Connect with us

News

Optimistis Meski Rupiah Melemah, Purbaya Yakin Ekonomi RI Aman

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang belakangan mendekati level Rp17.700 per dolar AS belum membuat pemerintah khawatir. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa justru tetap menunjukkan optimisme dan menegaskan fondasi ekonomi Indonesia masih berada dalam kondisi kuat.

Sikap tenang Purbaya bahkan sempat disinggung Presiden RI Prabowo Subianto saat menghadiri peluncuran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).

Dalam pidatonya, Prabowo meminta masyarakat tidak terlalu cemas menghadapi fluktuasi dolar AS. Menurut Presiden, kondisi ekonomi nasional masih aman selama Menteri Keuangan Purbaya masih bisa tersenyum.

Menanggapi hal tersebut, Purbaya menegaskan pelemahan rupiah saat ini lebih dipengaruhi faktor eksternal dan sentimen pasar global jangka pendek, bukan karena memburuknya fundamental ekonomi Indonesia.

“Enggak apa-apa. Nanti kita perbaiki. Fondasi ekonominya kan bagus,” ujar Purbaya usai menghadiri penyerahan pesawat dan rudal oleh Presiden Prabowo kepada TNI di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (18/5/2026).

Untuk menjaga stabilitas pasar keuangan, pemerintah juga berencana meningkatkan intervensi di pasar obligasi melalui Bond Stabilization Fund (BSF). Langkah tersebut dilakukan guna menjaga kepercayaan investor sekaligus menopang stabilitas rupiah.

Menurut Purbaya, kehadiran pemerintah di pasar obligasi diharapkan dapat menahan aksi jual investor asing yang khawatir terhadap penurunan harga obligasi.

“Mulai hari ini akan kita masuk dengan lebih signifikan lagi, sehingga pasar obligasinya terkendali,” katanya.

Selain itu, Purbaya memastikan pelemahan rupiah tidak akan mengganggu subsidi bahan bakar minyak (BBM). Pernyataan itu disampaikan saat berada di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta pada Senin (18/5/2026), ketika kurs rupiah berada di kisaran Rp17.666 per dolar AS berdasarkan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia.

Ia juga membantah anggapan bahwa kondisi saat ini menyerupai krisis ekonomi 1998. Menurutnya, kondisi ekonomi domestik Indonesia masih relatif lebih kuat dibanding sejumlah negara di kawasan Asia Tenggara.

Dalam taklimat media pada April lalu, Purbaya kembali menegaskan bahwa tekanan terhadap rupiah lebih banyak dipicu dinamika global dan ekspektasi pasar internasional.

“Yang jelas adalah fondasi ekonomi kita tidak berubah,” tegasnya.

Pemerintah bersama Bank Indonesia saat ini terus memantau perkembangan pasar keuangan global, termasuk dampak ketegangan geopolitik dan arus modal asing yang memengaruhi nilai tukar rupiah.

Meski menghadapi tekanan eksternal, pemerintah tetap optimistis pertumbuhan ekonomi nasional dapat terjaga melalui berbagai langkah stabilisasi yang tengah dijalankan.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News

Kemendikdasmen Pastikan Guru Non-ASN Tetap Bisa Mengajar Setelah 2026

Kemendikdasmen mengklarifikasi bahwa guru non-ASN akan tetap bisa mengajar setelah 2026. Penegasan ini meredakan kekhawatiran terkait masa depan tenaga pendidik tersebut.

Hendi Firdaus

Published

on

  • Monitorday.com – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menegaskan guru non-ASN tetap dapat mengajar di sekolah setelah tahun 2026. Penegasan ini disampaikan untuk merespons polemik yang muncul usai terbitnya Surat Edaran (SE) Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 7 Tahun 2026 tentang Penugasan Guru Non-ASN pada Satuan Pendidikan yang Diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah.
  • Sebelumnya, ketentuan dalam SE tersebut yang menyebut masa penugasan guru non-ASN berlaku hingga 31 Desember 2026 sempat ditafsirkan sebagian pihak sebagai larangan bagi guru non-ASN untuk mengajar mulai 2027.

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikdasmen, Nunuk Suryani, membantah anggapan tersebut dalam rapat bersama Komisi X DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (19/5).

“Tidak ada pernyataan di dalam SE tersebut yang mengatakan bahwa guru non-ASN dilarang mengajar pada tahun 2027,” ujar Nunuk.

Ia menjelaskan, surat edaran itu diterbitkan bukan untuk menghentikan peran guru non-ASN, melainkan sebagai pedoman penataan status tenaga pendidik tersebut agar tetap dapat mengajar di sekolah.

Menurut Nunuk, aturan itu juga menjadi acuan bagi pemerintah daerah dalam mempertimbangkan kembali penugasan guru non-ASN di wilayah masing-masing.

