Connect with us

News

Presiden Tegaskan Kedaulatan Pangan dan Hentikan Kebocoran Kekayaan Negara

Capaian ini dinilai penting di tengah situasi global yang penuh konflik dan ketidakpastian geopolitik

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com– Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk memperkuat kedaulatan pangan dan menghentikan kebocoran kekayaan negara. Pernyataan ini disampaikan Kepala Negara saat menghadiri panen raya udang dan peninjauan sortir hasil panen di kawasan tambak Budi Daya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) Kebumen, Jawa Tengah, pada Sabtu (23/05/2026).

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyoroti sejumlah capaian strategis di sektor pangan nasional yang berhasil diraih dalam 19 bulan masa pemerintahannya, termasuk keberhasilan Indonesia mencapai swasembada pada beberapa komoditas pangan utama. Capaian ini dinilai penting di tengah situasi global yang penuh konflik dan ketidakpastian geopolitik.

“Kita sekarang sudah swasembada pangan. Sudah swasembada beras, jagung, kemudian protein kita, telur, ayam, daging kita masih belum. Ini sudah kita kerjakan mungkin kita 4 tahun lagi, 5 tahun lagi kita swasembada daging. Pangan relatif kita aman,” ujar Presiden.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo menekankan pentingnya Indonesia untuk tetap waspada dan memperkuat ketahanan nasional di berbagai sektor, termasuk pertahanan dan pengelolaan sumber daya alam. Hal ini krusial untuk menjaga kekayaan bangsa di tengah dinamika global.

“Di dunia banyak sekarang pertikaian, perang di mana-mana. Kita bersyukur ke Yang Mahakuasa kita masih tidak terlibat, tapi kita waspada. Kita harus punya kekuatan, makanya kita bangun kekuatan pertahanan kita untuk jaga kekayaan kita,” ucap Presiden.

Prabowo juga menegaskan bahwa kekayaan nasional harus dikelola secara mandiri sesuai amanat Undang-Undang Dasar 1945, demi kemakmuran seluruh rakyat Indonesia.

“Dan sekarang kekayaan-kekayaan kita, kita kelola sendiri. Kita tidak mau kekayaan kita terus-menerus dipermainkan oleh orang-orang tertentu, oleh negara-negara tertentu. Dan ini sudah kita lakukan. Harus kita lakukan, ini perintah dari Undang-Undang Dasar. Dan ini untuk kemakmuran seluruh rakyat Indonesia, bukan segelintir,” tegas Presiden.

News

Prabowo Gembleng 400 Calon Pemimpin BUMN Masa Depan di Hambalang

Hal ini menunjukkan fokus pemerintah pada regenerasi dan peningkatan kapabilitas kepemimpinan di sektor usaha milik negara

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com– Presiden Prabowo Subianto memberikan taklimat kepada 400 peserta Presidential Future Leaders Program (PFLP) 2026 di Hambalang, Jawa Barat, pada Minggu, 24 Mei 2026. Arahan tersebut bertujuan membentuk calon pemimpin Badan Usaha Milik Negara (BUMN) masa depan.

Program PFLP 2026 ini secara khusus dirancang oleh Prabowo untuk mempersiapkan sumber daya manusia unggul yang akan memimpin berbagai perusahaan BUMN di masa mendatang. Inisiatif ini menekankan pentingnya kualitas kepemimpinan bagi kedaulatan bangsa.

Momen pengarahan tersebut diunggah melalui akun Instagram Sekretariat Kabinet (Setkab) @sekretariat.kabinet, yang menyatakan, “Kedaulatan bangsa ditentukan oleh kualitas pemimpin masa depannya. Presiden Prabowo Subianto memberikan taklimat kepada para peserta Presidential Future Leaders Program (PFLP) 2026 di Hambalang, Jawa Barat, Minggu, 24 Mei 2026.”

Secara total, tercatat ada 400 peserta yang mengikuti program pembekalan ini. Mereka adalah individu-individu terpilih yang diproyeksikan untuk mengisi posisi strategis di lingkungan BUMN di tahun-tahun mendatang.

Dalam keterangan Setkab, ditegaskan bahwa program ini dipersiapkan untuk membentuk calon pemimpin perusahaan-perusahaan BUMN di masa mendatang. Hal ini menunjukkan fokus pemerintah pada regenerasi dan peningkatan kapabilitas kepemimpinan di sektor usaha milik negara.

