Connect with us

LakeyBanget

Marc Marquez Menang Sprint Race GP Hungaria, Klasemen MotoGP 2026 Berubah

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Marc Marquez berhasil meraih kemenangan pada sprint race MotoGP Hungaria 2026 yang berlangsung di Sirkuit Balaton Park, Sabtu (6/6) malam WIB. Hasil tersebut membuat persaingan klasemen sementara MotoGP 2026 mengalami perubahan.

Start dari posisi terdepan, Marquez langsung menunjukkan dominasinya sejak lampu start padam. Pembalap Lenovo Ducati itu mampu mempertahankan posisi terdepan pada tikungan pertama dan perlahan menjauh dari Pedro Acosta yang memulai balapan dari posisi kedua.

Sepanjang balapan, Marquez tampil tanpa cela. Juara dunia delapan kali tersebut terus memperlebar jarak hingga finis dengan keunggulan lebih dari dua detik atas para pesaingnya.

Kemenangan di sprint race Hungaria menjadi yang ketiga bagi Marquez musim ini setelah sebelumnya juga berjaya pada sprint race GP Brasil dan GP Spanyol.

Tambahan 12 poin dari kemenangan tersebut membuat Marquez kini mengoleksi 83 poin. Jumlah poinnya sama dengan rekan setimnya, Francesco Bagnaia, yang hanya mampu finis di posisi kesembilan dan memperoleh satu poin tambahan.

Meski memiliki poin yang sama, Marquez naik ke posisi ketujuh klasemen sementara dan berada satu tingkat di atas Bagnaia.

Sementara itu, Pedro Acosta yang finis kedua mendapatkan tambahan sembilan poin. Hasil tersebut membuat pembalap muda asal Spanyol itu bertahan di posisi keempat klasemen dengan total 112 poin.

Di barisan depan klasemen, Marco Bezzecchi semakin kokoh memimpin setelah finis ketiga pada sprint race Hungaria. Tambahan tujuh poin mengantarkan Bezzecchi mengoleksi 180 poin dan memperlebar jarak menjadi 20 poin atas Jorge Martin yang hanya finis keenam dan meraih tambahan empat poin.

Klasemen Sementara MotoGP 2026

  1. Marco Bezzecchi – 180 poin
  2. Jorge Martin – 160 poin
  3. Fabio Di Giannantonio – 134 poin
  4. Pedro Acosta – 112 poin
  5. Raul Fernandez – 93 poin
  6. Ai Ogura – 92 poin
  7. Marc Marquez – 83 poin
  8. Francesco Bagnaia – 83 poin
  9. Alex Marquez – 67 poin
  10. Fermin Aldeguer – 64 poin

LakeyBanget

Pelatih Timnas Argentina Kerap Libatkan Messi Saat Ambil Keputusan, Kenapa?

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Pelatih Timnas Argentina, Lionel Scaloni, mengungkapkan bahwa kapten tim Lionel Messi memiliki peran penting dalam berbagai keputusan yang diambil di skuad La Albiceleste.

Meski berstatus sebagai pelatih kepala dan pemegang otoritas tertinggi dalam aspek teknis tim, Scaloni mengaku selalu berdiskusi dengan Messi sebelum menentukan langkah penting terkait tim nasional Argentina.

Sebagai kapten sekaligus pemain paling berpengaruh di skuad Argentina, Messi memang memiliki posisi istimewa. Namun dalam struktur sepak bola modern, keputusan akhir biasanya berada di tangan pelatih, termasuk dalam menentukan strategi permainan maupun komposisi pemain yang diturunkan di lapangan.

Scaloni, yang sukses mengantarkan Argentina menjuarai Piala Dunia 2022, sebenarnya memiliki hak prererogatif penuh untuk menentukan arah tim. Namun, pelatih berusia 48 tahun itu memilih untuk melibatkan Messi dalam proses pengambilan keputusan.

Pernyataan tersebut disampaikan Scaloni dalam wawancara terbarunya yang dikutip dari media Portugal, A Bola.

“Kami selalu mendiskusikan semua keputusan yang kami buat dengannya (Messi). Tidak ada gunanya mengatakan di sini bahwa sayalah yang bertanggung jawab,” ujar Scaloni.

Menurut mantan pelatih Timnas Argentina U-20 itu, pengalaman dan kontribusi Messi selama bertahun-tahun membuat sang kapten layak mendapatkan ruang dalam menentukan berbagai aspek di dalam tim.

“Dalam kasusnya, saya pikir itu pantas. Saya selalu berbicara dengannya dan bertanya bagaimana keadaannya, lalu kami mencoba mencapai kesepakatan bersama,” lanjutnya.

Scaloni juga menegaskan bahwa kehadiran Messi di lapangan masih sangat penting bagi Argentina. Bahkan ketika tidak berada dalam kondisi terbaiknya, peraih delapan Ballon d’Or tersebut tetap mampu memberikan solusi dan menciptakan peluang yang tidak dimiliki pemain lain.

