LakeyBanget
Veda Ega Spill Strategi Jitu di Moto3 Prancis 2026, Start P17 hingga Finis Keempat
Veda Ega Pratama membeberkan kunci suksesnya finis keempat di Moto3 Prancis 2026 dari P17. Temukan strategi adaptifnya menghadapi kondisi trek basah di Le Mans.
Monitorday.com – Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, membeberkan strategi balap yang membawanya finis di posisi keempat pada Moto3 Prancis 2026 di Sirkuit Bugatti, Le Mans, Minggu (10/5/2026).
Rider Honda Team Asia itu mengaku sempat diliputi rasa takut sebelum balapan dimulai. Kondisi lintasan basah membuat Veda tidak terlalu percaya diri, apalagi dirinya hampir terjatuh saat sesi pemanasan.
“Saat pemanasan, saya hampir terjatuh dan sebelum balapan saya sedikit takut karena kondisi ini benar-benar sulit, terutama untuk balapan Grand Prix basah pertama saya,” ujar Veda dalam keterangan resmi Honda Team Asia, Senin (11/5/2026).
Karena situasi tersebut, pembalap asal Gunungkidul itu awalnya hanya menargetkan bisa menyelesaikan balapan dan membawa pulang poin untuk tim.
“Jadi sebelum start, target saya hanyalah menyelesaikan balapan dan membawa pulang beberapa poin untuk tim,” katanya.
Memulai balapan dari posisi ke-17, Veda sempat kehilangan beberapa posisi pada lap awal akibat insiden di depannya. Namun, ia memilih tetap tenang dan fokus mencari ritme terbaik di tengah kondisi lintasan yang licin.
“Di awal saya kehilangan beberapa posisi karena ada momen berbahaya di depan, tetapi setelah itu saya mulai merasa lebih nyaman lap demi lap,” ujar Veda.
Ia mengaku sengaja tidak tampil terlalu agresif maupun terlalu berhati-hati agar tetap konsisten sepanjang balapan.
“Saya mencoba untuk tetap tenang. Tidak terlalu agresif dan juga tidak terlalu berhati-hati, hanya menemukan ritme yang tepat. Saya melihat banyak pembalap terjatuh dan saya mencoba untuk memanfaatkan situasi,” lanjutnya.
Strategi tersebut terbukti efektif. Perlahan, Veda mampu merangsek ke barisan depan dan bahkan berpeluang merebut podium pada lap-lap akhir.
Namun, performa ban belakang yang mulai menurun membuatnya kesulitan mengejar kelompok terdepan hingga akhirnya harus puas finis di posisi keempat.
“Pada akhirnya saya mencoba untuk mengejar kelompok podium, tetapi ban belakang turun drastis di lap-lap terakhir,” ucap Veda.
Meski gagal naik podium, hasil tersebut tetap menjadi pencapaian positif bagi pembalap Indonesia itu. Apalagi, balapan di Le Mans merupakan pengalaman pertamanya tampil di Grand Prix Moto3 dengan kondisi lintasan basah.
“Bagaimanapun, finis di posisi keempat di Grand Prix Moto3 basah pertama saya adalah hasil yang sangat positif bagi saya dan tim. Saya ingin berterima kasih kepada semua,” tutur Veda.
LakeyBanget
Bersinar di Piala Dunia 2026, Vinicius Samai Rekor Ronaldo dan Rivaldo
Monitorday.com – Penampilan gemilang Vinicius Junior di Piala Dunia 2026 terus menuai pujian. Bintang Timnas Brasil itu kembali menunjukkan kelasnya dengan mencetak dua gol saat Selecao mengalahkan Skotlandia 3-0 pada laga terakhir Grup C, Kamis (25/6/2026) WIB.
Bermain di Miami Stadium, Miami, Vinicius menjadi motor serangan Brasil sekaligus mengantar timnya mengunci status juara grup. Kemenangan tersebut memastikan langkah Selecao ke babak 32 besar dengan kepercayaan diri tinggi.
Pelatih Brasil, Carlo Ancelotti, mengaku puas dengan performa anak asuhnya yang tampil konsisten sepanjang fase grup. Menurut pelatih asal Italia itu, Vinicius telah menunjukkan kualitas yang selama ini diyakininya sebagai salah satu pemain terbaik dunia.
“Ini sangat memuaskan karena saya tidak pernah meragukan bagaimana dia akan tampil di Piala Dunia ini. Bagi dia, membela Timnas Brasil adalah sebuah kehormatan,” ujar Ancelotti seperti dikutip dari laman resmi Konfederasi Sepak Bola Brasil (CBF).
Ancelotti menilai perkembangan Vinicius semakin terlihat sepanjang turnamen. Selain aktif membantu permainan tim, penyerang berusia 25 tahun itu juga tampil lebih tajam dalam memanfaatkan peluang di depan gawang.
“Dia bermain sangat baik. Dia juga mencetak gol, sesuatu yang sebelumnya tidak terlalu sering terjadi,” kata mantan pelatih Real Madrid, AC Milan, Chelsea, dan Bayern Muenchen tersebut.
Performa Vinicius di fase grup memang menjadi salah satu yang paling menonjol di Piala Dunia 2026. Dari tiga pertandingan, pemain Real Madrid itu telah mengoleksi empat gol dan satu assist.
