Connect with us

News

Siulan Tifosi Inter Bikin Mental Lukaku Ambruk, Inzaghi: Kita Tak Dendam

Deni Irawan

Published

on

Monitorday.com – Laga antara Internazionale Milan melawan AS Roma, Senin dinihari (30/10) menjadi pertemuan pertama Romelu Lukaku dengan mantan klubnya. Lukaku kembali ke Giuseppe Meazza setelah mencampakkan Inter di musim panas lalu, dan lebih memilih bernegosiasi dengan rival Inter di Seria A, Juventus.

Kedatangan Lukaku disambut ‘hangat’ para pemain dan 72 ribu tifosi Inter yang memenuhi Giuseppe Meazza Sang pemain mendapatkan siulan setiap memegang bola. Walhasil, Lukaku hanya berhasil menyentuh bola sebanyak 26 kali sepanjang pertandingan. Siulan itu membuat mental Lukaku ambruk.

Selepas pertandingan, pelatih Inter, Simone Inzaghi mengatakan bahwa dirinya tak memiliki rasa dendam ke Lukaku.

“Saya sudah mengutarakan pemikiran saya tentang Lukaku musim panas ini. Semua orang tahu apa yang saya lakukan untuk membawanya kembali dan apa yang siap saya lakukan untuk mempertahankannya di sini,” ujarnya dilansir dari Footbal Italia.

“Setiap orang membuat keputusannya sendiri dalam hidup, dia membuat keputusannya sendiri. Pilihan saya selalu demi kebaikan Inter dan bukan pemain individu. Kami tidak berpapasan hari ini, tapi jika bertemu, maka saya akan menyapanya tanpa masalah,” tutupnya.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News

Leaders’ Retreat di Istana Merdeka Hasilkan 26 Kesepakatan Strategis

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menggelar pertemuan tahunan Leaders’ Retreat dengan Perdana Menteri (PM) Singapura Lawrence Wong di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (06/07/2026). Pertemuan tersebut menjadi momentum penting bagi kedua negara untuk memperkuat kemitraan strategis serta membahas berbagai isu prioritas yang menjadi kepentingan bersama.

Kedatangan PM Wong di Istana Merdeka disambut dengan pasukan jajar kehormatan. Prosesi penyambutan kemudian dilanjutkan dengan dikumandangkannya lagu kebangsaan Majulah Singapura, disusul dengan lagu kebangsaan Indonesia Raya, sebagai simbol penghormatan dan persahabatan yang erat antara kedua negara.

Usai penyambutan, Presiden Prabowo dan PM Wong memperkenalkan masing-masing anggota delegasi yang turut mendampingi dalam pertemuan bilateral tersebut. Pengenalan delegasi menjadi bagian dari rangkaian awal Leaders’ Retreat yang mencerminkan komitmen kedua pemerintah dalam memperkuat kerja sama lintas sektor.

Sebelum memulai sesi Leaders’ Retreat, kedua pemimpin terlebih dahulu mengadakan pertemuan tête-à-tête. Dalam suasana yang hangat dan konstruktif, Presiden Prabowo dan PM Wong membahas sejumlah isu strategis serta berbagai agenda kerja sama yang menjadi perhatian bersama bagi Indonesia dan Singapura secara empat mata.

Presiden Prabowo menyampaikan bahwa Leaders’ Retreat tahun ini merupakan penyelenggaraan kedua sejak dirinya menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia. Kepala Negara juga mengingat kembali bahwa PM Wong merupakan pemimpin negara sahabat pertama yang melakukan kunjungan ke Indonesia pada awal masa kepemimpinannya.

“Ini merupakan Leaders’ Retreat kedua bagi kita. Saya juga teringat bahwa Perdana Menteri Lawrence Wong adalah pemimpin negara atau pejabat tinggi asing pertama yang melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia setelah saya menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia,” ujar Presiden Prabowo.

Selain itu, pertemuan tahunan kedua pemimpin tersebut juga menghasilkan 26 kerja sama strategis berbagai sektor. Kesepakatan yang dihasilkan tersebut mencerminkan semakin eratnya kemitraan strategis Indonesia dan Singapura di berbagai bidang, mulai dari ekonomi, investasi, pertahanan, energi, lingkungan hidup, transformasi digital, hingga pengembangan sumber daya manusia.

Pertemuan bilateral tahunan Leaders’ Retreat diharapkan semakin memperkokoh hubungan kemitraan Indonesia dan Singapura, sekaligus menghasilkan langkah-langkah konkret untuk memperluas kerja sama yang saling menguntungkan bagi kedua negara.

Continue Reading

News

Mendikdasmen Apresiasi Program Beasiswa Rembang, Pendidikan Kunci Ubah Masa Depan Generasi Muda

Mendikdasmen Abdul Mu’ti mengapresiasi program beasiswa di Rembang. Program ini dinilai mampu mengubah masa depan generasi muda dan memperkuat daya saing bangsa melalui akses pendidikan berkualitas.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Rembang atas konsistensinya memperluas akses pendidikan melalui program beasiswa. Menurutnya, langkah tersebut menjadi contoh nyata sinergi pemerintah daerah dalam membuka peluang lebih besar bagi generasi muda untuk menempuh pendidikan tinggi.

Apresiasi itu disampaikan Abdul Mu’ti saat menghadiri puncak perayaan HUT ke-IX Forum Anak Beasiswa Rembang (FABS) di Pendopo Museum R.A. Kartini, Rembang, Jawa Tengah, Sabtu (4/7/2026).