“Yang ditata adalah statusnya, bukan menghentikan gurunya. Memang masa berlaku SE ini sampai Desember 2026,” jelasnya.

Pernyataan Kemendikdasmen tersebut diharapkan dapat memberikan kepastian bagi para guru non-ASN yang sebelumnya khawatir tidak lagi dapat mengajar setelah berakhirnya masa penugasan dalam surat edaran tersebut.

Continue Reading

News

Di Balik Rebalancing MSCI Penyebab Tekanan IHSG

Proses ini dilakukan untuk memastikan bahwa indeks tersebut tetap akurat dalam mencerminkan kondisi, ukuran, dan likuiditas pasar saham di suatu negara atau wilayah

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com– Rebalancing Morgan Stanley Capital International (MSCI) merupakan penyesuaian berkala terhadap komposisi dan bobot saham dalam indeks investasi global. Proses ini dilakukan untuk memastikan bahwa indeks tersebut tetap akurat dalam mencerminkan kondisi, ukuran, dan likuiditas pasar saham di suatu negara atau wilayah. Bagi negara berkembang seperti Indonesia, perubahan dalam indeks MSCI memiliki dampak yang sangat signifikan terhadap pergerakan modal asing.

Indeks MSCI menjadi acuan utama bagi para manajer investasi dan investor institusi besar di seluruh dunia untuk menyusun portofolio mereka. Ketika MSCI mengumumkan penyesuaian, dana-dana kelolaan besar (pasif maupun aktif) akan langsung mengikuti perubahan tersebut secara otomatis. Mereka akan membeli saham yang baru masuk atau naik bobotnya, serta menjual saham yang keluar atau turun bobotnya dari daftar indeks.

Proses penyesuaian ini biasanya memicu lonjakan volume transaksi dan volatilitas tinggi di pasar saham domestik menjelang tanggal efektif pemberlakuan. Investor asing sering kali melakukan aksi jual massal secara serentak jika bobot saham Indonesia secara keseluruhan dikurangi demi dialokasikan ke negara lain. Tekanan jual jangka pendek inilah yang kerap membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami koreksi tajam.

Namun, penting untuk dipahami bahwa penurunan harga saham akibat rebalancing MSCI sama sekali tidak mencerminkan kerusakan pada fundamental ekonomi negara. Tekanan ini murni terjadi karena faktor teknis arus keluar masuk modal (capital outflow) demi pemenuhan regulasi portofolio global. Kinerja keuangan perusahaan dan indikator makroekonomi domestik biasanya tetap berjalan stabil tanpa terpengaruh langsung oleh perubahan bobot tersebut.

Pemerintah dan otoritas pasar modal umumnya memandang sentimen negatif dari penyesuaian indeks ini sebagai dinamika pasar yang bersifat sementara. Setelah tanggal efektif berlalu dan proses penataan ulang portofolio global selesai, tekanan jual di bursa domestik biasanya akan mereda secara perlahan. Pasar keuangan kemudian akan bergerak normal kembali dan mulai fokus merespons indikator ekonomi riil yang ada.

Bagi para investor lokal dan pelaku pasar, periode koreksi akibat sentimen MSCI ini justru sering kali menciptakan peluang investasi yang menarik. Saham-saham berfundamental kuat yang ikut merosot karena tekanan pasar massal menjadi memiliki harga diskon dengan valuasi yang jauh lebih murah. Momentum ini dapat dimanfaatkan untuk melakukan akumulasi beli atau mengoleksi saham-saham berkinerja bagus dengan harga bawah.

Secara keseluruhan, rebalancing MSCI adalah siklus rutin pasar modal global yang harus dihadapi oleh setiap bursa efek di dunia. Kunci menghadapi volatilitas ini adalah pemahaman yang jernih bahwa pergerakan harga didorong oleh arus kas jangka pendek, bukan penurunan kualitas emiten. Dengan fundamental ekonomi nasional yang tetap kokoh, pasar saham domestik memiliki kapasitas besar untuk segera pulih setelah badai penyesuaian indeks berlalu.

Continue Reading

News

Ekonomi Jepang Menguat, Sinyal Kenaikan Suku Bunga

Performa ekonomi yang kuat ini muncul meskipun ada ketidakpastian yang tinggi akibat konflik di Timur Tengah

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com– Jepang mencatat pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat dari perkiraan pada awal tahun, memperkuat argumen untuk kenaikan suku bunga lebih lanjut oleh Bank of Japan (BOJ).

Produk Domestik Bruto (PDB) riil Jepang meluas sebesar 2,1% secara tahunan pada kuartal pertama, melebihi proyeksi ekonom sebesar 1,7%. Angka ini juga menunjukkan percepatan dari pertumbuhan 0,8% yang direvisi turun pada kuartal sebelumnya.

