Connect with us

News

Sekolah Rakyat Dinilai Jadi Fondasi Strategis Cetak SDM Unggul Menuju Indonesia Emas 2045

Sekolah Rakyat merupakan fondasi cetak SDM unggul. Perlindungan sosial guru dinilai penting demi kualitas pendidikan nasional menuju Indonesia Emas 2045.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Program Sekolah Rakyat dinilai memiliki potensi besar menjadi fondasi strategis dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) Indonesia menuju visi Indonesia Emas 2045. Program yang menyasar anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem tersebut diyakini mampu memperluas akses pendidikan sekaligus mendorong pemerataan kualitas SDM nasional.

Pemerhati jaminan sosial ketenagakerjaan, Teguh Purwanto, mengatakan Sekolah Rakyat memberikan peluang yang lebih luas bagi anak-anak dari kelompok rentan untuk memperoleh pendidikan berkualitas dan meningkatkan taraf hidup mereka di masa depan.

“Sekolah Rakyat memberikan kesempatan yang sama bagi anak-anak bangsa yang memiliki keterbatasan ekonomi untuk memperoleh pendidikan yang lebih baik dan meraih masa depan yang lebih cerah,” ujar Teguh dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.

Menurutnya, pendidikan tidak hanya berfungsi meningkatkan kemampuan akademik, tetapi juga berperan penting dalam membentuk karakter, kemampuan berpikir kritis, keterampilan sosial, kepercayaan diri, hingga jiwa kepemimpinan generasi muda.

Teguh menilai keberhasilan Sekolah Rakyat tidak hanya ditentukan oleh kurikulum dan fasilitas pendidikan, tetapi juga bergantung pada kualitas tenaga pendidik dan pengelola program yang terlibat.

Karena itu, ia menekankan pentingnya perlindungan jaminan sosial yang komprehensif bagi guru dan seluruh pekerja di lingkungan Sekolah Rakyat.

Ia mengapresiasi langkah pemerintah yang menempatkan guru Sekolah Rakyat dalam skema Aparatur Sipil Negara (ASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Kebijakan tersebut dinilai mampu memberikan kepastian hukum sekaligus perlindungan sosial yang memadai bagi para tenaga pendidik.

“Negara hadir memberikan kepastian atas hak-hak dasar mereka dalam bentuk jaminan sosial sebagai pekerja sekaligus pendidik,” katanya.

Teguh menjelaskan, guru Sekolah Rakyat memiliki tanggung jawab yang lebih luas dibandingkan tenaga pengajar pada umumnya. Selain mengajar, mereka juga berperan mendampingi siswa yang tinggal di asrama dan siap ditempatkan di berbagai daerah di Indonesia.

Dengan beban tugas tersebut, para guru dinilai perlu mendapatkan perlindungan sosial yang mencakup program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), hingga program pensiun.

“Kalau tenaga pendidik dan pekerja dalam Sekolah Rakyat merasa aman dan terlindungi, mereka akan memberikan kemampuan terbaiknya untuk mendidik anak-anak bangsa,” ujarnya.

Lebih lanjut, Teguh menegaskan bahwa perlindungan sosial bagi guru harus dipandang sebagai investasi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasional.

Mengacu pada berbagai penelitian, termasuk kajian RAND Corporation, stabilitas tenaga pendidik menjadi salah satu faktor penting yang menentukan keberhasilan pendidikan, terutama bagi siswa dari kelompok rentan.

“Investasi pada kesejahteraan guru adalah investasi langsung terhadap kualitas output pendidikan. Setiap perlindungan yang diberikan kepada guru akan kembali dalam bentuk kualitas SDM yang lebih baik di masa mendatang,” katanya.

Ia juga mengusulkan agar sistem perlindungan sosial di lingkungan Sekolah Rakyat diperkuat dan diintegrasikan secara menyeluruh, tidak hanya bagi guru, tetapi juga tenaga administrasi serta pekerja pendukung lainnya.

Teguh berharap Sekolah Rakyat dapat menjadi model pendidikan nasional yang tidak hanya unggul dari sisi kurikulum dan akses pendidikan, tetapi juga mampu menjamin kesejahteraan para tenaga pendidiknya.

“Ketika anak-anak dari keluarga miskin dipersiapkan oleh guru-guru yang berdedikasi dan terlindungi oleh sistem jaminan sosial yang baik, itulah fondasi kuat untuk menghasilkan SDM yang berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News

Muhammadiyah Telah Melayani 7.225 Penyintas Gempa Bumi NTT

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com -asca gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo melanda 7 kabupaten di NTT, Muhammadiyahlangsung bergerak melalui pilar kemanusiaan yang digawangi MDMC dan Lazismu. Tahap awal respons dilakukan dengan berkoordinasi pihak setempat dan mendirikan Pos Koordinasi Wilayah yang berlokasi diKlinik Muhammadiyah Ende, Jalan Mahoni, Kelurahan Kota Ratu, Kecamatan Ende Utara, kabupaten Ende.

