berpusat pada Charles Darwin dan pengamatannya di Kepulauan Galapagos pada abad ke-19. Namun, pemikiran tentang bagaimana organisme berubah seiring waktu telah ada jauh sebelum era Darwin, sebuah sejarah yang kini mulai diakui dan diintegrasikan ke dalam kurikulum pendidikan serta pameran museum.

Pengakuan terhadap kontribusi awal ini salah satunya datang dari Profesor James Higham dari New York University. Higham baru-baru ini memperbarui kuliahnya tentang ekologi perilaku primata untuk mengakui secara layak kontribusi keilmuan Islam, khususnya dari Al-Jahiz (781-869 Masehi), seorang sarjana Muslim yang hidup lebih dari seribu tahun sebelum Darwin.

Dalam sebuah unggahan di media sosial, Profesor Higham menyatakan, “Tampak jelas bahwa sesuatu seperti evolusi melalui seleksi alam telah diusulkan seribu tahun sebelum Darwin/Wallace.

Higham mengungkapkan bahwa ia terkejut dengan kedalaman pemikiran Al-Jahiz. “Saya terkejut dengan sejauh mana Al-Jahiz tampaknya tidak hanya memiliki gagasan evolusioner, namun banyak gagasan yang dapat dikatakan terkait secara khusus dengan proses evolusi melalui seleksi alam,” katanya. Ia menambahkan, “Hal ini tampaknya mencakup gagasan seperti persaingan atas sumber daya yang terbatas, adaptasi sebagai respons terhadap lingkungan, dan spesiasi dari waktu ke waktu sebagai hasilnya.”

Higham sendiri mengakui bahwa ia tidak pernah diajari tentang Al-Jahiz sebagai seorang ahli biologi selama masa pendidikannya, dan hanya mengenalnya secara samar sebagai seorang teolog, penulis, dan sarjana. Penemuannya ini merujuk pada sebuah makalah tahun 2017 berjudul “An untold story in biology: the historical continuity of evolutionary ideas of Muslim scholars from the 8th century to Darwin’s time” oleh Rui Diogo, asisten profesor di Howard University, yang menyoroti delapan sarjana Muslim pra-Darwin.

Langkah Profesor Higham untuk memasukkan Al-Jahiz dan sarjana pra-Darwin lainnya dalam kelas pengantar tentang asal-usul manusia mendapatkan respons positif dari akademisi lain. Beberapa di antaranya, seperti Andy Higginson, seorang ekolog dan Dosen Senior di University of Exeter, menyatakan telah mengambil tindakan serupa dalam perkuliahan mereka, menunjukkan adanya tren revisi sejarah evolusi di kalangan akademisi.

Continue Reading

News

Mencari Keberkahan Intimasi Melalui Doa

Menghindarkan pasangan dari gangguan setan selama berinteraksi intim dan untuk meraih keberkahan dari Allah SWT

Amalan Saliha

Published

on

[domain-capital]- Dalam ajaran Islam, hubungan intim antara pasangan suami istri tidak hanya dipandang sebagai pemenuhan kebutuhan biologis, melainkan juga sebagai bentuk ibadah yang diatur secara detail. Salah satu panduan penting adalah anjuran untuk membaca doa tertentu sebelum dan sesudah melakukan hubungan intim.

Praktik ini memiliki tujuan ganda: untuk menghindarkan pasangan dari gangguan setan selama berinteraksi intim dan untuk meraih keberkahan dari Allah SWT. Melalui doa, pasangan juga berharap dapat dianugerahi keturunan yang saleh dan salehah, sesuai dengan ajaran Islam yang komprehensif.

Sebelum memulai hubungan intim, pasangan suami istri dianjurkan untuk melafalkan doa agar dilindungi dari setan. Adapun lafal doanya ialah:

“بِاسْمِ اللَّهِ، اللَّهُمَّ جَنِّبْنَا الشَّيْطَانَ وَجَنِّبِ الشَّيْطَانَ مَا رَزَقْتَنَا

Bismillah, allahumma jannibnas-syaithaan wa jannibis-syaithaana maa razaq-tanaa”

Artinya: Dengan menyebut nama Allah, ya Allah jauhkanlah kami dari (gangguan) setan dan jauhkanlah setan dari rezeki yang Engkau anugerahkan kepada kami.