Di hadapan ratusan mahasiswa penerima beasiswa, Abdul Mu’ti mengaku memahami betul arti penting bantuan pendidikan. Ia menceritakan bahwa perjalanan pendidikannya juga banyak ditopang oleh berbagai program beasiswa.

“Saya mungkin salah satu dari sekian banyak anak Indonesia yang hidupnya dari beasiswa ke beasiswa. Karena itu saya merasakan betul apa makna dukungan pemerintah terhadap anak-anak yang ingin meraih cita-cita melalui pendidikan,” ujarnya.

Menurut Abdul Mu’ti, beasiswa bukan hanya membantu pembiayaan kuliah, tetapi juga merupakan investasi jangka panjang untuk mencetak sumber daya manusia yang unggul. Akses pendidikan yang merata, kata dia, mampu mengubah masa depan seseorang sekaligus memperkuat daya saing bangsa.

Ia juga mengapresiasi keberadaan Forum Anak Beasiswa Rembang yang dinilai tidak hanya menyalurkan bantuan pendidikan, tetapi juga menjadi wadah pembinaan karakter, kepemimpinan, dan pengembangan potensi generasi muda.

“Forum seperti ini tidak hanya menjadi tempat berkumpulnya para penerima beasiswa. Yang lebih penting, forum ini harus menjadi ruang lahirnya generasi muda yang cerdas, percaya diri, dan siap mengabdi kepada masyarakat,” katanya.

Abdul Mu’ti menegaskan, program yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Rembang sejalan dengan kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan pemerataan akses pendidikan berkualitas sebagai salah satu prioritas pembangunan nasional.

Pemerintah, lanjutnya, terus memperluas kesempatan belajar melalui berbagai program afirmatif, seperti Sekolah Rakyat, Sekolah Unggul Garuda, Garuda Transformasi, hingga Sekolah Nasional Terintegrasi. Program-program tersebut dirancang agar seluruh anak Indonesia, termasuk yang berasal dari keluarga kurang mampu maupun daerah terpencil, memiliki kesempatan yang sama memperoleh pendidikan berkualitas.

“Kesempatan itu terbuka bagi siapa pun. Percaya dirilah, meskipun berasal dari keluarga sederhana atau tinggal di daerah yang jauh dari pusat kota. Masa depan dibangun dari kesungguhan belajar,” ujarnya.

Selain memperluas akses pendidikan, Abdul Mu’ti mendorong pengembangan program beasiswa yang disesuaikan dengan potensi unggulan daerah. Untuk Kabupaten Rembang, misalnya, ia menilai pendidikan vokasi berbasis sektor kelautan memiliki prospek besar karena mampu menghasilkan tenaga kerja terampil sekaligus menciptakan lapangan pekerjaan baru yang sesuai dengan potensi ekonomi lokal.

Di sisi lain, ia mengingatkan pentingnya membangun karakter generasi muda di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital. Menurutnya, penguasaan teknologi harus berjalan beriringan dengan etika dan nilai-nilai kemanusiaan.

“Kita harus menguasai teknologi digital karena itu kebutuhan masa depan. Namun yang tidak kalah penting adalah menjaga keadaban digital. Teknologi harus membuat kita semakin beradab, bukan kehilangan nilai-nilai kemanusiaan,” tegasnya.

Sementara itu, Pembina Forum Anak Beasiswa Rembang, Mochamad Hanies Cholil Barro, mengungkapkan bahwa sejak diluncurkan pada 2017, program tersebut telah membantu 494 mahasiswa melanjutkan pendidikan tinggi. Sebanyak 389 mahasiswa diterima di berbagai perguruan tinggi negeri, sedangkan 105 lainnya melanjutkan studi di perguruan tinggi swasta di Kabupaten Rembang.

“Forum Anak Beasiswa Rembang harus terus menunjukkan bahwa keberadaannya membawa manfaat bagi masyarakat. Anak-anak inilah yang kelak menjadi generasi penerus pembangunan Kabupaten Rembang dan Indonesia,” ujar Hanies.

Keberhasilan Forum Anak Beasiswa Rembang dinilai menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia pendidikan, dan masyarakat mampu menghadirkan pemerataan akses pendidikan yang lebih inklusif. Melalui dukungan beasiswa yang berkelanjutan, semakin banyak generasi muda memperoleh kesempatan untuk mengenyam pendidikan tinggi dan berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun nasional.

Continue Reading

News

Sukses Berkat Kamus Tua

Temukan kisah di balik kesuksesan Jensen Huang, CEO NVIDIA, yang diawali dengan pembelajaran kata-kata Inggris dari sebuah kamus usang bersama ibunya. Sebuah cerita tentang ketekunan dan visi masa depan.

Umar Satiri

Published

on

SUARA jangkrik di luar rumah terasa begitu bising, namun di dalam kamar nampak sunyi menyengat. Di bawah pendar lampu yang temaram, seorang bocah laki-laki berusia tujuh tahun duduk dengan tegap. Namanya Jensen. Di depannya, sang ibu duduk dengan wajah lelah namun tatapannya sekeras baja.

Di tangan sang ibu, ada sebuah buku tebal berkulit usang. Sebuah kamus bahasa Inggris.

Buku itu perlahan dibuka. Jari sang ibu yang kasar karena kerja seharian mulai menelusuri halaman demi halaman yang penuh dengan barisan huruf asing. Huruf-huruf yang sama sekali tidak dipahami oleh sang ibu. Ia tidak bisa membaca satu patah kata pun bahasa Inggris, apalagi mengucapkannya. Namun, malam itu, seperti malam-malam sebelumnya, ialah sang guru.