Laporan dari Kantor Kabinet pada hari Selasa mengungkap data pertumbuhan yang signifikan ini. Performa ekonomi yang kuat ini muncul meskipun ada ketidakpastian yang tinggi akibat konflik di Timur Tengah.

Percepatan pertumbuhan ekonomi Jepang didorong oleh konsumsi swasta dan perdagangan yang lebih kuat dari perkiraan. Kedua faktor ini menjadi pendorong utama di balik angka PDB yang optimis.

Dengan data pertumbuhan yang positif ini, tekanan bagi Bank of Japan untuk mempertimbangkan pengetatan kebijakan moneter melalui kenaikan suku bunga semakin besar. Langkah ini diharapkan dapat menjaga stabilitas ekonomi di tengah dinamika global.

Namun, prospek ekonomi Jepang di masa mendatang tetap dibayangi oleh ketidakpastian global, khususnya akibat dinamika konflik yang sedang berlangsung di Timur Tengah.

Continue Reading

News

Perspektif BI tentang Stabilitas Rupiah

Bank Indonesia (BI) menyatakan bahwa posisi rupiah secara rerata tahunan masih berada dalam kondisi stabil

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com– Nilai tukar rupiah menembus level Rp 17.726 per dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan paruh hari Selasa, 19 Mei 2026. Angka ini melampaui proyeksi nilai tukar yang ditetapkan dalam asumsi makro APBN 2026, menunjukkan tekanan signifikan pada mata uang domestik.

Meskipun demikian, Bank Indonesia (BI) menyatakan bahwa posisi rupiah secara rerata tahunan masih berada dalam kondisi stabil. Gubernur BI Perry Warjiyo menegaskan mandat lembaganya adalah menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, bukan pada tingkat nilai tukar spesifik.

Dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 18 Mei 2026, Perry menjelaskan, “Yang disebut stabilitas adalah volatilitas nilai tukar rupiah yang average-nya 20 hari.”

Berdasarkan hitungan tersebut, standar deviasi dari rupiah tercatat terdepresiasi 5,4% secara year to date. Data tersebut mengindikasikan pergerakan signifikan pada mata uang domestik sepanjang tahun ini.

Perry melanjutkan, “Average year to date sekarang (Senin, 18 Mei 2026) rupiah sekarang Rp 16.900 sekian. Berarti di atas ini, tapi yang kita bicarakan average tahunan.”

Bank sentral meyakini posisi rupiah akan kembali ke dalam rentang rerata tahunannya yang berkisar antara Rp 16.200 hingga Rp 16.800 per dolar AS, dengan nilai fundamental di Rp 16.500 per dolar AS. Perry meramalkan normalisasi posisi rupiah akan terjadi mulai Juli hingga September 2026.

Continue Reading

News

IHSG Turun 3% Tekanan di Saham Barang Baku dan Energi Kuat

Volume perdagangan tercatat melibatkan 27,96 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp15,13 triliun

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com– Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Sesi I pada Selasa (19/5/2026) di zona merah, mencatat penurunan signifikan. Kinerja buruk ini menempatkan IHSG sebagai bursa dengan pelemahan terparah di seluruh Asia.

Pada jeda perdagangan, IHSG terpantau di posisi 6.396, amblas sebesar 3,08% dibandingkan dengan penutupan hari sebelumnya. Pergerakan indeks menunjukkan sentimen negatif yang kuat melanda pasar saham domestik.

Sepanjang sesi perdagangan, IHSG sempat menyentuh level terendah 6.376, meski di awal perdagangan sempat menguat ke posisi tertinggi 6.635. Volume perdagangan tercatat melibatkan 27,96 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp15,13 triliun.

Pelemahan masif terjadi di beberapa sektor utama. Saham-saham barang baku memimpin penurunan dengan anjlok 7,26%. Sektor energi juga tertekan, jatuh sedalam 6,47%.

Tidak hanya itu, saham transportasi ikut melemah 5,94%, disusul oleh saham infrastruktur yang turun 3,91%, dan saham perindustrian melemah 3,42%. Tekanan jual ini membuat beberapa saham menjadi top losers hari ini.

Di antara saham-saham yang mengalami koreksi paling dalam adalah PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) yang amblas 14,9%, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) jatuh 14,7%, dan PT Indika Energy Tbk (INDY) drop 14,6%.

Continue Reading

News

Tahan Dolar AS, Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun per Hari ke Pasar Obligasi

Pemerintah Indonesia menggelontorkan Rp2 triliun per hari ke pasar obligasi. Ini dilakukan untuk menstabilkan nilai tukar rupiah dan mencegah keluarnya modal asing.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Pemerintah mulai melakukan intervensi besar-besaran di pasar obligasi guna menahan tekanan terhadap nilai tukar rupiah yang belakangan terus melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Setiap hari, dana sekitar Rp2 triliun digelontorkan ke pasar obligasi untuk menjaga stabilitas pasar keuangan domestik.