Langkah Prabowo Subianto ini merupakan bagian dari upaya strategis untuk memastikan keberlanjutan dan kemajuan BUMN melalui pengembangan kader-kader pemimpin yang cakap dan visioner. Inisiatif tersebut diharapkan dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional melalui sektor BUMN.

Continue Reading

News

Sasar Kelompok Ini, Iuran BPJS Kesehatan Berpotensi Naik

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Pemerintah membuka kemungkinan menaikkan iuran BPJS Kesehatan pada 2026 menyusul proyeksi defisit Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diperkirakan mencapai Rp20 triliun hingga Rp30 triliun tahun ini.

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, mengatakan penyesuaian iuran merupakan langkah yang wajar demi menjaga keberlanjutan layanan kesehatan nasional. Menurutnya, tarif iuran idealnya dievaluasi setiap lima tahun agar pembiayaan sistem kesehatan tetap sehat dan berkelanjutan.

“Iuran memang harus naik, meski ada pertimbangan politis karena isu ini sensitif di masyarakat,” ujar Budi.

Namun demikian, pemerintah menegaskan kenaikan iuran nantinya tidak akan membebani masyarakat miskin. Peserta dari kelompok desil 1 hingga 5 tetap akan mendapatkan perlindungan melalui skema Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang dibiayai pemerintah.

“Kalau tarif dinaikkan untuk masyarakat miskin tidak ada pengaruhnya karena iurannya dibayari pemerintah,” kata Budi.

Kenaikan iuran disebut lebih berpotensi menyasar peserta mandiri dari kalangan menengah ke atas yang selama ini membayar iuran secara rutin.

Sementara itu, Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan pemerintah belum akan terburu-buru menaikkan iuran sebelum kondisi ekonomi masyarakat membaik.

Menurut Purbaya, penyesuaian tarif baru akan dipertimbangkan jika pertumbuhan ekonomi nasional mampu menembus level di atas 6 persen. Ia menilai masyarakat perlu memiliki daya beli yang cukup sebelum dibebani kenaikan iuran.

“Kalau ekonomi sudah tumbuh di atas 6 persen dan lapangan kerja membaik, baru kita pikirkan penyesuaian beban masyarakat,” ujarnya.

Hingga saat ini, tarif BPJS Kesehatan masih mengacu pada ketentuan dalam Peraturan Presiden Nomor 63 Tahun 2022. Dalam aturan tersebut, besaran iuran peserta mandiri dibagi menjadi tiga kelas layanan.

Peserta kelas III dikenakan iuran Rp42 ribu per bulan, kelas II sebesar Rp100 ribu, dan kelas I sebesar Rp150 ribu per bulan.

Selain mengatur iuran, beleid tersebut juga menetapkan pembayaran iuran paling lambat setiap tanggal 10 tiap bulan. Pemerintah juga menghapus denda keterlambatan pembayaran mulai Juli 2026, kecuali jika peserta menggunakan layanan rawat inap dalam waktu 45 hari setelah status kepesertaan diaktifkan kembali.

Wacana kenaikan iuran BPJS Kesehatan menjadi perhatian publik karena berkaitan langsung dengan keberlanjutan layanan kesehatan nasional di tengah meningkatnya beban pembiayaan dan jumlah peserta JKN yang terus bertambah.

Continue Reading

News

Pertamina Buka Suara Soal Isu Larangan Pertalite untuk Merek Kendaraan Tertentu

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – PT Pertamina Patra Niaga (PPN) membantah kabar viral mengenai larangan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite untuk kendaraan merek tertentu mulai 1 Juni 2026. Perusahaan memastikan informasi tersebut tidak benar atau hoaks.

Sekretaris Perusahaan Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, mengatakan hingga saat ini pemerintah maupun regulator belum mengeluarkan kebijakan terkait pembatasan pembelian Pertalite berdasarkan merek ataupun kapasitas mesin kendaraan.

“Informasi mengenai daftar merek kendaraan tertentu yang disebut tidak boleh membeli Pertalite mulai 1 Juni 2026 dipastikan tidak benar karena sampai saat ini tidak ada rencana ataupun arahan dari pemerintah dan regulator,” ujar Roberth dalam keterangan resmi, Minggu (24/5/2026).

Ia menegaskan distribusi dan pelayanan penyaluran Pertalite di seluruh SPBU masih berjalan normal seperti biasa. Menurutnya, program subsidi tepat yang saat ini diterapkan Pertamina juga tidak berkaitan dengan larangan terhadap kendaraan tertentu sebagaimana informasi yang beredar di media sosial.

