Connect with us

LakeyBanget

Pertahankan Takhta Eropa Usai Jegal Arsenal, PSG Juara Liga Champions 2025/2026

Hendi Firdaus

Published

on

{domain_capital] — Paris Saint-Germain (PSG) sukses mempertahankan gelar Liga Champions setelah mengalahkan Arsenal melalui drama adu penalti pada partai final musim 2025/2026. Dalam laga yang berlangsung di Puskas Arena, Budapest, Hungaria, Sabtu (30/5/2026) WIB, Les Parisiens menang 4-3 dalam adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 1-1 selama 120 menit.

Kemenangan ini sekaligus memastikan PSG meraih trofi Liga Champions secara beruntun atau back-to-back, mempertegas dominasi klub asal Prancis tersebut di kompetisi tertinggi antarklub Eropa.

Arsenal mengawali pertandingan dengan impresif. Tim asuhan Mikel Arteta langsung unggul cepat saat laga baru berjalan enam menit melalui Kai Havertz.

Gol berawal dari bola yang sempat mengenai Leandro Trossard sebelum jatuh ke kaki Havertz. Penyerang asal Jerman itu kemudian berlari ke area pertahanan PSG dan melepaskan tembakan keras kaki kiri yang gagal diantisipasi kiper Matvey Safonov.

Tertinggal satu gol membuat PSG langsung mengambil inisiatif serangan. Ousmane Dembele, Khvicha Kvaratskhelia, dan Bradley Barcola terus menekan pertahanan Arsenal dari berbagai sisi.

Namun, lini belakang The Gunners tampil disiplin dan mampu meredam sejumlah peluang berbahaya yang diciptakan PSG. Arsenal bahkan beberapa kali mengancam melalui serangan balik cepat, termasuk peluang Bukayo Saka pada menit ke-29 yang masih mampu digagalkan Safonov.

Meski mendominasi penguasaan bola hingga akhir babak pertama, PSG gagal mencetak gol penyeimbang dan harus menutup paruh pertama pertandingan dengan ketertinggalan 0-1.

Memasuki babak kedua, PSG kembali tampil dominan dan terus menekan pertahanan Arsenal. Upaya mereka akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-65.

Wasit menunjuk titik putih setelah Cristian Mosquera dinilai melanggar Kvaratskhelia di dalam kotak penalti. Ousmane Dembele yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna dan mengubah skor menjadi 1-1.

Setelah gol tersebut, pertandingan berlangsung semakin terbuka. Arsenal mulai berani keluar menyerang untuk mencari gol kemenangan, sementara PSG tetap mengandalkan permainan agresif.

Peluang terbaik PSG datang pada menit ke-77 ketika sepakan Kvaratskhelia membentur tiang gawang. Sementara itu, David Raya juga tampil gemilang dengan menggagalkan sejumlah peluang emas yang diperoleh Barcola dan Vitinha.

Hingga waktu normal berakhir, skor tetap imbang 1-1 sehingga pertandingan harus dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu.

Pada extra time, kedua tim bermain lebih hati-hati. Arsenal sempat mengajukan protes setelah Noni Madueke terjatuh di area penalti, namun wasit tidak menganggapnya sebagai pelanggaran.

Minimnya peluang bersih yang tercipta membuat pertandingan akhirnya harus ditentukan melalui adu penalti.

Dalam babak tos-tosan, PSG tampil lebih tenang dan efektif. Les Parisiens berhasil mencetak empat gol dari lima kesempatan, sedangkan Arsenal hanya mampu membukukan tiga gol.

Penentuan kemenangan terjadi saat Gabriel Magalhaes yang menjadi penendang terakhir Arsenal gagal menjalankan tugasnya dengan baik. Kegagalan tersebut memastikan PSG keluar sebagai juara Liga Champions 2025/2026.

Keberhasilan ini menjadi pencapaian bersejarah bagi PSG yang sukses mempertahankan trofi Liga Champions untuk kedua musim berturut-turut sekaligus mengukuhkan status mereka sebagai salah satu kekuatan terbesar sepak bola Eropa saat ini.

LakeyBanget

Comeback di Java Jazz 2026, The Overtunes Perkenalkan Lagu Baru

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Grup musik The Overtunes menandai kembalinya mereka ke panggung musik nasional dengan penampilan spesial di hari kedua myBCA International Java Jazz Festival 2026, Sabtu (30/5). Dalam kesempatan tersebut, trio kakak beradik itu juga memperkenalkan lagu baru yang akan masuk dalam album terbaru mereka.

Tampil di Sosro Stage, Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2, Tangerang, Banten, The Overtunes membuka penampilan dengan membawakan lagu “Tak Bisa Kupercaya” yang langsung disambut antusias para penonton.

