News
Fakta Baru Taipan Ritel di Dokumen Eipstein
Tuduhan tersebut menyoroti Wexner sebagai salah satu sosok paling misterius dalam lingkaran Epstein, seorang pemain kunci yang membantu kenaikan finansier itu menuju kekayaan ekstrem,
Monitorday.com– Anggota parlemen dari Partai Republik minggu lalu melontarkan tuduhan mengejutkan mengenai dokumen pemerintah yang menunjuk seorang taipan ritel miliarder sebagai salah satu konspirator dalam kasus perdagangan seks Jeffrey Epstein.
Departemen Kehakiman (DOJ) dituduh berusaha melindungi pria tersebut dari pertanggungjawaban. Kini, Les Wexner, mantan pemilik Victoria’s Secret, dijadwalkan akan memberikan kesaksian di hadapan Komite Pengawas DPR pada hari Rabu di Ohio.
Perwakilan Thomas Massie mengkritik keras DOJ dalam sebuah sidang DPR karena menyunting berbagai nama dan detail dalam catatan yang dirilis bersama berkas Epstein. Tuduhan tersebut menyoroti Wexner sebagai salah satu sosok paling misterius dalam lingkaran Epstein, seorang pemain kunci yang membantu kenaikan finansier itu menuju kekayaan ekstrem, yang motivasi dan hubungannya dengan Epstein telah lama menjadi sumber spekulasi.
Massie menyatakan, “Ini lebih besar dari Watergate. Upaya menutup-nutupi ini berlangsung puluhan tahun.”
Peninjauan terhadap rilis berkas Epstein besar-besaran oleh DOJ menemukan bahwa, meskipun nama Wexner awalnya disunting dalam dokumen “rekan konspirator”, namanya muncul dalam ratusan catatan lain yang menunjukkan pihak berwenang federal telah meneliti Wexner secara cermat dan berulang kali mencari informasi darinya.
Penyelidikan ini termasuk pertanyaan dari penyidik sebelum Epstein mengaku bersalah atas tindakan prostitusi, termasuk dengan anak di bawah umur pada tahun 2008, dan lagi ketika pihak berwenang mengajukan kasus perdagangan seks baru terhadap Epstein satu dekade kemudian. Email menunjukkan pihak berwenang ingin memahami apakah Wexner mengetahui Epstein membayar gadis-gadis untuk tindakan seks, dan pejabat memanggil Wexner pada tahun 2019 serta berbicara dengan pengacaranya.
Dokumen FBI tahun 2019 lainnya mencantumkan Wexner sebagai rekan konspirator “sekunder” tetapi mencatat, “Ada bukti terbatas mengenai keterlibatannya.” Catatan lain dalam berkas Epstein mencakup tuduhan yang disampaikan kepada FBI bahwa Wexner berinteraksi dengan wanita muda dan kemungkinan gadis di bawah umur di hadapan Epstein. Salah satu korban mengklaim dia diperdagangkan kepada Wexner—klaim yang telah dibantah Wexner. Wexner sendiri belum pernah didakwa dengan kejahatan.
Wexner telah bertahun-tahun membantah melakukan kesalahan terkait Epstein. Dia mengatakan setelah kematian Epstein bahwa dia “merasa malu” karena pernah mempercayai finansier yang tercela itu. Seorang juru bicara mengatakan bahwa Wexner bekerja sama dengan penegak hukum dan diberi tahu pada tahun 2019 bahwa dia “bukanlah rekan konspirator atau target dalam hal apa pun.”
News
Lapor Prabowo, Mendikdasmen: Tunjangan Guru Naik hingga Program Beasiswa Diperluas
Mendikdasmen Abdul Mu’ti mengumumkan kenaikan tunjangan guru non-ASN dan ASN, serta perluasan program beasiswa. Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas dan kesejahteraan guru.
Monitorday.com – Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti pada Kamis (11/06/2026), di Istana Merdeka, Jakarta. Dalam pertemuan tersebut Presiden Prabowo menekankan komitmen pemerintah untuk mendorong kualitas pendidikan nasional melalui peningkatan kesejahteraan hingga pengembangan kompetensi guru.
Dalam keterangannya usai pertemuan, Abdul Mu’ti menyampaikan bahwa pemerintah telah melakukan penyesuaian tunjangan bagi para guru.
“Tunjangan guru sekali lagi sudah dinaikkan dari yang guru non-ASN, tunjangannya dinaikkan dari Rp1,5 juta menjadi Rp2 juta, dan kemudian guru ASN tunjangannya sebesar gaji pokok,” jelasnya.
Selain itu, pemerintah juga menerapkan mekanisme baru dalam penyaluran tunjangan tersebut yang disalurkan secara langsung ke rekening masing-masing guru setiap bulannya. Menurut Mendikdasmen, hal ini menjadi wujud nyata komitmen pemerintah untuk menghadirkan tata kelola yang lebih sederhana dan efektif.
“Ini menunjukkan komitmen Bapak Presiden untuk bagaimana proses birokrasi yang tidak birokratis dan agar guru dapat mendapatkan manfaat langsung dari transfer tunjangan yang ke rekening guru setiap bulan,” ungkapnya.