“Masyarakat kami imbau untuk tidak mudah mempercayai maupun menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi,” katanya.

Sebelumnya, media sosial diramaikan oleh unggahan berupa daftar kendaraan yang diklaim tidak lagi diperbolehkan membeli Pertalite mulai awal Juni 2026. Dalam narasi tersebut, pembatasan disebut akan diberlakukan berdasarkan merek dan kapasitas mesin kendaraan.

Namun, pemerintah sejauh ini hanya menerapkan kebijakan pembatasan BBM subsidi berdasarkan volume pembelian harian, bukan jenis kendaraan tertentu.

Aturan tersebut mengacu pada Surat Keputusan Kepala BPH Migas Nomor 024/KOM/BPH.DBBM/2026 yang berlaku sejak 1 April 2026. Dalam regulasi itu, pembelian Solar subsidi untuk mobil pribadi dibatasi maksimal 50 liter per hari, sementara kendaraan angkutan umum roda empat dibatasi hingga 80 liter per hari.

Untuk kendaraan angkutan umum roda enam atau lebih, batas maksimal pembelian ditetapkan 200 liter per hari. Adapun kendaraan layanan publik mendapat kuota maksimal 50 liter per hari.

Ketentuan serupa juga berlaku untuk BBM jenis Pertalite (RON 90). Kendaraan roda empat pribadi maupun angkutan umum dibatasi membeli maksimal 50 liter per hari per kendaraan, termasuk kendaraan layanan publik dengan batas yang sama.

Pertamina menegaskan masyarakat tetap dapat membeli Pertalite sesuai ketentuan yang berlaku dan diminta mengacu pada informasi resmi dari pemerintah maupun perusahaan.

Continue Reading

News

Sembilan WNI Misi Kemanusiaan Gaza Pulang ke Indonesia Sore Ini

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang tergabung dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2026 kini tengah dalam perjalanan pulang ke Tanah Air setelah sebelumnya ditahan oleh otoritas Israel.

Koordinator Media Global Peace Convoy Indonesia (GPCI), Harfin Naqsyabandi, mengatakan para WNI tersebut telah bertolak dari Istanbul, Turki menuju Dubai menggunakan maskapai Emirates pada Sabtu (23/5/2026) malam waktu setempat.

“Confirmed naik pesawat Emirates hari Sabtu tanggal 23 Mei pukul 19.35 Istanbul-Dubai,” ujar Harfin saat dikonfirmasi, Sabtu.

Setelah transit di Dubai, para relawan dijadwalkan melanjutkan penerbangan menuju Jakarta pada Minggu dini hari waktu Indonesia. Mereka diperkirakan tiba di Tanah Air pada Minggu sore sekitar pukul 15.30 WIB.

“Dubai-Jakarta pada Minggu tanggal 24 Mei pukul 04.10 WIB dan diperkirakan tiba pukul 15.30 WIB,” katanya.

Sebelumnya, sembilan WNI peserta pelayaran kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 sempat ditahan militer Israel saat menjalankan misi solidaritas menuju Jalur Gaza.

Kesembilan WNI tersebut yakni Thoudy Badai, Rahendro Herubowo, Bambang Noroyono, Andre Prasetyo Nugroho, Andi Angga, Herman Budiyanto Sudarsono, Ronggo Wirasano, Asad Aras Muhammad, dan Hendro Prasetyo.

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri bersama sejumlah perwakilan diplomatik RI sebelumnya terus melakukan koordinasi intensif untuk memastikan keselamatan serta proses pemulangan seluruh WNI yang terlibat dalam misi kemanusiaan tersebut.

Para relawan diketahui telah dibebaskan dan menjalani proses deportasi dari wilayah Israel menuju Turki sebelum akhirnya dipulangkan ke Indonesia.

Continue Reading

News

Danantara Jadi Motor Industrialisasi Baru

Pemerintah memosisikan BPI Danantara sebagai kendaraan investasi raksasa untuk mempercepat hilirisasi, industrialisasi, dan penguatan posisi Indonesia dalam perdagangan global.

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com– Pemerintah Indonesia melalui BPI Danantara tengah mendorong percepatan investasi dan perdagangan global sebagai bagian dari agenda besar industrialisasi nasional era Presiden Prabowo Subianto. Lembaga ini diproyeksikan menjadi sovereign wealth fund (SWF) strategis yang mengonsolidasikan aset-aset BUMN dan kekuatan ekonomi nasional untuk mendukung pembiayaan proyek jangka panjang bernilai besar.