Pos Koordinasi Wilayah ini berperan penting dalam merencanakan dan mengevaluasi aksi layanankemanusiaan dan sampai saat ini telah mendirikan 7 Pos Koordinasi Daerah di 7 kabupaten dan 10 PosPelayanan di masing-masing kabupaten terdampak.

Dalam penyaluran bantuan kemanusiaan program Indonesia Siaga, setidaknya melalui tiga klaster layananprioritas relawan di lapangan, yaitu layanan kesehatan, layanan non kesehatan dan layanan logistik. LayananKesehatan melalui EMT Type-1 Fixed dan EMT Mobile telah menjangkau 2.215 perempuan dan 1.487 laki-lakipenyintas gempa bumi.

Sementara itu, untuk bantuan kemanusiaan klaster non-kesehatan, layanan dapur umum yang didirikan telahmelayani sebanyak 1.750 jiwa, pendirian sanitasi dan air bersih di 2 titik, dan melaksanakan layanan psikososialkepada 1.773 jiwa.

Layanan kemanusiaan Muhammadiyah juga didukung dengan penyaluran logistik berupa mobil dapur umum,mobil taktis, 500 paket family kit, school kit 600 paket, 1.440 kaleng Rendangmu dan terpal sepanjang 500meter. Dukungan logistik pengobatan juga diberikan oleh Tim Medis atau EMT Mobile dari masing-masingRumah Sakit Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah yang bertugas.

Lazismu menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak.

“Kami apresiasi setinggitingginya kepada seluruh relawan Muhammadiyah di lapangan atas kerja-kerja kemanusiaan dan tentu terimakasih kepada donatur dan jamaah salat Jumat atas kepercayaannya sehingga aksi layanan kemanusiaanMuhammadiyah kepada penyintas bencana di NTT dapat terus dilanjutkan”, kata Barry Adhitya, DirekturUtama Lazismu, pada Jum’at (4/9/2026).

Lazismu akan senantiasa memantau dan mengevaluasi program Indonesia Siaga di NTT agar dana yangterhimpun dari masyarakat dapat dioptimalkan untuk masa pemulihan pasca gempa bumi di NTT dandilanjutkan Insya Allah sampai tahap rehabilitas dan rekonstruksi untuk membangun ketangguhan masyarakat.

Continue Reading

News

Bikin Bangga! Murid Indonesia Sabet 12 Medali dan 3 Penghargaan di IESO 2026

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Murid Indonesia kembali mencatat prestasi di ajang sains dunia. Tim Indonesia membawa pulang 12 medali dan tiga penghargaan dalam International Earth Science Olympiad (IESO) ke-19 di Turin, Italia, yang berlangsung 20–27 Agustus 2026.

Perolehan itu terdiri atas satu emas, empat perak, dan tujuh perunggu. Indonesia juga mencatat sejarah dengan mengikuti kategori Young Reporters Initiative (YoRI) untuk pertama kalinya dan langsung meraih tiga penghargaan.

IESO 2026 diikuti 160 peserta dari 40 negara. Indonesia mengirim empat murid yang berkompetisi dalam empat kategori, yakni Individual Test, International Team Field Investigation (ITFI), Earth System Project (ESP), dan YoRI.

Empat wakil Indonesia tersebut mencatat prestasi sebagai berikut:

  • Marvell Collin Celeste, SMAS Kristen Immanuel Pontianak, Kalimantan Barat: perunggu Individual Test, emas ITFI, perunggu ESP, dan Third Prize YoRI.
  • Louis Victor Iswaranimpunga Paris, SMAK Katolik St. Albertus Malang, Jawa Timur: perak Individual Test, perunggu ITFI, perak ESP, dan First Prize YoRI.
  • Salma Rofidatul Hasanah, MAN 2 Kota Malang, Jawa Timur: perunggu Individual Test, perunggu ITFI, perak ESP, dan Second Prize YoRI.
  • Muhammad Ihsan, MAN Insan Cendekia Serpong, Banten: perunggu Individual Test dan ESP serta perak ITFI.

Keempat murid menjalani rangkaian kompetisi selama delapan hari. Marvell menilai pembinaan berkelanjutan yang dilakukan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) menjadi modal penting untuk menghadapi kompetisi tingkat dunia.

“Semua berjalan dengan lancar dan kami semua bisa menyelesaikan kompetisi IESO selama delapan hari di Italia. Kami berterima kasih kepada Kemendikdasmen dan Puspresnas karena mulai dari Olimpiade Sains Nasional ke tahap pembinaan yang dilakukan sangat bermanfaat bagi kami,” kata Marvell.

Prestasi tersebut melanjutkan kiprah Marvell yang sebelumnya meraih medali emas Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat nasional bidang ilmu kebumian pada 2025.

Bagi Salma, IESO bukan sekadar menguji kemampuan akademik. Kompetisi tersebut juga memberinya pengalaman bekerja sama dengan peserta dari berbagai negara.

“Seru sekali berkompetisi di IESO. Saat mengikuti bagian ESP kami mencari data ke gunung. Kami juga membuat poster, tes tertulis, dan presentasi bersama murid dari berbagai negara,” ujar Salma.