“Saya pikir begitulah seharusnya karena bahkan ketika dia berada di lapangan dengan berbagai kesulitan, dia memberi kami begitu banyak pilihan. Itulah mengapa sering kali lebih baik memiliki dia di lapangan untuk semua yang bisa dia ciptakan,” kata Scaloni.

Pelatih asal Argentina itu juga mengindikasikan bahwa Messi akan terus menjadi bagian penting tim selama masih mampu bermain dan tidak mengalami kendala yang tidak terduga.

Sementara itu, Piala Dunia 2026 berpotensi menjadi turnamen keenam Messi sepanjang kariernya. Sebelumnya, pemain berusia 38 tahun tersebut telah tampil pada edisi 2006, 2010, 2014, 2018, dan 2022.

Pencapaian terbaik Messi terjadi pada Piala Dunia 2022 di Qatar saat ia sukses mengantarkan Argentina meraih gelar juara dunia. Pada turnamen tersebut, Messi juga dinobatkan sebagai pemain terbaik, mengulangi prestasi serupa yang pernah diraihnya pada Piala Dunia 2014.

Continue Reading

LakeyBanget

Persib Antusias Sambut Hasil Undian ACC 2026/27

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan menyambut antusias hasil undian yang menempatkan Pangeran Biru di Grup B ASEAN Club Championships 2026/2027. Acara drawing dilakukan di MNC Studion Jakarta, Jumat, 5 Juni 2026.

Berdasarkan hasil undian, Persib tergabung di Grup B bersama  Port FC (Thailand), Johor Darul Takzim (Malaysia), Lion City Sailors (Singapura), Cong An Ha Noi FC (Vietnam), Preah Khan Reach Svay Rieng FC (Kamboja), serta pemenang pertandingan play-off 2 antara Ezra FC (Laos) dan Shan United FC (Myanmar).

Menurut Adhitia, Persib akan menghadapi ujian yang bagus karena tergabung dengan tim-tim yang menjadi juara di negaranya masing-masing.  “Seru turnamennya. Grup B diisi banyak tim juara, kecuali Port FC. Buat Persib, ini jadi tes yang sangat bagus sebelum kami tampil di kompetisi Asia (AFC),” ujar Adhitya.

Salah satu hal menarik dari hasil drawing ini adalah bertemunya kembali Persib dengan dua rival familiar di kancah regional, yaitu Lion City Sailors dan Port FC.

“Sepertinya jodoh sama Lion City, setiap tahun ketemu. Namun, setiap tahun tim pasti berbenah. Jadi, apa yang sudah kami temui di musim-musim lalu, pasti akan berbeda sekarang. Hasil yang kami raih di musim lalu tidak bisa dijadikan acuan,” pungkasnya

Continue Reading

LakeyBanget

Joe Taslim Ungkap Alasan Pilih Peran Navin di The Furious

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Aktor laga Indonesia, Joe Taslim, mengungkapkan alasan di balik keputusannya menerima peran Navin dalam film thriller aksi Hong Kong The Furious. Berbeda dari sejumlah karakter yang pernah diperankannya sebelumnya, Joe mengaku tertarik karena Navin merupakan sosok yang lebih manusiawi, emosional, dan jauh dari gambaran pahlawan aksi yang nyaris tak terkalahkan.

Dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (5/6/2026), Joe menjelaskan bahwa karakter-karakter yang selama ini melekat pada dirinya cenderung memiliki kemampuan bertarung luar biasa dan sulit dikalahkan.

“Selama ini saya sering memainkan karakter yang sangat kuat dan cenderung over the top. Penonton biasanya bisa menebak bahwa karakter tersebut akan menang. Sementara Navin berbeda,” ujar Joe.

Menurutnya, Navin bukanlah seorang mantan pasukan khusus atau ahli bela diri kelas dunia. Dalam film tersebut, ia digambarkan sebagai seorang jurnalis yang memiliki dasar kemampuan judo dari masa mudanya, cukup untuk membela diri namun tetap rentan menghadapi berbagai ancaman.

“Aku merasa ini sesuatu yang baru. Dia seorang suami yang mencari istrinya yang hilang. Dia bisa bertarung, tetapi dalam setiap pertempuran dia adalah seorang survivor,” katanya.

Joe menilai daya tarik utama Navin terletak pada sisi emosional yang kuat. Sepanjang cerita, karakter tersebut harus menghadapi ketidakpastian mengenai nasib istrinya yang hilang saat menjalankan tugas sebagai jurnalis investigasi.

Konflik batin tersebut menjadi elemen penting yang membedakan The Furious dari film aksi yang pernah dibintanginya sebelumnya.

“Dalam setiap pertarungan dia jatuh, terluka, lalu bangkit lagi. Itu membuat karakter ini terasa lebih dekat dengan kehidupan nyata,” ujarnya.