Di samping peningkatan kesejahteraan, pemerintah juga berkomitmen untuk memperkuat kualitas para tenaga pendidik melalui program beasiswa bagi guru. Abdul Mu’ti menuturkan program tersebut juga dijalankan melalui sistem Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).
“Tahun 2025 kami mengalokasikan biasiswa untuk 12.500 guru yang belum D4 atau S1 dengan beasiswa 3 juta per semester. Program ini sudah berjalan dengan sistem RPL, sudah masuk semester kedua, dan insyaallah sebagian akan bisa diwisuda pada tahun ini,” pungkasnya.
Lebih lanjut, Mendikdasmen menuturkan bahwa program tersebut masih akan dilanjutkan pada tahun 2026 dengan alokasi sejumlah 150.000 guru dengan nominal beasiswa yang tetap sama.
“Dan sekarang masih proses pendaftaran, karena kami masih terus menunggu para guru untuk dapat mengikuti program ini. Itu yang berkaitan dengan kesejahteraan guru dan peningkatan kualitas guru,” jelasnya.
News
Gila Bola di Tanah Seram
Pulau Seram di Maluku memperlihatkan fanatisme sepak bola yang luar biasa, dengan bendera Piala Dunia menghiasi setiap sudut. Ini bukan sekadar olahraga, melainkan pemersatu dan bagian integral dari kehidupan masyarakat setempat.
SAYA tiba di Masohi sekitar pukul 11 siang. Matahari Maluku sedang lucu-lucunya. Terik. Tapi bukan panas itu yang membuat saya tertegun.
Ada pemandangan tidak biasa.
Sepanjang jalan, dari pelabuhan sampai jauh ke arah kaki Gunung Binaiya, langit Masohi penuh warna. Bukan pelangi. Itu bendera. Ratusan. Mungkin ribuan. Semua ukuran ada. Dari yang sekecil telapak tangan sampai yang lebarnya menutupi separuh badan jalan.
Itu bendera negara-negara peserta Piala Dunia.
Ada Oranje Belanda yang dominan. Ada kuning-biru Brasil. Ada langit-putih Argentina. Semua berkibar di depan rumah warga. Diikat di tiang-tiang bambu yang tinggi menjulang. Melampaui tinggi pohon kelapa.
Ini bukan di Eropa. Ini di Pulau Seram. Tapi gairahnya melampaui benua.
Saya teringat Tulehu. Desa yang dijuluki Kampung Sepak Bola. Di sana, bayi yang baru lahir tidak hanya diajak melihat dunia, tapi kakinya harus menyentuh rumput lapangan. Ritual “Injak Rumput”. Seolah-olah sejak napas pertama, takdir mereka sudah digariskan: jadi pemain bola.
Di Masohi, saya melihat bibit-bibit itu berserakan.
Anak-anak bermain bola di mana saja. Di pasir pantai yang panas, di bahu jalan yang berdebu, sampai di lapangan desa yang rumputnya kering. Mereka tidak butuh sepatu mengkilap. Tanpa alas kaki pun jadi. Kelincahannya luar biasa. Otot kaki mereka kencang. Mungkin karena terbiasa lari di atas pasir yang berat.
Sepak bola di sini bukan sekadar olahraga. Ini agama kedua. Ini harga diri.
Saya sempat bertanya pada seorang warga. Mengapa fanatismenya sampai segila ini? Jawabannya sederhana tapi dalam: “Sepak bola itu pemersatu kami, Pak.”
Mereka punya tradisi unik. Kalau tim kesayangan menang, Masohi akan “pecah”. Akan ada pawai. Ribuan motor akan turun ke jalan. Konvoi tanpa henti. Bendera raksasa dikerek keliling kota. Suaranya bising, tapi wajah-wajahnya penuh tawa.
Bahkan, legenda dunia seperti Juan Pablo Sorin pernah mengunggah video konvoi fans Argentina di Maluku. Dunia saja heran. Mengapa di pulau kecil di Indonesia timur ini, orang bisa menangis dan tertawa hanya karena sebuah bola yang masuk ke gawang di benua lain?
Jawabannya mungkin ada pada sejarah. Maluku punya ikatan emosional yang panjang dengan Belanda. Banyak keluarga mereka di sana. Maka jangan heran kalau “Oranje” adalah warna wajib di sini. Tapi Brasil dan Argentina punya tempat sendiri. Mereka memuja teknik. Mereka memuja keindahan.
Perjalanan saya berlanjut ke arah Gunung Binaiya. Makin jauh masuk ke pedalaman, bendera itu tidak berkurang. Malah makin kreatif. Ada gang yang seluruh temboknya dicat bendera peserta piala dunia.
Inilah Maluku. Tanah yang melahirkan Ramdani Lestaluhu, Rizky Pellu, hingga Abduh Lestaluhu. Tanah yang tidak pernah berhenti “bertelur” pemain timnas.