Pembina tim Indonesia, Ichsan Ibrahim dari STMIK Indonesia Mandiri, mengatakan capaian tahun ini meningkat dibandingkan sebelumnya. Selain mengantongi 12 medali, Indonesia mencatat prestasi baru melalui keikutsertaan perdana di YoRI.

“Prestasi di IESO tahun ini lebih baik. Tahun ini tim Indonesia memperoleh satu emas, empat perak, dan tujuh perunggu. Ditambah tahun ini kita mengikuti Young Reporters Initiative (YoRI) dan meraih tiga penghargaan,” tutur Ichsan.

Tim Indonesia didampingi dua pembina, yakni Ichsan Ibrahim dan Rahmawati Rahayu dari tim Olimpiade Ilmu Kebumian Indonesia.

Kepala Pusat Prestasi Nasional Kemendikdasmen Maria Veronica Irene Herdjiono mengapresiasi capaian para murid dan pembina.

“Para murid pemenang ajang talenta nasional terus kami bina secara berkelanjutan hingga ke ajang internasional. Selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada adik-adik dan pembina,” ujar Irene.

Kemendikdasmen berharap prestasi tersebut memperkuat ekosistem pembinaan talenta nasional sekaligus mendorong semakin banyak murid Indonesia menembus kompetisi sains internasional.

Continue Reading

News

Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran STEM Berbasis 5M

Kemendikdasmen mengkampanyekan pembelajaran STEM 5M yang memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai ruang belajar. Pendekatan ini bertujuan menjadikan sains lebih mudah, murah, dan menyenangkan bagi semua anak.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Belajar sains tak harus menunggu sekolah memiliki laboratorium lengkap. Lingkungan sekitar justru bisa menjadi ruang belajar yang murah, dekat, dan menyenangkan bagi anak.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mendorong pembelajaran Sains, Teknologi, Enjinering, dan Matematika (STEM) melalui pendekatan 5M: Mudah, Murah, Menggembirakan, Mindful, dan Meaningful.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti mengatakan, perubahan pola pikir menjadi kunci agar sains tidak dipandang sebagai pelajaran yang rumit dan mahal.

“Bangun mindset menentukan bagaimana kita melakukan sesuatu sehingga mindset kita ubah dengan science itu mudah. Semua orang bisa menjadi saintis dan murah, tidak harus membeli peralatan lab yang mahal,” ujar Abdul Mu’ti dalam siaran pers Kemendikdasmen dari Kudus, Jawa Tengah, Kamis (3/9/2026).

Menurut dia, sains bisa dikenalkan melalui berbagai hal yang ditemui anak dalam kehidupan sehari-hari. Pembelajaran tersebut bahkan perlu dimulai sejak pendidikan anak usia dini (PAUD), sejalan dengan gagasan wajib belajar 13 tahun.

Abdul Mu’ti mencontohkan persawahan sebagai ruang belajar yang sederhana, tetapi kaya objek pengamatan. Anak dapat mengamati rumput, padi, katak, belalang, semut hingga kupu-kupu sambil mengembangkan rasa ingin tahu.

“Mereka bisa tanya apa saja dan semuanya spontan sehingga sains bisa menggembirakan kalau rasa ingin tahu itu tidak kita batasi dan takut-takuti,” katanya.

Ia menegaskan, alam harus menjadi bagian dari pembelajaran sains. Pengalaman langsung di lingkungan sekitar dapat mendorong anak untuk mengamati, bereksperimen, memecahkan masalah, hingga menciptakan sesuatu.

“Sains tidak boleh menjauhkan dari lingkungan alam di mana mereka berada karena alam adalah tempat belajar,” ujar Abdul Mu’ti.

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Nunuk Suryani mengatakan, Kemendikdasmen masih menemukan anggapan bahwa STEM merupakan bidang yang mahal dan sulit diterapkan di sekolah.

Stigma tersebut mendorong Kemendikdasmen merancang Program STEM secara menyeluruh, termasuk memperkuat kompetensi guru melalui pelatihan berbasis prinsip 5M.

“Kami menyadari, selama ini STEM diidentikkan sebagai bidang mahal dan sulit untuk diterapkan dalam pembelajaran. Stigma ini menjadi salah satu alasan mendorong kami untuk merancang Program STEM secara menyeluruh,” kata Nunuk.

Menurut Nunuk, STEM tidak cukup diajarkan sebagai materi di kelas. Pendekatan ini diharapkan berkembang menjadi pola pikir yang digunakan murid dalam kehidupan sehari-hari.

Murid didorong untuk mengamati persoalan, mengajukan pertanyaan, mencari solusi, mencoba, mengevaluasi hasil, hingga menghasilkan sesuatu yang bermanfaat.

Penerapan pendekatan tersebut juga mulai dirasakan guru di Kudus. Fitri Anggraeni dari RA Miftahul Falah Dawe mengatakan sejumlah aktivitas pembelajaran yang selama ini dilakukan ternyata telah menerapkan prinsip STEM.

“Alhamdulillah, memang sedikit banyak aktivitas pembelajaran selama ini ternyata sudah terkait dengan STEM. Anak-anak memang terlihat lebih bersemangat mengikuti pelajaran ketika diajak dalam suasana bermain,” ujar Fitri.

