Connect with us

News

Pemerintah Gulirkan 8 Poin Kebijakan Transformasi Budaya Kerja Nasional, Apa Saja?

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Pemerintah resmi meluncurkan delapan poin Kebijakan Transformasi Budaya Kerja Nasional dan Kebijakan Energi sebagai respons terhadap dinamika global yang dipicu konflik geopolitik, khususnya di kawasan Timur Tengah.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan bahwa kebijakan ini menjadi langkah mitigasi sekaligus momentum transformasi menuju sistem kerja dan pengelolaan energi yang lebih efisien dan modern.

“Program ini merupakan bagian dari transformasi struktural untuk menghadapi tantangan global dengan tetap menjaga stabilitas ekonomi nasional,” ujar Airlangga dalam konferensi pers virtual.

Pemerintah menegaskan bahwa kondisi ekonomi Indonesia tetap stabil dengan fundamental yang kuat, termasuk ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) yang aman serta fiskal yang terjaga.

Berikut delapan poin lengkap kebijakan tersebut:

1. Di tengah dinamika global yang menguji rantai pasok dunia, Indonesia menunjukkan dirinya sebagai bangsa yang adaptif, resilien, dan tangguh.

“Situasi ini bukanlah hambatan, melainkan momentum bagi kita untuk melakukan akselerasi perubahan yang modern dan efisien. Perlu ditekankan kepada masyarakat bahwa kondisi perekonomian nasional tetap stabil dan fundamental yang kokoh. Stok BBM nasional dalam kondisi aman dan stabilitas fiskal tetap terjaga,” Untuk itu kebijakan berikut ini diambil agar masyarakat tetap tenang dan tetap positif.

2. Sebagai langkah adaptif dan preventif, guna menghadapi dinamika global, pemerintah menetapkan kebijakan transformasi budaya kerja yang mendorong perubahan perilaku kerja yang lebih efisien, produktif, dan berbasis digital. Kebijakan ini mencakup beberapa langkah utama sebagai berikut:

a. penerapan work from home (WFH) bagi ASN, aparat sipil negara, di instansi pusat dan daerah, yang dilakukan sebanyak satu hari kerja dalam seminggu, yaitu setiap hari Jumat yang diatur melalui surat edaran dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenpanRB) dan surat edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri), termasuk di dalam skema work from home yang diatur sebagai berikut:

– Mendorong transformasi tata kelola pemerintahan berbasis digital,

– Efisiensi mobilitas, termasuk pembatasan penggunaan kendaraan dinas 50%, kecuali untuk operasional dan kendaraan listrik, dan mendorong penggunaan transportasi publik, jadi mengurangi kendaraan dinas dan menggunakan semaksimal mungkin transportasi publik.

– Efisiensi perjalanan dinas di dalam negeri hingga 50%, dan luar negeri hingga 70%.

– Khusus untuk daerah, ini ada himbuan untuk penambahan jumlah hari, waktu, dan takupan daripada ruas jalan dalam car free day, sesuai dengan karakter masing-masing daerah, dan ini akan diatur oleh surat edaran dari Menteri Dalam Negeri.

b. Penerapan work from home bagi sektor swasta, yang diatur lebih lanjut melalui Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), dengan tetap memperhatikan karakteristik dan kebutuhan masing-masing sektor usaha. Pengaturan melalui Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan juga mencakup gerakan efisiensi penggunaan energi di tempat kerja.

c. Terdapat sektor-sektor yang dikecualikan dari WFH, dan tetap bekerja dari kantor atau lapangan, yaitu sektor layanan publik seperti kesehatan, keamanan, kebersihan, serta sektor strategis seperti industri atau produksi, energi, air, bahan pokok, makanan/minuman, perdagangan, transportasi, logistik, dan keuangan.

d. Sektor pendidikan tetap melakukan kegiatan belajar-mengajar secara tatap muka, yaitu luring secara normal di seluruh jenjang pendidikan dasar hingga menengah selama lima hari dalam seminggu, dan tidak ada pembatasan untuk kegiatan ajang olahraga terkait dengan prestasi maupun ekstrakurikuler lainnya.

Sementara untuk pendidikan tinggi, semester 4 ke atas, menyesuaikan dengan surat edaran dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek)

3. Himbauan umum bagi masyarakat terkait:

a. Terkait efisiensi energi, masyarakat agar menjalankan kebiasaan hemat energi dalam aktivitas sehari-hari, baik di rumah maupun di tempat kerja, yang

b. Mobilitas cerdas, yaitu memprioritaskan penggunaan transportasi publik,

c. Masyarakat diminta tetap produktif, menjalankan roda ekonomi sebagaimana biasa.