Joe menambahkan, Navin bukan sosok yang berusaha tampil sebagai pahlawan tangguh. Sebaliknya, karakter tersebut digambarkan penuh empati dan memiliki tujuan hidup yang mulia, yakni menyelamatkan anak-anak yang menjadi korban perdagangan manusia.

“Daripada mencoba terlihat hebat, dia lebih emosional dan penuh empati. Secara manusia, dia sangat noble. Orang yang mendedikasikan dirinya untuk menyelamatkan anak-anak adalah sosok yang luar biasa. Itu yang membuat saya jatuh cinta pada karakter ini,” kata Joe.

Dalam The Furious, Navin terlibat dalam upaya membongkar jaringan perdagangan manusia yang juga berkaitan dengan hilangnya sang istri.

Ia kemudian bekerja sama dengan Wang Wei, seorang pedagang sederhana yang diperankan aktor Hong Kong Xie Miao. Wang Wei berjuang menyelamatkan putrinya yang diculik oleh sindikat perdagangan manusia, sementara Navin memiliki misi pribadi untuk menemukan istrinya dan mengungkap kejahatan yang sama.

Keduanya harus mempertaruhkan nyawa dalam serangkaian pertarungan brutal dan aksi laga intens demi menyelamatkan para korban.

Film ini juga dibintangi oleh aktor laga Indonesia Yayan Ruhian dan menghadirkan kombinasi aksi bela diri serta drama emosional yang kuat.

The Furious dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 17 Juni 2026. Film ini menjadi salah satu proyek internasional terbaru Joe Taslim sekaligus menampilkan sisi berbeda dari aktor yang dikenal lewat berbagai peran ikonis dalam film aksi, termasuk The Night Comes for Us dan Mortal Kombat.

Dengan karakter yang lebih kompleks dan penuh emosi, Joe berharap penonton dapat melihat dimensi baru dalam penampilannya melalui sosok Navin, seorang pria biasa yang berjuang bertahan hidup demi orang-orang yang dicintainya.

Continue Reading

LakeyBanget

Jonatan Christie Pecah Penantian di Istora, Melaju ke Final Indonesia Open Pertama Kalinya

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, akhirnya menembus partai final Indonesia Open untuk pertama kalinya dalam kariernya. Bermain di hadapan ribuan pendukung di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (6/6/2026), Jonatan bangkit dari ketertinggalan untuk mengalahkan wakil Thailand, Panitchaphon Teeraratsakul, dengan skor 16-21, 21-10, 21-12.

Kemenangan tersebut menjadi pencapaian bersejarah bagi Jonatan yang selama bertahun-tahun berusaha menaklukkan tekanan dan ekspektasi besar saat tampil di turnamen kandang sendiri.

“Ini final pertama saya di Indonesia Open. Bisa melangkah sejauh ini sangat berarti karena saya sudah menantikannya cukup lama. Saya terus mencoba mencari formula yang tepat, dan mungkin waktunya memang tahun ini,” kata Jonatan seusai pertandingan.

Keberhasilan melangkah ke final membuat Jonatan hanya berjarak satu kemenangan dari gelar Indonesia Open pertamanya. Ia juga menjaga asa tuan rumah untuk mengakhiri puasa gelar tunggal putra yang terakhir kali dipersembahkan oleh Simon Santoso pada 2012.

Sebelumnya, pencapaian terbaik Jonatan di Indonesia Open terjadi pada edisi 2021 saat berhasil menembus semifinal sebelum dihentikan pebulu tangkis Denmark, Viktor Axelsen.

Jonatan tidak mengawali pertandingan dengan mudah. Panitchaphon tampil agresif sejak awal dengan mengandalkan tempo cepat dan smes keras yang membuat wakil Indonesia kesulitan menemukan ritme permainan.

Selain itu, kondisi shuttlecock yang lebih cepat dibandingkan pertandingan pada hari-hari sebelumnya turut menyulitkan Jonatan untuk beradaptasi.

“Bolanya hari ini cukup berbeda dan sangat cepat. Itu menguntungkan pemain Thailand karena tipe permainannya menyerang dan memiliki smes yang kencang,” ujar Jonatan.

Pada gim pertama, Panitchaphon beberapa kali memanfaatkan bola tanggung yang diberikan Jonatan untuk melancarkan serangan. Pebulu tangkis Thailand itu bermain lebih lepas dan mampu menjaga keunggulan hingga menutup gim pembuka dengan kemenangan 21-16.

Memasuki gim kedua, Jonatan mulai menemukan solusi. Ia tidak lagi terpancing mengikuti tempo cepat lawan dan memilih memperlambat permainan dengan memperpanjang reli.

Strategi tersebut terbukti efektif. Panitchaphon yang sebelumnya dominan mulai kehilangan akurasi, sementara Jonatan semakin nyaman mengendalikan jalannya pertandingan.