Melihat anak-anak itu menendang bola di pinggir jalan, saya merasa masa depan sepak bola kita tidak akan pernah kekurangan stok nyali. Mereka punya bakat alam yang keras seperti karang, tapi lembut saat mengolah bola.
Saya harus segera melanjutkan perjalanan. Menuju puncak Binaiya. Tapi bayangan bendera-bendera yang berkibar di Masohi itu tidak hilang.
Sepak bola memang gila. Dan di Maluku, kegilaan itu terasa sangat indah.
News
Raffi Ahmad Beberkan Awal Pertemuan dengan Blueray, Bantah Ada Hubungan Transaksional
Raffi Ahmad membantah keras tudingan keterlibatannya dengan Blueray Cargo. Ia menjelaskan kronologi pertemuan yang disebutnya tak disengaja di Amerika Serikat, tanpa transaksi apa pun.
Monitorday.com – Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, menjelaskan kronologi pertemuannya dengan perusahaan Blueray Cargo di Amerika Serikat yang belakangan menjadi sorotan setelah namanya disebut dalam persidangan kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.
Dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis, Raffi menegaskan bahwa pertemuannya dengan pihak Blueray Cargo terjadi secara tidak sengaja saat dirinya melakukan perjalanan ke Amerika Serikat pada Oktober 2025.
Menurut Raffi, saat itu ia berangkat ke Chicago untuk mengikuti lomba maraton bersama Ariel NOAH, Gading Marten, dan Desta. Setelah agenda di Chicago selesai, ia melanjutkan perjalanan singkat ke New York bersama istrinya, Nagita Slavina.
Di New York, Raffi mengunjungi sejumlah usaha milik warga Indonesia, termasuk restoran Awang Kitchen dan toko Indo Java. Ia mengatakan kantor Blueray Cargo berada tepat di samping lokasi yang dikunjunginya.
“Saat itu ada orang dari toko sebelah yang meminta foto bersama. Kami kemudian berfoto di depan toko mereka,” ujar Raffi.
Raffi mengungkapkan, dalam pertemuan singkat tersebut seorang pegawai Blueray Cargo sempat memperkenalkan jasa pengiriman barang dari Amerika Serikat ke Indonesia. Namun, ia menegaskan tidak pernah melakukan transaksi ataupun menggunakan layanan perusahaan tersebut.
“Mereka menawarkan jasa pengiriman. Saya hanya merespons secara sopan. Itu sebatas basa-basi dan tidak pernah berlanjut menjadi transaksi,” katanya.
Ia juga menegaskan tidak pernah berkomunikasi lebih lanjut dengan pihak Blueray Cargo setelah pertemuan tersebut.
“Saya tidak memiliki nomor telepon mereka, tidak pernah menerima kiriman apa pun, dan tidak pernah melakukan pemesanan,” tegas Raffi.
Sementara itu, kuasa hukum Raffi Ahmad, Hotman Paris Hutapea, menduga nama kliennya digunakan oleh pihak internal Blueray Cargo untuk meyakinkan sejumlah biro jasa pengurusan impor di Indonesia.
Menurut Hotman, dugaan tersebut muncul dari percakapan internal yang kemudian terungkap dalam proses penyidikan.
“Mungkin ada komunikasi internal yang menyebut nama Raffi untuk meyakinkan pihak lain terkait potensi pesanan dari Amerika Serikat. Hal itulah yang kemudian muncul dalam persidangan,” kata Hotman.
Keterangan senada disampaikan oleh Gading Marten yang turut berada di lokasi saat pertemuan tersebut terjadi. Gading mengatakan dirinya dan rombongan hanya memenuhi permintaan foto dari warga Indonesia yang ditemui di sekitar lokasi.
“Kami makan di Awang Kitchen lalu ke Indo Java. Ada orang dari sebelah yang meminta foto. Kami baru tahu nama Blueray sekarang setelah kasus ini mencuat,” ujar Gading.
Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan pada 4 Februari 2026.
Nama Raffi Ahmad kemudian muncul dalam persidangan perkara tersebut pada 5 Juni 2026, terkait kunjungannya ke kantor Blueray Cargo di Amerika Serikat.
Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein, pada 8 Juni 2026 mengonfirmasi bahwa nama Raffi sempat muncul dalam proses penyidikan, khususnya terkait informasi mengenai penitipan atau pengiriman barang elektronik ke Indonesia.
Meski demikian, KPK menyatakan belum menemukan fakta yang cukup untuk mengaitkan Raffi Ahmad dengan perkara dugaan korupsi yang sedang disidik.
“Kami tidak mengembangkan lebih jauh karena belum ada fakta yang menguatkan bahwa hal tersebut menjadi bagian dari peristiwa yang sedang disidik terkait pengurusan di Ditjen Bea Cukai,” kata Achmad.
Hingga saat ini, KPK belum melakukan pemanggilan terhadap Raffi Ahmad dalam perkara tersebut.
News
Pemerintah Kembangkan Talenta AI untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045
Pemerintah prioritaskan pengembangan talenta AI sebagai fondasi visi Indonesia Emas 2045. Berbagai program literasi dan inovasi AI digalakkan untuk masyarakat.