Catatan tersebut menempatkannya dalam persaingan perebutan Sepatu Emas turnamen sekaligus mengukir rekor bersejarah. Vinicius kini sejajar dengan legenda Brasil, Rivaldo dan Ronaldo Nazario, sebagai pemain yang mampu mencetak gol dalam tiga pertandingan fase grup Piala Dunia secara beruntun.
Pencapaian tersebut semakin mempertegas peran penting Vinicius dalam skuad Brasil yang tengah memburu gelar juara dunia keenam sepanjang sejarah.
Meski banyak pihak mengaitkan kebangkitan Vinicius di level tim nasional dengan kehadiran Ancelotti, pelatih berusia 67 tahun itu menolak mengambil kredit atas performa sang pemain.
Menurutnya, kualitas Vinicius sudah terbukti sejak lama dan tidak perlu ditemukan atau dibentuk oleh siapa pun.
“Saya bukan orang yang menemukan Vinicius. Bagi saya, dia adalah pemain top. Dia salah satu pemain terbaik di dunia saat ini,” tegas Ancelotti.
Kemenangan atas Skotlandia membuat Brasil menutup fase grup di puncak klasemen Grup C dengan koleksi tujuh poin. Selecao unggul selisih gol atas Maroko yang finis di posisi kedua dan sama-sama melaju ke fase gugur.
Hasil tersebut semakin mengukuhkan Brasil sebagai salah satu kandidat kuat juara Piala Dunia 2026. Dengan performa yang terus meningkat dari laga ke laga, ditambah ketajaman Vinicius yang sedang berada pada level terbaiknya, tim Samba memiliki modal besar menghadapi tantangan yang lebih berat di fase knockout.
Ancelotti berharap para pemainnya mampu mempertahankan konsistensi dan terus berkembang sepanjang turnamen. Jika Vinicius mampu menjaga performanya, peluang Brasil untuk kembali mengangkat trofi Piala Dunia akan semakin terbuka.
Saat ini, Vinicius bukan hanya menjadi andalan Brasil, tetapi juga salah satu bintang terbesar yang mencuri perhatian di panggung Piala Dunia 2026.
LakeyBanget
Pedagang Online Bersiap, Marketplace Wajib Potong PPh Mulai Bulan Depan
Monitorday.com – Pemerintah akan mulai menerapkan mekanisme pemungutan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 terhadap pedagang online yang berjualan melalui marketplace mulai 1 Juli 2026. Kebijakan ini diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 37 Tahun 2025 yang menunjuk penyelenggara marketplace sebagai pemungut pajak atas transaksi para merchant di platform digital.
Melalui aturan tersebut, berbagai platform e-commerce seperti Tokopedia, Shopee, Lazada, Bukalapak, dan marketplace lainnya diwajibkan memungut, menyetor, serta melaporkan PPh Pasal 22 sebesar 0,5 persen dari peredaran bruto atau omzet pedagang yang bertransaksi melalui sistem mereka.
Deputi Bidang Usaha Kecil Kementerian UMKM, Temmy Satya Permana, menegaskan bahwa kebijakan tersebut bukan merupakan pengenaan pajak baru bagi pelaku usaha digital. Pemerintah hanya mengubah mekanisme pemungutan agar lebih sederhana, terintegrasi, dan memudahkan pelaku usaha dalam memenuhi kewajiban perpajakan.
“Tidak ada kenaikan pajak. Yang berubah adalah mekanisme pemungutannya. Jika sebelumnya pedagang menghitung dan menyetor sendiri, kini marketplace yang memungut secara otomatis,” ujar Temmy dalam acara UMKM Insight yang disiarkan melalui kanal YouTube Kementerian UMKM.
Pemerintah menilai kebijakan ini penting untuk menciptakan kesetaraan perlakuan perpajakan antara pelaku usaha yang berjualan secara daring dan luring (offline).
Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menyebut PMK 37/2025 diterbitkan sebagai respons terhadap pesatnya perkembangan ekonomi digital dan meningkatnya nilai transaksi e-commerce di Indonesia. Selain meningkatkan kepatuhan pajak, sistem pemungutan melalui marketplace juga diharapkan mampu menyederhanakan administrasi perpajakan bagi pelaku usaha.
Berdasarkan ketentuan yang berlaku, pemungutan PPh Pasal 22 dikenakan kepada pedagang dalam negeri yang memperoleh penghasilan melalui transaksi di marketplace, baik wajib pajak orang pribadi maupun badan usaha.
Namun, pemerintah memberikan pengecualian bagi pedagang orang pribadi dengan omzet hingga Rp500 juta per tahun. Kelompok ini tidak akan dikenakan pemungutan pajak sepanjang telah menyampaikan surat pernyataan kepada marketplace sebagai bukti memenuhi kriteria fasilitas tersebut.
Sebaliknya, pedagang dengan omzet di atas Rp500 juta per tahun akan dikenakan pemungutan PPh Pasal 22 sesuai ketentuan yang berlaku.
Besaran pungutan yang dikenakan sebesar 0,5 persen dari omzet atau peredaran bruto yang tercantum dalam dokumen tagihan penjualan. Perhitungan tersebut tidak termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN) maupun Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM).
Pajak yang dipungut marketplace nantinya dapat diperhitungkan sebagai kredit pajak atau bagian dari pelunasan pajak final sesuai skema perpajakan yang digunakan oleh wajib pajak.