“Pada gim pertama saya kurang mengantisipasi hal itu sehingga dia mendapat banyak poin. Pada gim kedua saya mulai bisa mengantisipasi permainannya,” kata Jonatan.

Perubahan taktik tersebut membuat pertandingan berbalik arah. Jonatan tampil dominan dan merebut gim kedua dengan skor telak 21-10.

Momentum positif berlanjut pada gim penentuan. Bermain lebih tenang dan disiplin, Jonatan mampu menjaga keunggulan sejak awal hingga akhirnya memastikan kemenangan 21-12.

Kemenangan ini menunjukkan kematangan permainan Jonatan dalam membaca situasi pertandingan. Saat kehilangan gim pertama, ia tidak terburu-buru atau panik, melainkan memilih melakukan penyesuaian strategi hingga berhasil mengambil kembali kendali laga.

Pada partai final, Jonatan akan menghadapi kejutan turnamen, wakil Kanada Victor Lai.

Sebelumnya, Lai berhasil menyingkirkan unggulan keenam asal Taiwan, Chou Tien Chen, dalam laga ketat tiga gim dengan skor 21-19, 19-21, 21-19.

Laga final akan menjadi kesempatan emas bagi Jonatan untuk menorehkan sejarah baru di depan publik Istora sekaligus mengakhiri penantian panjang Indonesia atas gelar tunggal putra Indonesia Open yang telah berlangsung selama 14 tahun.

Continue Reading

LakeyBanget

Ronaldo dan Kane Incar Rekor Klose di Piala Dunia 2026, Siapa Lebih Berpeluang?

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Persaingan memburu gelar pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia diperkirakan kembali menjadi salah satu sorotan utama pada turnamen 2026. Dua nama yang kini mencuri perhatian adalah Cristiano Ronaldo dan Harry Kane, yang sama-sama telah mengoleksi delapan gol di putaran final Piala Dunia.

Meski memiliki jumlah gol identik, perjalanan keduanya menuju angka tersebut sangat berbeda. Ronaldo mencetak delapan gol dalam lima edisi Piala Dunia bersama Portugal dengan total 22 pertandingan. Sebaliknya, Kane berhasil mengumpulkan delapan gol hanya dalam dua edisi Piala Dunia bersama Inggris dan dari 11 penampilan.

Efektivitas tersebut membuat banyak pengamat menilai Kane memiliki peluang lebih besar untuk menambah pundi-pundi golnya pada Piala Dunia 2026. Selain produktif, kapten Timnas Inggris itu juga masih berada pada usia yang dianggap ideal bagi seorang penyerang untuk tampil di level tertinggi.

Namun, Cristiano Ronaldo tetap tidak bisa dikesampingkan. Megabintang Portugal itu diperkirakan akan berusia 41 tahun saat Piala Dunia 2026 digelar, tetapi rekam jejaknya dalam menjaga kebugaran dan konsistensi performa membuatnya masih berpotensi memberi kejutan.

Meski berpeluang menambah koleksi gol, Ronaldo dan Kane masih harus bekerja keras untuk mengejar rekor milik legenda Jerman, Miroslav Klose.

Mantan striker Timnas Jerman tersebut hingga kini masih berstatus sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah putaran final Piala Dunia dengan torehan 16 gol. Rekor itu dibukukan Klose dalam empat edisi turnamen dan belum mampu dilampaui oleh pemain aktif mana pun.

Di bawah Klose, terdapat legenda Brasil Ronaldo Nazário dengan 15 gol, disusul ikon Jerman Barat Gerd Müller yang mengoleksi 14 gol.

Sementara itu, dua pemain aktif lain yang juga masuk dalam jajaran elite pencetak gol terbanyak Piala Dunia adalah Lionel Messi dan Kylian Mbappé.

Di antara para pemain aktif, Mbappé dinilai memiliki peluang paling besar untuk mematahkan rekor Klose. Penyerang Prancis itu telah mengoleksi 12 gol hanya dalam dua edisi Piala Dunia dan masih memiliki kesempatan tampil di beberapa turnamen mendatang.

Dengan usia yang baru menginjak 27 tahun pada Piala Dunia 2026, Mbappé berpotensi terus menambah koleksi golnya dan menjadi kandidat terkuat untuk menguasai daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa.

Selain faktor usia, performa konsisten Mbappé bersama Timnas Prancis menjadikannya ancaman nyata bagi catatan yang telah bertahan lebih dari satu dekade tersebut.

Piala Dunia 2026 akan menghadirkan format baru dengan 48 peserta, meningkat dari sebelumnya 32 tim. Bertambahnya jumlah negara peserta juga akan membuat jumlah pertandingan dalam turnamen meningkat secara signifikan.

Kondisi tersebut diperkirakan membuka peluang lebih besar bagi para penyerang untuk menambah koleksi gol mereka, termasuk Ronaldo, Kane, maupun Mbappé.