Plok! Jari telunjuk sang ibu berhenti di sebuah kata.

“Ini,” ucap sang ibu dalam bahasa Mandarin yang tegas. “Sebutkan artinya.”

Jensen melihat karakter Mandarin kecil di samping kata asing tersebut. “Future,” ucap Jensen kecil dengan lidah cadelnya. “Artinya masa depan, Ibu.”

Sang ibu tidak tahu apakah pelafalan Jensen benar atau keliru. Baginya, bunyi huruf-huruf itu terdengar seperti mantra asing yang aneh. Namun ia menatap mata anaknya, mencari getaran keraguan. Ketika ia melihat keyakinan di mata Jensen, ia mengangguk pelan.

“Bagus. Kata kedua,” lanjut ibunya, menggeser jarinya ke bawah.

Hari itu berjalan lambat. Jensen sebenarnya sangat lelah. Teman-teman sebayanya sedang bermain di luar, tertawa riang di bawah sinar bulan. Sementara ia harus mendekam di sini, bergulat dengan sepuluh kata acak setiap hari yang dipilih ibunya secara buta.

Pernah suatu kali Jensen memprotes, “Ibu kan tidak bisa bahasa Inggris, untuk apa kita melakukan ini setiap malam?”

Ibunya tidak marah. Ia hanya menutup kamus itu dengan pelan, menatap Jensen dengan begitu dalam, dan berkata, “Ibu memang tidak bisa mengantarmu ke Amerika dengan bahasa Ibu. Tapi buku ini bisa. Jika kamu tidak menghafalnya sekarang, laut yang akan memisahkan kita nanti akan terasa sangat luas dan menakutkan bagi sebatang karamu.”

Sejak malam itu, Jensen tidak pernah mengeluh lagi.

Malam terus larut. Kata demi kata disetor. Explore, Create, Build, Resilient… Kata-kata besar yang belum dipahami maknanya secara mendalam oleh bocah berusia tujuh tahun itu. Jensen hanya tahu ia harus patuh. Ia melihat tangan ibunya yang gemetar menahan kantuk, namun tetap teguh memegang kamus tebal itu demi dirinya.

“Kata kesepuluh,” bisik ibunya, suaranya mulai serak. Jari telunjuknya berhenti di sebuah kata yang diawali huruf ‘I’.

Jensen melihatnya, lalu tersenyum. “Intelligence,” ucapnya lantang. “Artinya kecerdasan.”

Sang ibu menutup kamus usang itu. Ritual malam itu selesai. Ia mengusap rambut hitam Jensen dengan lembut. “Tidurlah. Besok kita cari sepuluh kata lagi.”

Puluhan tahun kemudian, di sebuah panggung megah di Silicon Valley, bocah kecil itu telah berubah menjadi pria dewasa berjaket kulit hitam. Di depannya, ribuan orang bertepuk tangan mengagumi “Kecerdasan Buatan” (AI) paling mutakhir di dunia yang diciptakan oleh perusahaannya.

Jensen Huang berdiri di bawah sorotan lampu panggung yang terang benderang. Namun di dalam benaknya, ia tidak melihat barisan kode komputer yang rumit. Ia justru melihat pendar lampu minyak yang temaram di masa kecilnya, dan bayangan seorang ibu luar biasa yang menunjuk kata “Intelligence” di sebuah kamus tua.

Continue Reading

News

Kemendikdasmen Siap Luncurkan Sekolah Nasional Terintegrasi Tahun Ini, Bidik Siswa Berprestasi

Kemendikdasmen akan meluncurkan Program Sekolah Nasional Terintegrasi tahun ini. Program ini membidik siswa berprestasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan nasional dan daya saing global.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memastikan siap memulai pelaksanaan Program Sekolah Nasional Terintegrasi pada tahun ini. Program tersebut menjadi salah satu strategi pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan nasional sekaligus memperkuat daya saing sumber daya manusia Indonesia di tingkat global.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti mengatakan Program Sekolah Nasional Terintegrasi merupakan bagian dari komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam menghadirkan pendidikan unggulan melalui berbagai inovasi di sektor pendidikan.

“Di antaranya Program Sekolah Unggul Garuda yang merupakan unit sekolah baru yang dirancang menjadi sekolah berkelas dunia,” ujar Abdul Mu’ti di Yogyakarta, Minggu.

Selain Sekolah Unggul Garuda, pemerintah juga mengembangkan Program Sekolah Garuda Transformasi yang berfokus pada peningkatan sekolah-sekolah unggulan menjadi satuan pendidikan bertaraf internasional.

Menurut Abdul Mu’ti, Kemendikdasmen kini mendapat mandat untuk mulai menjalankan Program Sekolah Nasional Terintegrasi pada tahun ini.

Program tersebut akan dibangun secara bertahap dengan tahap awal menyasar jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) di setiap kabupaten. Ia mengungkapkan, semula Presiden mengusulkan pembangunan sekolah tersebut di setiap kecamatan. Namun, arahan terbaru menetapkan pembangunan dilakukan di setiap kabupaten.

Sekolah Nasional Terintegrasi dirancang khusus bagi peserta didik yang memiliki kemampuan akademik tinggi atau di atas rata-rata. Berbeda dengan program sekolah unggulan lainnya, konsep pendidikan ini tidak menerapkan sistem asrama sehingga siswa tetap dapat belajar tanpa tinggal di lingkungan sekolah.