Sebagai ilustrasi, apabila seorang pedagang memperoleh omzet Rp10 juta dalam satu bulan melalui marketplace, maka pajak yang dipungut platform sebesar Rp50.000.
Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP, Inge Diana Rismawanti, memastikan otoritas pajak telah menyiapkan berbagai langkah untuk mendukung implementasi kebijakan tersebut.
Menurutnya, DJP telah berkoordinasi dengan asosiasi e-commerce dan berbagai penyelenggara marketplace guna memastikan sistem pemungutan berjalan lancar saat aturan mulai berlaku.
“Yang jelas kami siap. Kami sudah berbicara dengan asosiasi dan berbagai platform marketplace,” kata Inge.
Pemerintah menegaskan kebijakan ini tidak dimaksudkan untuk menambah beban pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Sebaliknya, pemungutan otomatis oleh marketplace diharapkan dapat mengurangi risiko kesalahan perhitungan pajak sekaligus meningkatkan kepatuhan administrasi perpajakan.
Menjelang penerapan aturan pada 1 Juli 2026, para pedagang online diimbau memastikan data perpajakan dan informasi usahanya telah diperbarui pada masing-masing platform marketplace agar proses pemungutan dapat berjalan sesuai ketentuan.
Dengan sistem baru ini, pemerintah berharap tata kelola perpajakan sektor ekonomi digital menjadi lebih efektif, transparan, dan mampu menciptakan iklim usaha yang lebih adil bagi seluruh pelaku ekonomi, baik yang beroperasi secara online maupun offline.
LakeyBanget
Ducati Resmi Gaet Acosta, Duet Maut Bareng Marquez Siap Guncang MotoGP 2027
Ducati telah merekrut Pedro Acosta untuk berduet dengan Marc Marquez di MotoGP 2027. Kombinasi talenta muda dan pengalaman ini diproyeksikan akan menjadi ancaman serius bagi rival di kejuaraan.
Monitorday.com – Bursa transfer pembalap MotoGP untuk musim mendatang mulai memanas. Ducati resmi mengumumkan perekrutan Pedro Acosta untuk memperkuat tim pabrikan Ducati Lenovo mulai MotoGP 2027.
Pembalap muda asal Spanyol tersebut akan mengisi kursi yang ditinggalkan Francesco Bagnaia dan dikontrak hingga akhir musim 2028. Acosta nantinya akan berduet dengan juara dunia delapan kali, Marc Marquez, dalam salah satu pasangan pembalap yang diprediksi paling kuat di lintasan MotoGP.
Keputusan Ducati merekrut Acosta menandai babak baru dalam karier pembalap berusia 22 tahun itu. Setelah tampil gemilang sejak menembus kelas utama, Acosta kini mendapatkan kesempatan membela tim paling dominan dalam beberapa musim terakhir.
CEO Ducati, Claudio Domenicali, menegaskan bahwa perekrutan Acosta merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk mempertahankan daya saing dan dominasi Ducati di MotoGP.
“Keterampilan yang telah ditunjukkan Pedro, dikombinasikan dengan mentalitas dan tekadnya dalam bekerja, bersama dengan dukungan tim dan performa Desmosedici GP, merupakan fondasi ideal untuk pertumbuhan lebih lanjut,” ujar Domenicali.
Ia meyakini kombinasi antara pengalaman Marc Marquez dan talenta muda Acosta akan memberikan kekuatan besar bagi Ducati dalam perebutan gelar juara dunia pada musim-musim mendatang.
“Bersama Marc, ia akan membentuk duet yang sangat kompetitif. Ini merupakan tantangan menarik bagi Ducati Corse dan sinyal yang jelas tentang ambisi kami untuk musim-musim mendatang,” katanya.
Pandangan serupa disampaikan General Manager Ducati, Luigi Dall’Igna. Menurutnya, Acosta memiliki paket lengkap sebagai pembalap masa depan, mulai dari kecepatan, bakat alami, hingga kematangan dalam mengambil keputusan di lintasan.
“Setelah memastikan Marc tetap bersama kami, kami ingin menghadirkan pembalap muda yang cepat untuk mendukung pengembangan Desmosedici GP. Pedro adalah pilihan ideal karena bakat dan kedewasaannya di lintasan,” ujar Dall’Igna.
Nama Acosta memang telah lama menjadi sorotan di dunia balap motor. Pembalap berjuluk “Shark of Mazarrón” itu sukses menorehkan prestasi sejak tampil di Moto3 dan Moto2 sebelum melanjutkan kariernya di MotoGP bersama Red Bull KTM Factory Racing.
Performa impresifnya terus berlanjut di kelas premier. Pada musim 2025, Acosta berhasil menutup kompetisi di posisi keempat klasemen akhir MotoGP, pencapaian yang semakin mengukuhkan statusnya sebagai salah satu calon bintang besar generasi berikutnya.
Bergabungnya Acosta juga menjadi sinyal kuat bahwa Ducati tengah menyiapkan regenerasi skuad secara matang. Tim asal Italia itu berusaha menjaga keseimbangan antara pengalaman dan masa depan dengan mempertahankan Marc Marquez sekaligus merekrut salah satu talenta muda terbaik di paddock.