Monitorday.com – Pemerintah menegaskan pengembangan talenta kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI) sebagai salah satu agenda strategis dalam mendukung transformasi digital nasional menuju Indonesia Emas 2045.
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, mengatakan daya saing sebuah negara di era AI sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang mampu memahami, mengembangkan, dan memanfaatkan teknologi tersebut untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan.
“Daya saing bangsa di era AI ditentukan oleh seberapa banyak talenta yang mampu memahami, mengembangkan, dan memanfaatkan teknologi tersebut untuk menjawab tantangan bangsa,” ujar Nezar dalam Garuda AI Impact Summit 2026 di Jakarta, Kamis.
Menurutnya, pengembangan talenta AI akan terus menjadi prioritas pemerintah sebagai fondasi penting dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
Nezar menjelaskan, salah satu tantangan terbesar dalam perkembangan teknologi AI saat ini adalah menyiapkan sumber daya manusia yang mampu memanfaatkan teknologi tersebut secara produktif sekaligus bertanggung jawab.
Ia mengutip Stanford AI Index Report 2024 yang menunjukkan masih adanya kesenjangan persepsi antara para ahli dan masyarakat umum terkait dampak AI terhadap dunia kerja. Dalam laporan tersebut, sebanyak 73 persen ahli AI meyakini teknologi itu akan memberikan dampak positif terhadap pekerjaan, sementara hanya 23 persen masyarakat yang memiliki pandangan serupa.
Menurut Nezar, perbedaan persepsi tersebut menjadi sinyal pentingnya peningkatan literasi digital dan keterampilan AI di berbagai lapisan masyarakat agar peluang dan risiko teknologi dapat dipahami secara lebih baik.
“Karena itu, pengembangan talenta digital menjadi salah satu prioritas utama dalam transformasi digital nasional,” katanya.
Pemerintah, lanjut Nezar, berupaya memastikan manfaat AI dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat, mulai dari pelajar, tenaga pendidik, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), aparatur pemerintah, komunitas lokal, hingga masyarakat umum di berbagai daerah di Indonesia.
Dalam beberapa tahun terakhir, Kementerian Komunikasi dan Digital telah menjalankan beragam program literasi digital untuk meningkatkan kecakapan masyarakat dalam menghadapi era teknologi baru. Program tersebut mencakup pelatihan daring, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga edukasi mengenai penggunaan AI yang aman dan bertanggung jawab.
Selain meningkatkan literasi, pemerintah juga mendorong lahirnya inovasi berbasis AI dari generasi muda Indonesia. Salah satu program yang dijalankan adalah AI Ready Asia yang dikembangkan bersama ASEAN Foundation. Program tersebut telah menjangkau lebih dari 5,3 juta masyarakat Indonesia dan ditargetkan terus diperluas hingga 2028.
Pemerintah juga tengah mengembangkan Garuda SPARK Innovation Hub sebagai wadah kolaborasi yang mempertemukan talenta digital, pelaku industri, akademisi, dan pemerintah dalam satu ekosistem inovasi. Inisiatif ini diharapkan mampu mempercepat pengembangan dan pemanfaatan teknologi AI di Tanah Air.
Nezar menegaskan bahwa teknologi AI harus menjadi alat untuk memperluas akses pembelajaran, mendorong inovasi, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.
“Komitmen Indonesia jelas, yakni memastikan AI tidak hanya menjadi milik segelintir pihak, tetapi menjadi kekuatan yang membuka peluang bagi seluruh masyarakat,” tegasnya.
News
IHSG Rawan Koreksi Usai Reli Tajam Dua Hari
IHSG berpeluang memasuki fase konsolidasi setelah reli lebih dari 10 persen dalam dua hari perdagangan terakhir.
Monitorday.com– Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG berpotensi memasuki fase konsolidasi hingga koreksi wajar pada perdagangan hari ini, Kamis (11/6/2026), setelah mencatat reli tajam dalam dua hari terakhir.
Aksi ambil untung atau profit taking diperkirakan mulai meningkat, terutama setelah IHSG melesat lebih dari 10 persen dalam dua hari perdagangan. Tekanan juga masih datang dari investor asing yang tercatat membukukan penjualan bersih dalam jumlah besar.
Pada perdagangan Rabu (10/6/2026), IHSG ditutup menguat 2,71 persen ke level 5.902,38. Penguatan tersebut melanjutkan reli sehari sebelumnya, ketika IHSG melonjak 7,57 persen.
Founder Republik Investor sekaligus pengamat pasar modal Hendra Wardana menilai, secara teknikal area support IHSG saat ini berada di kisaran 5.731. Sementara itu, level 6.000 menjadi resistance psikologis yang cukup kuat bagi indeks.
Menurut Hendra, apabila IHSG gagal menembus dan bertahan di atas level 6.000, peluang koreksi jangka pendek menuju area support menjadi cukup besar. Namun, selama indeks masih mampu bertahan di atas area 5.700, tren pemulihan jangka menengah dinilai tetap terjaga.