Selain itu, ketika mengalami orgasme atau mengeluarkan air mani, umat Muslim juga diajarkan untuk mengucapkan doa khusus. Doa ini bertujuan agar air mani yang dikeluarkan dapat menjadi cikal bakal keturunan yang baik. Doa ketika mengeluarkan air mani, yaitu:

“اَللّهُـــمَّ اجْعَــلْ نُطْفَتَــنَا ذُرّ ِيَّةً طَيِّــبَةً”

Kedua doa ini mencerminkan bagaimana Islam mengintegrasikan aspek spiritual ke dalam setiap sendi kehidupan, termasuk dalam hubungan paling intim sekalipun. Melalui pelafalan doa-doa tersebut, pasangan tidak hanya mencari kepuasan lahiriah, tetapi juga keberkahan dan kualitas spiritual bagi keluarga yang akan dibentuk.

Dengan demikian, panduan Islam mengenai doa sebelum dan sesudah berhubungan suami istri menegaskan pentingnya niat dan kesadaran spiritual dalam membina rumah tangga. Hal ini menunjukkan pendekatan holistik dalam ajaran Islam yang mengarahkan setiap tindakan pada pencarian ridha Allah dan pembentukan generasi yang berkualitas.

Continue Reading

News

Praka Rico Gugur di Misi UNIFIL, Indonesia Sampaikan Duka Cita

Indonesia menyampaikan duka cita atas gugurnya Praka Rico Pramudia dalam misi UNIFIL. Pemerintah mendesak investigasi menyeluruh dan peningkatan perlindungan bagi pasukan perdamaian.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Pemerintah Republik Indonesia menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya Rico Pramudia, prajurit TNI yang bertugas dalam misi perdamaian UNIFIL di Lebanon. Korban meninggal dunia setelah mengalami luka berat akibat ledakan artileri dari tank Israel di dekat Kota Adchit Al Qusayr pada 29 Maret 2026.

Dalam keterangan resmi pada Jumat, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia menyebut pemerintah telah melakukan koordinasi intensif dengan UNIFIL, pemerintah Lebanon, serta tim medis di Beirut untuk memastikan penanganan terbaik bagi korban sejak insiden terjadi.

“Berbagai langkah medis terbaik telah ditempuh, tetapi akibat luka berat yang dialami, nyawa almarhum tidak dapat diselamatkan,” demikian pernyataan Kemlu RI.

Prajurit berusia 31 tahun itu sempat menjalani perawatan intensif selama hampir satu bulan di rumah sakit di Beirut sebelum akhirnya dinyatakan wafat. Pihak UNIFIL juga telah mengonfirmasi kabar duka tersebut melalui pernyataan resminya.

Pemerintah Indonesia memastikan akan memberikan penghormatan terbaik atas jasa dan pengorbanan almarhum dalam menjaga perdamaian dunia. Selain itu, proses pemulangan jenazah ke Tanah Air terus dikoordinasikan agar dapat dilakukan secepatnya dengan penuh penghormatan.

“Pemerintah terus berkoordinasi dengan UNIFIL untuk memastikan proses repatriasi jenazah dapat dilakukan dengan segera dan penuh penghormatan,” lanjut Kemlu.

Indonesia juga mengutuk keras serangan yang menyebabkan gugurnya personel penjaga perdamaian tersebut. Pemerintah menegaskan bahwa serangan terhadap pasukan perdamaian merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional dan berpotensi dikategorikan sebagai kejahatan perang.

Lebih lanjut, Indonesia mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk melakukan investigasi yang menyeluruh, transparan, dan akuntabel guna mengungkap fakta serta memastikan pihak yang bertanggung jawab atas insiden ini.

Pemerintah juga menekankan pentingnya peningkatan perlindungan bagi seluruh personel penjaga perdamaian di wilayah konflik. Koordinasi dengan PBB dan negara-negara kontributor pasukan terus dilakukan, termasuk melalui evaluasi menyeluruh terhadap aspek keselamatan serta penguatan langkah mitigasi risiko di area operasi UNIFIL.

Continue Reading

News

Hari Bumi: Besok, Jakarta Bakal Gelap Gulita Satu Jam

Pemprov DKI Jakarta adakan pemadaman listrik serentak untuk Hari Bumi pada Sabtu (25/4) malam. Kegiatan ini bertujuan menghemat energi dan mengurangi emisi.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan melakukan pemadaman listrik secara serentak pada Sabtu (25/4) malam sebagai bagian dari peringatan Hari Bumi yang jatuh pada 22 April lalu. Aksi ini dilakukan di sejumlah gedung dan ruas jalan utama di Ibu Kota.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Dudi Gardesi Sadikin, mengatakan kebijakan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap lingkungan sekaligus implementasi regulasi daerah terkait pengurangan emisi karbon.