4. Kebijakan ini akan mulai berlaku 1 April 2026 dan akan dilakukan evaluasi setelah dua bulan pelaksanaan, dan pengaturan teknis ini akan dituangkan dalam surat edaran Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Menteri Dalam Negeri, dan Menteri Ketenagakerjaan.

5. Potensi penghematan dari kebijakan Work from Home ini yang langsung ke APBN adalah Rp6,2 triliun, berupa penghematan kompensasi BBM. Sementara total pembelanjaan BBM masyarakat berpotensi untuk dihemat juga sebesar Rp59 triliun.

6. Pemerintah juga melakukan langkah strategis dalam pengelolaan keuangan negara, melalui prioritasisasi dan refocusing belanja kementerian dan lembaga. Pengalihan anggaran dilakukan dari belanja yang kurang prioritas, seperti perjalanan dinas, rapat, belanja non operasional, dan kegiatan seremonial menuju belanja yang lebih produktif dan berdampak langsung kepada masyarakat, termasuk rehabilitasi dan rekonstruksi bencana Sumatra.

Pemerintah juga terus mendorong percepatan belanja kementerian dan lembaga, serta penajaman belanja melalui optimalisasi anggaran. Potensi prioritasisasi dan refocusing anggaran kementerian dan lembaga ini dalam range Rp121,2 triliun hingga Rp130,2 triliun.

7. Sebagai bagian dari upaya kemandirian energi dan efisiensi energi, pemerintah menerapkan kebijakan B50. Ini mulai berlaku 1 Juli 2026. Pertamina telah siap untuk menimplementasikan blending. Ini berpotensi mengurangi penggunaan BBM berbasis fosil sebanyak 4 juta kiloliter dan ini dalam satu tahun. Tentu ini dalam 6 bulan, ada penghematan dari fosil, ada penghematan subsidi daripada biodiesel yang diperkirakan nilainya Rp48 triliun.

Untuk memastikan distribusi BBM, pemerintah akan melakukan pengaturan pembelian dengan penggunaan barcode My Pertamina dengan batas wajar 50 liter per kendaraan. Tetapi ini tidak berlaku uintuk kendaraan umum dan untuk detailnya nanti akan disampaikan untuk energi ini oleh Pak Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral.

8. Kemudian selain langkah di atas, pemerintah mendorong optimalisasi daripada program makan bergizi gratis sebagai program dan program ini diarahkan untuk penyediaan makanan segar selama 5 hari dalam seminggu dan tetap memperhatikan pengecualian seperti untuk asrama, daerah 3T dan daerah dengan tingkat stunting tinggi. Potensi penghematan dari kegiatan ini mencapai Rp20 triliun.

“Dan keseluruhan kebijakan ini merupakan bagian dari transformasi struktural menuju ekonomi yang lebih efisien, produktif, dan berdaya tahan. Pemerintah mengajak seluruh masyarakat dan dunia usaha untuk tetap produktif, berpartisipasi aktif, dan mendukung efisiensi dan transformasi budaya kerja ini,” pungkas Airlangga.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News

MUI Usulkan Pembentukan Danantara Syariah

Danantara Syariah diusulkan sebagai wadah khusus untuk mengonsolidasikan aset, lembaga, dan potensi ekonomi syariah Indonesia.

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com– Majelis Ulama Indonesia mengusulkan pembentukan Danantara Syariah Indonesia sebagai wadah khusus untuk mengonsolidasikan potensi ekonomi dan keuangan syariah nasional. Gagasan tersebut disampaikan dalam Kongres Umat Islam Indonesia VIII yang berlangsung di Jakarta pada Jumat, 24 Juli 2026.

Ketua Umum MUI KH Anwar Iskandar mengatakan pengelolaan ekonomi syariah di Indonesia belum mencapai hasil yang diharapkan, meskipun Indonesia memiliki penduduk Muslim dalam jumlah besar. Karena itu, MUI mendorong pembentukan lembaga yang mampu mengoordinasikan berbagai kekuatan ekonomi syariah secara terarah dan berkelanjutan.

Wakil Ketua Umum MUI KH Muhammad Cholil Nafis menjelaskan potensi ekonomi syariah saat ini masih tersebar dan berjalan sendiri-sendiri. Potensi tersebut mencakup perbankan syariah, asuransi, pasar modal syariah, Bank Perekonomian Rakyat Syariah, Baitul Maal wat Tamwil, serta dana sosial Islam seperti zakat dan wakaf.

MUI mengusulkan agar Danantara tetap berfungsi sebagai induk atau super holding kekuatan ekonomi nasional. Sementara itu, Danantara Syariah dapat dibentuk sebagai holding khusus yang berfokus menggerakkan ekonomi umat dan mengintegrasikan berbagai lembaga serta instrumen keuangan berbasis syariah.