Ia menjelaskan, sentimen jangka pendek memang mulai membaik seiring stabilisasi nilai tukar rupiah dan respons positif pasar terhadap kebijakan Bank Indonesia. Meski begitu, pasar masih membutuhkan konfirmasi lanjutan agar penguatan dapat berlanjut secara lebih solid.
Konfirmasi tersebut antara lain berupa kembalinya aliran dana asing ke pasar domestik, meredanya ketidakpastian geopolitik global, serta membaiknya indikator ekonomi nasional.
Dengan kondisi tersebut, Hendra memperkirakan pergerakan IHSG dalam beberapa hari ke depan akan lebih banyak didominasi fase konsolidasi sehat setelah reli kuat. Fase ini dinilai penting sebelum indeks menentukan arah pergerakan berikutnya.
Hendra juga mengingatkan investor agar tidak terlena oleh euforia jangka pendek. Secara historis, reli yang berlangsung terlalu cepat kerap diikuti aksi ambil untung, terutama dari investor dan trader jangka pendek yang memanfaatkan momentum rebound.
Indikasi tersebut terlihat dari masih adanya aksi jual bersih investor asing sebesar Rp2,9 triliun pada perdagangan Rabu (10/6/2026). Kondisi ini menunjukkan bahwa penguatan IHSG saat ini masih lebih banyak ditopang oleh investor domestik dibandingkan arus dana asing yang berkelanjutan.
Dengan demikian, meski IHSG berhasil mencatat kenaikan signifikan, pelaku pasar tetap perlu mencermati potensi koreksi wajar. Kedisiplinan dalam mengatur strategi investasi menjadi penting di tengah pasar yang masih bergerak dalam fase pemulihan.
News
Prabowo Tekankan Nasionalisme sebagai Fondasi Kemajuan Ekonomi Bangsa
Presiden Prabowo Subianto di Munas HIPMI menekankan pentingnya nasionalisme sebagai pilar utama kemajuan ekonomi. Beliau mengajak pengusaha muda berkontribusi pada kemandirian bangsa.
Monitorday.com – Presiden Prabowo Subianto secara resmi membuka Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) yang digelar di Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung, pada Rabu (10/06/2026). Kehadiran Kepala Negara dalam forum tertinggi organisasi pengusaha muda tersebut menegaskan dukungan pemerintah terhadap peran strategis HIPMI dalam memperkuat perekonomian nasional dan mencetak generasi wirausahawan yang berdaya saing.
Setibanya di lokasi acara, Presiden Prabowo disambut antusias oleh ribuan peserta Munas yang datang dari berbagai daerah di Indonesia. Rangkaian acara pembukaan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan Hymne dan Mars HIPMI yang menggema di ruang pertemuan. Suasana khidmat kemudian dilanjutkan dengan doa bersama.
Ketua Umum BPP HIPMI Akbar Himawan Buchar dalam laporannya menegaskan bahwa Munas XVIII menjadi momentum penting bagi organisasi untuk memperkuat kontribusi nyata terhadap pembangunan ekonomi nasional. Menurutnya, semangat kemandirian ekonomi yang diwariskan para pendiri bangsa harus terus menjadi pedoman bagi generasi pengusaha muda Indonesia.
“Kita sangat meresapi pesan dari Bapak Prof. Sumitro Djojohadikusumo yang pernah mengingatkan bahwa kemerdekaan Indonesia tanpa kemandirian ekonomi hanyalah sebuah seremoni. Kita tidak ingin kemerdekaan kita hanya sekadar seremoni. Oleh karena itu, Munas ini menjadi ajang bagi HIPMI untuk merumuskan kontribusi nyata, memastikan Indonesia tidak hanya merdeka secara politik, tapi juga berdaulat secara ekonomi,” ujar Akbar.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa keberadaan HIPMI sebagai wadah pengusaha muda memiliki arti penting bagi masa depan Indonesia. Kepala Negara menilai semangat nasionalisme yang menjadi landasan lahirnya HIPMI merupakan faktor utama yang menentukan kemajuan suatu bangsa.
“HIPMI sebagai wadah pengusaha muda adalah wadah yang sangat penting dan lahirnya HIPMI dengan wawasan nasionalisme sebagaimana diutarakan adalah sangat penting. Sebenarnya tidak ada kemajuan suatu bangsa tanpa nasionalisme, sudah tidak ada. Bahkan, Mbah-mbahnya kapitalisme, guru-guru kapitalisme sekalipun mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi hanya bisa datang dengan nasionalisme,” ujar Presiden.
Presiden Prabowo pun secara resmi membuka Munas XVIII HIPMI yang mengusung tema ‘Sinergi Pengusaha Muda Membangun Kekuatan Ekonomi Nasional‘. Peresmian pembukaan ditandai dengan pemukulan alat musik tradisional Lampung, oleh Presiden Prabowo didampingi oleh para tokoh HIPMI dan para calon ketua umum BPP HIPMI.
“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada hari ini, Rabu, 10 Juni 2026, saya Prabowo Subianto, dengan ini secara resmi saya buka Musyawarah Nasional ke-XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia,” ucap Presiden.