Kehadiran dua pembalap Spanyol di garasi Ducati diperkirakan akan menjadi sorotan utama menjelang MotoGP 2027. Jika mampu membangun chemistry dan bekerja sama dalam pengembangan motor, duet Marquez-Acosta berpotensi menjadi ancaman serius bagi para rival dalam perebutan gelar juara dunia.
Dengan kombinasi pengalaman, kecepatan, dan ambisi besar, Ducati tampaknya telah mengirimkan pesan tegas kepada para pesaingnya: dominasi mereka di MotoGP belum akan berakhir dalam waktu dekat.
LakeyBanget
Dramatis! Maroko Amankan Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026 Usai Jegal Haiti
Maroko sukses mengamankan tiket ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Haiti 4-2. Kemenangan dramatis ini mengunci posisi mereka di fase gugur.
Monitorday.com – Timnas Maroko memastikan langkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah meraih kemenangan dramatis 4-2 atas Haiti pada laga terakhir Grup C di Atlanta Stadium, Kamis (25/6/2026) dini hari WIB.
Sempat tertinggal dua kali sepanjang pertandingan, Singa Atlas menunjukkan mental juara dengan bangkit dan membalikkan keadaan untuk mengunci kemenangan sekaligus tiket ke fase gugur.
Haiti membuka keunggulan lebih dulu pada menit ke-10 melalui gol bunuh diri kiper Maroko, Yassine Bounou. Berawal dari umpan silang Jean-Kevin Duverne ke depan gawang, kemelut yang terjadi membuat bola justru masuk ke gawang sendiri.
Keunggulan tersebut meningkatkan kepercayaan diri Haiti. Sementara itu, Maroko terus berupaya membangun serangan lewat kombinasi Achraf Hakimi, Brahim Diaz, dan Ismael Saibari.
Usaha Maroko membuahkan hasil pada menit ke-39. Kapten tim Achraf Hakimi mencetak gol penyeimbang lewat tendangan jarak jauh yang gagal dihalau penjaga gawang Haiti, mengubah skor menjadi 1-1.
Namun, skor imbang tidak bertahan lama. Empat menit kemudian, Haiti kembali unggul melalui Wilson Isidor. Penyerang tersebut melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang bersarang di gawang Bounou.
Ketika Haiti tampak akan menutup babak pertama dengan keunggulan, Maroko kembali menunjukkan respons cepat. Pada masa injury time, Ismael Saibari sukses memaksimalkan umpan matang dari Hakimi untuk menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
Gol tersebut menjadi titik balik bagi Maroko. Memasuki babak kedua, wakil Afrika itu tampil lebih dominan dengan penguasaan bola yang lebih baik dan tekanan bertubi-tubi ke lini pertahanan Haiti.
Setelah beberapa peluang gagal dimanfaatkan, Maroko akhirnya berbalik unggul pada menit ke-78. Soufiane Rahimi tampil sebagai pahlawan dengan mencetak gol yang membawa timnya memimpin 3-2.
Maroko kemudian memastikan kemenangan melalui gol Gessime Yassine pada menit ke-89. Gol tersebut menutup perjuangan Haiti yang berupaya mengejar ketertinggalan hingga akhir laga.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 4-2 tetap bertahan untuk kemenangan Maroko.
Hasil ini memperpanjang kiprah Maroko di Piala Dunia 2026. Tim yang pernah mencatat sejarah dengan menembus semifinal Piala Dunia 2022 kembali menunjukkan kapasitasnya sebagai salah satu kekuatan sepak bola yang patut diperhitungkan di level dunia.
Di sisi lain, kekalahan ini mengakhiri perjalanan Haiti di fase grup. Meski gagal melangkah ke babak berikutnya, penampilan kompetitif yang ditunjukkan saat menghadapi Maroko menjadi sinyal positif bagi perkembangan sepak bola negara Karibia tersebut di kancah internasional.
LakeyBanget
Pelatih Prancis Tetiba Pulang Kampung Jelang Laga Penutup Grup I, Ada Apa?
Pelatih Timnas Prancis, Didier Deschamps, kembali ke negaranya karena kabar duka meninggalnya sang ibu. Guy Stephan akan mengisi posisinya sementara saat laga Grup I.
Monitorday.com – Timnas Prancis dipastikan tidak akan didampingi pelatih kepala Didier Deschamps saat menghadapi Norwegia pada laga terakhir Grup I Piala Dunia 2026. Pelatih berusia 57 tahun itu kembali ke Prancis setelah menerima kabar duka atas wafatnya sang ibunda.
Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) mengonfirmasi Deschamps tidak akan memimpin sesi latihan maupun mendampingi Les Bleus dalam pertandingan yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat waktu setempat.
Dalam pernyataan resminya, FFF menjelaskan bahwa Deschamps menerima kabar meninggalnya sang ibu pada Selasa pagi. Setelah berkoordinasi dengan federasi, ia memutuskan pulang ke Prancis untuk menghadiri prosesi pemakaman.
“Didier Deschamps tidak dapat memimpin sesi latihan maupun mendampingi tim pada pertandingan terakhir fase grup karena kembali ke Prancis untuk menghadiri pemakaman ibundanya,” demikian pernyataan resmi FFF, Rabu (24/6/2026).