“Kegiatan pemadaman lampu bertujuan mendorong penghematan energi, mengurangi emisi gas rumah kaca, serta meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam upaya pencegahan dan pengendalian pencemaran lingkungan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (23/4).

Pemadaman dijadwalkan berlangsung selama satu jam, mulai pukul 20.30 hingga 21.30 WIB. Program ini merupakan bagian dari pelaksanaan Instruksi Gubernur Nomor 14 Tahun 2021.

Selain memperingati Hari Bumi, Pemprov DKI juga merencanakan aksi serupa pada 13 Juni dalam rangka Hari Lingkungan Hidup serta 26 September untuk memperingati Hari Ozon Sedunia.

Sejumlah ikon ibu kota dipastikan akan ikut dipadamkan selama aksi berlangsung, antara lain Gedung Balai Kota, Monumen Nasional (Monas) beserta air mancurnya, Patung Arjuna Wiwaha, Bundaran Hotel Indonesia, Patung Pemuda, Patung Pahlawan, hingga Patung Jenderal Sudirman.

Seluruh kantor pemerintahan di lingkungan Pemprov DKI juga diwajibkan memadamkan lampu, dengan pengecualian untuk fasilitas kesehatan seperti rumah sakit dan puskesmas yang tetap beroperasi normal.

Tak hanya gedung, lampu penerangan di sejumlah jalan protokol dan arteri di lima wilayah kota administrasi juga akan dipadamkan. Di Jakarta Pusat, pemadaman mencakup Jalan Sudirman (Dukuh Atas hingga Gedung Sampoerna Strategic), Jalan MH Thamrin, serta kawasan Medan Merdeka dan sekitarnya.

Di Jakarta Selatan, ruas Jalan Rasuna Said, Jalan Prapanca Raya, dan sebagian Jalan Sudirman akan terdampak. Sementara di Jakarta Barat, pemadaman difokuskan di Jalan Daan Mogot, Jalan Kembangan Raya, serta kompleks Kantor Wali Kota.

Untuk Jakarta Timur, pemadaman meliputi Jalan Dr. Sumarno, Jalan Perintis Kemerdekaan, dan kompleks Kantor Wali Kota. Adapun di Jakarta Utara, ruas Jalan Yos Sudarso dan Jalan Perintis Kemerdekaan juga akan mengalami hal serupa.

Pemprov DKI turut mengapresiasi partisipasi sektor swasta dalam aksi ini. Sejumlah gedung komersial, pusat perbelanjaan, restoran, hotel, hingga apartemen dilaporkan akan ikut serta memadamkan lampu sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian lingkungan.

Melalui aksi ini, pemerintah berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penghematan energi dan perlindungan lingkungan dapat terus meningkat.

Continue Reading

News

Trump: AS Siap Buka Selat Hormuz Jika…

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan bahwa Washington siap membuka kembali Selat Hormuz, baik jika tercapai kesepakatan maupun apabila muncul perkembangan yang dinilai “sangat positif”.

Dalam keterangannya kepada wartawan pada Kamis, Trump menegaskan bahwa Amerika Serikat saat ini memiliki kendali penuh atas jalur strategis tersebut. “Kami memiliki kendali penuh atas Selat Hormuz, dan akan dibuka jika mereka mencapai kesepakatan atau terjadi perkembangan yang sangat positif,” ujarnya.

Trump juga menyoroti potensi keuntungan ekonomi bagi Iran jika selat itu kembali dibuka. Menurutnya, Teheran bisa memperoleh hingga 500 juta dolar AS (sekitar Rp8,7 triliun) per hari. Namun, ia menegaskan Washington tidak akan membiarkan hal tersebut terjadi sebelum ada kesepakatan yang jelas.

Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran meningkat setelah serangan yang dilakukan bersama Israel pada 28 Februari terhadap sejumlah target di Iran. Serangan tersebut dilaporkan menyebabkan kerusakan infrastruktur serta korban sipil.

Sebagai upaya meredakan konflik, kedua pihak kemudian menyepakati gencatan senjata selama dua minggu yang dimulai pada 7 April. Meski demikian, perundingan lanjutan yang digelar di Islamabad belum menghasilkan kesepakatan konkret.

Situasi ini membuat masa depan stabilitas di kawasan, khususnya terkait akses di Selat Hormuz, masih belum menentu dan bergantung pada perkembangan diplomatik selanjutnya.