Pengalaman serupa dirasakan Syafaatun Nimah, guru RA Miftahul Huda 1 Dawe. Menurut dia, pembelajaran STEM membuat murid lebih aktif sekaligus memberi pengalaman baru bagi guru.

“Tak jarang saya takjub dengan reaksi dan umpan balik yang diberikan anak-anak. Sebab, sering kali justru saya belajar dari mereka,” ungkap Syafa.

Kemendikdasmen berharap pendekatan STEM berbasis 5M dapat membuat pembelajaran lebih dekat dengan kehidupan anak. Guru juga didorong menciptakan pengalaman belajar yang aktif, kreatif, dan menyenangkan tanpa bergantung pada fasilitas laboratorium berbiaya mahal.

Continue Reading

News

Nvidia Akuisisi Hugging Face Senilai Rp228 Triliun

Akuisisi ini memperluas langkah Nvidia dari bisnis chip AI ke ekosistem model, perangkat lunak, dan komunitas pengembang AI global.

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com– Nvidia resmi menyepakati akuisisi platform pengembangan kecerdasan artifisial (AI) Hugging Face dengan nilai transaksi mencapai 12,93 miliar dollar AS atau sekitar Rp228 triliun. Kesepakatan tersebut dikonfirmasi Nvidia melalui blog resminya pada Kamis (3/9/2026), sekaligus menjadi salah satu akuisisi terbesar dalam sejarah perusahaan pembuat chip AI tersebut.

CEO Nvidia Jensen Huang mengatakan akuisisi ini ditujukan untuk memperluas infrastruktur Hugging Face sekaligus meningkatkan akses pengembang di seluruh dunia terhadap teknologi AI. Langkah tersebut memperlihatkan strategi Nvidia yang tidak lagi hanya berfokus pada penyediaan perangkat keras komputasi AI, tetapi juga memperkuat posisi di lapisan perangkat lunak dan komunitas pengembang.

Hugging Face merupakan platform terbuka yang memungkinkan pengembang dan peneliti menemukan, mengembangkan, menguji, membagikan, hingga menjalankan berbagai model AI. Menurut Kompas.com, platform ini telah digunakan lebih dari 18 juta pengembang, peneliti, dan kreator, serta menampung lebih dari tiga juta model AI, 500.000 dataset, dan satu juta aplikasi. Lebih dari 200.000 perusahaan juga disebut menggunakan platform tersebut.

Meski berada di bawah Nvidia, Hugging Face akan tetap mempertahankan prinsip open-source. Huang memastikan pengembang tetap memiliki kebebasan memilih model, framework, layanan cloud, penyedia layanan inferensi, maupun perangkat keras yang digunakan. Penggunaan komputasi Nvidia juga tidak akan menjadi persyaratan untuk membangun atau melakukan deployment melalui Hugging Face.

Komitmen tersebut menjadi penting karena Hugging Face selama ini berkembang sebagai salah satu alternatif terhadap layanan AI tertutup. CEO Hugging Face Clem Delangue melalui unggahan di X menyampaikan apresiasi kepada komunitas yang telah membuktikan bahwa ekosistem terbuka dapat menjadi alternatif bagi API closed-source.

Dalam transaksi tersebut, sekitar 11,9 miliar dollar AS akan dibayarkan kepada para pemegang saham Hugging Face. Nvidia juga menyiapkan program berbasis saham senilai hingga sekitar 1 miliar dollar AS untuk mempertahankan karyawan Hugging Face setelah proses akuisisi.

Akuisisi diperkirakan selesai pada paruh pertama 2027, dengan catatan seluruh persyaratan transaksi, termasuk persetujuan regulator, dapat dipenuhi. Bagi Nvidia, integrasi dengan Hugging Face berpotensi memperkuat ekosistem AI secara menyeluruh, mulai dari infrastruktur komputasi dan model AI hingga perangkat lunak serta komunitas pengembang global.

Continue Reading

News

BGN Ubah Insentif Dapur MBG, Begini Aturan Barunya

BGN mengubah skema insentif dapur Program Makan Bergizi Gratis dari flat menjadi berbasis kapasitas produksi. Penyesuaian ini diharapkan menciptakan sistem yang lebih adil dan efisien.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Badan Gizi Nasional (BGN) segera mengubah skema insentif bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menjadi dapur pelaksana Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Insentif yang selama ini dipukul rata Rp6 juta per hari untuk setiap SPPG nantinya disesuaikan dengan kapasitas produksi dan jumlah porsi yang dihasilkan masing-masing dapur.

Kepala BGN Sudaryono mengatakan aturan baru tersebut tengah menunggu penerbitan Peraturan Kepala Badan (Perbadan). Ia menargetkan regulasi itu terbit pekan ini, sehingga skema baru bisa diumumkan pada Jumat (4/9) atau Senin (7/9).

“Ini saya sedang, saya sudah mengajukan Peraturan Kepala Badan (Perbadan), tinggal nunggu waktu. Saya harapkan mungkin hari ini atau besok sudah keluar,” kata Sudaryono seusai rapat kerja dengan Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (3/9/2026).