News
Kaki Bola di Jalur Rempah
Tulehu tak hanya menyimpan sejarah jalur rempah, tetapi juga melahirkan pemain sepak bola handal. Pelajari tradisi unik di balik kesuksesan para pemain dari desa ini.
SAYA harus ke Tulehu. Rasanya belum ke Maluku kalau belum menginjakkan kaki di dermaga ini.
Dermaganya tidak besar. Tapi sibuknya luar biasa. Inilah pintu gerbang. Siapa pun yang mau ke Pulau Seram, Saparua, atau Haruku, pasti lewat sini. Tulehu adalah simpul.
Dulu, simpul ini bukan soal feri atau kapal cepat. Tapi rempah.
Tulehu ini strategis. Posisinya terlindung. Kapal-kapal zaman dulu—mulai dari kora-kora sampai kapal kayu besar—senang bersandar di sini. Jalur rempah itu nyata di depan mata. Bayangkan ribuan ton cengkeh dan pala pernah melewati perairan ini untuk mengisi meja makan di Eropa.
Tapi yang paling menarik bukan cuma sejarah rempahnya. Tapi orang-orangnya.
Orang Tulehu itu punya “DNA” khusus. Kalau di Jawa kita kenal daerah basis santri, Tulehu ini basis bola. Kuat sekali.
Kalau di Jawa kita kenal daerah basis santri, Tulehu ini basis bola. Kuat sekali.
Ada tradisi yang bikin saya geleng-geleng kepala. Unik. Setiap ada bayi laki-laki lahir, setelah prosesi adat atau aqiqah, kakinya harus menyentuh rumput lapangan bola. Namanya Lapangan Matawaru. Lapangan itu sakral bagi mereka.
Harapannya jelas: agar si anak jago “menggocek” nasib. Agar kakinya kuat menendang bola.
Hasilnya? Lihat saja daftar pemain Timnas kita. Lestaluhu, Tuasalamony, Pellu. Itu semua marga-marga besar dari sini. Tulehu itu pabrik pemain bola.
Wajah orang Tulehu itu keras, tapi hatinya cair. Khas orang pesisir. Mereka bicaranya meledak-ledak, tapi kalau sudah panggil “Basudara”, urusan selesai. Hangat.
Di pelabuhan, saya melihat pemuda-pemuda memanggul barang dengan gesit. Otot mereka kawat. Mungkin karena setiap sore mereka bertarung di lapangan bola.
Tulehu bukan sekadar pelabuhan transito. Ia adalah tempat di mana sejarah wangi cengkeh bertemu dengan keringat pemain bola.
Dulu mereka menguasai dunia lewat rempah. Sekarang, mereka mencoba menguasai lapangan hijau.
Saya jadi berpikir: apa jadinya kalau seluruh desa di Indonesia punya fanatisme yang sama pada satu hal positif seperti orang Tulehu pada bola?
Indonesia pasti sudah lama ikut Piala Dunia.
News
Pemerintah Siapkan Paket Stimulus Usai Harga Pertamax Naik, Daya Beli Masyarakat Jadi Fokus
Pemerintah sedang merancang paket stimulus ekonomi untuk merespons kenaikan harga Pertamax. Tujuannya adalah melindungi daya beli masyarakat dan menekan inflasi yang mungkin timbul.
Monitorday.com – Pemerintah tengah mematangkan paket stimulus ekonomi sebagai langkah antisipasi terhadap dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green yang mulai berlaku pada Rabu (10/6/2026). Kebijakan tersebut disiapkan untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus meredam potensi tekanan inflasi akibat meningkatnya biaya energi.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan skema stimulus masih dalam tahap finalisasi dan akan terlebih dahulu dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto sebelum diumumkan secara resmi kepada publik.
“Masih disiapkan. Setelah diputuskan dan dilaporkan kepada Presiden, baru akan disampaikan kepada masyarakat,” kata Airlangga di Jakarta, Rabu.
Menurutnya, pemerintah sedang mengevaluasi berbagai opsi kebijakan yang dinilai efektif dalam menjaga konsumsi rumah tangga dan aktivitas ekonomi nasional di tengah kenaikan harga BBM nonsubsidi. Pemerintah juga akan memantau perkembangan inflasi, terutama yang berpotensi muncul dari sektor transportasi dan distribusi barang.
PT Pertamina Patra Niaga resmi menyesuaikan harga Pertamax (RON 92) dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter atau naik lebih dari 30 persen. Sementara Pertamax Green 95 mengalami kenaikan dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter.
Meski demikian, pemerintah memutuskan untuk mempertahankan harga BBM bersubsidi. Pertalite tetap dijual Rp10.000 per liter, sedangkan Biosolar dipatok Rp6.800 per liter.
Penyesuaian harga hanya berlaku pada produk BBM nonsubsidi dan dilakukan mengikuti mekanisme evaluasi harga energi serta perkembangan pasar global.
Pemerintah menilai kenaikan harga Pertamax tidak akan memberikan tekanan besar terhadap inflasi nasional karena sebagian besar sektor transportasi umum dan distribusi logistik masih menggunakan BBM bersubsidi.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan dampak kenaikan Pertamax terhadap inflasi diperkirakan relatif terbatas karena penggunaannya lebih banyak berasal dari kendaraan pribadi.