Kemendikdasmen menargetkan sejumlah daerah yang telah siap akan mulai menyelenggarakan program tersebut pada tahun ajaran baru ini. Abdul Mu’ti menyebut penyusunan kurikulum telah rampung, sementara pemerintah kini tengah menyiapkan mekanisme rekrutmen tenaga pendidik sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan program.

“Mudah-mudahan ajaran baru tahun ini sudah kita mulai beberapa Sekolah Nasional Terintegrasi,” katanya.

Meski demikian, Kemendikdasmen belum mengungkapkan daerah-daerah yang akan menjadi lokasi pelaksanaan tahap pertama. Untuk sementara, kegiatan belajar mengajar akan memanfaatkan balai milik Kemendikdasmen di berbagai daerah sambil menunggu pembangunan gedung sekolah selesai.

“Kami akan mulai beberapa diselenggarakan di balai-balai yang kita punya karena gedungnya belum ada. Nanti kami akan mulai dulu skema pelaksanaannya sambil kita bangun,” ujar Abdul Mu’ti.

Ia menegaskan, seluruh program pendidikan unggulan yang dikembangkan pemerintah bertujuan menciptakan sumber daya manusia yang memiliki kualitas dan daya saing tinggi di tengah persaingan global yang semakin ketat.

“Di era dunia yang semakin terbuka dan semakin ketat dengan persaingan itu, kuncinya adalah kualitas dan keunggulan yang harus dijawab melalui pendidikan,” pungkasnya.

Continue Reading

News

Efisiensi Tokopedia dan TikTok Shop, Strategi Bertahan di Tengah Persaingan E-Commerce yang Makin Ketat

Langkah efisiensi Tokopedia dan TikTok Shop dinilai sebagai konsekuensi integrasi bisnis untuk meningkatkan produktivitas, mengurangi biaya operasional, dan memperkuat daya saing di pasar e-commerce Indonesia.

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com– Gelombang efisiensi yang dilakukan Tokopedia dan TikTok Shop bukan sekadar upaya memangkas jumlah karyawan. Di balik langkah tersebut, terdapat strategi bisnis yang lazim dilakukan perusahaan teknologi global setelah proses merger atau akuisisi. Tujuannya adalah menyatukan organisasi, menghilangkan fungsi yang tumpang tindih, serta membangun struktur perusahaan yang lebih ramping agar mampu bersaing di tengah perlambatan industri digital.

Sejak ByteDance mengambil alih mayoritas kepemilikan Tokopedia pada awal 2024 dan mengintegrasikannya dengan TikTok Shop Indonesia, kedua perusahaan praktis tidak lagi beroperasi sebagai entitas yang sepenuhnya terpisah. Banyak divisi yang sebelumnya menjalankan pekerjaan serupa kini berada dalam satu organisasi. Tim pengembangan produk, pemasaran, teknologi informasi, sumber daya manusia, keuangan, hingga layanan operasional menjadi area yang paling berpotensi mengalami penyederhanaan struktur.

Fenomena tersebut merupakan praktik yang umum terjadi dalam dunia korporasi. Ketika dua perusahaan bergabung, salah satu target utama adalah menciptakan sinergi (synergy), yakni memperoleh hasil yang lebih besar dibandingkan jika kedua perusahaan berjalan sendiri-sendiri. Sinergi tersebut biasanya diwujudkan melalui pengurangan biaya operasional, penyatuan sistem teknologi, konsolidasi kantor, hingga penyederhanaan rantai pengambilan keputusan.

Dari sisi bisnis, tekanan yang dihadapi industri e-commerce saat ini jauh berbeda dibanding masa pandemi. Pertumbuhan transaksi memang masih positif, namun tidak lagi melonjak seperti beberapa tahun lalu. Di saat yang sama, biaya memperoleh pelanggan (customer acquisition cost) tetap tinggi, persaingan promosi semakin agresif, dan perusahaan dituntut segera menghasilkan keuntungan yang berkelanjutan, bukan sekadar mengejar pertumbuhan pengguna.

Integrasi Tokopedia dan TikTok Shop juga membawa tantangan tersendiri. Kedua platform memiliki budaya kerja, sistem teknologi, hingga model bisnis yang berbeda. Tokopedia selama ini dikenal sebagai marketplace yang berfokus pada pencarian produk, sedangkan TikTok Shop berkembang melalui model social commerce yang mengandalkan konten video pendek dan siaran langsung (live shopping). Menyatukan dua ekosistem besar tersebut membutuhkan penyesuaian organisasi agar proses bisnis berjalan lebih efisien.

Efisiensi juga menjadi cara perusahaan mengalokasikan sumber daya ke bidang yang dinilai lebih strategis. Investasi kemungkinan akan lebih difokuskan pada pengembangan kecerdasan buatan (AI), personalisasi rekomendasi produk, teknologi periklanan digital, sistem logistik, keamanan transaksi, serta fitur live commerce yang menjadi keunggulan TikTok Shop. Dengan demikian, perusahaan berharap mampu meningkatkan produktivitas tanpa harus terus menambah jumlah tenaga kerja.

Di sisi lain, langkah efisiensi tidak lepas dari konsekuensi sosial berupa potensi pemutusan hubungan kerja (PHK). Bagi perusahaan, pengurangan tenaga kerja dipandang sebagai bagian dari penyesuaian organisasi. Namun bagi karyawan, kondisi tersebut menciptakan ketidakpastian di tengah pasar tenaga kerja digital yang mulai memasuki fase lebih selektif dibanding beberapa tahun lalu.