Dengan rekor Klose yang masih berdiri kokoh di angka 16 gol, Piala Dunia 2026 berpotensi menjadi panggung penting dalam perebutan status sebagai raja gol sepanjang sejarah turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut.

Daftar Pencetak Gol Terbanyak Sepanjang Sejarah Piala Dunia

  1. Miroslav Klose (Jerman) – 16 gol
  2. Ronaldo Nazário (Brasil) – 15 gol
  3. Gerd Müller (Jerman Barat) – 14 gol
  4. Just Fontaine (Prancis) – 13 gol
  5. Lionel Messi (Argentina) – 13 gol
  6. Pelé (Brasil) – 12 gol
  7. Kylian Mbappé (Prancis) – 12 gol
  8. Sándor Kocsis (Hungaria) – 11 gol
  9. Gabriel Batistuta (Argentina) – 10 gol
  10. Gary Lineker (Inggris) – 10 gol
  11. Helmut Rahn (Jerman Barat) – 10 gol
  12. Teófilo Cubillas (Peru) – 10 gol
  13. Thomas Müller (Jerman) – 10 gol
  14. Grzegorz Lato (Polandia) – 10 gol
Continue Reading

LakeyBanget

IBM Kenalkan Bob, Asisten AI untuk Developer Enterprise

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – IBM resmi memperkenalkan IBM Bob, platform kecerdasan buatan (AI) terbaru yang dirancang sebagai mitra pengembangan perangkat lunak untuk kebutuhan perusahaan (enterprise). Kehadiran Bob menjadi langkah terbaru IBM dalam mendorong transformasi digital sekaligus menjawab tantangan pengembangan software yang semakin kompleks di era AI.

Tidak sekadar membantu menulis kode, IBM Bob dirancang untuk mendukung seluruh siklus pengembangan perangkat lunak, mulai dari perencanaan, pengkodean, pengujian, peluncuran, hingga proses modernisasi sistem. Platform ini juga dilengkapi tata kelola, keamanan, dan mekanisme kontrol yang dibutuhkan perusahaan dalam mengelola teknologi berbasis AI.

Senior Vice President IBM Software, Dinesh Nirmal, mengatakan bahwa banyak perusahaan saat ini berlomba melakukan modernisasi teknologi. Namun, menurutnya, kecepatan inovasi tanpa pengawasan yang memadai justru dapat menimbulkan risiko baru.

“Setiap bisnis berlomba untuk melakukan modernisasi. Namun, kecepatan tanpa kendali dan transparansi justru menjadi risiko. IBM Bob memungkinkan perusahaan bergerak secepat AI tanpa mengorbankan tata kelola dan keamanan yang diperlukan bisnis,” ujar Nirmal dalam keterangan resminya.

Di tengah meningkatnya adopsi AI di berbagai sektor, IBM mengusung pendekatan human-in-the-loop melalui Bob. Pendekatan ini memastikan bahwa standar keamanan, kepatuhan regulasi, serta kemampuan audit dapat terintegrasi secara real-time dalam alur kerja para pengembang.

Salah satu kemampuan unggulan Bob adalah fitur modernisasi cerdas yang memungkinkan koordinasi berbagai agen AI spesialis untuk menyelesaikan tugas-tugas kompleks secara lebih efisien.

IBM mengungkapkan sejumlah contoh implementasi teknologi tersebut. Perusahaan Blue Pearl disebut berhasil memangkas waktu pembaruan sistem Java dari 30 hari menjadi hanya tiga hari. Sementara itu, APIS IT mampu memigrasikan layanan .NET yang kompleks hanya dalam hitungan jam dengan bantuan Bob.

Secara teknis, Bob mengandalkan sistem koordinasi multi-model yang dapat memilih model AI paling sesuai untuk setiap tugas. Platform ini secara otomatis mengarahkan pekerjaan ke model seperti IBM Granite, Anthropic Claude, maupun berbagai model open-source lainnya berdasarkan kebutuhan akurasi, performa, dan efisiensi biaya.

General Manager Automation & AI IBM Software, Neel Sundaresan, menjelaskan bahwa pengembang saat ini membutuhkan lebih dari sekadar alat bantu penulisan kode.

“Tim developer membutuhkan sistem yang memahami konteks penuh dari pekerjaan mereka dan mampu bertindak berdasarkan konteks tersebut. Itulah yang kami bangun melalui Bob,” kata Sundaresan.

Sebelum diluncurkan secara global, IBM Bob telah menjalani pengujian internal sejak Juni 2025 dan digunakan oleh sekitar 80.000 karyawan IBM di berbagai divisi. Hasil pengujian menunjukkan peningkatan produktivitas rata-rata hingga 45 persen.