Grup yang beranggotakan Mada Emmanuelle, Reuben Nathaniel, dan Mikha Angelo itu kemudian melanjutkan penampilannya dengan sederet lagu populer seperti “Benar-Benar”, “Endlessly”, “I Still Love You”, dan “Seperti Dulu”.

Bagi The Overtunes, penampilan di Java Jazz 2026 memiliki makna istimewa. Selain menjadi ajang reuni dengan para penggemar, konser tersebut juga menjadi penanda berakhirnya masa vakum yang mereka jalani selama dua tahun terakhir.

“Sebelumnya selama dua tahun ke belakang The Overtunes sedang break. Sampai akhirnya tahun ini kami memutuskan untuk kembali bermusik lagi. Dan bisa tampil di panggung sebesar ini merupakan kehormatan yang sangat tinggi,” ujar Mikha Angelo di hadapan penonton.

Ia juga mengungkapkan bahwa Java Jazz Festival menjadi momen yang tepat untuk memperkenalkan karya baru yang tengah dipersiapkan bersama kedua saudaranya.

Salah satu elemen yang mencuri perhatian dalam penampilan mereka adalah hadirnya simbol “Sunrise” yang terpampang di panggung. Mikha menjelaskan simbol tersebut bukan sekadar dekorasi visual, melainkan bagian dari konsep yang sedang mereka eksplorasi dalam karya terbaru.

“Sunrise adalah sebuah ide dan konsep yang sedang banyak kami pikirkan, renungkan, dan ingin kami bagikan melalui karya-karya berikutnya,” kata Mikha.

Momen yang paling ditunggu akhirnya tiba ketika The Overtunes membawakan lagu baru berjudul “Sampai Kapan”, yang akan menjadi bagian dari album terbaru mereka.

Menurut Reuben Nathaniel, lagu tersebut lahir dari refleksi pribadi mereka saat kembali berkumpul dan menulis lagu bersama setelah cukup lama tidak berkarya sebagai grup.

“Lagu ini berangkat dari pertanyaan sederhana kepada diri sendiri, sampai kapan menunda-nunda untuk kembali berkarya bersama. Itu pesan yang ingin kami sampaikan melalui lagu ini,” ujarnya.

Penampilan lagu baru tersebut mendapat sambutan hangat dari para penonton yang memadati area konser. Antusiasme penonton semakin terasa sepanjang pertunjukan hingga akhirnya The Overtunes menutup penampilan mereka dengan lagu “Sayap Pelindungmu”.

Penampilan di Java Jazz Festival 2026 menjadi awal baru bagi perjalanan The Overtunes setelah masa vakum, sekaligus memberi sinyal bahwa grup tersebut siap kembali meramaikan industri musik Indonesia dengan karya-karya terbaru.

Continue Reading

LakeyBanget

Raul Fernandez Juarai Sprint Race MotoGP Italia 2026, Marc Marquez Posisi Kelima

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Raul Fernandez tampil gemilang dengan meraih kemenangan pada Sprint Race MotoGP Italia 2026 yang digelar di Sirkuit Mugello, Sabtu (30/5). Pembalap asal Spanyol itu sukses mempertahankan posisi terdepan sepanjang balapan dan menuntaskan lomba sebagai yang tercepat.

Balapan sprint berlangsung sengit sejak awal. Marc Marquez tampil agresif saat start dan langsung melesat ke posisi terdepan sesaat setelah lampu start padam.

Namun, keunggulan Marquez tidak bertahan lama. Memasuki tikungan kedua, Raul Fernandez dan Jorge Martin melakukan manuver berani untuk menyalip sang juara dunia dan mengambil alih posisi terdepan.

Persaingan ketat di kelompok depan membuat Marquez kehilangan momentum. Pembalap tersebut bahkan sempat terlempar hingga posisi kelima setelah terlibat duel ketat dengan sejumlah rivalnya.

Pada lap kedua, Marquez mencoba bangkit dengan menyalip Fabio Di Giannantonio untuk merebut posisi keempat. Namun upayanya terganggu setelah melakukan kesalahan saat memasuki tikungan yang membuatnya melebar dan kehilangan beberapa detik berharga.

Situasi semakin sulit bagi Marquez ketika Marco Bezzecchi berhasil menyalipnya pada lap ketiga. Sementara itu, di barisan depan, Raul Fernandez terus menjaga ritme balapan dan mampu mempertahankan jarak aman dari Jorge Martin yang terus memberikan tekanan.