Konsolidasi dinilai dapat menciptakan skala ekonomi yang lebih besar dan menekan biaya pendanaan dalam kegiatan bisnis. Dengan kekuatan dana yang terintegrasi, lembaga-lembaga ekonomi syariah juga diharapkan mampu membiayai proyek yang lebih besar dan memberikan dampak langsung terhadap sektor riil.

Cholil menyebut dana syariah di sektor pendidikan yang dikelola pemerintah mencapai sekitar Rp930 triliun. Sementara itu, dana yang dikelola pihak swasta disebut telah melampaui Rp2.000 triliun. Besarnya nilai tersebut dinilai menunjukkan potensi ekonomi umat yang dapat dioptimalkan melalui tata kelola dan koordinasi yang lebih kuat.

Karakter ekonomi syariah dinilai berbeda dari sistem keuangan konvensional karena memiliki pola bisnis tersendiri. Ekonomi syariah tidak hanya berorientasi pada pasar modal dan bisnis berskala global, tetapi juga menitikberatkan pembiayaan masyarakat, kegiatan konsumsi, serta usaha produktif di tingkat akar rumput.

Pembentukan Danantara Syariah juga diharapkan memperkuat hubungan antara sektor keuangan dengan kegiatan usaha nyata. Dana yang dihimpun dapat diarahkan untuk mendukung UMKM, industri halal, pertanian, pendidikan, perumahan, dan berbagai kegiatan produktif yang dapat menciptakan lapangan kerja.

Namun, usulan tersebut masih membutuhkan pembahasan lebih lanjut bersama pemerintah dan pemangku kepentingan. Struktur kelembagaan, regulasi, mekanisme pengawasan, serta hubungan Danantara Syariah dengan lembaga keuangan dan pengelola dana umat perlu dirancang secara transparan agar tidak terjadi tumpang tindih kewenangan.

MUI berharap Danantara Syariah dapat menjadi kekuatan baru bagi pembangunan nasional. Apabila dikelola secara profesional, akuntabel, dan sesuai prinsip syariah, lembaga tersebut dinilai berpotensi meningkatkan daya saing industri keuangan syariah sekaligus memperkuat kesejahteraan ekonomi umat.

Continue Reading

News

Pembiayaan Syariah Bantu UMKM Naik Kelas

Dukungan pembiayaan syariah membantu Alfriandra Souvenir berkembang dari usaha rumahan bermodal Rp7 juta menjadi produsen suvenir dengan pasar yang semakin luas.

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com– Pembiayaan berbasis syariah terus memainkan peran penting dalam mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah. Salah satu contohnya terlihat pada perkembangan Alfriandra Souvenir, usaha yang dirintis sejak 1997 dengan modal awal sekitar Rp7 juta dan kemudian bertumbuh menjadi produsen suvenir dengan kapasitas usaha yang lebih besar.

Usaha tersebut berawal dari skala rumahan dengan proses produksi yang terbatas. Seiring meningkatnya permintaan, kebutuhan modal kerja, peralatan, dan pengembangan pasar juga bertambah. Dukungan pembiayaan syariah kemudian menjadi salah satu faktor yang membantu usaha tersebut memperkuat operasional dan meningkatkan kapasitas produksi.

Bank Syariah Indonesia menilai pembiayaan bagi UMKM tidak hanya berfungsi sebagai tambahan modal, tetapi juga sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi. Melalui pembiayaan yang sesuai prinsip syariah, pelaku usaha memperoleh akses pendanaan yang dapat digunakan untuk membeli bahan baku, memperbaiki sarana produksi, menambah tenaga kerja, dan memperluas jaringan pemasaran.

Pertumbuhan Alfriandra Souvenir menunjukkan bahwa usaha kecil memiliki peluang besar untuk naik kelas ketika memperoleh dukungan pembiayaan, pendampingan, dan akses pasar secara berkelanjutan. Keberhasilan tersebut juga memperlihatkan pentingnya pengelolaan usaha yang disiplin, inovasi produk, serta kemampuan menjaga kualitas di tengah persaingan.

Pembiayaan syariah memiliki karakteristik yang menekankan prinsip keadilan, transparansi, dan kemitraan. Skema ini dinilai sesuai bagi pelaku UMKM yang membutuhkan pembiayaan produktif sekaligus ingin menjalankan usahanya berdasarkan nilai-nilai ekonomi Islam.

Dampak pembiayaan tidak berhenti pada pertumbuhan satu perusahaan. Ketika UMKM berkembang, kebutuhan tenaga kerja, bahan baku, distribusi, dan jasa pendukung juga meningkat. Kondisi tersebut menciptakan efek berganda bagi ekonomi lokal serta membuka peluang pendapatan bagi masyarakat di sekitar lokasi usaha.