Menurut Sudaryono, skema lama dinilai tidak adil karena memberikan nominal yang sama kepada dapur dengan kapasitas produksi berbeda. Ia mencontohkan SPPG yang memproduksi 3.000 porsi menerima insentif sama dengan dapur yang hanya menghasilkan 2.000 atau 2.500 porsi.

“Ini kan aturan dibuat oleh pimpinan sebelum saya. Ada dapur bikin 3.000 porsi, ada yang 2.000 porsi, ada yang dapur 2.500 porsi, dibayar semua Rp6 juta, kan tidak adil dong?” ujarnya.

Dengan skema lama, nilai insentif per porsi berbeda-beda. SPPG yang memproduksi 3.000 porsi dan menerima Rp6 juta mendapat setara Rp2.000 per porsi. Sementara dapur yang hanya memproduksi 2.000 porsi memperoleh nilai insentif Rp3.000 per porsi.

Karena itu, BGN akan mengubah pola pembayaran agar insentif lebih proporsional dengan jumlah makanan yang diproduksi.

“Jadi sekarang tidak rata semua kemudian satu dapur semua dibayar Rp6 juta, itu tidak adil,” kata Sudaryono.

Meski aturan baru segera terbit, skema Rp6 juta per hari masih berlaku. Sudaryono menegaskan ketentuan lama tetap digunakan sampai Perbadan baru resmi diterbitkan dan diumumkan BGN.

Sebelumnya, BGN menetapkan insentif fasilitas SPPG sebesar Rp6 juta per hari operasional. Dalam penjelasan pada Februari 2026, BGN menyebut insentif tersebut merupakan bagian dari struktur pembiayaan MBG, bukan tambahan di luar pagu program.

Alokasi rata-rata anggaran MBG sebesar Rp15.000 per penerima manfaat mencakup biaya bahan makanan, operasional, dan insentif fasilitas SPPG. Dengan asumsi satu dapur melayani maksimal 3.000 penerima manfaat, porsi insentif Rp6 juta setara dengan Rp2.000 per porsi.

Perubahan skema juga menjadi bagian dari upaya BGN menekan pemborosan anggaran MBG. Penyesuaian insentif berdasarkan kapasitas produksi dinilai dapat membuat alokasi dana lebih efisien.

Namun, BGN belum mengungkap besaran insentif yang akan berlaku dalam aturan baru.

Kebijakan tersebut sekaligus mengakhiri pola pembayaran seragam tanpa mempertimbangkan perbedaan kapasitas antar-SPPG. Nantinya, jumlah porsi yang diproduksi menjadi salah satu dasar penentuan insentif.

BGN berharap skema baru membuat distribusi anggaran lebih adil sekaligus meningkatkan efisiensi pengelolaan Program Makan Bergizi Gratis.

Continue Reading

News

Prabowo Dorong Konektivitas Langsung Indonesia-Rusia

Presiden Prabowo Subianto mengusulkan pembukaan jalur pelayaran dan penerbangan langsung antara Indonesia dan Rusia. Langkah ini diharapkan memperkuat hubungan ekonomi, investasi, dan antarmasyarakat kedua negara.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mendorong pembukaan jalur pelayaran dan penerbangan langsung antara Indonesia dan Rusia untuk memperkuat konektivitas serta hubungan ekonomi kedua negara. Hal itu disampaikan Presiden Prabowo dalam pidatonya saat menghadiri Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 di Far Eastern Federal University (FEFU), Vladivostok, Federasi Rusia, pada Kamis (03/09/2026)

Presiden Prabowo mengatakan hubungan bisnis Indonesia dan Rusia yang semakin intensif perlu ditingkatkan dari hubungan personal menjadi kerja sama kelembagaan yang kuat. Menurutnya, hal itu membutuhkan aturan yang jelas, sistem pembayaran yang dapat diandalkan, logistik yang terprediksi, serta kesepakatan yang mampu bertahan di tengah pergantian pejabat.

”Tugas yang ada di hadapan kita adalah mengubah kepercayaan pribadi menjadi kepercayaan kelembagaan – aturan yang jelas, pembayaran yang dapat diandalkan, logistik yang dapat diprediksi, dan perjanjian yang tetap berlaku meskipun terjadi pergantian pejabat,” ujar Presiden Prabowo.

Presiden Prabowo mengusulkan pembentukan jalur pelayaran langsung yang kompetitif antara Vladivostok dan Indonesia. Kepala Negara menekankan pentingnya kepastian jadwal, biaya, asuransi, serta ketersediaan kargo untuk perjalanan dua arah.

”Saya percaya, dalam Forum ini, kita dapat membangun pengiriman langsung yang kompetitif antara Vladivostok dan Indonesia – dengan jadwal, biaya, asuransi, dan kargo yang dapat diprediksi di kedua arah,” ungkapnya.

Selain jalur laut, Presiden Prabowo mendorong pembukaan penerbangan langsung Indonesia-Rusia. Menurutnya, konektivitas udara akan memperkuat hubungan antarmasyarakat dan meningkatkan kunjungan kedua negara.