Ke depan, keberhasilan integrasi Tokopedia dan TikTok Shop akan sangat ditentukan oleh kemampuan ByteDance menciptakan keseimbangan antara efisiensi biaya dan inovasi. Struktur organisasi yang lebih ramping memang dapat meningkatkan profitabilitas, tetapi perusahaan tetap harus menjaga kualitas layanan, pengalaman pengguna, serta kepercayaan jutaan penjual dan pembeli yang menjadi fondasi bisnis e-commerce di Indonesia. Dengan kata lain, efisiensi bukanlah tujuan akhir, melainkan strategi untuk membangun perusahaan yang lebih sehat, adaptif, dan berkelanjutan dalam menghadapi persaingan digital yang semakin ketat.

Continue Reading

News

Indonesia Diwakili Dubes RI Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei

Duta Besar RI Rolliansyah Soemirat mewakili Indonesia di Teheran untuk prosesi pemakaman Ayatollah Ali Khamenei. Kehadiran ini merespons undangan resmi dari Pemerintah Iran.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Pemerintah Indonesia mengirimkan Duta Besar Republik Indonesia untuk Iran, Rolliansyah Soemirat, sebagai wakil resmi dalam prosesi penghormatan terakhir dan pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, di Teheran.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Yvonne Mewengkang, mengatakan kehadiran Dubes RI merupakan tindak lanjut atas undangan resmi yang disampaikan Pemerintah Iran kepada Indonesia untuk menghadiri rangkaian acara penghormatan tersebut.

“Sehubungan dengan hal tersebut, Pemerintah RI telah menyampaikan bahwa Indonesia diwakili oleh Duta Besar RI di Teheran,” ujar Yvonne dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu.

Yvonne menjelaskan, Pemerintah Indonesia mengapresiasi undangan resmi dari Pemerintah Iran. Otoritas Iran sebelumnya telah memberitahukan kepada seluruh perwakilan diplomatik di Teheran bahwa prosesi penghormatan terakhir akan dihadiri para pejabat tinggi pemerintah serta delegasi dari berbagai negara.

Menurut Yvonne, Pemerintah Iran juga menyampaikan apresiasi atas keputusan Indonesia yang menunjuk Dubes Rolliansyah Soemirat sebagai perwakilan resmi negara dalam upacara tersebut.

Ia memastikan Rolliansyah telah hadir di Musalla Besar Teheran pada Sabtu pagi waktu setempat untuk memberikan penghormatan terakhir dan mengikuti doa bersama bagi mendiang Ayatollah Ali Khamenei.

Berdasarkan laporan kantor berita Iran, IRNA, jenazah Ayatollah Ali Khamenei beserta anggota keluarga terdekat dibawa ke Musalla Besar Teheran pada Jumat (3/7). Jenazah kemudian disemayamkan di aula utama masjid sebagai bagian dari rangkaian penghormatan selama dua hari yang dibuka untuk masyarakat umum.

Prosesi penghormatan di Musalla Besar Teheran dijadwalkan berlangsung hingga Minggu (5/7), sebelum dilanjutkan dengan tahapan pemakaman berikutnya pada Senin (6/7).

Setelah itu, rangkaian prosesi akan berlanjut ke Kota Qom, kemudian dilaksanakan penghormatan terpisah di Baghdad, Karbala, dan Najaf di Irak. Tahap akhir pemakaman dijadwalkan berlangsung di Mashhad pada Kamis (9/7).

Upacara penghormatan tersebut juga dihadiri sejumlah pemimpin dan utusan negara sahabat. Di antaranya Presiden Irak Nizar Amidi, Presiden Tajikistan Emomali Rahmon, Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan, serta Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia Dmitry Medvedev yang hadir sebagai utusan resmi Presiden Vladimir Putin.

Sementara itu, Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif turut menghadiri prosesi tersebut sebagai ketua delegasi resmi Pakistan, sebagaimana disampaikan dalam pernyataan Kantor Perdana Menteri Pakistan.

Continue Reading

News

Pemerintah Lirik Bali Ketimbang IKN Jadi Pusat Finansial Internasional, Ini Pertimbangannya

Pemerintah kini melirik Bali sebagai kandidat utama Pusat Finansial Internasional, setelah IKN dinilai belum siap. Berbagai insentif dan payung hukum tengah disiapkan untuk mewujudkan rencana ambisius ini.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Pemerintah menilai Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur belum layak menjadi lokasi Pusat Finansial Internasional (PFI). Kondisi kawasan yang dinilai masih belum memiliki ekosistem perkotaan yang matang menjadi alasan utama pemerintah mengalihkan perhatian ke Bali sebagai kandidat terkuat.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, IKN belum memenuhi karakteristik yang dibutuhkan untuk menjadi pusat keuangan berskala global.

Mungkin enggak, (IKN) terlalu sepi,” ujar Purbaya kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (2/7/2026).

Menurut Purbaya, pusat keuangan internasional membutuhkan lingkungan yang hidup, didukung aktivitas ekonomi yang tinggi, serta mampu memberikan kenyamanan bagi investor global. Karena itu, pemerintah masih mengkaji sejumlah lokasi yang dinilai lebih siap.

“Bali menjadi salah satu alternatif, tetapi masih ada beberapa titik lain yang juga dipertimbangkan. Yang jelas, kita akan mencari tempat yang paling nyaman bagi investor internasional,” katanya.

Meski demikian, pemerintah belum menetapkan lokasi final PFI. Pembahasan masih berlangsung dan akan mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari infrastruktur, kemudahan investasi, hingga kesiapan ekosistem bisnis.