Saat ini, platform tersebut telah diadopsi oleh lebih dari 80.000 karyawan IBM di seluruh dunia dan menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memperluas pemanfaatan AI untuk meningkatkan efisiensi pengembangan perangkat lunak di lingkungan enterprise

Continue Reading

LakeyBanget

Rusia Pertimbangkan Bebas Visa untuk Indonesia, Peluang Wisata-Bisnis Makin Terbuka

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Pemerintah Rusia tengah mengkaji kemungkinan pemberlakuan kebijakan bebas visa bagi warga negara Indonesia sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan dan meningkatkan mobilitas antarnegara.

Wakil Perdana Menteri Rusia, Dmitry Chernyshenko, mengungkapkan bahwa Indonesia termasuk dalam daftar negara yang sedang dipertimbangkan untuk memperoleh fasilitas bebas visa. Selain Indonesia, Rusia juga mengkaji kebijakan serupa untuk Malaysia, Bahrain, dan Kuwait.

Pernyataan tersebut disampaikan Chernyshenko dalam wawancara dengan media Rusia RIA Novosti di sela penyelenggaraan Forum Ekonomi Internasional St. Petersburg (SPIEF).

“Kami sedang membahas dengan mitra-mitra kami terkait kemungkinan membebaskan visa sepenuhnya untuk Malaysia, Indonesia, Bahrain, dan Kuwait,” ujar Chernyshenko.

Menurutnya, pemerintah Rusia saat ini masih melakukan pembahasan lebih lanjut dengan negara-negara terkait guna merumuskan mekanisme yang tepat dalam penerapan kebijakan tersebut.

Selain untuk Indonesia dan sejumlah negara di Timur Tengah serta Asia Tenggara, Rusia juga tengah mempertimbangkan skema kemudahan perjalanan bagi rombongan wisata terorganisasi dari India dan Vietnam.

Chernyshenko menjelaskan bahwa mekanisme yang sedang dikaji kemungkinan akan mengacu pada model kerja sama antar-pemerintah yang telah diterapkan Rusia dengan China dan Iran. Melalui skema tersebut, kelompok wisatawan yang memenuhi persyaratan tertentu dapat melakukan perjalanan lintas negara dengan prosedur yang lebih sederhana.

Apabila terealisasi, kebijakan bebas visa ini berpotensi meningkatkan kunjungan wisatawan, memperluas peluang kerja sama ekonomi, serta memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Rusia di berbagai sektor.

Hingga kini, belum ada jadwal resmi mengenai kapan kebijakan tersebut akan diberlakukan karena proses pembahasan masih berlangsung di tingkat pemerintah masing-masing negara.

Continue Reading

LakeyBanget

EXO Siap Guncang Jakarta, Berikut Bocoran Setlist Lengkapnya

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Grup idola asal Korea Selatan, EXO, siap kembali menyapa penggemarnya di Indonesia melalui konser dunia terbaru bertajuk EXO PLANET #6 – EXhOrizon. Konser yang digelar selama dua hari, pada 6 dan 7 Juni 2026 di Indonesia Arena, Jakarta, menjadi momen spesial yang telah lama dinantikan para EXO-L.

Lima anggota EXO, yakni Suho, Chanyeol, D.O., Kai, dan Sehun, dijadwalkan tampil dalam konser tersebut. Kehadiran mereka menandai kembalinya EXO ke Indonesia setelah tujuh tahun sejak konser solo terakhir sebagai grup.

Berdasarkan setlist yang dibawakan saat pembukaan tur di Seoul, Korea Selatan, penggemar akan disuguhkan deretan lagu hits yang merangkum perjalanan karier EXO sejak debut hingga karya terbaru mereka.

Konser akan dibuka dengan lagu debut legendaris MAMA yang dirilis pada 2012. Penampilan kemudian berlanjut dengan sejumlah lagu ikonis bernuansa dark performance seperti Monster, Wolf, dan Overdose. Lagu-lagu dengan aransemen kompleks seperti Jekyll juga masuk dalam daftar penampilan malam itu.

Tak hanya itu, sederet lagu andalan yang melejitkan nama EXO di kancah global, seperti Growl, Call Me Baby, Love Me Right, Ko Ko Bop, Tempo, Love Shot, dan Power, dipastikan akan memeriahkan panggung Indonesia Arena.

EXO juga membawa materi terbaru dari album studio kedelapan mereka, Reverxe, yang dirilis pada 2026. Lagu-lagu seperti Moonlight Shadows, Back It Up, dan Crown menjadi bagian dari setlist sekaligus memperlihatkan perkembangan musikal dan arah artistik terbaru grup tersebut.