”Jalur penerbangan langsung akan membawa pengunjung Rusia ke Indonesia dan pengunjung Indonesia ke keindahan Timur Jauh Rusia. Kapal mengangkut barang, pesawat mengangkut persahabatan,” kata Presiden Prabowo.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa kerja sama Indonesia-Rusia tidak hanya terbatas pada perdagangan barang, tetapi juga dapat diperluas ke sektor energi, ketahanan pangan, industrialisasi, antariksa, pendidikan tinggi, dan transportasi. Di bidang pangan dan industri misalnya, Indonesia menawarkan kerja sama teknologi pertanian, benih unggul, peternakan, mekanisasi pertanian, pengolahan pangan, produksi pupuk, serta hilirisasi berbagai produk, termasuk pangan, farmasi, furnitur, dan elektronik.

”Jadi saya katakan langsung kepada perusahaan-perusahaan Rusia: datanglah ke Indonesia, bekerja sama dengan kami, berproduksi bersama kami, mari kita membangun industri bersama, mari kita menciptakan nilai bersama,” ucap Presiden Prabowo.

Presiden Prabowo juga mengajak perusahaan Rusia menjadikan Indonesia sebagai pintu masuk menuju pasar ASEAN dan Indo-Pasifik. Sedangkan untuk memperkuat investasi, Presiden Prabowo menawarkan peran Danantara sebagai jembatan antara modal Indonesia dan Rusia. Presiden Prabowo juga mendorong Danantara dan Russian Direct Investment Fund (RDIF) bergerak dari tahap penjajakan menuju pembiayaan proyek yang layak secara bisnis.

”Danantara dan dana kekayaan negara Rusia, Russian Direct Investment Fund (RDIF), dapat beralih dari mengidentifikasi peluang ke membiayai proyek-proyek yang layak investasi,” ujarnya.

Presiden Prabowo pun menegaskan setiap kesepakatan yang dihasilkan dalam forum harus memiliki target konkret, termasuk nilai proyek, skema pembiayaan, dan tahapan pelaksanaan. ”Setiap perjanjian yang diumumkan harus mencantumkan nilai, pembiayaan, dan tahapan penyelesaiannya,” tegas Presiden Prabowo.

Continue Reading

News

IHSG Menguat, Investor Pantau Arah Suku Bunga dan Ekonomi Global

IHSG bergerak positif seiring optimisme investor terhadap ekonomi domestik dan aliran dana asing ke pasar saham Indonesia.

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com– Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menjadi perhatian pelaku pasar setelah menunjukkan pergerakan positif di tengah dinamika ekonomi global. Penguatan indeks didorong oleh meningkatnya kepercayaan investor terhadap fundamental ekonomi Indonesia serta ekspektasi membaiknya kondisi pasar keuangan.

Pergerakan IHSG turut dipengaruhi oleh sentimen eksternal, terutama arah kebijakan bank sentral global terkait suku bunga. Investor mencermati kemungkinan pelonggaran kebijakan moneter yang dapat mendorong arus dana kembali masuk ke pasar negara berkembang, termasuk Indonesia.

Dari dalam negeri, stabilitas ekonomi nasional menjadi salah satu faktor pendukung bagi pasar saham. Kondisi inflasi yang relatif terkendali, konsumsi masyarakat yang tetap tumbuh, serta kinerja perusahaan yang membaik menjadi katalis positif bagi pergerakan IHSG.

Sejumlah sektor saham menjadi penggerak indeks, terutama sektor perbankan, energi, dan infrastruktur. Saham-saham dengan kapitalisasi besar masih menjadi pilihan investor karena dinilai memiliki fundamental kuat dan likuiditas tinggi.

Meski demikian, analis mengingatkan investor tetap mewaspadai risiko dari ketidakpastian global, seperti konflik geopolitik, fluktuasi harga komoditas, serta pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

Ke depan, pelaku pasar akan menunggu berbagai indikator ekonomi, termasuk kebijakan suku bunga, laporan kinerja emiten, serta perkembangan ekonomi global. IHSG diperkirakan masih memiliki peluang bergerak positif apabila sentimen domestik tetap terjaga dan aliran investasi kembali meningkat.

Continue Reading

News

Belanda Pindahkan 86 Ton Emas ke London, Antisipasi Krisis Global

Bank sentral Belanda memindahkan 86 ton cadangan emas dari Amerika Utara ke London untuk memperkuat kesiapan menghadapi gejolak geopolitik.

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com– Bank sentral Belanda, De Nederlandsche Bank (DNB), memindahkan sekitar 86 ton cadangan emas dari fasilitas penyimpanan di Amerika Serikat dan Kanada ke London, Inggris. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari strategi memperkuat kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan krisis di tengah meningkatnya ketidakpastian geopolitik global.

Pemindahan tersebut berlangsung antara Maret hingga Agustus 2026. DNB menjelaskan, emas yang sebelumnya tersimpan di New York dan Ottawa dipindahkan agar lebih mudah diperdagangkan dan dapat digunakan lebih cepat apabila terjadi kondisi darurat ekonomi atau keuangan.