Memasuki pertengahan lomba, Fernandez masih memimpin di depan Martin dan Di Giannantonio. Ketiga pembalap tersebut tampil konsisten sehingga tidak banyak perubahan posisi di zona podium.

Duel utama tetap terjadi antara Fernandez dan Martin. Namun, Fernandez mampu mengendalikan jalannya balapan dengan baik dan tidak memberikan celah bagi pesaingnya untuk merebut posisi pertama.

Sementara itu, Marquez masih kesulitan menemukan kecepatan terbaiknya. Pada lap kelima, ia sempat turun hingga posisi keenam sebelum akhirnya mampu memperbaiki performa menjelang akhir balapan.

Hingga bendera finis dikibarkan, Raul Fernandez berhasil mempertahankan keunggulan dan memastikan kemenangan di Sprint Race MotoGP Italia 2026. Jorge Martin finis di posisi kedua, sedangkan Fabio Di Giannantonio melengkapi podium di urutan ketiga.

Marc Marquez akhirnya menuntaskan balapan di posisi kelima setelah berjuang keras sepanjang sprint race yang berlangsung ketat di Mugello.

Hasil ini menjadi pencapaian penting bagi Raul Fernandez sekaligus modal berharga menjelang balapan utama MotoGP Italia 2026 yang akan digelar pada Minggu.

Continue Reading

LakeyBanget

Jetour T1 i-DM Siap Mengaspal di Indonesia, Kenali Spesifikasinya

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Jetour resmi memperkenalkan T1 i-DM sebagai model elektrifikasi terbaru sekaligus kendaraan plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) pertama yang disiapkan untuk pasar Indonesia. SUV bergaya petualang ini hadir dengan kombinasi performa tinggi dan efisiensi bahan bakar melalui teknologi hybrid terbaru yang dikembangkan perusahaan.

Secara desain, Jetour T1 i-DM mengusung tampilan khas SUV tangguh dengan siluet boxy yang mengingatkan pada model T2. Meski demikian, karakter desainnya dibuat lebih modern dan elegan dengan garis bodi tegas, lampu depan berbentuk kotak, over fender berukuran besar, serta postur kendaraan yang tinggi dan kokoh.

Untuk meningkatkan aspek keselamatan, bagian bumper depan dan belakang dirancang menggunakan material yang lebih ramah bagi pejalan kaki guna meminimalkan dampak benturan saat terjadi kecelakaan.

Di balik kap mesin, T1 i-DM mengandalkan teknologi plug-in hybrid Intelligent Dual Mode (i-DM), yakni sistem penggerak yang menggabungkan mesin bensin dan motor listrik untuk menghasilkan performa optimal sekaligus efisiensi energi yang lebih baik.

SUV ini dibekali mesin bensin Acteco TGDI generasi kelima berkapasitas 1.500 cc yang mampu menghasilkan tenaga 134 hp dan torsi 220 Nm. Tenaga tersebut dipadukan dengan motor listrik bertenaga 201 hp dan torsi 310 Nm.

Sumber energinya berasal dari baterai Lithium Ferro Phosphate (LFP) yang mendukung pengisian daya cepat. Jetour mengklaim baterai dapat diisi dari 30 persen hingga 80 persen hanya dalam waktu sekitar 27 menit.

Selain itu, T1 i-DM disebut memiliki efisiensi termal mencapai 44,5 persen. Namun, hingga saat ini Jetour belum mengungkap angka resmi konsumsi bahan bakar maupun jarak tempuh gabungan dalam kondisi baterai dan tangki penuh.

Dari sisi dimensi, SUV ini memiliki panjang 4,7 meter, lebar 1,9 meter, dan tinggi 1,8 meter, dengan jarak sumbu roda mencapai 2,8 meter. Ground clearance setinggi 190 mm membuatnya siap menghadapi berbagai kondisi jalan. Sementara itu, velg dua warna berukuran 19 inci semakin memperkuat kesan modern dan tangguh.

Masuk ke dalam kabin, T1 i-DM menawarkan ruang interior yang lapang dengan sentuhan desain modern. Unit yang diperkenalkan menggunakan dominasi warna biru cerah, meski Jetour berencana menghadirkan interior serba hitam saat model ini resmi dipasarkan di Indonesia.

Fitur yang disematkan juga cukup lengkap, mulai dari layar sentuh berukuran 15,6 inci, panel instrumen digital 10,25 inci, panoramic skyroof, rear defogger, hingga 45 ruang penyimpanan yang tersebar di berbagai bagian kabin.

Meski belum mengumumkan tanggal peluncuran resmi, Jetour memastikan T1 i-DM akan segera hadir di pasar Indonesia dalam waktu dekat. Menariknya, model ini juga disebut berpotensi diproduksi secara lokal setelah resmi dipasarkan, sebagai bagian dari strategi pengembangan bisnis Jetour di Tanah Air.