Bocoran Setlist EXO PLANET #6 – EXhOrizon

  1. MAMA
  2. Monster
  3. Wolf (Intro) + Overdose
  4. Moonlight Shadows
  5. Gravity
  6. Jekyll
  7. Crazy
  8. PLAYBOY + Artificial Love
  9. The Eve
  10. Love Shot
  11. Power
  12. Don’t Fight The Feeling
  13. Run
  14. Tempo
  15. Ko Ko Bop
  16. Call Me Baby
  17. Love Me Right
  18. Growl
  19. Walk On Memories
  20. Baby Don’t Cry
  21. Don’t Go
  22. EL DORADO
  23. Back It Up
  24. Forever
  25. Crown
  26. Back Pocket
  27. Paradise
  28. Flatline

Tur dunia EXhOrizon pertama kali dibuka di Seoul pada 10–12 April 2026 di KSPO Dome. Setelah itu, EXO melanjutkan rangkaian konser ke berbagai negara di Asia, termasuk Vietnam, Jepang, Thailand, Makau, Hong Kong, Malaysia, Taiwan, Singapura, dan Indonesia.

Konser di Jakarta menjadi penampilan perdana EXO di Indonesia Arena yang memiliki kapasitas sekitar 16.500 penonton. Sebelumnya, grup tersebut pernah menggelar konser di Lapangan D Senayan pada 2014 sebelum berpindah ke ICE BSD untuk tur-tur berikutnya.

Kembalinya EXO ke Indonesia melalui EXhOrizon menjadi salah satu agenda konser K-pop terbesar tahun ini. Dengan kombinasi lagu-lagu klasik, hit global, serta materi terbaru, konser tersebut diprediksi akan menjadi perayaan nostalgia sekaligus babak baru perjalanan musik EXO bersama para penggemarnya di Tanah Air.

Continue Reading

LakeyBanget

Messi dan Ronaldo Bakal Kenakan Lencana Khusus FIFA di Piala Dunia 2026

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com– FIFA akan memberikan penghormatan khusus kepada para pemain yang memiliki catatan penampilan luar biasa di ajang Piala Dunia melalui lencana FIFA World Cup Legacy pada Piala Dunia 2026.

Lencana tersebut diberikan kepada pemain yang telah tampil dalam lima edisi atau lebih di turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia itu. Sejumlah nama besar dipastikan akan mengenakan penghargaan tersebut, termasuk Lionel Messi, Cristiano Ronaldo, dan kiper Meksiko Guillermo Ochoa.

Ketiga pemain itu berpeluang mencatat sejarah dengan menjalani penampilan keenam mereka di Piala Dunia saat edisi 2026 berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

“Lencana FIFA World Cup Legacy menjadi penghormatan atas kontribusi ikonik para legenda terbesar turnamen, yakni pemain yang tampil di Piala Dunia untuk kelima kalinya atau bahkan keenam,” tulis FIFA dalam keterangan resminya.

Selain Messi, Ronaldo, dan Ochoa, tiga pemain lain juga akan mengenakan lencana tersebut, yakni Yuto Nagatomo (Jepang), Luka Modric (Kroasia), dan Manuel Neuer (Jerman). Ketiganya diproyeksikan menjalani penampilan kelima di Piala Dunia 2026.

Dengan demikian, terdapat enam pemain yang berhak mengenakan lencana FIFA World Cup Legacy pada edisi ke-23 Piala Dunia tersebut.

Tak hanya itu, FIFA juga memperkenalkan lencana Debut FIFA World Cup bagi pemain yang menjalani penampilan pertama mereka di ajang Piala Dunia. Sejumlah bintang muda seperti Lamine Yamal, Florian Wirtz, dan Erling Haaland diperkirakan akan mengenakan lencana tersebut apabila tampil di turnamen tahun 2026.

FIFA juga menyiapkan lencana penghargaan berwarna emas bagi para pemain yang pernah meraih penghargaan individu bergengsi di Piala Dunia, seperti Golden Boot, Golden Ball, dan Golden Glove.

“Pemain yang pernah meraih penghargaan individu Golden Boot, Golden Ball, dan Golden Glove akan mendapatkan pengakuan melalui lencana gold honours berwarna emas,” tulis FIFA.

Inovasi ini menjadi bagian dari upaya FIFA untuk memberikan apresiasi yang lebih besar kepada para pemain yang telah mencetak sejarah dan meninggalkan warisan penting dalam perjalanan Piala Dunia.

Continue Reading

LakeyBanget

Mathew Baker Ukir Sejarah, Pecahkan Rekor Debutan Termuda Timnas Indonesia

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Mathew Baker mencatatkan namanya dalam sejarah sepak bola nasional setelah menjadi pemain termuda yang menjalani debut bersama Timnas Indonesia. Rekor tersebut tercipta saat Indonesia menghadapi Oman di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (5/6).

Baker masuk pada pertengahan babak kedua menggantikan Ragnar Oratmangoen. Pemain kelahiran 13 Mei 2009 itu menjalani laga perdananya bersama skuad Garuda pada usia 17 tahun 29 hari.