“Pertamax bukan bahan bakar utama yang digunakan sektor transportasi publik maupun logistik, sehingga dampaknya terhadap inflasi diperkirakan tidak terlalu besar,” ujarnya.
Meski demikian, pemerintah akan terus melakukan pemantauan terhadap pergerakan harga barang dan pola konsumsi masyarakat setelah kebijakan tersebut diterapkan.
Di sisi lain, Komisi XI DPR RI mengingatkan adanya potensi peralihan konsumsi dari Pertamax ke Pertalite akibat selisih harga yang semakin lebar.
Jika perpindahan pengguna terjadi dalam jumlah besar, beban subsidi energi pemerintah berpotensi meningkat dan dapat memengaruhi stabilitas pasokan BBM bersubsidi di lapangan.
DPR meminta pemerintah menghitung secara cermat dampak kebijakan tersebut terhadap anggaran subsidi energi sekaligus memastikan distribusi Pertalite tetap terkendali.
Sejumlah analis menilai kenaikan harga Pertamax tidak terlepas dari meningkatnya tekanan di pasar energi internasional. Lonjakan harga minyak dunia dan tingginya biaya penyediaan energi disebut menjadi faktor utama yang mendorong penyesuaian harga BBM nonsubsidi di dalam negeri.
Meski menghadapi tekanan tersebut, pemerintah menegaskan komitmennya untuk mempertahankan harga BBM bersubsidi guna melindungi kelompok masyarakat yang paling rentan serta menjaga stabilitas ekonomi nasional.
Paket stimulus yang tengah disiapkan diharapkan dapat menjadi bantalan ekonomi bagi masyarakat sekaligus menjaga momentum pertumbuhan konsumsi domestik di tengah perubahan harga energi yang terjadi saat ini.
News
Revitalisasi Sekolah Dipercepat, Mendikdasmen-Menko PMK Pastikan Lingkungan Belajar Aman dan Berkualitas
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) dan Menko PMK meninjau langsung program revitalisasi sekolah untuk memastikan lingkungan belajar yang aman dan berkualitas bagi siswa.
Monitorday.com – Pemerintah terus mempercepat pelaksanaan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan guna meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan menghadirkan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, serta mendukung perkembangan peserta didik. Untuk memastikan program berjalan sesuai target, pengawasan dilakukan secara langsung melalui sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kunjungan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno ke SDN Cimahpar 5, Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (10/6/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau pelaksanaan program revitalisasi sekolah yang menjadi salah satu prioritas pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan nasional.
Program revitalisasi mencakup berbagai aspek perbaikan infrastruktur pendidikan, mulai dari rehabilitasi ruang kelas, pembangunan ruang belajar baru, peningkatan fasilitas sanitasi, penyediaan sarana pendukung pembelajaran, hingga penataan lingkungan sekolah agar lebih ramah bagi peserta didik.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti menegaskan bahwa revitalisasi sekolah bukan hanya soal pembangunan gedung, melainkan bagian dari upaya menciptakan lingkungan belajar yang mendukung tumbuh kembang siswa secara optimal.
Menurutnya, pengawasan yang ketat dan koordinasi lintas sektor menjadi faktor penting agar program yang dijalankan benar-benar memberikan dampak terhadap peningkatan mutu pendidikan dan pemerataan layanan belajar di seluruh Indonesia.
“Revitalisasi sekolah merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan ruang belajar yang aman, nyaman, dan mampu mendukung peningkatan kualitas pendidikan bagi seluruh peserta didik,” ujarnya.
Selain memantau hasil pembangunan, pemerintah juga memanfaatkan kunjungan lapangan untuk mengidentifikasi berbagai tantangan yang masih dihadapi sekolah serta menyusun langkah percepatan penyelesaian program di berbagai daerah.
Menko PMK Pratikno menjelaskan bahwa revitalisasi SDN Cimahpar 5 telah selesai dilaksanakan dengan anggaran sekitar Rp2,6 miliar. Pembangunan dilakukan secara swakelola oleh panitia lokal dengan pendampingan dan pengawasan dari Kemendikdasmen, pemerintah daerah, serta pihak terkait lainnya.
“Melalui visitasi ini kami memastikan revitalisasi sekolah berjalan sesuai rencana. Pembangunan telah selesai dilaksanakan dengan dukungan berbagai pihak sehingga hasilnya dapat dirasakan langsung oleh siswa dan tenaga pendidik,” kata Pratikno.
Ia menilai kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat menjadi salah satu kunci keberhasilan program revitalisasi yang tengah dijalankan secara nasional.
Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin menyambut baik program revitalisasi tersebut. Ia berharap fasilitas baru yang telah dibangun dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan kualitas proses belajar mengajar.
“Ini menjadi bukti nyata perhatian pemerintah terhadap dunia pendidikan. Kami berharap fasilitas yang telah dibangun dapat menambah semangat belajar siswa dan mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Kota Bogor,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala SDN Cimahpar 5, Iim Rohimah, mengaku bersyukur atas bantuan revitalisasi yang membuat sekolahnya kini memiliki fasilitas yang lebih layak.