DNB menyebutkan, cadangan emas nasional Belanda saat ini mencapai sekitar 612,4 ton dengan nilai sekitar 72,2 miliar euro pada akhir 2025. Setelah relokasi, porsi emas yang disimpan di London meningkat menjadi sekitar 32,1 persen dari sebelumnya 18,1 persen.

Proses pemindahan dilakukan melalui kombinasi pengangkutan fisik dan transaksi pasar. Lebih dari 27 ton emas benar-benar dipindahkan secara fisik, sementara sebagian lainnya dilakukan melalui mekanisme jual beli emas agar risiko pengiriman dalam jumlah besar dapat ditekan.

Presiden DNB Olaf Sleijpen mengatakan langkah tersebut bukan karena Belanda memperkirakan akan segera menggunakan cadangan emasnya, melainkan untuk meningkatkan ketahanan dan fleksibilitas jika terjadi krisis. Penyimpanan emas di London dinilai memberikan akses lebih cepat karena kota tersebut merupakan salah satu pusat perdagangan emas fisik terbesar dunia.

Pemindahan cadangan emas ini mencerminkan meningkatnya perhatian bank sentral dunia terhadap keamanan aset strategis. Dalam beberapa tahun terakhir, emas kembali menjadi instrumen penting bagi negara-negara untuk menjaga stabilitas cadangan devisa di tengah ketegangan geopolitik dan ketidakpastian ekonomi global.

Continue Reading

News

Prabowo Dorong Aliansi Ekonomi Indonesia-Rusia

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen Indonesia memperkuat kemitraan ekonomi dengan Rusia melalui perdagangan, investasi, pangan, energi, dan konektivitas.

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com– Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato pada Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 di Vladivostok, Rusia, Kamis, 3 September 2026. Di hadapan Presiden Rusia Vladimir Putin, Prabowo menegaskan pentingnya memperkuat hubungan ekonomi Indonesia-Rusia dengan pendekatan yang realistis, pragmatis, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Dalam pidatonya, Prabowo mengatakan kebijakan ekonomi Indonesia diarahkan untuk menghasilkan manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat. Agenda tersebut antara lain diwujudkan melalui program pemenuhan gizi masyarakat, ketahanan pangan, serta upaya mencapai swasembada pangan. Menurut Prabowo, kepentingan kesejahteraan rakyat menjadi dasar dalam menentukan arah kebijakan ekonomi dan hubungan internasional Indonesia.

Prabowo juga melihat hubungan Indonesia-Rusia memiliki potensi ekonomi yang saling melengkapi. Indonesia memiliki kekuatan pada komoditas seperti kelapa sawit dan produk perikanan, sementara Rusia memiliki keunggulan dalam sektor energi, gandum, dan teknologi. Kondisi tersebut dinilai membuka ruang bagi peningkatan perdagangan dan investasi bilateral.

Salah satu agenda yang didorong Prabowo adalah percepatan implementasi Indonesia-Eurasian Economic Union (EAEU) Free Trade Agreement. Kesepakatan perdagangan bebas tersebut dipandang dapat menjadi instrumen untuk memperluas akses pasar dan meningkatkan arus perdagangan Indonesia dengan negara-negara anggota EAEU.

Di sektor investasi, Prabowo menawarkan penguatan kerja sama antara Danantara sebagai Sovereign Wealth Fund Indonesia dengan Russian Direct Investment Fund (RDIF). Kemitraan tersebut diharapkan dapat membuka peluang investasi strategis di berbagai sektor sekaligus memperkuat hubungan ekonomi jangka panjang kedua negara.

Aspek konektivitas juga menjadi perhatian. Prabowo mendorong pembukaan rute pelayaran langsung dan penerbangan langsung antara Indonesia dan kawasan Timur Jauh Rusia. Menurutnya, konektivitas yang lebih baik diperlukan untuk mendukung peningkatan perdagangan, mobilitas masyarakat, pariwisata, dan investasi.

Dalam konteks geopolitik, Prabowo kembali menegaskan prinsip politik luar negeri bebas aktif Indonesia. Ia mengatakan Indonesia tidak mencari aliansi militer, melainkan berupaya membangun aliansi ekonomi yang dapat memberikan kemakmuran bersama. Prabowo juga mengutip prinsip, “1.000 kawan terlalu sedikit, 1 musuh terlalu banyak,” sebagai gambaran pendekatan Indonesia dalam membangun hubungan dengan berbagai negara.

Pidato di Vladivostok tersebut menunjukkan upaya Indonesia memperluas diplomasi ekonomi di tengah perubahan lanskap ekonomi dan geopolitik global. Dengan memperkuat perdagangan, investasi, konektivitas, pangan, energi, dan teknologi, hubungan Indonesia-Rusia diarahkan tidak hanya pada kerja sama bilateral, tetapi juga pada penciptaan kepentingan ekonomi yang lebih luas bagi kedua negara.