Sebelumnya, IKN telah direncanakan memiliki klaster pusat keuangan nasional dan sejumlah bank milik negara berkomitmen membangun kantor operasional di kawasan tersebut pada 2026. Namun, pemerintah menilai keberadaan gedung dan infrastruktur saja belum cukup tanpa didukung aktivitas ekonomi yang berkembang.

Rencana menjadikan Bali sebagai lokasi PFI sejalan dengan gagasan pembentukan Special Financial Center yang sebelumnya disampaikan Presiden Prabowo Subianto. Konsep tersebut merupakan usulan Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan.

Presiden Prabowo menilai situasi geopolitik global, termasuk meningkatnya konflik di Timur Tengah, membuka peluang bagi Indonesia untuk menarik arus modal internasional.

“Ternyata sekarang uang-uang yang di Timur Tengah mau ke mana? Negara mana yang tidak perang sekarang? Indonesia salah satu yang paling diminati,” ujar Prabowo dalam rapat kabinet beberapa waktu lalu.

Pemerintah memandang stabilitas politik dan ekonomi Indonesia dapat menjadi nilai tambah dalam menarik investor yang mencari kawasan investasi yang aman.

Ketua Komisi XI DPR, Mukhamad Misbakhun, mengungkapkan PFI akan dirancang dengan berbagai insentif agar mampu bersaing dengan pusat keuangan internasional lainnya.

Beberapa fasilitas yang tengah disiapkan antara lain tarif pajak yang dapat mencapai 0 persen, pembentukan pengadilan khusus dengan sistem common law yang lebih akrab bagi investor internasional, serta penyediaan berbagai profesi penunjang jasa keuangan dalam satu kawasan terpadu.

Pemerintah juga tengah menyiapkan payung hukum melalui Rancangan Undang-Undang (RUU) Pusat Finansial Internasional. Pembahasan regulasi tersebut ditargetkan rampung pada 20–21 Juli 2026.

Apabila sesuai jadwal, Presiden Prabowo Subianto diharapkan dapat mengumumkan pembentukan Pusat Finansial Internasional secara resmi dalam pidato kenegaraan pada Agustus 2026.

Sementara itu, Otorita IKN belum memberikan tanggapan terkait pernyataan Menteri Keuangan mengenai peluang IKN sebagai lokasi PFI. Wacana pengalihan lokasi ke Bali pun memunculkan beragam respons dari publik, termasuk pertanyaan mengenai arah pengembangan kawasan IKN ke depan.

Continue Reading

News

Tokoh Lintas Agama Dukung Kemendikdasmen Wujudkan Pendidikan Inklusif dan Bermutu

Berbagai tokoh lintas agama menyuarakan dukungan terhadap Kemendikdasmen dalam mewujudkan pendidikan inklusif bermutu bagi seluruh anak Indonesia. Komitmen ini diwujudkan melalui program revitalisasi sekolah negeri dan swasta.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Komitmen Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menghadirkan pendidikan yang inklusif, adil, dan bermutu bagi seluruh anak Indonesia mendapat dukungan dari berbagai tokoh lintas agama. Mereka menilai kebijakan pemerintah yang memberikan perhatian setara kepada sekolah negeri dan sekolah swasta merupakan langkah strategis untuk mewujudkan pemerataan pendidikan sekaligus memperkuat pembentukan karakter peserta didik.

Dukungan tersebut mengemuka dalam diskusi pendidikan yang menjadi bagian dari rangkaian Hari Doa Nasional 2026 yang diselenggarakan Forum Masyarakat Kristen Indonesia (FMKI) di Balikpapan, Kalimantan Timur, Jumat (3/7/2026).

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Riza Ul Haq, menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai elemen masyarakat terhadap upaya pemerintah meningkatkan kualitas pendidikan nasional.

“Kami ucapkan terima kasih atas apresiasi yang diberikan, dan mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan mutu pendidikan nasional,” ujar Fajar.

Menurutnya, peningkatan kualitas pendidikan tidak dapat dilakukan pemerintah sendiri. Sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, organisasi keagamaan, dunia usaha, dan masyarakat diperlukan agar setiap anak Indonesia memperoleh kesempatan belajar yang setara tanpa memandang latar belakang.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Komisi Hubungan Antaragama dan Kepercayaan Konferensi Waligereja Indonesia, Romo Aloysius Budi, menegaskan bahwa peserta didik harus menjadi pusat dari setiap kebijakan pendidikan. Ia menilai pendidikan dasar tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan nilai-nilai kemanusiaan.

“Pendidikan dasar adalah bagaimana mengangkat martabat manusia setinggi-tingginya karena seluruh proses pendidikan mau tidak mau adalah bersubjek pada manusia. Di samping membangun kualitas guru dan sarana prasarana, kita perlu membangun kurikulum yang menanamkan karakter mengasihi dalam diri anak sehingga tidak ada rasa benci kepada yang berbeda dengan dirinya,” katanya.

Senada dengan itu, Ketua Umum Persekutuan Baptis Indonesia, Pdt. Rendy Chuang, mengapresiasi perhatian pemerintah terhadap sekolah swasta yang selama ini turut berkontribusi dalam penyelenggaraan pendidikan nasional. Menurutnya, kualitas pendidikan sangat ditentukan oleh kompetensi sekaligus keteladanan para guru.

“Pendidikan bermutu tentu mulai dari gurunya. Guru tidak hanya kualitas dalam arti knowledge tetapi karakter dan moral yang baik, mereka menjadi teladan Tut Wuri Handayani,” ujarnya.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Fajar menegaskan bahwa seluruh kebijakan Kemendikdasmen berlandaskan prinsip keadilan dan inklusivitas. Pemerintah berkomitmen memastikan setiap anak memperoleh hak yang sama atas pendidikan berkualitas tanpa membedakan agama, suku, kondisi sosial, maupun status sekolah.