Dalam forum tahunan World Economic Forum di Davos, Presiden Prabowo menyebut Danantara memiliki aset kelolaan sekitar USD 1 triliun yang berasal dari konsolidasi lebih dari 1.000 BUMN strategis. Pemerintah menempatkan Danantara bukan sekadar lembaga investasi biasa, tetapi sebagai instrumen utama transformasi ekonomi Indonesia menuju negara industri berdaya saing global.

Meski demikian, sejumlah analis menilai angka USD 1 triliun tersebut lebih merepresentasikan total valuasi aset konsolidasi negara dan BUMN, bukan dana tunai siap investasi sebagaimana model SWF tradisional seperti Temasek Holdings. Karena itu, klaim Danantara langsung masuk jajaran enam besar SWF dunia masih menjadi perdebatan di kalangan pelaku pasar internasional.

Pemerintah juga menggunakan Danantara sebagai bagian dari diplomasi ekonomi global Indonesia. Dalam berbagai forum internasional, narasi yang dibangun adalah Indonesia tidak lagi ingin bergantung pada ekspor bahan mentah, melainkan naik kelas menjadi pusat industri bernilai tambah tinggi. Fokus tersebut diarahkan pada pengembangan kendaraan listrik, ekosistem baterai EV, hilirisasi mineral, energi hijau, kecerdasan buatan, hingga semikonduktor.

Sejumlah proyek strategis yang disebut masuk dalam prioritas pembiayaan Danantara meliputi pengolahan nikel, refinery, petrokimia, energi terbarukan, hingga gasifikasi batu bara menjadi dimethyl ether (DME). Langkah ini merupakan kelanjutan dan perluasan strategi hilirisasi yang sebelumnya dimulai pada era Presiden Joko Widodo.

Di sisi lain, pemerintah juga mulai membangun wacana konsolidasi ekspor sumber daya alam melalui mekanisme yang lebih terintegrasi. Tujuannya untuk memperkuat posisi tawar Indonesia di pasar global, mengurangi praktik underinvoicing, mengendalikan harga ekspor, serta meningkatkan penerimaan negara. Namun implementasi penuh ekspor satu pintu untuk seluruh komoditas strategis masih dalam tahap pengembangan regulasi dan koordinasi lintas sektor.

Skala Danantara yang sangat besar membuat pasar global menaruh perhatian serius terhadap tata kelola lembaga tersebut. Investor internasional menilai keberhasilan Danantara akan sangat bergantung pada transparansi, independensi bisnis, profesionalisme manajemen, serta kepastian regulasi. Risiko intervensi politik, konflik kepentingan, dan potensi distorsi pasar menjadi sorotan utama dalam berbagai analisis ekonomi.

Jika berjalan efektif, Danantara dinilai berpotensi mempercepat industrialisasi nasional, memperbesar devisa negara, meningkatkan nilai tambah ekspor, serta memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global. Namun para pengamat mengingatkan bahwa proyek sebesar ini juga membawa risiko besar apabila tata kelolanya tidak dijaga secara profesional dan akuntabel.

Continue Reading

News

Negosiasi Iran Memanas, Donald Trump Batal Hadiri Pernikahan Putranya

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump memutuskan membatalkan kehadirannya dalam acara pernikahan putranya, Donald Trump Jr., yang dijadwalkan berlangsung di Bahama akhir pekan ini. Trump memilih tetap berada di Washington DC karena negosiasi terkait Iran masih berlangsung alot.

Keputusan tersebut disampaikan Trump melalui akun media sosial Truth Social pada Jumat (22/5/2026), di tengah meningkatnya tensi geopolitik di Timur Tengah.

“Saya sebenarnya sangat ingin bersama putra saya, Don Jr., dan anggota terbaru keluarga Trump, calon istrinya Bettina. Namun, situasi pemerintahan dan kecintaan saya kepada Amerika Serikat tidak memungkinkan hal itu,” tulis Trump.

Trump menyebut dirinya merasa perlu tetap berada di Gedung Putih selama periode yang dianggap krusial bagi pemerintahannya.

“Saya merasa penting untuk tetap berada di Washington, D.C., di Gedung Putih selama periode penting ini. Selamat untuk Don dan Bettina!” lanjutnya.

Sebelumnya, Trump juga mengungkapkan bahwa situasi terkait Iran membuat akhir pekan ini bukan waktu yang tepat baginya untuk meninggalkan ibu kota Amerika Serikat.