UMKM selama ini menjadi salah satu penopang utama perekonomian Indonesia. Namun, keterbatasan modal, rendahnya literasi keuangan, dan akses pasar masih menjadi kendala bagi sebagian pelaku usaha. Karena itu, perbankan syariah diharapkan tidak hanya menyalurkan pembiayaan, tetapi juga memberikan pendampingan manajemen dan penguatan kapasitas bisnis.

Kisah Alfriandra Souvenir menjadi gambaran bahwa pembiayaan yang tepat dapat membantu usaha rumahan berkembang secara bertahap dan berkelanjutan. Penguatan pembiayaan syariah bagi UMKM diharapkan semakin memperluas kesempatan usaha, menciptakan lapangan kerja, dan memperkokoh ekonomi umat.

Continue Reading

News

Nasabah Bank Emas BSI Melonjak 700 Persen

Bisnis bank emas BSI mencatat pertumbuhan pesat dengan jumlah nasabah menembus 1,3 juta orang dan perdagangan emas mencapai 8,06 ton.

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com– PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk atau BSI mencatat pertumbuhan signifikan dalam layanan bank emas atau bullion bank. Hingga Juni 2026, jumlah nasabah layanan bullion BSI meningkat sekitar 700 persen secara tahunan hingga menembus 1,3 juta orang.

Pertumbuhan jumlah nasabah tersebut menunjukkan semakin besarnya minat masyarakat terhadap emas sebagai instrumen investasi dan penyimpan nilai. Ketidakpastian ekonomi global serta tingginya permintaan terhadap aset aman turut mendorong masyarakat memilih emas untuk melindungi nilai kekayaannya.

Sepanjang periode tersebut, BSI tercatat telah memperdagangkan sebanyak 8,06 ton emas. Peningkatan transaksi itu juga mendorong pendapatan berbasis komisi atau fee-based income dari bisnis emas tumbuh sekitar 712 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pencapaian tersebut memperkuat posisi BSI sebagai salah satu pelopor layanan bank emas berbasis prinsip syariah di Indonesia. Layanan yang disediakan mencakup pembelian dan penjualan emas, cicilan emas, gadai emas, tabungan emas, hingga penitipan emas yang dapat diakses melalui jaringan kantor maupun aplikasi digital BYOND by BSI.

Perkembangan bisnis bullion BSI juga didukung penguatan sinergi dengan berbagai pihak, termasuk Danantara Indonesia. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk mengoptimalkan investasi negara, memperkuat likuiditas, serta membangun ekosistem emas nasional yang terintegrasi dari sektor hulu hingga hilir.

Kemudahan transaksi secara digital menjadi salah satu faktor yang meningkatkan ketertarikan masyarakat. Nasabah dapat membeli emas dalam nominal terjangkau tanpa harus langsung menyimpan emas fisik secara mandiri. Sistem tersebut dinilai memberikan akses investasi yang lebih praktis, aman, dan sesuai dengan prinsip syariah.

Pertumbuhan bank emas juga berpotensi memberikan dampak lebih luas terhadap perekonomian nasional. Ekosistem bullion yang kuat dapat mendukung industri pertambangan, pengolahan emas, perhiasan, perdagangan, hingga pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.

Ke depan, BSI diharapkan terus memperkuat edukasi dan literasi masyarakat mengenai investasi emas. Nasabah tetap perlu memahami tujuan investasi, risiko perubahan harga, biaya transaksi, serta kesesuaian produk dengan kondisi keuangan masing-masing agar emas tidak hanya menjadi tren, tetapi menjadi bagian dari perencanaan keuangan syariah yang sehat.

Continue Reading

News

Prabowo Saksikan Akad 62.000 Rumah Subsidi di Batang

Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri akad massal 62.000 KPR rumah subsidi yang digelar serentak di berbagai wilayah Indonesia.

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com– Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menyaksikan akad massal 62.000 Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan atau FLPP di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis, 30 Juli 2026. Kegiatan nasional tersebut dipusatkan di Perumahan Puri Delta City Side, Kecamatan Wonotunggal.

Akad massal akan melibatkan 62.000 calon debitur yang tersebar di lebih dari 100 titik pada 36 provinsi. Pelaksanaan kegiatan didukung oleh 36 bank penyalur yang menjadi mitra Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat atau BP Tapera.

Sebanyak 200 calon debitur dijadwalkan mengikuti prosesi akad secara langsung di Batang. Sementara itu, sekitar 61.800 calon debitur lainnya mengikuti kegiatan secara daring dari berbagai daerah di Indonesia. Presiden juga dijadwalkan menyerahkan kunci rumah secara simbolis kepada perwakilan penerima manfaat.