“Komitmen kami di Kemendikdasmen adalah menghadirkan pendidikan bermutu untuk semua. Tidak boleh ada kelompok atau golongan apa pun yang ditinggalkan. Semua harus menjadi bagian dari aktor dalam proses mencerdaskan kehidupan anak bangsa,” tegasnya.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program strategis, antara lain revitalisasi satuan pendidikan, penguatan sekolah swasta, pemerataan distribusi guru, serta penyempurnaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).

Fajar menjelaskan, pemerintah kini menerapkan paradigma baru dalam pembangunan pendidikan dengan memberikan perhatian yang sama kepada sekolah negeri dan sekolah swasta.

“Kami menggeser paradigma. Kami hadir untuk mengurus negeri dan swasta. Maka sekolah yang kami perbaiki bukan hanya sekolah negeri semata, tapi juga sekolah swasta,” ujarnya.

Sepanjang 2025, lebih dari 16 ribu satuan pendidikan di Indonesia telah menerima program revitalisasi, dengan sekitar 23 persen di antaranya merupakan sekolah swasta. Hingga 2026, sebanyak 540 sekolah Kristiani mulai dari jenjang PAUD hingga SMK juga memperoleh bantuan revitalisasi sebagai bagian dari upaya memperluas akses terhadap pendidikan yang berkualitas.

Kemendikdasmen berharap kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, organisasi keagamaan, pemerintah daerah, dan masyarakat terus diperkuat. Sinergi tersebut dinilai menjadi kunci dalam membangun sistem pendidikan yang inklusif, memperkuat karakter peserta didik, serta memastikan seluruh anak Indonesia memiliki kesempatan yang sama untuk belajar, berkembang, dan meraih masa depan yang lebih baik.

Continue Reading

News

PHK Massal Menghantui Tokopedia dan TikTok Shop, Restrukturisasi Bisnis Digital Kembali Berlanjut

Restrukturisasi bisnis ByteDance di Indonesia memunculkan potensi gelombang PHK baru di Tokopedia dan TikTok Shop, seiring upaya perusahaan meningkatkan efisiensi pasca integrasi kedua platform.

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com– Industri e-commerce Indonesia kembali dihadapkan pada kabar kurang menggembirakan. Tokopedia dan TikTok Shop dikabarkan tengah bersiap melakukan gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) sebagai bagian dari restrukturisasi organisasi pasca integrasi bisnis kedua perusahaan di bawah kepemilikan ByteDance. Informasi tersebut pertama kali dilaporkan Bloomberg berdasarkan sumber yang mengetahui rencana internal perusahaan.

Menurut laporan tersebut, efisiensi diperkirakan akan menyasar berbagai fungsi bisnis, mulai dari teknologi, logistik, operasional, pemasaran hingga pergudangan. Sejumlah laporan media menyebut lebih dari 450 karyawan pada unit teknologi TikTok Shop–Tokopedia di Indonesia telah terdampak dalam gelombang terbaru restrukturisasi. Hingga kini, perusahaan belum mengumumkan angka resmi mengenai jumlah pekerja yang terkena PHK.

Juru bicara TikTok sebelumnya menyatakan perusahaan secara rutin mengevaluasi kebutuhan bisnis dan melakukan penyesuaian organisasi agar operasional menjadi lebih efektif. Perusahaan juga menegaskan tetap berkomitmen berinvestasi di Tokopedia dan Indonesia sebagai salah satu pasar strategis terbesar bagi bisnis e-commerce ByteDance di Asia Tenggara.

Langkah efisiensi ini dinilai merupakan kelanjutan dari proses integrasi setelah ByteDance mengakuisisi 75,01 persen saham Tokopedia dari GoTo pada awal 2024. Sejak merger tersebut, TikTok Shop dan Tokopedia menggabungkan berbagai fungsi bisnis untuk menghilangkan duplikasi pekerjaan sekaligus meningkatkan efisiensi operasional. Sebelumnya, ByteDance juga telah melakukan pengurangan karyawan di Indonesia pada 2024 sebagai bagian dari proses penggabungan organisasi.

Di sisi lain, persaingan industri e-commerce Indonesia semakin ketat. Tokopedia dan TikTok Shop harus bersaing dengan Shopee, Lazada, serta pemain lokal lainnya di tengah perlambatan belanja masyarakat dan meningkatnya tuntutan efisiensi bisnis. Pemerintah juga mulai menerapkan kebijakan baru, termasuk penunjukan marketplace sebagai pemungut pajak penghasilan pedagang mulai Agustus 2026, yang menambah kompleksitas operasional platform digital.

Meski kabar PHK menimbulkan kekhawatiran di kalangan pekerja, perusahaan menegaskan restrukturisasi dilakukan untuk memperkuat organisasi dalam jangka panjang. Hingga saat ini belum ada pengumuman resmi mengenai total jumlah karyawan yang akan terdampak di Indonesia. Namun, berbagai laporan menunjukkan proses efisiensi masih berpotensi berlanjut seiring penyesuaian model bisnis pasca integrasi Tokopedia dan TikTok Shop.

Continue Reading

News

Prabowo Siap Resmikan B50 pada 9 Juli, Indonesia Percepat Era Kemandirian Energi

Pemerintah bersiap meluncurkan secara resmi biodiesel B50 pada 9 Juli 2026 sebagai langkah mempercepat transisi energi, mengurangi impor solar, dan meningkatkan nilai tambah industri sawit nasional.