Pihak Gedung Putih kemudian mengonfirmasi adanya perubahan agenda perjalanan presiden. Trump disebut membatalkan rencana akhir pekannya ke resor golf miliknya di New Jersey dan memilih tetap berada di Washington.

Meski demikian, Trump tidak menjelaskan secara rinci maksud dari “periode penting” yang dimaksud dalam pernyataannya.

Laporan media internasional menyebut situasi tersebut berkaitan dengan perkembangan terbaru negosiasi di Timur Tengah. Iran dikabarkan tengah mempelajari proposal baru dari pemerintah AS, sementara kepala militer Pakistan disebut akan menuju Teheran sebagai bagian dari upaya mediasi konflik.

Di sisi lain, hubungan AS dengan Kuba juga kembali memanas. Pemerintah AS dilaporkan meningkatkan tekanan terhadap Kuba dengan mendakwa mantan presiden Raul Castro.

Militer AS pun dikabarkan mengirim kapal induk beserta kapal pengawalnya ke kawasan Karibia di tengah meningkatnya dinamika geopolitik tersebut.

Continue Reading

News

Program 3 Juta Rumah Mulai Terealisasi, Hampir 1 Juta Unit Tercatat Hingga Mei 2026

Pemerintah mencatat hampir 1 juta unit rumah telah masuk dalam basis data Program 3 Juta Rumah, disertai subsidi cicilan baru dan pembangunan hunian vertikal di kota besar.

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com– Program Pembangunan dan Renovasi 3 Juta Rumah yang dijalankan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menunjukkan perkembangan signifikan hingga akhir Mei 2026. Pemerintah mencatat lonjakan realisasi pembangunan, perluasan subsidi pembiayaan, hingga pengembangan hunian vertikal di kawasan perkotaan sebagai strategi mengatasi backlog perumahan nasional.

Kementerian Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman melaporkan sebanyak 994.146 unit rumah telah masuk dalam basis data nasional program per akhir Februari 2026. Angka tersebut mencakup pembangunan rumah baru serta program peningkatan kualitas hunian melalui renovasi atau bedah rumah di berbagai daerah.

Untuk mempercepat akses kepemilikan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), pemerintah juga meningkatkan kuota Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) menjadi 350.000 unit sepanjang 2026. Kebijakan ini diarahkan untuk memperluas jangkauan rumah subsidi bagi kelompok pekerja informal, buruh, petani, hingga nelayan.

Pada Mei 2026, pemerintah meluncurkan terobosan baru berupa subsidi cicilan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) sebesar Rp600 ribu per bulan dengan tenor hingga 25 tahun. Skema tersebut mampu memangkas cicilan rumah dari sekitar Rp1,55 juta menjadi hanya Rp950 ribu per bulan. Selain itu, pemerintah juga memperkenalkan opsi tenor KPR hingga 30 tahun guna meringankan beban pembayaran masyarakat.

Strategi pembangunan perumahan kini mulai bergeser dari dominasi rumah tapak menuju pembangunan hunian vertikal di kawasan perkotaan. Langkah ini diambil sebagai solusi atas keterbatasan lahan dan tingginya kebutuhan rumah di kota besar. Salah satu proyek utama adalah groundbreaking Rumah Susun (Rusun) Subsidi di kawasan Meikarta pada 8 Maret 2026 yang dikerjakan melalui kolaborasi pemerintah, konsorsium swasta, dan Danantara.

Pemerintah bersama Bank BTN dan PT Kereta Api Indonesia juga mengembangkan konsep Transit Oriented Development (TOD) melalui pembangunan hunian terintegrasi transportasi massal. Salah satu proyek terbesar dipusatkan di kawasan Stasiun Manggarai dengan target pembangunan sekitar 5.000 unit hunian vertikal.

Selain itu, pemerintah sedang menyusun strategi pembentukan 10 kota baru di wilayah dengan backlog perumahan tinggi. Langkah ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam pemerataan kawasan hunian sekaligus pengembangan pusat ekonomi baru di luar kota-kota utama.

Meski realisasi fisik program berjalan cukup cepat, pemerintah masih menghadapi tantangan regulasi di tingkat daerah. Hingga Februari 2026, tercatat sebanyak 230 kabupaten dan kota belum menerapkan pembebasan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Selain itu, sebanyak 451 daerah juga belum mengeksekusi pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), meskipun aturan hukumnya telah tersedia.

Pemerintah menilai harmonisasi kebijakan pusat dan daerah menjadi faktor penting agar percepatan pembangunan rumah rakyat dapat berjalan lebih optimal dalam beberapa tahun ke depan.