Penerima rumah subsidi berasal dari beragam profesi, mulai dari guru, tenaga kesehatan, pengemudi ojek daring, asisten rumah tangga, pemuka agama, anggota TNI dan Polri, hingga pelaku usaha kecil. Program ini diarahkan untuk memperluas kesempatan masyarakat berpenghasilan rendah memperoleh hunian yang layak dan terjangkau.

Selain akad KPR FLPP, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan akad Kredit Usaha Rakyat atau KUR Perumahan senilai sekitar Rp880 miliar. Akad KUR Perumahan diikuti sekitar 7.100 debitur dari sisi masyarakat yang membutuhkan rumah maupun pelaku usaha yang mendukung penyediaan perumahan.

Akad massal di Batang menjadi kelanjutan dari kegiatan serupa yang dilaksanakan di Cileungsi, Jawa Barat, pada September 2025 sebanyak 26.000 unit serta di Serang, Banten, pada Desember 2025 sebanyak 50.030 unit. Jumlah peserta di Batang menjadi yang terbesar dibandingkan dua pelaksanaan sebelumnya.

Hingga 23 Juli 2026, penyaluran pembiayaan FLPP telah mencapai 111.537 unit rumah dengan nilai sekitar Rp13,874 triliun. Akad massal ini diharapkan mempercepat penyaluran rumah subsidi sekaligus menggerakkan sektor konstruksi, perbankan, pengembang, UMKM, dan penyerapan tenaga kerja di berbagai daerah.

Continue Reading

News

Skema Baru Bansos Segera Dimulai, Kopdes Jadi Ujung Tombak

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Pemerintah akan mulai menguji coba penyaluran bantuan sosial (bansos) melalui Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih pada akhir Agustus 2026. Skema baru ini disiapkan untuk membuat distribusi bansos lebih cepat, tepat sasaran, sekaligus memperkuat ekonomi desa.

Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengatakan uji coba akan dimulai setelah seluruh persiapan teknis dan koordinasi lintas kementerian rampung.

“Rencananya uji coba dilakukan pada akhir Agustus 2026,” kata Ferry, dikutip dari Kompas.

Dalam skema tersebut, Kopdes Merah Putih tidak hanya berfungsi sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat desa, tetapi juga menjadi saluran berbagai program pemerintah, termasuk penyaluran bansos.

Pemerintah menilai distribusi melalui koperasi desa akan mendekatkan bantuan kepada penerima manfaat, mempercepat penyaluran, meningkatkan akuntabilitas, sekaligus memperkuat peran koperasi sebagai motor ekonomi lokal.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyebut Kopdes Merah Putih memang dirancang menjadi pusat distribusi berbagai layanan pemerintah sesuai kebutuhan daerah. Selain bansos, koperasi ini juga akan menyalurkan pupuk, mengelola distribusi sembako, layanan simpan pinjam, apotek dan klinik desa, hingga pergudangan serta logistik.

Program Kopdes Merah Putih merupakan bagian dari strategi pemerintah membangun ekonomi berbasis desa. Operasional koperasi akan didukung sistem digital Simkopdes untuk mengelola administrasi, tata kelola, dan pengawasan.

Uji coba pada akhir Agustus akan menjadi tahap evaluasi sebelum skema diterapkan secara nasional. Pemerintah akan mengukur kesiapan infrastruktur, sistem digital, tata kelola koperasi, serta koordinasi antarkementerian guna memastikan penyaluran bansos berjalan efektif dan tepat sasaran.

Continue Reading

News

Dominasi Global Model AI China dalam Pemrosesan Token

Laporan lanskap teknologi global menunjukkan pergeseran tren di mana model bahasa besar asal China kini mencatat volume pemrosesan token harian yang melampaui gabungan model AS.

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com– Laporan terbaru mengenai lanskap teknologi global mengungkapkan adanya pergeseran tren yang cukup signifikan di sektor kecerdasan buatan. Model-model bahasa besar atau Large Language Model (LLM) asal Tiongkok kini tercatat mencatat volume pemrosesan token harian yang sangat masif. Angka utilisasi tersebut bahkan dilaporkan telah melampaui gabungan volume dari berbagai model asal Amerika Serikat di pasar internasional.

Lonjakan penggunaan ini utamanya didorong oleh tingkat efisiensi operasional yang sangat tinggi serta penetrasi global yang agresif. Berbagai penyedia layanan kecerdasan buatan asal Tiongkok menawarkan infrastruktur komputasi dengan harga operasional yang jauh lebih kompetitif bagi para pengembang. Faktor biaya yang terjangkau ini membuat banyak perusahaan global memilih mengintegrasikan sistem asal Tiongkok ke dalam aplikasi komersial mereka.