Kebijakan tersebut disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa usai mengikuti rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (18/5/2026).

Menurut Purbaya, pemerintah masuk langsung ke pasar obligasi secara bertahap untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah sekaligus mengantisipasi arus keluar modal asing yang berpotensi memperparah tekanan di pasar keuangan.

“Kita sudah masuk ke bond market bertahap. Saya akan masuk setiap hari ke bond market. Saya minta masuk Rp2 triliun tiap hari,” ujar Purbaya di Jakarta.

Langkah tersebut diambil setelah nilai tukar rupiah sempat tertekan mendekati level Rp17.500 per dolar AS. Pemerintah khawatir pelemahan yang berlanjut dapat memicu investor asing melepas obligasi negara dan menarik dana mereka keluar dari Indonesia.

Purbaya menjelaskan, intervensi dilakukan dengan menjaga harga obligasi negara tetap stabil. Dengan harga obligasi yang terjaga atau meningkat, investor asing dinilai masih memiliki peluang memperoleh keuntungan atau capital gain sehingga minat terhadap pasar obligasi Indonesia tetap tinggi.

“Kalau yield turun berarti harga bond naik. Nanti ada potensi capital gain. Jadi pasar bond kita menarik,” katanya.

Menteri Keuangan menegaskan dana intervensi tersebut bukan berasal dari utang baru maupun tambahan anggaran negara. Pemerintah memanfaatkan pengelolaan kas negara dan Saldo Anggaran Lebih (SAL) yang saat ini disebut mencapai sekitar Rp420 triliun.

Menurutnya, penggunaan dana kas negara itu bersifat pengelolaan likuiditas atau cash management sehingga dana negara tetap aman dan hanya diputar untuk menjaga sentimen positif di pasar keuangan domestik.

Sebelumnya, Purbaya juga telah memberi sinyal pemerintah akan membantu Bank Indonesia melalui skema Bond Stabilization Fund (BSF). Pernyataan tersebut disampaikan pada 12 Mei 2026 di kantor Kementerian Keuangan saat rupiah mulai menembus level Rp17.500 per dolar AS.

Pemerintah berharap intervensi rutin di pasar obligasi dapat meredam gejolak pasar keuangan dalam beberapa pekan ke depan sekaligus mengembalikan stabilitas pergerakan rupiah terhadap dolar AS.

Continue Reading

News

SPMB Jabar 2026 Resmi Dimulai, Sekolah Maung Jadi Program Unggulan Baru

Dapatkan informasi terbaru mengenai SPMB Jabar 2026, termasuk program unggulan Sekolah Maung, jadwal pendaftaran, dan daftar sekolah yang ditunjuk.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com — Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jawa Barat Tahun Ajaran 2026/2027 resmi dimulai pada Senin, 18 Mei 2026. Tahapan awal diawali dengan distribusi akun digital bagi calon murid baru yang berlangsung hingga 22 Mei 2026.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengingatkan calon siswa jenjang SMA, SMK, dan SLB untuk memperhatikan jadwal serta mekanisme pendaftaran karena proses SPMB tahun ini dibagi ke dalam beberapa tahapan, mulai dari pemetaan calon murid hingga seleksi reguler.

Salah satu program baru yang menjadi sorotan dalam pelaksanaan SPMB tahun ini adalah hadirnya Sekolah Maung. Program tersebut merupakan satuan pendidikan menengah khusus yang dirancang untuk mencetak “manusa waluya” atau manusia unggul dengan kemampuan di bidang sains, teknologi, vokasi, kompetensi global, serta karakter berbasis nilai Gapura Pancawaluya.

Berdasarkan petunjuk teknis SPMB Jawa Barat 2026/2027, sebanyak 28 SMA Negeri dan 13 SMK Negeri ditunjuk sebagai Sekolah Maung.

Selain jalur Sekolah Maung, peserta juga dapat mengikuti tahapan Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB) dan SPMB Reguler Tahap 1 maupun Tahap 2.

Pada tahap pemetaan, calon siswa diwajibkan mengisi data pribadi, nilai rapor, prestasi, kondisi ekonomi keluarga, bantuan sosial yang diterima, hingga mengunggah dokumen persyaratan serta memilih sekolah tujuan.

Hasil pemetaan nantinya akan menentukan apakah peserta langsung diterima atau tidak diterima di sekolah pilihannya. Peserta yang lolos dapat langsung melakukan daftar ulang sesuai jalur penerimaan masing-masing.