Continue Reading

News

Swasembada Beras Mulai Terwujud

Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mencatat percepatan signifikan agenda ketahanan pangan nasional melalui swasembada beras, pembangunan gudang pangan, hingga proyek cetak sawah di Papua Selatan.

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com– Agenda Ketahanan dan Swasembada Pangan yang dijalankan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mulai menunjukkan perkembangan signifikan di berbagai sektor. Pemerintah mengeklaim capaian tersebut terlihat dari keberhasilan peningkatan produksi beras nasional, penguatan cadangan pangan pemerintah, hingga pembangunan infrastruktur logistik pangan di berbagai daerah.

Salah satu capaian utama adalah deklarasi kembalinya swasembada beras nasional. Produksi beras domestik Indonesia disebut mencapai 34,71 juta ton, menjadi angka tertinggi sepanjang sejarah Indonesia. Pemerintah menyatakan target swasembada yang sebelumnya diproyeksikan selesai dalam empat tahun berhasil dipercepat hanya dalam waktu satu tahun. Melimpahnya produksi dalam negeri juga membuat pemerintah menghentikan impor beras karena stok nasional dinilai mencukupi kebutuhan masyarakat.

Lonjakan hasil panen turut berdampak pada meningkatnya cadangan beras pemerintah. Hingga Mei 2026, stok beras nasional yang dikuasai pemerintah dilaporkan mencapai 5,3 juta ton. Kondisi tersebut membuat kapasitas gudang milik Perum Bulog mengalami kepadatan sehingga pemerintah harus menyewa gudang tambahan untuk menampung hasil produksi.

Sebagai bagian dari penguatan infrastruktur pangan nasional, Presiden Prabowo juga melakukan groundbreaking pembangunan 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri di Tuban, Jawa Timur pada 16 Mei 2026. Gudang tersebut dirancang memiliki kapasitas masing-masing 1.000 ton dan akan terintegrasi dengan rantai distribusi logistik pangan nasional, termasuk untuk mendukung pasokan bahan baku program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Di sisi kesejahteraan petani, pemerintah melalui Badan Pangan Nasional menerapkan strategi stabilisasi harga pangan berbasis tiga pilar, yakni ketersediaan, keterjangkauan, dan kelancaran distribusi pangan. Kebijakan itu dinilai berhasil menjaga Harga Gabah Kering Panen (GKP) di tingkat petani pada kisaran Rp6.815 hingga Rp7.000 per kilogram, lebih tinggi dibanding Harga Pembelian Pemerintah sebesar Rp6.500 per kilogram. Kondisi tersebut memberi ruang keuntungan yang lebih baik bagi petani selama musim panen raya.

Pemerintah bersama Komisi IV DPR RI juga mempercepat program penyerapan gabah petani minimal 4 juta ton setara beras guna menjaga stabilitas harga di tengah ketidakpastian ekonomi global. Langkah tersebut dipandang penting untuk memperkuat daya tahan pangan nasional sekaligus menjaga keseimbangan pasar domestik.

Keberhasilan swasembada beras kini mulai diperluas ke komoditas strategis lainnya, terutama jagung. Presiden Prabowo telah menandatangani Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2026 yang berfokus pada perlindungan harga jagung lokal, peningkatan kesejahteraan petani pangan, penyediaan bibit unggul, serta distribusi pupuk yang lebih tepat sasaran.

Di sektor perluasan lahan pertanian, pemerintah terus mendorong proyek cetak sawah skala besar di Merauke, Papua Selatan. Pada tahap awal, optimalisasi lahan seluas 40 ribu hektar dilaporkan telah mencapai target penuh. Perbaikan drainase, bantuan pengolahan lahan sebesar Rp900 ribu per hektar, serta dukungan pupuk membuat petani yang sebelumnya hanya panen sekali setahun kini mampu melakukan panen hingga tiga kali dalam setahun.

Pemerintah saat ini melanjutkan pengembangan koridor lumbung pangan nasional melalui penambahan cetak sawah baru seluas 100 ribu hektar menuju target akhir 1 juta hektar di kawasan Wanam hingga Mutik, Papua Selatan. Program tersebut diproyeksikan menjadi salah satu fondasi utama ketahanan pangan nasional dalam jangka panjang.

Continue Reading

News

Partai Kecoak Viral di India, Gerakan Satir Anak Muda Salip Popularitas Partai Modi

Gerakan satir “Cockroach Janta Party” mendadak viral di India dan menjadi simbol kekecewaan generasi muda terhadap politik tradisional.