Continue Reading

News

BGN Klarifikasi Anggaran IT Rp1,2 Triliun

Peruri berperan sebagai penyedia solusi GovTech Indonesia

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com–Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, memberikan klarifikasi terkait anggaran Teknologi Informasi (IT) yang mencapai Rp1,2 triliun, setelah menjadi sorotan publik. Anggaran tersebut dialokasikan untuk pengembangan aplikasi Informasi Pemenuhan Gizi Nasional (SIPGN) dan penyediaan layanan managed service perangkat Internet of Things (IoT).

Dari total pagu anggaran yang tersedia, realisasi saat ini menunjukkan sekitar Rp550 miliar telah digunakan untuk pengembangan SIPGN. Sementara itu, anggaran sebesar sekitar Rp199 miliar dialokasikan untuk layanan managed service perangkat IoT.

Dadan Hindayana menegaskan bahwa alokasi anggaran untuk tahun 2025 akan dilaksanakan dengan pengawasan ketat. Hal ini dilakukan dengan mengacu pada aturan yang berlaku guna menjamin keamanan data nasional.

Selain itu, Dadan juga menyebutkan keterlibatan Perum Peruri sebagai bagian dari langkah terintegrasi negara dalam proyek tersebut. Peruri berperan sebagai penyedia solusi GovTech Indonesia.

“Ditegaskan bahwa PERURI telah bertransformasi menjadi perusahaan teknologi high security. Hal ini sesuai dengan mandat Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 6 Tahun 2019 yang memberikan wewenang kepada PERURI sebagai penyedia solusi digital sekuriti bagi instansi pemerintah,” kata Dadan di Jakarta, Senin (20/4).

Keterlibatan Peruri sebagai GovTech Indonesia, sebagaimana diatur dalam PP Nomor 6 Tahun 2019, memperkuat posisinya sebagai penyedia solusi digital sekuriti untuk lembaga pemerintah, sejalan dengan kebutuhan keamanan data yang tinggi.

Continue Reading

Monitor Saham BUMN



News5 hours ago

Mendikdasmen Tegaskan Hak Pendidikan ABK, Dorong Penguatan Sistem Inklusi Nasional

News5 hours ago

Respon Ancaman Israel, 4 Negara Muslim Wacanakan Pakta Pertahanan Mirip NATO

News6 hours ago

Iran Klaim Kekuatan Rudal Belum Dikerahkan Sepenuhnya

LakeyBanget6 hours ago

Nostalgia Karya Erros Djarot di Konser Badai Pasti Berlalu, Libatkan Musisi Papan Atas

LakeyBanget7 hours ago

Bruno Fernandes Spill Ambisi Besar Portugal di Piala Dunia 2026, Apa Itu?

LakeyBanget8 hours ago

Megawati MVP Proliga 2026, Boy Arnez Dominasi Sektor Putra

LakeyBanget15 hours ago

BWF Resmi Terapkan Sistem Skor 15 Poin, Mulai Kapan?

LakeyBanget17 hours ago

Sempat Jatuh, Marc Marquez Juara Sprint Race MotoGP Spanyol 2026

LakeyBanget17 hours ago

TikTok Diterjang Gelombang Protes Pengguna, Apa Penyebabnya?

LakeyBanget18 hours ago

Wakil Jabar Tampil Unik Pakai Kostum Persib Bandung di Ajang Puteri Indonesia 2026

News20 hours ago

ADAS Teknologi Keselamatan yang Mulai Jadi Standar Baru

News1 day ago

Investasi Jumbo Google di Anthropic

News1 day ago

Sejarah Evolusi dan Teori Ilmuwan Muslim Sebelum Darwin

Review1 day ago

Provokasi Akademis: Membongkar Tirani Kedangkalan

News1 day ago

Mencari Keberkahan Intimasi Melalui Doa

News2 days ago

Praka Rico Gugur di Misi UNIFIL, Indonesia Sampaikan Duka Cita

LakeyBanget2 days ago

Persib Gagal Menang di GBLA, Rekor Kandang Terhenti

LakeyBanget2 days ago

Simple Plan Kembali Gelar Konser di Jakarta dan Surabaya, Catat Jadwalnya

News2 days ago

Hari Bumi: Besok, Jakarta Bakal Gelap Gulita Satu Jam

Ruang Sujud2 days ago

Kisah Haru Fardhan, Berhaji di Usia 13 untuk Gantikan Amanah Sang Ayah

Banner subscribe popup ×

Berlangganan Berita Terbaru Monitorday

Dapat memilih lebih dari satu.