Kehadiran T1 i-DM menambah pilihan kendaraan elektrifikasi di Indonesia dan menjadi langkah penting Jetour dalam bersaing di segmen SUV ramah lingkungan yang terus berkembang.

Continue Reading

LakeyBanget

Resmi Jadi Pelatih Persib, Igor Tolic Siap Lanjutkan Warisan Bojan Hodak

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Persib Bandung resmi menunjuk Igor Tolic sebagai pelatih kepala untuk menghadapi musim kompetisi yang baru. Pelatih asal Kroasia tersebut dipercaya melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan tim setelah sebelumnya menjadi bagian penting dari staf kepelatihan Bojan Hodak.

Tolic bukan sosok asing di lingkungan Persib. Dalam dua musim terakhir, pria kelahiran 25 September 1977 itu menjabat sebagai asisten pelatih dan berperan dalam kesuksesan Maung Bandung di kompetisi domestik.

Ia bergabung dengan Persib pada awal Liga 1 musim 2024/2025 untuk menggantikan Goran Paulic dalam jajaran staf pelatih.

Menanggapi kepercayaan yang diberikan manajemen, Tolic mengaku bangga sekaligus bersyukur mendapat kesempatan memimpin langsung tim kebanggaan Bobotoh tersebut.

“Terima kasih karena telah memberikan saya kesempatan ini untuk melanjutkan pekerjaan di Persib,” ujar Tolic melalui pesan singkat yang disampaikan pada Jumat (29/5/2026).

Ucapan terima kasih juga ia sampaikan kepada CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Glenn Sugita, serta Bojan Hodak yang telah memberikan kepercayaan dan dukungan selama dirinya menjadi bagian dari tim pelatih.

Setelah dua musim berada di Bandung, Tolic mengaku memiliki ikatan emosional yang kuat dengan klub, kota, dan masyarakat Indonesia.

“Saya memiliki rasa cinta dan hormat yang besar untuk masyarakat dan negara ini,” katanya.

Usai merayakan keberhasilan tim pada musim sebelumnya, Tolic kini langsung fokus menyusun program kerja untuk menghadapi kompetisi mendatang. Ia mengungkapkan proses pengumpulan data dan evaluasi tim terus dilakukan guna menyiapkan program pramusim yang matang.

Langkah tersebut dinilai penting agar Persib tetap mampu menjaga daya saing dan melanjutkan tren positif yang telah dibangun dalam beberapa musim terakhir.

Dengan pengalaman yang dimilikinya selama mendampingi Bojan Hodak, Tolic diharapkan mampu membawa Persib mempertahankan prestasi sekaligus menghadapi tantangan baru di musim mendatang.

Continue Reading

LakeyBanget

Paul McCartney Sebut Popularitas Taylor Swift Setara Era Kejayaan The Beatles

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Legenda musik dunia Paul McCartney menilai popularitas Taylor Swift saat ini telah mencapai level yang setara dengan fenomena The Beatles pada masa puncak kejayaannya.

Dalam wawancara di program Tracks of My Years yang disiarkan BBC Radio 2, musisi berusia 83 tahun itu mengaku melihat banyak kesamaan antara ketenaran global yang dinikmati Swift dengan fenomena Beatlemania yang pernah ia rasakan bersama The Beatles pada dekade 1960-an.

“Anda memang melihat kesamaan antara tingkat ketenaran dan ketenaran dunia yang dimiliki Taylor Swift dan yang kami miliki sebagai The Beatles,” ujar McCartney.

Selain mengagumi pencapaian Swift, mantan personel The Beatles itu juga memuji kemampuan bermusik pelantun Cruel Summer tersebut. Menurutnya, Taylor Swift merupakan sosok yang cerdas dan memiliki bakat luar biasa dalam industri musik.

McCartney mengungkapkan dirinya beberapa kali berkesempatan bertemu dengan sejumlah bintang pop generasi saat ini, termasuk Taylor Swift, dalam berbagai acara yang digelar bersama keluarga.

Ia bahkan berterima kasih kepada sang istri, Nancy Shevell, dan putrinya, Stella McCartney, yang kerap menghadirkan para musisi muda berbakat dalam acara yang mereka selenggarakan.

“Saya akhirnya mengobrol dengan mereka semua karena ada Taylor, Billie Eilish, Olivia Rodrigo, dan Sabrina Carpenter. Mereka benar-benar orang-orang yang keren dan sangat baik,” katanya.