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com– Sebuah gerakan satir bernama “Cockroach Janta Party” (CJP) atau “Partai Kecoak” menggemparkan media sosial India setelah berhasil menarik jutaan pengikut hanya dalam hitungan hari. Popularitas gerakan ini bahkan melampaui akun resmi partai penguasa Bharatiya Janata Party (BJP) yang dipimpin Perdana Menteri Narendra Modi.

Fenomena tersebut bermula dari kontroversi komentar Ketua Mahkamah Agung India Surya Kant dalam sebuah persidangan. Pernyataannya diduga membandingkan anak muda pengangguran dengan kecoak dan parasit. Meski Surya Kant kemudian mengklarifikasi bahwa komentarnya ditujukan kepada pemilik gelar palsu dan tidak sah, pernyataan tersebut sudah terlanjur menyebar luas dan memicu kemarahan publik di media sosial.

Dari kontroversi itu lahirlah Cockroach Janta Party, sebuah gerakan satir berbasis internet yang memparodikan nama BJP. Gerakan ini bukan partai politik resmi, melainkan wadah ekspresi politik anak muda yang dikemas dengan humor dan sindiran sosial. Syarat keanggotaannya dibuat bernada jenaka, seperti pengangguran, terlalu sering online, pemalas, hingga memiliki kemampuan “mengeluh secara profesional”.

CJP didirikan oleh Abhijeet Dipke, seorang ahli komunikasi politik yang sebelumnya pernah bekerja dengan Aam Aadmi Party. Kepada BBC Marathi, Dipke mengaku awalnya hanya bercanda ketika mencetuskan ide tersebut. Namun, gerakan itu berkembang jauh lebih besar dari perkiraannya dan menjadi simbol keresahan generasi muda India yang merasa tidak didengar oleh elite politik.

Dalam beberapa hari, CJP berhasil mengumpulkan puluhan ribu pendaftar melalui formulir daring dan mempopulerkan tagar #MainBhiCockroach atau “Saya Juga Kecoak”. Tokoh oposisi India seperti Akhilesh Yadav ikut menyoroti fenomena ini dengan menulis “BJP vs CJP” di platform X. Relawan muda juga mulai hadir di berbagai aksi sosial dan demonstrasi dengan mengenakan kostum kecoak sebagai simbol penerimaan satir terhadap label tersebut.

Popularitas CJP melonjak drastis ketika akun Instagram mereka menembus lebih dari 10 juta pengikut, melampaui akun resmi BJP yang memiliki sekitar 8,7 juta followers. Namun, akun X milik CJP dengan lebih dari 200 ribu pengikut dilaporkan diblokir di India setelah adanya tuntutan hukum. Pengguna di India menerima pemberitahuan bahwa akun tersebut ditahan sesuai permintaan otoritas terkait.

Fenomena Partai Kecoak juga mencerminkan dinamika sosial-politik India saat ini. India memiliki salah satu populasi termuda di dunia, dengan hampir separuh dari 1,4 miliar penduduknya berusia di bawah 30 tahun. Namun, partisipasi politik formal anak muda masih rendah. Sejumlah survei menunjukkan sekitar 29 persen anak muda India memilih menjauh dari politik, sementara hanya 11 persen yang bergabung dengan partai politik resmi.

Bagi banyak pendukungnya, CJP bukan sekadar lelucon internet, melainkan simbol frustrasi generasi muda terhadap sistem politik tradisional. Dipke menilai Generasi Z India kini mulai mencari ruang politik baru dengan bahasa yang lebih dekat dengan budaya digital dan media sosial.

Continue Reading

News

Prabowo Targetkan 1.000 Desa Nelayan Beroperasi pada 2026

Program desa nelayan terintegrasi disiapkan dengan fasilitas modern dan skema koperasi untuk memperkuat ekonomi pesisir Indonesia.

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com– Presiden Prabowo Subianto menargetkan pembangunan 1.000 desa nelayan pada 2026 sebagai bagian dari agenda besar pembentukan 5.000 desa nelayan hingga 2029. Program tersebut diumumkan dalam acara Indonesia Economic Outlook 2026 pada Pebruari 2026 silam.