Continue Reading

News

Kemendikdasmen dan BNPT Perkuat Cegah Ekstremisme Berbasis Kekerasan di Sekolah

Kemendikdasmen dan BNPT bersatu mencegah ekstremisme di sekolah. Kolaborasi ini melibatkan berbagai pihak untuk melindungi siswa dari paparan paham radikal, khususnya di platform digital.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menggandeng Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) untuk memperkuat pencegahan ekstremisme berbasis kekerasan yang mengarah pada terorisme di lingkungan satuan pendidikan.

Langkah tersebut dilakukan di tengah temuan aparat penegak hukum mengenai 620 anak yang masuk kategori terpapar paham kekerasan maupun radikalisme sejak Januari hingga 26 Agustus 2026.

Kepala BNPT Eddy Hartono mengatakan, paparan tersebut salah satunya terjadi melalui berbagai platform digital, mulai dari media sosial, podcast, forum, hingga kanal digital lainnya.

“Hari ini kita hadir, kita sama-sama membuat komitmen. Nanti setelah komitmen deklarasi ini, kami akan melakukan intervensi ke 38 provinsi,” ujar Eddy dalam kegiatan Penguatan Peran Komite Sekolah, Pendidik, dan Tenaga Kependidikan dalam Pencegahan Ekstremisme Berbasis Kekerasan yang Mengarah pada Terorisme di Satuan Pendidikan di Jakarta, Rabu (2/9/2026).

Menurut Eddy, kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme Berbasis Kekerasan yang Mengarah pada Terorisme (RAN PE), sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 8 Tahun 2026.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menegaskan, pencegahan ekstremisme di sekolah tidak bisa dibebankan kepada satu pihak. Kolaborasi antara pemerintah, sekolah, keluarga, masyarakat, dan media dinilai menjadi kunci untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman.

“Forum ini menjadi sangat penting untuk melakukan langkah bersama, gerakan bersama, menciptakan lingkungan yang aman dan lingkungan yang memungkinkan anak-anak kita dapat tumbuh dengan gembira dalam mencapai cita-cita,” kata Abdul Mu’ti.

Kemendikdasmen, lanjut dia, mendorong terciptanya budaya sekolah yang aman dan nyaman melalui pendekatan humanis, inklusif, dan partisipatif. Pemerintah juga memperkuat sinergi empat pusat pendidikan, yakni sekolah, keluarga, masyarakat, dan media.

Abdul Mu’ti menekankan pentingnya peran keluarga dalam membentengi anak dari paparan paham kekerasan. Orang tua tidak cukup hanya memberikan pendidikan, tetapi juga perlu membangun komunikasi, membimbing, dan menciptakan hubungan yang harmonis dengan anak.

Sinergi Kemendikdasmen dan BNPT kemudian diperkuat melalui deklarasi komitmen bersama yang melibatkan komite sekolah, pendidik, tenaga kependidikan, keluarga, dan masyarakat.

Komitmen tersebut menjadi langkah awal untuk memperluas upaya pencegahan ekstremisme di satuan pendidikan hingga ke 38 provinsi.

Continue Reading
News47 menit ago

Muhammadiyah Telah Melayani 7.225 Penyintas Gempa Bumi NTT

News2 jam ago

Bikin Bangga! Murid Indonesia Sabet 12 Medali dan 3 Penghargaan di IESO 2026

Review11 jam ago

10 Kebiasaan Finansial yang Membedakan Orang Kaya dan Pekerja

Review11 jam ago

Bill Gates Usulkan Lima Langkah untuk Mengendalikan Risiko AI

Review11 jam ago

GenAI Bantu Dosen Kembangkan Pembelajaran yang Lebih Personal

News13 jam ago

Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran STEM Berbasis 5M

News13 jam ago

Nvidia Akuisisi Hugging Face Senilai Rp228 Triliun

News13 jam ago

BGN Ubah Insentif Dapur MBG, Begini Aturan Barunya

News13 jam ago

Prabowo Dorong Konektivitas Langsung Indonesia-Rusia

LakeyBanget13 jam ago

BYD Setop Impor CBU, Fokus Produksi Lokal

Review14 jam ago

China Pacu Ambisi AI 2027, Targetkan 3.000 Penyedia Layanan dan Kedaulatan Teknologi

Review16 jam ago

Optimalkan Penggunaan NotebookLM untuk Riset dan Belajar Lebih Mendalam

Ruang Sujud1 hari ago

Mengapa Muslim Perlu Belajar Balaghah?

Review1 hari ago

Upskilling Profesional Salesforce di Era AI

LakeyBanget1 hari ago

Persib Pindah Kandang, GBLA Jadi Markas Lawan PSM

News1 hari ago

IHSG Menguat, Investor Pantau Arah Suku Bunga dan Ekonomi Global

News1 hari ago

Belanda Pindahkan 86 Ton Emas ke London, Antisipasi Krisis Global

LakeyBanget1 hari ago

Bos Ducati: Kunci Juara MotoGP 2026 Bukan Hanya Kemenangan Tiap Seri Tapi…

News1 hari ago

Prabowo Dorong Aliansi Ekonomi Indonesia-Rusia

LakeyBanget1 hari ago

AFA Siapkan Penghormatan untuk Messi