Perkembangan pesat ini sekaligus mempertegas posisi Tiongkok sebagai salah satu kekuatan utama dalam peta inovasi teknologi kecerdasan buatan dunia. Dominasi dalam pemrosesan token menunjukkan bahwa infrastruktur dan kapasitas server mereka mampu mengimbangi permintaan komputasi skala raksasa. Para pengamat industri memperkirakan persaingan ketat dalam hal efisiensi harga dan performa ini akan terus berlanjut sepanjang tahun mendatang.

Continue Reading

News

Milad ke-24, Lazismu Usung Semangat Integrasi Menguatkan Dampak

Dila N Andara

Published

on

Jakarta [Monitorday] – Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (LAZISMU) akan menggelar puncak peringatan Milad ke-24 di Aula Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Jakarta, Rabu (29/7/2026). Peringatan tahun ini mengusung tema “Integrasi Menguatkan Dampak”.

Ketua Badan Pengurus Lazismu Pusat Ahmad Imam Mujadid Rais mengatakan, tema tersebut menggambarkan arah Lazismu dalam memperkuat pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya agar semakin terintegrasi.

“Integrasi menjadi fondasi penting dalam pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya agar mampu menghasilkan program yang lebih efektif, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Ahmad dalam keterangannya, Selasa (28/7/2026).

Menurut Rais, semangat integrasi itu merupakan implementasi Pedoman Pimpinan Pusat Muhammadiyah Tahun 2025 sekaligus tindak lanjut hasil Rapat Kerja Nasional Lazismu Tahun 2026 di Kalimantan Selatan. Integrasi diarahkan untuk menghubungkan potensi amil, pengelolaan dana, hingga pelaksanaan program agar manfaat yang diberikan kepada mustahik semakin luas.

Arah tersebut sekaligus menandai perjalanan Lazismu yang telah berlangsung sejak 2002. Dalam perkembangannya, Lazismu membangun program pemberdayaan melalui enam pilar, yakni pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial dan dakwah, kemanusiaan, serta lingkungan.

Seiring meluasnya program, penghimpunan dana Lazismu juga meningkat. Sepanjang 2025, dana yang dihimpun secara nasional mencapai Rp792,96 miliar, naik hampir 50 persen dibandingkan Rp532,24 miliar pada 2024. Realisasi itu mencapai 153 persen dari target penghimpunan sebesar Rp519,78 miliar.

Dari jumlah tersebut, Rp641,32 miliar atau sekitar 81 persen disalurkan kembali melalui berbagai program. Pada pilar pendidikan, Lazismu mencatat 205.630 penerima manfaat, sedangkan program pemberdayaan ekonomi menjangkau 37.360 penerima dan layanan kesehatan 32.361 penerima manfaat.

Jangkauan terbesar tercatat pada pilar sosial dan dakwah dengan 1.952.422 penerima manfaat. Program tersebut mencakup pemberdayaan mualaf, pendampingan penyandang disabilitas, pelayanan lansia, kurban untuk ketahanan pangan, hingga aksi kemanusiaan. Sementara itu, program lingkungan menjangkau 45.550 penerima manfaat di berbagai daerah.

Besarnya dana yang dihimpun dan disalurkan membuat aspek tata kelola menjadi bagian penting dalam perjalanan Lazismu. Direktur Utama Lazismu Pusat Barry Adhitya mengatakan, kepercayaan muzaki dan donatur harus dijaga melalui pengelolaan dana yang transparan dan akuntabel.

“Komitmen kami adalah memastikan setiap amanah yang dititipkan para muzaki dan donatur disalurkan secara tepat sasaran, transparan, akuntabel, serta mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” kata Barry.

Lazismu tercatat memperoleh Akreditasi A dari Kementerian Agama secara berturut-turut sejak 2019 hingga 2024. Dalam periode yang sama, laporan keuangan tahunannya juga memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Kantor Akuntan Publik.

Puncak Milad ke-24 akan dihadiri jajaran Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Kementerian Agama, mitra dunia usaha, muzaki, media massa, dan sejumlah mitra strategis. Rangkaian acara meliputi Amanat Milad dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah, peluncuran Kolaborasi Kemitraan untuk Pemberdayaan Masyarakat, serta bedah buku “Jurnalisme Filantropi: Media dan Visi Kesejahteraan”.

Continue Reading

News

BNI Perkuat Tata Kelola dan Permodalan, Terbitkan AT1 US$700 Juta

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) terus memperkuat penerapan Good Corporate Governance (GCG) melalui penguatan manajemen risiko, pengendalian internal, transformasi digital, serta struktur permodalan guna menjaga pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkelanjutan.