Popularitas Taylor Swift memang kerap dibandingkan dengan fenomena The Beatles, terutama sejak kesuksesan tur dunia The Eras Tour pada 2023 hingga 2024 yang mencetak berbagai rekor industri hiburan.

Fanatisme penggemar Swift yang dikenal sebagai Swifties juga sering disejajarkan dengan Beatlemania, sebutan bagi gelombang besar penggemar The Beatles pada era 1960-an.

Meski demikian, Swift sebelumnya pernah merespons perbandingan tersebut dengan rendah hati. Dalam sebuah wawancara bersama Stephen Colbert, ia menilai The Beatles merupakan fenomena yang memiliki tempat tersendiri dalam sejarah musik dunia.

“Saya tidak tahu. Saya pikir mereka memiliki fenomena tersendiri,” ujar Swift.

Hubungan Taylor Swift dan Paul McCartney sendiri telah terjalin cukup lama. Keduanya bahkan pernah tampil dalam wawancara bersama untuk edisi khusus Rolling Stone pada 2020.

Swift juga diketahui memiliki hubungan baik dengan Stella McCartney dan pernah berkolaborasi dengan desainer ternama tersebut dalam beberapa proyek kreatif.

Dalam perbincangan mereka pada 2020, Swift dan McCartney banyak membahas proses kreatif selama pandemi Covid-19, termasuk saat menggarap album folklore dan McCartney III yang sama-sama dirilis pada periode tersebut.

Pernyataan McCartney semakin memperkuat pandangan bahwa Taylor Swift telah berkembang menjadi salah satu ikon budaya pop terbesar abad ini, dengan pengaruh global yang dinilai sebanding dengan para legenda musik dunia.

Continue Reading

LakeyBanget

China Miliki Stasiun Kereta Terbesar di Dunia Bikin Elon Musk Terpukau

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – China kembali menunjukkan ambisinya di sektor infrastruktur dengan menghadirkan stasiun kereta api terbesar di dunia, yakni Chongqing East Railway Station. Berlokasi di Chongqing, stasiun raksasa ini memiliki luas mencapai 1,22 juta meter persegi atau setara sekitar 170 lapangan sepak bola standar internasional.

Megaproyek yang menelan investasi sekitar US$7,8 miliar atau setara Rp138,8 triliun tersebut turut menjadi sorotan dunia setelah Elon Musk membagikan video mengenai stasiun tersebut di media sosial. Unggahan itu menarik perhatian luas dan telah ditonton puluhan juta kali.

Dirancang sebagai pusat transportasi modern, Chongqing East Railway Station mengusung konsep hub transportasi “empat dimensi” yang mengintegrasikan berbagai moda dalam satu kawasan. Penumpang dapat berpindah dari kereta cepat, metro, bus kota, bus antarkota, hingga layanan taksi dan kendaraan daring tanpa harus keluar dari kompleks stasiun.

Stasiun ini memiliki desain vertikal delapan lantai dan dibangun untuk melayani mobilitas dalam skala besar. Pada jam sibuk, fasilitas tersebut mampu menampung hingga 16 ribu penumpang per jam. Operasionalnya didukung oleh 29 peron dan 15 jalur rel aktif yang melayani berbagai rute strategis.

Sejak beroperasi penuh pada Juni tahun lalu, Chongqing East Railway Station menjadi bagian penting dari jaringan kereta cepat koridor Chongqing Timur–Qianjiang yang terhubung dengan jalur kereta cepat Chongqing–Xiamen. Infrastruktur tersebut dirancang untuk mendukung perjalanan kereta berkecepatan hingga 350 kilometer per jam.

Melalui jaringan tersebut, kota Chongqing kini semakin terhubung dengan sejumlah pusat ekonomi dan destinasi utama di China, seperti Beijing, Shanghai, Guangzhou, Chengdu, dan Xi’an.

Tak hanya mengandalkan ukuran dan kapasitas, stasiun ini juga dibekali berbagai teknologi modern. Sistem pengelolaan berbasis kecerdasan buatan (AI), navigasi pintar untuk penumpang, serta atap kaca hemat energi yang memaksimalkan pencahayaan alami menjadi bagian dari fasilitas unggulan yang diterapkan.

Kehadiran stasiun terbesar di dunia ini diperkirakan semakin meningkatkan daya tarik Chongqing sebagai salah satu destinasi wisata dan bisnis utama di China. Kota yang dikenal dengan lanskap perkotaan bertingkat, jalan layang berlapis, serta sistem transportasi unik yang dijuluki sebagai kota “cyberpunk” tersebut kini memiliki akses yang semakin mudah bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Selain terkenal dengan arsitektur modernnya, Chongqing juga dikenal sebagai kampung halaman hidangan khas Sichuan Hotpot yang memiliki cita rasa pedas khas mala. Dengan dukungan infrastruktur transportasi baru ini, arus kunjungan wisatawan ke kota tersebut diprediksi terus meningkat dalam beberapa tahun mendatang.