Saat itu, Presiden menyoroti kondisi nelayan Indonesia yang selama puluhan tahun dinilai belum mendapatkan perhatian maksimal dari negara. Menurutnya, banyak desa nelayan masih mengalami keterbatasan fasilitas dasar seperti pabrik es, akses bahan bakar, hingga distribusi hasil tangkapan ke pasar. Pemerintah kini berupaya mengubah kondisi tersebut melalui pembangunan infrastruktur terintegrasi di kawasan pesisir.

Setiap desa nelayan nantinya akan dilengkapi fasilitas pendukung seperti pabrik es, cold storage, dermaga, kapal, serta kendaraan operasional. Infrastruktur tersebut dirancang untuk memperkuat rantai distribusi hasil laut agar lebih efisien, menjaga kualitas ikan, sekaligus meningkatkan nilai jual hasil tangkapan nelayan di pasar domestik maupun ekspor.

Presiden menegaskan bahwa program tersebut tidak diberikan dalam bentuk bantuan gratis, melainkan dikelola melalui sistem koperasi. Skema pembiayaan disusun agar nelayan dapat mengembalikan investasi secara bertahap dengan tenor panjang hingga 10–12 tahun. Pemerintah menilai pola tersebut lebih berkelanjutan karena mendorong kemandirian ekonomi masyarakat pesisir.

Selain pembangunan desa nelayan, pemerintah juga mempercepat pembentukan Koperasi Merah Putih sebagai penggerak ekonomi desa. Hingga kini, hampir 30 ribu koperasi dan gudang disebut telah memasuki tahap pembentukan. Setiap koperasi dirancang memiliki fasilitas gudang, cold storage, gerai kebutuhan pokok, klinik desa, farmasi murah, hingga layanan pembiayaan mikro berbunga ringan untuk mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap rentenir.

Pendanaan program akan bersumber dari optimalisasi dana desa yang selama ini telah berjalan lebih dari satu dekade. Pemerintah berencana mengarahkan penggunaan dana tersebut secara lebih produktif dan terukur agar berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir. Melalui program ini, pemerintah ingin menjadikan desa nelayan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru yang modern, mandiri, dan memiliki daya saing global.

Continue Reading
News14 minutes ago

Presiden Tegaskan Kedaulatan Pangan dan Hentikan Kebocoran Kekayaan Negara

News19 minutes ago

Prabowo Gembleng 400 Calon Pemimpin BUMN Masa Depan di Hambalang

News6 hours ago

Sasar Kelompok Ini, Iuran BPJS Kesehatan Berpotensi Naik

LakeyBanget8 hours ago

Yovie Widianto Ungkap Strategi Berkarya di Era AI

LakeyBanget9 hours ago

Timnas Iran Resmi Pilih Meksiko Jadi Markas Piala Dunia 2026

LakeyBanget19 hours ago

Perketat Proteksi Akun Remaja, Meta Hadirkan 2 Fitur Baru

News19 hours ago

Pertamina Buka Suara Soal Isu Larangan Pertalite untuk Merek Kendaraan Tertentu

News19 hours ago

Sembilan WNI Misi Kemanusiaan Gaza Pulang ke Indonesia Sore Ini

News20 hours ago

Danantara Jadi Motor Industrialisasi Baru

LakeyBanget21 hours ago

Antusias Penggemar Membludak, Konser 25 Tahun Westlife di GBK Sold Out

News22 hours ago

Negosiasi Iran Memanas, Donald Trump Batal Hadiri Pernikahan Putranya

LakeyBanget22 hours ago

JPO Asia Afrika Jadi Pusat Selebrasi Bobotoh, Catat Rute Konvoi Persib

News23 hours ago

Program 3 Juta Rumah Mulai Terealisasi, Hampir 1 Juta Unit Tercatat Hingga Mei 2026

LakeyBanget1 day ago

Euforia Bobotoh Rayakan Persib Hattrick Juara Super League

LakeyBanget1 day ago

Daftar Lengkap Penghargaan Super League 2025-2026: Borneo FC Dominasi Penghargaan Individu dan Tim

LakeyBanget1 day ago

Ukir Sejarah, Persib Bandung Jadi Klub Pertama Hattrick Juara

News2 days ago

Swasembada Beras Mulai Terwujud

News2 days ago

Partai Kecoak Viral di India, Gerakan Satir Anak Muda Salip Popularitas Partai Modi

News2 days ago

Prabowo Targetkan 1.000 Desa Nelayan Beroperasi pada 2026

News2 days ago

Purbaya Targetkan Rupiah Bisa Balik ke Rp 15.000!

Banner subscribe popup ×

Berlangganan Berita Terbaru Monitorday

Dapat memilih lebih dari satu.