Salah satu langkah strategis yang ditempuh perseroan adalah penerbitan instrumen Additional Tier 1 (AT1) senilai US$700 juta di pasar internasional sebagai upaya memperkuat fundamental permodalan.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan penerapan tata kelola yang baik tidak hanya berorientasi pada kepatuhan, tetapi juga menjadi fondasi untuk menjaga kepercayaan masyarakat, investor, dan seluruh pemangku kepentingan.

“Sebagai bagian dari BUMN, BNI terus memperkuat tata kelola perusahaan, manajemen risiko, efektivitas pengendalian internal, kapabilitas digital, dan struktur permodalan agar fundamental perusahaan semakin kuat, dikelola secara profesional, serta mampu menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan,” ujar Okki dalam keterangan tertulis, Rabu (29/7).

Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan agenda transformasi BUMN bersama Danantara Indonesia yang berfokus pada pengelolaan investasi pemerintah dan optimalisasi aset BUMN untuk mendukung program strategis nasional serta pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Selain memperkuat permodalan, BNI juga melanjutkan transformasi organisasi melalui penyempurnaan proses bisnis, digitalisasi layanan, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Upaya tersebut diarahkan untuk meningkatkan efisiensi, memperkuat daya saing, dan menghadirkan layanan yang semakin sesuai dengan kebutuhan nasabah.

Penguatan tata kelola dan fundamental perusahaan juga menjadi modal bagi BNI untuk memperluas fungsi intermediasi, meningkatkan akses layanan keuangan, serta mendukung berbagai program pembangunan nasional.

Komitmen tersebut menjadi bagian dari perjalanan BNI yang memasuki usia ke-80 pada 5 Juli 2026 dengan mengusung tema “Swadharma Bhakti Nagara”, yang mencerminkan semangat pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat serta negara.

Continue Reading

News

Bandara Husein Kantongi Sertifikat, Siap Layani Boeing 737 dan Airbus A320 Mulai Agustus

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Bandara Husein Sastranegara resmi mengantongi Sertifikat Bandar Udara (SBU) dari Kementerian Perhubungan, membuka jalan bagi bandara tersebut untuk kembali melayani penerbangan pesawat jet berbadan sempit.

Sertifikat bernomor 005.1/SBU/VII/2026 yang diterbitkan pada 23 Juli 2026 diberikan kepada PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Kantor Cabang Bandara Husein Sastranegara. Dengan sertifikat itu, bandara dinyatakan memenuhi persyaratan operasional untuk melayani pesawat sekelas Boeing 737-800 dan Airbus A320.

Bandara Husein juga telah meningkatkan fasilitas Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK) dari Kategori 5 menjadi Kategori 7, yang menjadi syarat utama operasional pesawat jet.

Corporate Secretary Group Head InJourney Airports Arie Ahsanurrohim mengatakan penerbitan sertifikat tersebut menjadi tonggak penting dalam proses optimalisasi Bandara Husein Sastranegara.

Menurutnya, seluruh persyaratan operasional telah dipenuhi, termasuk peningkatan infrastruktur sisi udara berupa runway, taxiway, apron, serta fasilitas keselamatan penerbangan.

Selain itu, terminal penumpang juga direvitalisasi dengan konsep modern yang mengusung unsur budaya Jawa Barat. Pembaruan meliputi perbaikan toilet, musala, ruang laktasi, area tunggu transportasi umum, fasad terminal, hingga penyediaan coworking space.

Minat maskapai untuk kembali beroperasi di Bandara Husein pun mulai bermunculan. Sedikitnya enam maskapai telah mengajukan rute penerbangan, yakni Citilink, Super Air Jet, Garuda Indonesia, TransNusa, Scoot, dan Wings Air.

Rute yang diajukan mencakup penerbangan domestik ke Denpasar, Surabaya, dan Kualanamu, serta rute internasional menuju Singapura, Kuala Lumpur, dan Johor Bahru.

Pemerintah menargetkan Bandara Husein mulai melayani penerbangan jet pada 17 Agustus 2026, sebelum beroperasi penuh pada 17 September 2026.

Reaktivasi bandara ini diharapkan menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi dan pariwisata Jawa Barat. Pemerintah Kota Bandung juga menyiapkan penataan kawasan sekitar bandara, termasuk pembangunan Gerbang Husein, untuk mendukung kembali beroperasinya salah satu pintu masuk utama Kota Bandung tersebut.

Continue Reading

News

Anak Buruh-Petani Jadi Lulusan Terbaik IPDN, Prabowo: Bukti Meritokrasi dan Kesempatan Setara Berjalan

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi keberagaman serta pemerataan akses pendidikan di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Hal tersebut disampaikan dalam amanatnya saat memimpin Upacara Pelantikan Pamong Praja Muda Angkatan XXXIII IPDN Tahun 2026 di Lapangan Parade IPDN Kampus Jatinangor, Sumedang, pada Rabu (29/07/2026).