Selama Deschamps meninggalkan pemusatan latihan, tugas memimpin skuad sementara akan dijalankan oleh asisten pelatih Guy Stephan. Keputusan tersebut diambil berdasarkan kesepakatan antara Deschamps dan Presiden FFF Philippe Diallo yang saat ini mendampingi tim di lokasi turnamen.
Stephan merupakan sosok yang sangat berpengalaman di lingkungan Timnas Prancis. Ia telah lama menjadi tangan kanan Deschamps dan berkontribusi dalam berbagai pencapaian besar Les Bleus, termasuk saat menjuarai Piala Dunia 2018 dan menjadi finalis Piala Dunia 2022.
Dengan pengalaman tersebut, federasi optimistis stabilitas tim tetap terjaga meski sang pelatih kepala harus meninggalkan skuad untuk sementara waktu.
Absennya Deschamps terjadi saat Prancis tengah berada dalam performa positif. Les Bleus telah memastikan lolos ke babak 32 besar setelah meraih dua kemenangan beruntun di Grup I.
Prancis membuka perjalanan mereka dengan kemenangan 3-1 atas Senegal sebelum kembali meraih hasil impresif dengan mengalahkan Irak 3-0. Enam poin yang telah dikumpulkan membuat posisi mereka di fase gugur aman.
Meski demikian, pertandingan melawan Norwegia tetap memiliki arti penting. Selain menjadi laga penutup fase grup, duel tersebut akan menentukan status Prancis sebagai juara Grup I.
Posisi puncak klasemen dinilai strategis karena berpotensi memberikan lawan yang lebih menguntungkan pada fase gugur, tergantung hasil akhir dari grup lainnya.
Kabar duka yang menimpa Didier Deschamps menjadi perhatian di tengah hiruk-pikuk Piala Dunia 2026. Sejumlah dukungan dan ucapan belasungkawa mengalir kepada pelatih yang telah membawa Prancis meraih berbagai prestasi di pentas internasional.
Di balik ketatnya persaingan menuju gelar juara dunia, peristiwa ini menjadi pengingat bahwa para pelaku sepak bola juga menghadapi berbagai ujian dalam kehidupan pribadi mereka. Sementara itu, Les Bleus diharapkan tetap menjaga fokus dan melanjutkan tren positif hingga sang pelatih kembali mendampingi tim pada fase gugur.
LakeyBanget
Ronaldo Ukir Sejarah Baru
Simak detail lengkap bagaimana Cristiano Ronaldo berhasil cetak sejarah sebagai pemain pertama yang mencetak gol di enam Piala Dunia beruntun. Prestasi fenomenal ini menegaskan statusnya sebagai legenda sepak bola.
Monitorday.com – Cristiano Ronaldo kembali membuktikan dirinya sebagai salah satu pesepak bola terbesar sepanjang masa. Kapten Timnas Portugal itu mencetak sejarah baru dengan menjadi pemain pertama yang berhasil mencetak gol dalam enam edisi Piala Dunia secara beruntun.
Rekor fenomenal tersebut tercipta saat Portugal menghancurkan Uzbekistan dengan skor telak 5-0 pada laga kedua Grup K Piala Dunia 2026 di Houston, Amerika Serikat, Rabu (24/6/2026) WIB.
Ronaldo tampil sebagai bintang kemenangan Selecao das Quinas dengan mencetak dua gol. Gol pertama lahir ketika pertandingan baru berjalan enam menit. Berawal dari umpan silang akurat Joao Cancelo, Ronaldo sukses menyambar bola dengan tendangan kaki kanan yang gagal diantisipasi kiper Uzbekistan.
Megabintang berusia 41 tahun itu kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-39 untuk menggandakan keunggulan Portugal. Dominasi tim asuhan Roberto Martinez terus berlanjut hingga menutup pertandingan dengan kemenangan meyakinkan 5-0.
Namun, lebih dari sekadar kemenangan besar, laga tersebut menjadi panggung lahirnya sejarah baru bagi Ronaldo.
Berdasarkan catatan resmi FIFA, Ronaldo kini menjadi pemain pertama yang mampu mencetak gol dalam enam putaran final Piala Dunia secara berturut-turut. Ia selalu mencatatkan namanya di daftar pencetak gol sejak Piala Dunia 2006 di Jerman, kemudian berlanjut pada edisi 2010, 2014, 2018, 2022, hingga 2026.
Pencapaian tersebut menjadi bukti luar biasa atas konsistensi dan daya saing Ronaldo yang mampu bertahan di level tertinggi sepak bola dunia selama lebih dari dua dekade.
Rekor baru itu juga membuat Ronaldo unggul atas rival lamanya, Lionel Messi. Meski keduanya sama-sama tampil dalam enam edisi Piala Dunia, Messi tidak berhasil mencetak gol pada Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan.
Dengan demikian, Ronaldo kini menjadi satu-satunya pemain dalam sejarah yang mampu mencetak gol di enam turnamen Piala Dunia secara beruntun.
Tambahan dua gol ke gawang Uzbekistan membuat koleksi gol Ronaldo di putaran final Piala Dunia bertambah menjadi 10 gol.
Jumlah tersebut membuatnya sejajar dengan sejumlah legenda sepak bola dunia seperti Gabriel Batistuta, Gary Lineker, Thomas Müller, Harry Kane, Helmut Rahn, Teófilo Cubillas, dan Grzegorz Lato yang juga mengoleksi 10 gol di Piala Dunia.