Continue Reading

LakeyBanget

Jay Idzes Absen Bela Timnas Indonesia untuk Pertama Kali

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Bek andalan Timnas Indonesia, Jay Idzes, dipastikan absen membela skuad Garuda pada agenda FIFA Matchday kali ini. Ini menjadi kali pertama pemain naturalisasi tersebut tidak memperkuat Timnas Indonesia sejak resmi menjadi warga negara Indonesia (WNI) pada Desember 2023.

Jay Idzes menjalani proses pengambilan sumpah WNI di Jakarta pada 28 Desember 2023. Sejak saat itu, bek yang kini bermain untuk Sassuolo tersebut selalu hadir dalam setiap agenda internasional Timnas Indonesia.

Pemain berusia 25 tahun itu menjalani debut impresif bersama skuad Garuda saat menghadapi Vietnam di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada 21 Maret 2024.

Saat itu, Idzes tampil sebagai starter di sisi kanan formasi tiga bek dan langsung menunjukkan performa solid bersama Rizky Ridho dan Justin Hubner di lini pertahanan Indonesia.

Penampilan konsisten membuat Jay Idzes menjadi sosok penting yang nyaris tak tergantikan di jantung pertahanan Timnas Indonesia. Hingga kini, ia telah mencatatkan 18 penampilan dan menyumbang satu gol untuk Merah Putih.

Idzes juga berperan besar dalam membawa Indonesia melaju hingga putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Namun, langkah Indonesia harus terhenti setelah gagal lolos ke putaran final Piala Dunia 2026 usai menelan kekalahan dari Arab Saudi dan Irak pada fase kualifikasi.

Absennya Jay Idzes kali ini disebabkan cedera tumit yang dialaminya saat membela Sassuolo sejak awal Mei 2026. Kondisi tersebut membuatnya harus menjalani masa pemulihan dan tidak dapat bergabung bersama tim nasional.

Melalui akun Instagram pribadinya, Idzes mengaku kecewa tidak bisa membela Timnas Indonesia, tetapi memilih fokus pada pemulihan agar dapat kembali dalam kondisi terbaik.

“Kecewa tidak bisa bersama tim kali ini, tetapi terkadang keputusan terbaik adalah mundur selangkah sebagai tindakan pencegahan dan memastikan Anda sepenuhnya siap untuk masa mendatang,” tulis Idzes.

Ia juga tetap memberikan dukungan penuh kepada rekan-rekannya di Timnas Indonesia.

“Semoga sukses, kawan-kawan. Saya selalu mendukung dari jauh,” lanjutnya.

Continue Reading

LakeyBanget

Pemerintah Tunda Insentif Kendaraan Listrik, Ini Penyebabnya

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Rencana pemerintah memberikan insentif kendaraan listrik pada Juni 2026 dipastikan belum akan terealisasi dalam waktu dekat. Pemerintah resmi menunda pelaksanaan program subsidi mobil dan motor listrik setidaknya selama satu bulan.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan kebijakan insentif kendaraan listrik kemungkinan baru mulai diterapkan pada Juli 2026. Namun hingga kini pemerintah belum mengumumkan jadwal resmi pelaksanaannya.

“Insentif EV masih ditunda satu bulan lagi,” ujar Purbaya kepada wartawan, Selasa (26/5/2026).

Menurut Purbaya, penundaan dilakukan karena pemerintah masih menyelesaikan sejumlah perhitungan terkait skema insentif yang akan diberikan kepada masyarakat dan industri otomotif.

“Ada perhitungan yang masih dihitung,” katanya singkat.

Sebelumnya, pemerintah berencana meluncurkan stimulus besar-besaran untuk kendaraan listrik sebagai bagian dari strategi penguatan ekonomi nasional pada semester kedua 2026. Program tersebut juga menjadi bagian dari upaya mempercepat transisi energi dan mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar minyak.

Pada awal Mei 2026, pemerintah mengungkapkan telah menyiapkan kuota insentif untuk 200 ribu kendaraan listrik. Jumlah tersebut terdiri dari 100 ribu mobil listrik dan 100 ribu sepeda motor listrik.

Pemerintah bahkan membuka peluang penambahan kuota apabila permintaan masyarakat meningkat dan kuota awal cepat terserap pasar.