Untuk jalur prestasi dan mutasi, daftar ulang dilakukan pada SPMB Tahap 1. Sementara jalur afirmasi dan domisili dilaksanakan pada Tahap 2.

Peserta yang belum lolos dalam tahap pemetaan atau menolak hasil rekomendasi sekolah masih memiliki kesempatan mengikuti SPMB Reguler Tahap 1 dan Tahap 2.

Khusus jalur domisili, sistem akan memberikan rekomendasi sekolah lain berdasarkan jarak tempat tinggal dan kuota yang masih tersedia.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyediakan dua laman resmi untuk proses pendaftaran:

  • SPMB Jabar Reguler: spmb.jabarprov.go.id
  • SPMB Sekolah Maung: maung.spmb.jabarprov.go.id

Namun hingga berita ini ditulis, laman SPMB Sekolah Maung dilaporkan masih belum dapat diakses sehingga masyarakat diminta memantau secara berkala.

Jadwal Penting SPMB Jabar 2026

Jadwal SPMB Sekolah Maung

  • Pendaftaran: 25–29 Mei 2026
  • Verifikasi: 25 Mei–2 Juni 2026
  • Rapat dewan guru: 4 Juni 2026
  • Pengumuman: 8 Juni 2026
  • Daftar ulang: 9–10 Juni 2026

Jadwal Pemetaan Calon Murid Baru

  • Input data: 29 Mei–8 Juni 2026
  • Verifikasi dan masa sanggah: 29 Mei–8 Juni 2026
  • Pengumuman: 12 Juni 2026

Jadwal SPMB Tahap 1

  • Registrasi: 15–19 Juni 2026
  • Verifikasi dan masa sanggah: 15–19 Juni 2026
  • Pengumuman: 24 Juni 2026
  • Daftar ulang: 26–29 Juni 2026

Jadwal SPMB Tahap 2

  • Registrasi: 30 Juni–6 Juli 2026
  • Verifikasi dan masa sanggah: 30 Juni–6 Juli 2026
  • Pengumuman: 10 Juli 2026
  • Daftar ulang: 13–14 Juli 2026

Daftar Sekolah Maung di Jawa Barat

SMA Negeri Program Sekolah Maung

  • SMAN 2 Cibinong, Kabupaten Bogor
  • SMAN 1 Bogor, Kota Bogor
  • SMAN 1 Depok, Kota Depok
  • SMAN 1 Bekasi, Kota Bekasi
  • SMAN 2 Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi
  • SMAN 1 Subang, Kabupaten Subang
  • SMAN 1 Purwakarta, Kabupaten Purwakarta
  • SMAN 5 Karawang, Kabupaten Karawang
  • SMAN 2 Kota Sukabumi, Kota Sukabumi
  • SMAN 1 Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi
  • SMAN 1 Cisarua, Kabupaten Bandung Barat
  • SMAN 1 Cianjur, Kabupaten Cianjur
  • SMAN 3 Bandung, Kota Bandung
  • SMAN 5 Bandung, Kota Bandung
  • SMAN 3 Cimahi, Kota Cimahi
  • SMAN 1 Soreang, Kabupaten Bandung
  • SMAN 1 Sumedang, Kabupaten Sumedang
  • SMAN 1 Majalengka, Kabupaten Majalengka
  • SMAN 1 Sindang, Kabupaten Indramayu
  • SMAN 2 Cirebon, Kota Cirebon
  • SMAN 1 Palimanan, Kabupaten Cirebon
  • SMAN 2 Kuningan, Kabupaten Kuningan
  • SMAN 1 Garut, Kabupaten Garut
  • SMAN 1 Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya
  • SMAN 1 Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya
  • SMAN 1 Ciamis, Kabupaten Ciamis
  • SMAN 1 Banjar, Kota Banjar
  • SMAN 1 Parigi, Kabupaten Pangandaran

SMK Negeri Program Sekolah Maung

  • SMKN 1 Cibinong, Kabupaten Bogor
  • SMKN 3 Bogor, Kota Bogor
  • SMKN 2 Kota Bekasi, Kota Bekasi
  • SMKN 1 Cibadak, Kabupaten Sukabumi
  • SMKN 1 Pacet, Kabupaten Cianjur
  • SMKN 1 Cimahi, Kota Cimahi
  • SMKN 1 Katapang, Kabupaten Bandung
  • SMKN 1 Majalengka, Kabupaten Majalengka
  • SMKN 1 Mundu, Kabupaten Cirebon
  • SMKN 1 Garut, Kabupaten Garut
  • SMKN 2 Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya
  • SMKN 1 Pangandaran, Kabupaten Pangandaran

Sementara itu, SMKN Tajug Gede Purwakarta masih dalam proses pendirian.