Meski telah menembus daftar elite pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah turnamen, Ronaldo masih berpeluang memperbaiki posisinya jika Portugal mampu melaju lebih jauh pada Piala Dunia 2026.
Saat ini, daftar pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia masih dipimpin Lionel Messi dengan 18 gol. Di bawahnya terdapat Kylian Mbappe dan Miroslav Klose yang sama-sama mengoleksi 16 gol, disusul Ronaldo Nazario dengan 15 gol dan Gerd Müller dengan 14 gol.
Di usia 41 tahun, Ronaldo terus menunjukkan bahwa dirinya masih menjadi sosok penting bagi Portugal. Ketajaman, pengalaman, dan mentalitas juaranya membuat ia tetap mampu bersaing di level tertinggi sepak bola internasional.
Rekor mencetak gol di enam Piala Dunia berturut-turut menjadi bukti bahwa usia bukanlah penghalang bagi Ronaldo untuk terus menciptakan sejarah. Di panggung terbesar sepak bola dunia, sang megabintang kembali menunjukkan bahwa namanya masih layak diperhitungkan sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang masa.
LakeyBanget
Pabrik Baterai EV Terbesar di Indonesia Siap Beroperasi, Mulai Kapan?
Pabrik baterai EV terbesar di Indonesia, CATIB, akan mulai beroperasi Juli 2026. Fasilitas ini memproduksi battery cell hingga BESS, mendukung ekosistem EV nasional.
Monitorday.com – Indonesia akan segera memasuki babak baru dalam pengembangan industri kendaraan listrik nasional. Indonesia Battery Corporation (IBC) memastikan pabrik baterai kendaraan listrik milik PT Contemporary Amperex Technology Indonesia Battery (CATIB) di Karawang, Jawa Barat, akan mulai beroperasi pada akhir Juli 2026.
Proyek strategis nasional tersebut kini telah mencapai sekitar 90 persen dan dinilai siap memasuki tahap produksi komersial dalam waktu dekat.
Direktur Utama IBC, Aditya Farhan Arif, mengatakan pembangunan pabrik masih berjalan sesuai target. PT CATIB merupakan perusahaan patungan antara IBC dan CBL, anak usaha produsen baterai terbesar dunia asal China, Contemporary Amperex Technology Co. Limited (CATL).
“PT CATIB adalah joint venture antara IBC dan CATL. Kapasitas tahap pertama yang akan kami pasang sebesar 6,9 GWh dan hingga saat ini proyek masih berjalan sesuai jadwal,” ujar Aditya.
Menurutnya, dengan progres pembangunan yang telah mencapai sekitar 90 persen, perusahaan optimistis target operasional pada akhir Juli 2026 dapat tercapai.
“Produksi uji coba sudah berjalan dan kami cukup optimistis dapat mencapai target operasi komersial sesuai rencana,” katanya.
Pabrik baterai CATIB merupakan bagian dari program hilirisasi industri yang menjadi prioritas pemerintah dalam membangun ekosistem kendaraan listrik nasional.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, sebelumnya menyatakan proyek tersebut menjadi salah satu tonggak penting pengembangan industri baterai nasional yang melibatkan konsorsium Antam–IBC–CBL.
Menurut Bahlil, perkembangan proyek telah dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto dan direncanakan akan diresmikan pada akhir Juli 2026.
Pembangunan fasilitas ini sebelumnya ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Presiden Prabowo di Kawasan Artha Industrial Hills, Karawang, pada 29 Juni 2025.
Berdiri di atas lahan seluas 43 hektare, pabrik CATIB akan memproduksi berbagai komponen utama baterai kendaraan listrik, mulai dari battery cell, battery module, battery pack hingga Battery Energy Storage System (BESS).
Produk yang dihasilkan mencakup dua teknologi baterai utama, yakni Nickel Manganese Cobalt (NMC) dan Lithium Iron Phosphate (LFP). Sekitar 80 persen kapasitas produksi akan difokuskan pada baterai LFP yang saat ini semakin banyak digunakan untuk sistem penyimpanan energi dan kendaraan listrik.
Pada tahap pertama, pabrik memiliki kapasitas produksi 6,9 GWh. Kapasitas tersebut direncanakan meningkat menjadi 15 GWh pada tahap berikutnya, setara dengan kebutuhan baterai untuk sekitar 250 ribu kendaraan listrik setiap tahun.
Aditya menjelaskan bahwa pengembangan kapasitas dilakukan berdasarkan kebutuhan pasar agar produk yang dihasilkan dapat langsung terserap ketika pabrik memasuki fase produksi penuh.
Selain memperkuat rantai pasok industri kendaraan listrik nasional, pabrik CATIB juga diproyeksikan memberikan dampak ekonomi yang signifikan dengan menyerap sekitar 3.000 tenaga kerja.
Dalam operasionalnya, perusahaan juga mengusung konsep industri berkelanjutan dengan memanfaatkan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 18 MWh sebagai sumber energi pendukung.
CATIB juga menjalankan program transfer teknologi melalui pelatihan tenaga kerja di China serta melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam rantai pasok industri.