Untuk mobil listrik, pemerintah menyiapkan skema potongan Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) dengan besaran mulai 40 persen hingga 100 persen. Besar insentif nantinya disesuaikan dengan tingkat kandungan lokal kendaraan, terutama penggunaan komponen berbasis nikel pada baterai.

Sementara itu, untuk sepeda motor listrik, pemerintah berencana memberikan subsidi pembelian sebesar Rp5 juta per unit.

Kebijakan tersebut dinilai penting untuk menjaga pertumbuhan industri kendaraan listrik nasional yang terus berkembang dalam beberapa tahun terakhir. Indonesia sendiri tengah mendorong posisi sebagai salah satu pusat industri baterai dan kendaraan listrik dunia berkat cadangan nikel yang melimpah.

Selain mendukung industri otomotif nasional, insentif kendaraan listrik juga diharapkan dapat meningkatkan daya beli masyarakat di tengah perlambatan ekonomi global.

Sejumlah produsen otomotif sebelumnya menyambut positif rencana insentif tersebut karena diyakini mampu mendongkrak penjualan kendaraan listrik yang saat ini masih terkendala harga relatif tinggi dibanding kendaraan konvensional.

Meski mengalami penundaan, pemerintah memastikan program insentif kendaraan listrik tetap menjadi agenda prioritas nasional pada 2026. Publik kini menantikan kepastian aturan resmi terkait jadwal pelaksanaan hingga mekanisme pemberian subsidi tersebut.

Continue Reading

LakeyBanget

Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026 Resmi Dibuka, Denda Tunggakan Dihapus

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menggelar program pemutihan denda pajak kendaraan bermotor pada 2026. Melalui program ini, masyarakat yang memiliki tunggakan pajak hanya diwajibkan membayar pokok pajak tanpa dikenakan sanksi administrasi maupun bunga keterlambatan.

Program tersebut diumumkan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta.

Kebijakan pemutihan berlaku untuk Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB). Penghapusan denda dilakukan secara otomatis melalui sistem sehingga wajib pajak tidak perlu mengajukan permohonan khusus.

Berdasarkan ketentuan Bapenda DKI Jakarta, program pembebasan sanksi administrasi berlangsung mulai Mei hingga Agustus 2026.

Sebelumnya, Pemprov DKI juga pernah menjalankan program serupa pada 2025 dan mendapat respons tinggi dari masyarakat hingga masa pelaksanaannya diperpanjang.

Dalam program kali ini, pemerintah menghapus sejumlah beban tambahan yang selama ini dikenakan kepada wajib pajak, meliputi:

  • Denda keterlambatan pembayaran PKB
  • Sanksi administrasi BBNKB
  • Bunga keterlambatan pajak kendaraan

Meski demikian, masyarakat tetap diwajibkan membayar pokok pajak kendaraan sesuai ketentuan yang berlaku.

Untuk mengikuti program pemutihan, warga perlu menyiapkan sejumlah dokumen seperti:

  • STNK asli dan fotokopi
  • KTP pemilik kendaraan asli dan fotokopi
  • BPKB asli dan fotokopi
  • Surat kuasa apabila proses diwakilkan

Dokumen tersebut digunakan untuk proses verifikasi baik di kantor Samsat maupun layanan digital.

Pembayaran pajak kendaraan selama program pemutihan dapat dilakukan melalui berbagai layanan resmi, di antaranya:

  • Samsat Induk
  • Gerai Samsat
  • Samsat Keliling
  • Aplikasi SIGNAL (Samsat Digital Nasional)

Namun, untuk kendaraan dengan tunggakan lebih dari satu tahun, wajib pajak umumnya diminta datang langsung ke Samsat Induk sesuai domisili kendaraan.

Kepala Bapenda DKI Jakarta, Lusiana Herawati, mengatakan program ini bertujuan membantu meringankan beban masyarakat sekaligus meningkatkan kepatuhan pembayaran pajak kendaraan.

Selain memberikan stimulus ekonomi bagi warga, kebijakan tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan penerimaan daerah dari sektor pajak kendaraan bermotor.

Pemprov DKI Jakarta mengimbau masyarakat memanfaatkan program pemutihan sebelum masa berlaku berakhir agar terhindar dari akumulasi denda di kemudian hari.

Continue Reading

LakeyBanget

Alwi Farhan Tembus Semifinal Singapore Open 2026 Usai Singkirkan Wakil Jepang

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan, berhasil memastikan tempat di semifinal Singapore Open 2026 setelah menumbangkan wakil Jepang, Kodai Naraoka, pada babak perempat final, Jumat (29/5/2026).