Continue Reading

News

Terobosan Baru! UMY Ubah Sistem Karier Dosen, Begini Skemanya

UMY memperkenalkan skema baru pemisahan jalur karier dosen menjadi pengajar, peneliti, dan pengabdi. Ini bertujuan meningkatkan fokus, produktivitas, dan mutu pendidikan tinggi.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) membuat terobosan baru dalam sistem pengembangan karier dosen. Kampus swasta tersebut resmi menerapkan pemisahan jalur karier dosen berdasarkan minat dan kompetensi masing-masing, yakni sebagai pengajar, peneliti, atau fokus pada pengabdian masyarakat.

Kebijakan baru itu disampaikan langsung oleh Rektor UMY, Achmad Nurmandi, dalam forum Focus Group Discussion (FGD) bersama pimpinan fakultas, program studi, dan ketua pusat studi di lingkungan UMY, Jumat (15/5/2026).

Melalui kebijakan tersebut, dosen tidak lagi diwajibkan menjalankan seluruh tugas tridarma perguruan tinggi dengan porsi yang sama secara bersamaan. UMY memberikan ruang bagi para dosen untuk memilih jalur karier sesuai kekuatan dan talenta mereka.

Nurmandi menilai selama ini banyak dosen menghadapi beban kerja yang terlalu berat dan tidak realistis. Menurutnya, dosen dituntut mengajar hingga 40 SKS per tahun, namun tetap dibebani target publikasi ilmiah dalam jumlah besar.

“Kalau harus publikasi 3-4 per tahun dan tetap diharuskan mengajar sampai 40 SKS, ya bisa dipastikan akan kesulitan. Ini tidak mungkin,” ujar Nurmandi.

Dalam skema baru tersebut, UMY membagi karier dosen menjadi tiga jalur utama.

1. Jalur Pengajar

Dosen pada jalur ini akan difokuskan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas. Mereka diarahkan memperkuat metode pengajaran, pengembangan kurikulum, pendampingan mahasiswa, hingga inovasi pembelajaran berbasis teknologi.

UMY berharap jalur ini mampu menghasilkan lulusan berkualitas melalui proses pembelajaran yang lebih optimal.

2. Jalur Peneliti

Bagi dosen yang memilih jalur peneliti, fokus utama diarahkan pada pengembangan karya ilmiah, publikasi internasional, kolaborasi riset, dan inovasi akademik. Dosen peneliti tidak lagi dibebani kewajiban mengajar penuh seperti sebelumnya.

Menurut Nurmandi, dosen yang memiliki bakat kuat dalam riset perlu diberi ruang lebih luas untuk berkembang.

“Dosen yang memang talentanya riset, sebaiknya memang difokuskan untuk riset saja. Riset itu dunia yang selalu menjanjikan, dan bagi saya pribadi, menyenangkan,” katanya.

Kebijakan tersebut juga berlaku bagi pejabat struktural kampus seperti dekan hingga rektor yang tidak lagi dibebani target publikasi setara dosen peneliti.

3. Jalur Pengabdian Masyarakat

Selain pengajar dan peneliti, UMY juga membuka jalur khusus bagi dosen yang ingin fokus pada pengabdian masyarakat. Jalur ini diarahkan untuk memperkuat kontribusi kampus dalam pemberdayaan sosial, pendampingan masyarakat, pengembangan desa, hingga program kemanusiaan.

Melalui skema tersebut, dosen diharapkan dapat menjadi penghubung antara dunia akademik dengan kebutuhan nyata masyarakat.

UMY menilai kebijakan pemisahan jalur karier dosen merupakan langkah strategis untuk meningkatkan mutu pendidikan sekaligus reputasi kampus di tingkat nasional maupun internasional.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, dan Hilirisasi UMY, Supriyatiningsih, mengatakan pihak kampus juga tengah merevitalisasi pusat studi agar lebih produktif menghasilkan publikasi ilmiah dan kerja sama internasional.

Menurutnya, pusat studi akan menjadi salah satu motor utama dalam meningkatkan reputasi akademik UMY di level global.

“Pusat Studi adalah salah satu jangkar UMY untuk bisa menempatkan universitas ini pada proses-proses akademik,” ujar Supriyatiningsih.

Kebijakan pemisahan jalur karier dosen ini dinilai menjadi salah satu terobosan baru dalam dunia pendidikan tinggi Indonesia, terutama dalam upaya menyesuaikan beban kerja dosen dengan kompetensi dan produktivitas masing-masing.

Continue Reading

News

Culik WNI-Cegat Armada Kemanusiaan Gaza, Kemlu RI Kecam Israel

Kemlu RI mengecam tindakan Israel mencegat armada kemanusiaan Gaza. Pemerintah memprioritaskan keselamatan WNI yang terdampak dalam insiden ini.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mengecam keras tindakan militer Israel yang mencegat armada misi kemanusiaan internasional Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 di perairan Siprus, Mediterania Timur. Dalam insiden tersebut, sejumlah warga negara Indonesia (WNI) yang tergabung dalam misi dilaporkan ikut terdampak.