Catatan tersebut sekaligus mematahkan rekor sebelumnya yang dipegang Arkhan Kaka. Penyerang muda itu melakoni debut bersama Timnas Indonesia pada ajang Piala AFF 2024 saat berusia 17 tahun 3 bulan 7 hari.

Meski hanya tampil singkat dan belum memberikan kontribusi langsung dalam pertandingan, Baker telah menorehkan pencapaian bersejarah. Namanya kini tercatat sebagai debutan termuda Timnas Indonesia hingga suatu saat nanti rekor tersebut berhasil dilampaui pemain lain.

Momen debut Baker terasa semakin istimewa karena berakhir dengan kemenangan meyakinkan Tim Merah Putih. Indonesia menundukkan Oman dengan skor 3-0 melalui gol Justin Hubner, Ole Romeny, dan Ragnar Oratmangoen. Kemenangan tersebut juga dilengkapi aksi gemilang Emil Audero yang sukses menggagalkan tendangan penalti lawan.

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menilai Baker sebagai salah satu aset penting untuk masa depan sepak bola Indonesia. Karena itu, ia sengaja memberikan kesempatan kepada pemain muda tersebut untuk merasakan atmosfer pertandingan internasional.

Menurut Herdman, bermain bersama pemain-pemain berpengalaman seperti Kevin Diks dan Calvin Verdonk dapat membantu mempercepat perkembangan mental serta kualitas permainan Baker. Pengalaman di level tertinggi diyakini akan meningkatkan kepercayaan diri dan kematangannya sebagai pesepak bola profesional.

Usai pertandingan, Baker mendapat ucapan selamat dari rekan-rekan setim dan jajaran ofisial Timnas Indonesia. Pemain Melbourne City itu juga tampak emosional hingga meneteskan air mata saat mengikuti prosesi menyanyikan lagu “Tanah Airku” bersama seluruh skuad di tengah lapangan.

Debut bersejarah tersebut menjadi awal perjalanan Mathew Baker bersama Timnas Indonesia dan menandai lahirnya salah satu talenta muda yang diharapkan mampu menjadi pilar Garuda di masa depan.

Continue Reading
LakeyBanget4 minutes ago

Pelatih Timnas Argentina Kerap Libatkan Messi Saat Ambil Keputusan, Kenapa?

LakeyBanget48 minutes ago

Marc Marquez Menang Sprint Race GP Hungaria, Klasemen MotoGP 2026 Berubah

LakeyBanget2 hours ago

Persib Antusias Sambut Hasil Undian ACC 2026/27

LakeyBanget2 hours ago

Joe Taslim Ungkap Alasan Pilih Peran Navin di The Furious

LakeyBanget3 hours ago

Jonatan Christie Pecah Penantian di Istora, Melaju ke Final Indonesia Open Pertama Kalinya

LakeyBanget4 hours ago

Ronaldo dan Kane Incar Rekor Klose di Piala Dunia 2026, Siapa Lebih Berpeluang?

News4 hours ago

Dorong Penguatan Bahasa dan Karakter, Wamendikdasmen Ingatkan Siswa Tak Kehilangan Jati Diri di Era Global

LakeyBanget13 hours ago

IBM Kenalkan Bob, Asisten AI untuk Developer Enterprise

LakeyBanget13 hours ago

Rusia Pertimbangkan Bebas Visa untuk Indonesia, Peluang Wisata-Bisnis Makin Terbuka

LakeyBanget13 hours ago

EXO Siap Guncang Jakarta, Berikut Bocoran Setlist Lengkapnya

LakeyBanget14 hours ago

Messi dan Ronaldo Bakal Kenakan Lencana Khusus FIFA di Piala Dunia 2026

News14 hours ago

Menkeu: Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh di Tengah Ketidakpastian Global, Tumbuh 5,61 Persen

News14 hours ago

Pagi Ceria di Balikpapan, Mendikdasmen Ajak Kurangi Gawai dan Terapkan Hidup Sehat

Ruang Sujud15 hours ago

Mata Uang Kripto dalam Perspektif Ekonomi Islam

News23 hours ago

DPR Dorong Nobar Piala Dunia 2026 Jadi Penggerak Ekonomi Rakyat

LakeyBanget23 hours ago

Mathew Baker Ukir Sejarah, Pecahkan Rekor Debutan Termuda Timnas Indonesia

LakeyBanget1 day ago

Jakarta Fair Kemayoran 2026 Digelar Sebulan Penuh, Ini Harga Tiket dan Jam Operasionalnya

LakeyBanget1 day ago

Acosta Kuasai Practice MotoGP Hungaria 2026, Marquez Finis di Posisi Ketujuh

LakeyBanget1 day ago

Derbi Indonesia di Semifinal, Sabar/Reza Siap Redam Kecepatan Raymond/Joaquin

LakeyBanget1 day ago

Janice Tjen Selangkah Lagi Raih Gelar WTA 125 usai Lolos ke Final Birmingham