Bertanding di Singapore Indoor Stadium, Alwi tampil impresif dan menaklukkan pemain peringkat 11 dunia tersebut dalam dua gim langsung dengan skor 21-12 dan 21-17.

Kemenangan ini menjadi pencapaian penting bagi Alwi yang terus menunjukkan performa konsisten sepanjang turnamen.

“Bahagia pastinya, bangga juga. Tapi perjalanan belum cukup karena masih ada babak-babak penting selanjutnya. Saya tetap harus fokus,” ujar Alwi usai pertandingan, dikutip dari keterangan resmi PBSI.

Pebulu tangkis berusia 21 tahun itu mengaku banyak belajar dari kegagalan tim Indonesia di ajang Piala Thomas 2026. Menurutnya, hasil tersebut menjadi motivasi tambahan untuk terus berkembang dan membuktikan kemampuan di level tertinggi.

Alwi juga mengungkapkan dirinya kini mulai mampu mengendalikan rasa gugup dan tekanan saat bertanding di lapangan.

“Saya percaya Tuhan selalu punya rencana yang lebih baik buat saya. Jadi semuanya harus saya terima dengan dewasa. Ini perjalanan yang tidak mudah, tapi saya harus menikmatinya apa pun kondisinya,” kata pemain peringkat 13 dunia tersebut.

Sebelum menyingkirkan Naraoka, Alwi lebih dulu membuat kejutan besar dengan mengalahkan unggulan pertama asal China, Shi Yu Qi, pada babak 16 besar.

Dalam laga yang berlangsung Kamis (28/5/2026), Alwi menang melalui pertarungan tiga gim dengan skor 21-16, 19-21, dan 21-14.

Hasil tersebut semakin menegaskan kiprah Alwi sebagai salah satu talenta muda Indonesia yang tengah bersinar di kancah bulu tangkis dunia.

Dengan keberhasilan melaju ke semifinal, peluang Alwi untuk meraih gelar BWF World Tour terbesar dalam kariernya kini semakin terbuka.

Continue Reading
LakeyBanget3 minutes ago

Pertahankan Takhta Eropa Usai Jegal Arsenal, PSG Juara Liga Champions 2025/2026

News37 minutes ago

Israel Putus Hubungan dengan Sekjen PBB Usai Masuk Daftar Hitam

News51 minutes ago

Prabowo dan Macron Luncurkan Dewan Bisnis RI–Prancis, Kantongi Kesepakatan Investasi Rp62 Triliun

LakeyBanget4 hours ago

Comeback di Java Jazz 2026, The Overtunes Perkenalkan Lagu Baru

LakeyBanget4 hours ago

Raul Fernandez Juarai Sprint Race MotoGP Italia 2026, Marc Marquez Posisi Kelima

News7 hours ago

Gantikan Luhut, AHY Pimpin Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung

LakeyBanget8 hours ago

Jetour T1 i-DM Siap Mengaspal di Indonesia, Kenali Spesifikasinya

LakeyBanget8 hours ago

Resmi Jadi Pelatih Persib, Igor Tolic Siap Lanjutkan Warisan Bojan Hodak

News12 hours ago

Panen Raya GNTI: Tani Modern, Petani Sejahtera

News13 hours ago

Penerimaan Negara Diperkuat, Pemerintah Tertibkan Aset hingga Siapkan Reformasi Fiskal

LakeyBanget18 hours ago

Paul McCartney Sebut Popularitas Taylor Swift Setara Era Kejayaan The Beatles

LakeyBanget18 hours ago

China Miliki Stasiun Kereta Terbesar di Dunia Bikin Elon Musk Terpukau

Review20 hours ago

Libya dan Suriah Bersatu di bawah Komando Turki, Ada Apa?

Review1 day ago

Kunjungan Kerja Presiden Prabowo Justru Berdampak Nyata bagi Ekonomi Nasional

News1 day ago

Prabowo Instruksikan Bahasa Prancis Diajarkan di Semua Jenjang Sekolah

LakeyBanget1 day ago

Jay Idzes Absen Bela Timnas Indonesia untuk Pertama Kali

LakeyBanget1 day ago

Pemerintah Tunda Insentif Kendaraan Listrik, Ini Penyebabnya

LakeyBanget1 day ago

Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026 Resmi Dibuka, Denda Tunggakan Dihapus

LakeyBanget1 day ago

Alwi Farhan Tembus Semifinal Singapore Open 2026 Usai Singkirkan Wakil Jepang

LakeyBanget1 day ago

Registrasi Nomor HP Baru Wajib Pakai Face Recognition, Kapan Berlakunya?

Banner subscribe popup ×

Berlangganan Berita Terbaru Monitorday

Dapat memilih lebih dari satu.