IBC menilai prospek pasar baterai kendaraan listrik dan sistem penyimpanan energi akan terus tumbuh seiring meningkatnya adopsi kendaraan listrik di berbagai negara.
Selain memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri, perusahaan juga menargetkan ekspor produk baterai. Baterai jenis NMC direncanakan menyasar pasar Jerman, sementara produk BESS berbasis LFP ditujukan untuk pasar Jepang.
Dengan beroperasinya pabrik CATIB, Indonesia semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain utama dalam rantai pasok industri baterai dan kendaraan listrik global, sekaligus mempercepat agenda hilirisasi sumber daya mineral nasional.
LakeyBanget
Brace ke Gawang Irak, Mbappe Man of the Match
Kylian Mbappe dinobatkan sebagai Man of the Match setelah mencetak dua gol yang membawa Prancis mengalahkan Irak 3-0. Kemenangan ini memastikan Les Bleus melaju ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Monitorday.com – Kylian Mbappe kembali menunjukkan kelasnya sebagai pemimpin tim nasional Prancis setelah terpilih sebagai Man of the Match dalam kemenangan 3-0 atas Irak pada laga kedua Grup I Piala Dunia 2026, Selasa (23/6/2026) WIB.
Kapten Les Bleus tampil gemilang dengan menyumbangkan dua gol yang menjadi kunci kemenangan tim asuhan Didier Deschamps di Lincoln Financial Field, Philadelphia. Satu gol lainnya dicetak Ousmane Dembele untuk memastikan Prancis mengamankan tiga poin sempurna.
Kemenangan tersebut sekaligus membawa Prancis melangkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026. Les Bleus kini memuncaki klasemen Grup I dengan koleksi enam poin dari dua pertandingan, sementara Irak masih terpuruk di dasar klasemen setelah menelan dua kekalahan beruntun.
Meski berakhir dengan kemenangan meyakinkan bagi Prancis, pertandingan sempat terganggu cuaca ekstrem. Babak kedua tertunda lebih dari dua jam akibat badai petir yang melanda kawasan sekitar stadion.
Di tengah situasi tersebut, Mbappe tetap menjadi pembeda di lapangan. Penyerang Real Madrid itu tampil tajam dan efektif dalam memimpin lini serang Prancis.
Gol pertama Mbappe tercipta pada menit ke-14 melalui tendangan kaki kiri dari luar kotak penalti. Bola sempat dihalau kiper Irak, Ahmed Basil, namun tetap meluncur ke dalam gawang dan membawa Prancis unggul 1-0.
Mbappe kembali mencetak gol pada menit ke-54. Kesalahan lini belakang Irak berhasil dimanfaatkannya dengan sempurna untuk menggandakan keunggulan sekaligus memperbesar peluang Prancis mengunci kemenangan.
Sepanjang pertandingan, pemain berusia 27 tahun itu menjadi ancaman konstan bagi pertahanan Irak melalui kecepatan, pergerakan tanpa bola, dan penyelesaian akhirnya yang klinis. Penampilannya yang dominan membuat FIFA menetapkannya sebagai pemain terbaik dalam laga tersebut.
Penghargaan Man of the Match ini semakin menegaskan peran sentral Mbappe dalam skuad Prancis. Dengan performa impresif yang terus ditunjukkannya, sang kapten menjadi salah satu kandidat terkuat untuk membawa Les Bleus melangkah jauh dan bersaing memperebutkan gelar juara Piala Dunia 2026.
LakeyBanget
Wow! Pastikan Argentina ke Babak 32 Besar, Messi Pecahkan Empat Rekor
Monitorday.com – Lionel Messi kembali menorehkan sejarah di panggung Piala Dunia. Kapten Argentina itu memecahkan empat rekor sekaligus saat membawa timnya mengalahkan Austria dengan skor 2-0 pada laga Grup J Piala Dunia 2026 di Stadion AT&T, Arlington, Texas, Amerika Serikat, Senin (22/6) waktu setempat atau Selasa (23/6) WIB.
Dua gol kemenangan Argentina seluruhnya dicetak oleh Messi. Bintang berjuluk La Pulga itu membuka keunggulan pada menit ke-38 sebelum menggandakan skor pada masa injury time menit ke-90+5.
Hasil tersebut memastikan langkah Argentina ke babak 32 besar sekaligus mengukuhkan status Messi sebagai salah satu pemain paling berpengaruh dalam sejarah Piala Dunia.
Berkat dua gol ke gawang Austria, Messi kini mengoleksi 18 gol di putaran final Piala Dunia. Catatan tersebut membuatnya melampaui rekor sebelumnya yang dipegang mantan striker Jerman, Miroslav Klose, dengan 16 gol.
Tak hanya itu, kemenangan atas Austria juga menjadi kemenangan ke-18 Messi di ajang Piala Dunia. Jumlah tersebut menjadikannya pemain dengan kemenangan terbanyak sepanjang sejarah turnamen, melewati rekor Klose yang mencatatkan 17 kemenangan. Messi juga unggul atas legenda Brasil, Cafu, yang mengoleksi 16 kemenangan.
Pada pertandingan tersebut, Messi juga menambah jumlah penampilannya di Piala Dunia menjadi 28 laga. Rekor itu semakin menjauhkannya dari mantan gelandang Jerman, Lothar Matthäus, yang sebelumnya memegang rekor dengan 25 pertandingan.