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com– Pemerintah bersiap memasuki babak baru kebijakan energi nasional dengan rencana peresmian implementasi biodiesel B50 oleh Presiden Prabowo Subianto pada 9 Juli 2026. Meski penerapan mandatori B50 telah dimulai sejak 1 Juli 2026, peluncuran resmi akan menjadi penanda dimulainya salah satu program strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan energi nasional.

Rencana tersebut disampaikan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari. Ia mengatakan Presiden Prabowo dijadwalkan memimpin langsung seremoni peluncuran B50 pada pekan depan, meski tanggal tersebut masih menunggu konfirmasi final. Menurut Qodari, implementasi B50 merupakan bagian dari upaya pemerintah mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil sekaligus memperluas pemanfaatan energi berbasis sumber daya domestik.

B50 merupakan bahan bakar biodiesel yang terdiri atas campuran 50 persen biodiesel berbasis minyak sawit dengan 50 persen solar. Kebijakan ini resmi diberlakukan melalui Keputusan Menteri ESDM Nomor 257.K-EK.01-MEM.E-2026 yang ditandatangani pada 17 Juni 2026. Dengan meningkatnya kandungan biodiesel dibanding program B40 sebelumnya, pemerintah berharap konsumsi solar impor dapat ditekan secara signifikan.

Selain memperkuat ketahanan energi, implementasi B50 diproyeksikan memberikan dampak ekonomi yang luas. Peningkatan kebutuhan minyak sawit sebagai bahan baku biodiesel diyakini akan memperbesar penyerapan produksi dalam negeri, meningkatkan nilai tambah industri hilir kelapa sawit, serta memperkuat posisi Indonesia sebagai produsen biodiesel terbesar di dunia. Kebijakan ini juga dinilai mampu mendorong aktivitas ekonomi di sektor perkebunan, industri pengolahan, hingga logistik.

Dari sisi lingkungan, penggunaan B50 menjadi bagian dari peta jalan transisi energi nasional menuju bauran energi yang lebih bersih. Pemerintah menargetkan kebijakan ini dapat membantu mengurangi emisi karbon, meningkatkan penggunaan energi baru terbarukan (EBT), sekaligus mendukung komitmen Indonesia menuju target net zero emission. Langkah tersebut juga diharapkan memperkuat ketahanan energi nasional di tengah ketidakpastian harga minyak dunia dan dinamika geopolitik global.

Apabila peresmian berlangsung sesuai rencana pada 9 Juli mendatang, B50 akan menjadi tonggak penting dalam transformasi sektor energi Indonesia. Kebijakan ini tidak hanya menandai peningkatan pemanfaatan energi terbarukan berbasis sawit, tetapi juga menunjukkan arah pemerintah untuk membangun kemandirian energi melalui optimalisasi sumber daya dalam negeri sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi hijau.

Continue Reading
News40 menit ago

Leaders’ Retreat di Istana Merdeka Hasilkan 26 Kesepakatan Strategis

LakeyBanget8 jam ago

Wuih! Ciptakan 2 Gol, Jude Bellingham Hanya Butuh 99 Detik

News9 jam ago

Mendikdasmen Apresiasi Program Beasiswa Rembang, Pendidikan Kunci Ubah Masa Depan Generasi Muda

LakeyBanget10 jam ago

FIFA Batalkan Kartu Merah Balogu Jelang AS vs Belgia, Trump Auto Girang

LakeyBanget11 jam ago

Laga Kontra Brasil Ibarat Man City vs Real Madrid, Ujar Pelatih Norwegia

LakeyBanget11 jam ago

Haaland Bicara Soal Baca Peluang hingga Jadi Gol

News13 jam ago

Sukses Berkat Kamus Tua

LakeyBanget21 jam ago

Konser Hey Slank Berani Kita Beda Tour Dorong Musisi Lokal dan Ekonomi Kreatif

LakeyBanget21 jam ago

Meski Kalah, Tanjung Verde Pulang dengan Kepala Tegak

News22 jam ago

Kemendikdasmen Siap Luncurkan Sekolah Nasional Terintegrasi Tahun Ini, Bidik Siswa Berprestasi

News2 hari ago

Efisiensi Tokopedia dan TikTok Shop, Strategi Bertahan di Tengah Persaingan E-Commerce yang Makin Ketat

News2 hari ago

Indonesia Diwakili Dubes RI Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei

LakeyBanget2 hari ago

Susul Sandy Walsh, Ragnar Oratmangoen Resmi Hijrah ke Persib Bandung

LakeyBanget2 hari ago

Jadwal Lengkap 16 Besar Piala Dunia 2026: Portugal vs Spanyol dan Argentina vs Mesir Jadi Sorotan

News2 hari ago

Pemerintah Lirik Bali Ketimbang IKN Jadi Pusat Finansial Internasional, Ini Pertimbangannya

News2 hari ago

Tokoh Lintas Agama Dukung Kemendikdasmen Wujudkan Pendidikan Inklusif dan Bermutu

LakeyBanget2 hari ago

Wow! Messi Kembali Tulis Rekor Baru di Piala Dunia, Apa Itu?

LakeyBanget2 hari ago

Cabo Verde, Negara Kecil yang Terus Melahirkan Bintang Sepak Bola Dunia

News2 hari ago

PHK Massal Menghantui Tokopedia dan TikTok Shop, Restrukturisasi Bisnis Digital Kembali Berlanjut

News2 hari ago

Prabowo Siap Resmikan B50 pada 9 Juli, Indonesia Percepat Era Kemandirian Energi