“Dengan adanya revitalisasi ini, kami memiliki lingkungan belajar yang lebih baik dan nyaman. Kami berharap kualitas pembelajaran juga semakin meningkat seiring dengan perbaikan sarana yang tersedia,” katanya.
Menurut Iim, setelah pembangunan fisik selesai, sekolah akan memfokuskan upaya pada peningkatan mutu pendidikan melalui penguatan kompetensi guru dan peningkatan capaian belajar peserta didik.
Program revitalisasi sekolah merupakan bagian dari implementasi Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan dan Revitalisasi Satuan Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah.
Melalui program tersebut, pemerintah menargetkan tidak hanya perbaikan infrastruktur pendidikan, tetapi juga peningkatan akses dan kualitas layanan pendidikan secara menyeluruh.
Revitalisasi sekolah diharapkan dapat mendukung penurunan angka Anak Tidak Sekolah (ATS), meningkatkan Angka Partisipasi Sekolah (APS), Harapan Lama Sekolah (HLS), dan Rata-rata Lama Sekolah (RLS), sekaligus memperkuat pendidikan inklusif serta meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi peserta didik.
Dengan pengawasan yang berkelanjutan dan kolaborasi lintas sektor, pemerintah optimistis program revitalisasi satuan pendidikan akan menjadi langkah konkret dalam mewujudkan pendidikan yang lebih merata, berkualitas, dan berkeadilan bagi seluruh anak Indonesia.
News
Prabowo Tegaskan Komitmen Modernisasi Layanan Kesehatan Nasional
Presiden Prabowo Subianto meresmikan RSUD baru di Lampung sekaligus memaparkan rencana besar modernisasi layanan kesehatan, termasuk pembangunan ratusan RS dan distribusi alat medis canggih.
Monitorday.com – Presiden Prabowo Subianto meresmikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) K.H. Muhammad Thohir Krui di Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung, pada Rabu (10/06/2026). Dalam sambutannya, Presiden menegaskan bahwa penguatan sektor kesehatan menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam membangun perekonomian nasional yang kuat dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Kita ingin membangun ekonomi kita yang baik, yang kuat. Kita ingin mengelola sumber-sumber alam kita, kekayaan kita sehingga kita bisa memberi pelayanan kepada rakyat yang lebih baik lagi,” tutur Presiden.
Presiden Prabowo menegaskan pentingnya ketersediaan layanan kesehatan yang mudah dijangkau masyarakat, terutama di daerah. Presiden menuturkan bahwa pemerintah telah menyiapkan program pembangunan dan renovasi rumah sakit di berbagai kabupaten di Indonesia.
“Pemerintah akan terus meningkatkan pelayanan kesehatan. Saya sudah merencanakan bersama Menteri Kesehatan dan pemerintah dalam tiga tahun yang akan datang dan kita akan membangun, bilamana membangun baru, kalau bisa memperbaiki, renovasi 350 sampai 400 rumah sakit di seluruh kabupaten di Indonesia,” ujar Presiden.
Selain rumah sakit, Presiden Prabowo mengatakan bahwa pemerintah juga berupaya memperkuat layanan kesehatan dasar melalui modernisasi fasilitas puskesmas. Presiden menjelaskan bahwa program modernisasi layanan kesehatan nasional telah mulai dijalankan melalui distribusi alat kesehatan modern ke berbagai daerah.
“Saat ini kita sudah membagi hampir 1.000 unit alat kesehatan modern. Kita sudah mulai distribusi ke semua rumah sakit daerah di 514 kabupaten/kota. Tadi dilaporkan sebagai contoh rumah sakit ini sudah mulai punya alat-alat yang modern dan ini akan terus kita tingkatkan,” jelas Presiden.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo menyampaikan perkembangan pembangunan rumah sakit daerah yang telah dilakukan pemerintah. Upaya tersebut akan terus dilanjutkan sebagai bagian dari program penguatan infrastruktur kesehatan nasional.
“Kita sudah bangun 22 rumah sakit RSUD pada tahun 2025, dan 2026 ini kita bangun 22 lagi. Dan saya katakan bahwa kita akan bangun dan modernisasi 350 rumah sakit dalam tiga tahun yang akan datang. Alhamdulillah 20 rumah sakit pertama sudah selesai dibangun dan sudah mulai melayani masyarakat,” ucapnya.
Lebih lanjut, Kepala Negara menekankan pentingnya tata kelola yang bersih dalam pelayanan kesehatan sekaligus komitmen pemerintah untuk menyediakan obat-obatan yang terjangkau bagi masyarakat.
“Saya juga memesan tidak boleh ada penyelewengan, tidak boleh ada korupsi dalam pelayanan kepada rakyat. Kita akan mengusahakan obat-obat kepada rakyat yang semurah-murahnya. Saya berharap dalam satu tahun ini kita sudah mulai bisa memberi obat generik dengan harga yang murah kepada rakyat,” tandas Presiden.