Dengan tambahan satu pertandingan melawan Austria, Messi juga memperpanjang rekor sebagai pemain dengan menit bermain terbanyak di Piala Dunia. Total waktu bermainnya kini mencapai 2.489 menit.
Meski telah memecahkan empat rekor penting, Messi masih berpeluang menambah koleksi sejarahnya. Salah satu rekor yang masih bisa disamainya atau dilampaui adalah jumlah assist terbanyak di Piala Dunia. Saat ini rekor tersebut masih dipegang Diego Maradona dengan delapan assist, jumlah yang juga telah dicapai Messi.
Penampilan gemilang Messi kembali menjadi kunci keberhasilan Argentina di Piala Dunia 2026 dan semakin mempertegas posisinya sebagai salah satu legenda terbesar dalam sejarah sepak bola dunia.
LakeyBanget
NASA Uji Bola Resmi Piala Dunia 2026 di Luar Angkasa
NASA melakukan uji bola resmi Piala Dunia 2026 di ISS, mempelajari dampak teknologi sensor canggih Adidas Trionda dan distribusi massa pada performa bola di kondisi mikrogravitasi. Hasilnya memperluas pemahaman kita tentang inovasi bola sepak.
Monitorday.com – Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) kembali melakukan eksperimen unik dengan menguji bola resmi Piala Dunia FIFA 2026 di lingkungan luar angkasa. Pengujian tersebut dilakukan oleh awak Stasiun Antariksa Internasional (ISS) untuk mempelajari pengaruh keseimbangan dan teknologi sensor terhadap performa bola saat digunakan dalam pertandingan.
Melalui unggahan di akun Instagram resminya pada Minggu (21/6), NASA mengumumkan bahwa bola resmi Piala Dunia FIFA 2026 telah dibawa ke luar angkasa sebagai bagian dari rangkaian penelitian ilmiah.
“Bola resmi Piala Dunia FIFA telah diluncurkan ke luar angkasa,” tulis NASA dalam unggahannya.
Menurut NASA, sebuah bola sepak harus memiliki karakteristik gerak yang dapat diprediksi agar dapat digunakan secara optimal dalam pertandingan. Karena itu, para perancang bola perlu memperhitungkan secara cermat pusat massa serta keseimbangan bola selama proses pengembangannya.
Eksperimen tahun ini mengulang penelitian serupa yang pernah dilakukan pada 2019. Kali ini, para astronaut menggunakan bola resmi Piala Dunia 2026, Adidas Trionda, untuk mengamati bagaimana distribusi massa dan teknologi yang tertanam di dalam bola memengaruhi pergerakannya.
NASA menjelaskan bahwa hasil penelitian tersebut membantu memperluas pemahaman mengenai dampak teknologi modern, termasuk sensor yang tertanam pada bola pertandingan, terhadap performa bola di lapangan.
“Temuan dari eksperimen ini telah memperluas pemahaman kita tentang bagaimana teknologi tertanam, seperti sensor pada bola pertandingan, dapat memengaruhi performa bola selama pertandingan,” kata NASA.
Dalam dokumentasi yang dibagikan, terlihat bola berwarna-warni dengan kombinasi merah, biru, kuning, dan hijau melayang di dalam kubah observasi ISS. Bumi tampak terlihat di latar belakang melalui jendela panorama stasiun antariksa tersebut.
NASA juga mengunggah video yang memperlihatkan para astronaut bermain dan menendang bola tersebut dalam kondisi mikrogravitasi, sehingga memberikan gambaran unik mengenai perilaku bola di lingkungan tanpa gaya gravitasi yang signifikan.
Adidas Trionda bukan sekadar bola sepak biasa. Bola resmi Piala Dunia 2026 ini dilengkapi teknologi sensor canggih yang dirancang untuk membantu wasit mengambil keputusan secara lebih akurat selama pertandingan.
Di dalam salah satu dari empat panel bola, tertanam sensor Inertial Measurement Unit (IMU) yang mampu mendeteksi akselerasi, rotasi, putaran, hingga setiap kontak yang terjadi pada bola. Sensor tersebut bekerja dengan kecepatan hingga 500 pembacaan data per detik.
Teknologi ini memungkinkan sistem pertandingan mendeteksi sentuhan sekecil apa pun, sehingga dapat mendukung penerapan teknologi perwasitan modern dalam kompetisi sepak bola tingkat dunia.
Di luar aspek teknologinya, Adidas Trionda juga menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah muncul kabar bahwa bola yang akan digunakan pada laga final Piala Dunia 2026 diproduksi di Indonesia.
Sejumlah unggahan menampilkan desain bola final yang didominasi warna hitam dan emas. Pada permukaannya juga tercantum nama sejumlah kota tuan rumah Piala Dunia 2026.
Desain tersebut berbeda dengan bola yang digunakan selama fase grup yang menampilkan kombinasi warna hijau, merah, dan biru. Adapun partai final Piala Dunia 2026 dijadwalkan berlangsung di Stadion MetLife, New Jersey, Amerika Serikat, pada 19 Juli mendatang.
Melalui eksperimen di ISS, NASA berharap penelitian mengenai aerodinamika, keseimbangan, dan teknologi sensor pada bola sepak dapat berkontribusi terhadap peningkatan kualitas permainan sepak bola di masa depan.