Juru bicara Kemlu RI, Yvonne Mewengkang, mengatakan pemerintah Indonesia menilai tindakan Israel sebagai pelanggaran terhadap misi kemanusiaan yang bertujuan menyalurkan bantuan ke Jalur Gaza, Palestina.

“Kementerian Luar Negeri mengecam keras tindakan Militer Israel yang telah mencegat sejumlah kapal yang tergabung dalam rombongan misi kemanusiaan internasional Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 di sekitar perairan Siprus, Mediterania Timur,” ujar Yvonne kepada awak media, Senin (18/5).

GSF merupakan inisiatif internasional untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza yang masih mengalami blokade total di tengah agresi Israel.

Berdasarkan informasi sementara, sedikitnya 10 kapal dilaporkan telah ditahan, termasuk kapal Amanda, Barbaros, Josef, dan Blue Toys. Salah satu WNI bernama Andi Angga Prasadewa yang merupakan delegasi Global Peace Convoy Indonesia (GPCI)–Rumah Zakat diketahui berada di kapal Josef.

Sementara itu, kapal yang membawa jurnalis Republika, Bambang Noroyono, hingga kini belum dapat dihubungi dan status kapalnya masih belum diketahui.

Yvonne menyebut situasi di lapangan masih berkembang sangat cepat dan pemerintah terus memantau perkembangan terbaru.

“Situasi di lapangan masih sangat dinamis dan kemungkinan perkembangan tetap perlu diantisipasi,” katanya.

Kemlu RI mendesak pemerintah Israel segera membebaskan seluruh kapal beserta awak misi kemanusiaan yang ditahan serta menjamin distribusi bantuan kemanusiaan kepada rakyat Palestina sesuai hukum humaniter internasional.

Sejak awal insiden, Kemlu RI telah berkoordinasi dengan KBRI Ankara, KBRI Kairo, dan KBRI Amman untuk menyiapkan langkah antisipatif guna memastikan keselamatan para WNI dan mempercepat proses pemulangan jika diperlukan.

Selain itu, Kemlu juga terus menjalin komunikasi dengan berbagai pihak terkait untuk memperoleh informasi terkini mengenai kondisi para WNI yang berada dalam misi tersebut.

“Pelindungan WNI akan terus menjadi prioritas utama Pemerintah Indonesia di tengah situasi yang berkembang sangat cepat,” lanjut Yvonne.

Mengacu pada informasi dari akun Instagram GPCI, terdapat sembilan WNI yang ikut dalam pelayaran kemanusiaan tersebut. Mereka antara lain Herman Budianto Sudarsono, Ronggo Wirasanu, Andi Angga Prasadewa, Aras Asad Muhammad, Hendro Prasetyo, Andre Prasetyo Nugroho, dan Rahendro Herubowo.

Pemimpin Redaksi Republika, Andi Muhyidin, menegaskan pihaknya memberikan perhatian serius terhadap keselamatan para relawan dan jurnalis yang terlibat dalam misi kemanusiaan tersebut.

“Keselamatan mereka menjadi perhatian serius kami,” ujarnya dalam pernyataan resmi.

Ia juga menegaskan dukungan terhadap misi kemanusiaan internasional untuk Palestina.

“Kami berdiri bersama para relawan kemanusiaan dunia. Dan kami menolak segala bentuk kriminalisasi terhadap misi kemanusiaan di perairan internasional,” kata Andi.

Continue Reading

News

Kemkomdigi Kaji Kebijakan Wajib Cantumkan Nomor HP untuk Registrasi Media Sosial

Kemkomdigi mengkaji kewajiban mencantumkan nomor HP saat registrasi media sosial. Kebijakan ini bertujuan perkuat akuntabilitas pengguna dan ketahanan ruang digital nasional.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) tengah mengkaji kebijakan yang mewajibkan pengguna media sosial mencantumkan nomor telepon seluler saat melakukan registrasi akun. Langkah ini disebut sebagai upaya memperkuat akuntabilitas pengguna dan menjaga ketahanan ruang digital nasional.

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, mengatakan rencana tersebut saat ini masih dalam tahap konsultasi publik. Pernyataan itu disampaikan dalam rapat kerja bersama Komisi I DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin.

“Ini yang sedang kita godok dengan konsultasi publik tentunya agar bagaimana orang ketika masuk ke sosial media wajib menaruh nomor teleponnya sehingga identitasnya jelas,” ujar Meutya.

Menurut Meutya, saat ini pencantuman nomor telepon dalam pembuatan akun media sosial masih bersifat opsional. Jika kebijakan diterapkan, identitas pengguna dinilai akan lebih jelas sehingga mereka dapat lebih bertanggung jawab terhadap konten yang diunggah.

“Mereka menjadi akuntabel atau bertanggung jawab terhadap tulisan-tulisan yang ditayangkan,” katanya.

Selain mewajibkan nomor telepon, Kemkomdigi juga berencana memperkuat sistem identitas digital terverifikasi melalui Penyelenggara Sertifikasi Elektronik (PSrE). Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah menghadapi ancaman misinformasi, disinformasi, serta penyalahgunaan teknologi deepfake di ruang digital.

Dalam upaya pengawasan, Kemkomdigi disebut terus melakukan patroli siber untuk menindak konten disinformasi dan ujaran kebencian melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga. Pemerintah juga memperketat pengawasan terhadap platform digital dengan meminta laporan transparansi dan penjelasan terkait sistem moderasi konten.

Namun, Meutya mengungkapkan tingkat kepatuhan platform digital terhadap permintaan moderasi konten dari pemerintah masih rendah, yakni sekitar 20 persen.

Karena itu, pemerintah mulai melakukan pemeriksaan dan investigasi langsung terhadap sejumlah platform digital. Salah satunya adalah Meta terkait penanganan hoaks kesehatan dan kepatuhan terhadap aturan perlindungan anak dalam PP Tunas.

Pemerintah juga mempertimbangkan aturan yang mewajibkan platform digital memiliki kantor perwakilan di Indonesia agar koordinasi terkait perlindungan ruang digital dapat berjalan lebih cepat dan efektif.

Meutya menegaskan penguatan ketahanan nasional di ruang digital tidak hanya dilakukan melalui pengawasan platform, tetapi juga lewat edukasi langsung kepada masyarakat.

“Kita meyakini bahwa hal-hal untuk menjaga ketahanan nasional di sosial media tidak berarti seluruh kegiatannya harus di media sosial. Tapi, pertemuan-pertemuan fisik dengan masyarakat, diskusi, sosialisasi, edukasi, itu menjadi peran yang juga amat penting,” ujarnya.

Continue Reading
LakeyBanget6 minutes ago

OpenAI Menang Gugatan Elon Musk, Juri AS Tolak Klaim Pendiri Tesla

News57 minutes ago

Optimistis Meski Rupiah Melemah, Purbaya Yakin Ekonomi RI Aman

News5 hours ago

Kemendikdasmen Pastikan Guru Non-ASN Tetap Bisa Mengajar Setelah 2026

News5 hours ago

Di Balik Rebalancing MSCI Penyebab Tekanan IHSG

News5 hours ago

Ekonomi Jepang Menguat, Sinyal Kenaikan Suku Bunga

News5 hours ago

Perspektif BI tentang Stabilitas Rupiah

News5 hours ago

IHSG Turun 3% Tekanan di Saham Barang Baku dan Energi Kuat

Ruang Sujud9 hours ago

Posisi Isa dalam Rukun Iman: Mengapa Wajib Diimani?

News13 hours ago

Tahan Dolar AS, Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun per Hari ke Pasar Obligasi

News13 hours ago

SPMB Jabar 2026 Resmi Dimulai, Sekolah Maung Jadi Program Unggulan Baru

LakeyBanget23 hours ago

Akhir Era Dani Carvajal di Real Madrid: Sang Kapten Resmi Berpisah Usai 23 Tahun

News23 hours ago

Terobosan Baru! UMY Ubah Sistem Karier Dosen, Begini Skemanya

News24 hours ago

Culik WNI-Cegat Armada Kemanusiaan Gaza, Kemlu RI Kecam Israel

News1 day ago

Kemkomdigi Kaji Kebijakan Wajib Cantumkan Nomor HP untuk Registrasi Media Sosial

News1 day ago

Prabowo Serahkan Pesawat MRCA Rafale dan Sistem Pertahanan Modern ke TNI

News1 day ago

Penyelamatan Anggaran Negara

News1 day ago

Resmikan RS Muhammadiyah di Lombok Timur, Abdul Mu’ti: Kalau Sudah Niat Sulit Dihentikan

LakeyBanget1 day ago

Ukir Sejarah, Calvin Verdonk Jadi Pemain RI Pertama Tampil di Liga Champions

LakeyBanget1 day ago

KPop Demon Hunters Siap Gelar Tur Global, Mulai Kapan?

LakeyBanget2 days ago

Kata-kata Marc Klok Usai Persib Patahkan Tren Buruk Kontra PSM

Banner subscribe popup ×

Berlangganan Berita Terbaru Monitorday

Dapat memilih lebih dari satu.