Menurut Presiden, pemerataan kesempatan tersebut tercermin dari latar belakang keluarga para pamong praja muda yang masuk dalam jajaran 10 lulusan terbaik. Mereka berasal dari keluarga dengan profesi orang tua dan kondisi ekonomi yang beragam.

“Sebelum naik ke podium, saya mendapat laporan dari Menteri Dalam Negeri, ‘Bapak Presiden, bahwa sepuluh lulusan terbaik dari angkatan ini semuanya berasal dari keluarga yang sangat sederhana.’ Tadi disampaikan kepada saya, ada yang merupakan anak buruh, anak petani, dan ada pula anak bintara TNI,” tuturnya.

Keberagaman latar belakang tersebut, menurut Presiden, menjadi bukti bahwa proses seleksi peserta didik IPDN berlangsung secara adil dan memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh anak bangsa.

“Ini membuktikan bahwa seleksi IPDN yang dijalankan oleh Kementerian Dalam Negeri telah berhasil,” ucap Presiden dalam amanatnya.

Lebih lanjut, Kepala Negara berharap komitmen tersebut terus dipertahankan untuk menjaring dan mencetak generasi muda terbaik dari berbagai daerah dan lapisan masyarakat. Menurutnya, pemimpin masa depan dapat lahir dari latar belakang apa pun apabila memperoleh kesempatan yang setara.

“Kita inginkan seleksinya benar. Putra putri yang terbaik bangsa, anak siapapun, ini membuktikan NKRI berhasil. Kalau anak buruh harian bisa lulus menjadi pamong praja, siapa tahu suatu saat dia akan menjadi pemimpin-pemimpin yang hebat,” ujarnya.

Selain itu, Presiden menegaskan bahwa penerapan sistem meritokrasi merupakan salah satu wujud keberhasilan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Ia pun menyampaikan kebanggaannya terhadap capaian para generasi muda yang berhasil meraih prestasi melalui kemampuan dan kerja keras mereka.

“Ini buktikan bahwa NKRI berhasil, bahwa Pancasila itu benar. NKRI dan Pancasila harus menjadi negara dipimpin oleh mereka-mereka yang terbaik. Mereka-mereka yang berprestasi. Meritokrasi. Mereka yang berprestasi, silakan. Maju. Maju. Ini membanggakan hati saya,” pungkasnya. 

Continue Reading
News2 menit ago

MUI Usulkan Pembentukan Danantara Syariah

News4 menit ago

Pembiayaan Syariah Bantu UMKM Naik Kelas

News8 menit ago

Nasabah Bank Emas BSI Melonjak 700 Persen

News33 menit ago

Prabowo Saksikan Akad 62.000 Rumah Subsidi di Batang

News34 menit ago

Skema Baru Bansos Segera Dimulai, Kopdes Jadi Ujung Tombak

LakeyBanget1 jam ago

Logo Baru Prancis Meluncur, Tandai Era Zidane

LakeyBanget2 jam ago

Registrasi SIM Biometrik Sediakan Bilik Khusus Pengguna Hijab

LakeyBanget2 jam ago

Infantino Ultimatum Anggota FIFA: Dukung Penjualan Saham atau Kehilangan Dana Rp723 Miliar

News5 jam ago

Dominasi Global Model AI China dalam Pemrosesan Token

LakeyBanget11 jam ago

Mobil Listrik Nevo Melantai di GIIAS 2026, Intip Banderolnya

News12 jam ago

Milad ke-24, Lazismu Usung Semangat Integrasi Menguatkan Dampak

LakeyBanget12 jam ago

Dobrak Hollywood, Agnez Mo dan Anggun C Sasmi Bintangi Film Reacher Season 4

News12 jam ago

BNI Perkuat Tata Kelola dan Permodalan, Terbitkan AT1 US$700 Juta

LakeyBanget13 jam ago

Boyong Garnacho dan Trofi Liga Europa, Aston Villa Siap Tantang Indonesia All Stars

News14 jam ago

Bandara Husein Kantongi Sertifikat, Siap Layani Boeing 737 dan Airbus A320 Mulai Agustus

LakeyBanget14 jam ago

Hasil Drawing FIFA ASEAN Cup 2026: Indonesia Jumpa Malaysia, Grup Neraka Tersaji

News15 jam ago

Anak Buruh-Petani Jadi Lulusan Terbaik IPDN, Prabowo: Bukti Meritokrasi dan Kesempatan Setara Berjalan

News1 hari ago

Purbaya Buka Suara soal Isu Calon Gubernur BI

LakeyBanget1 hari ago

X Money Resmi Meluncur, Elon Musk Selangkah Lagi Wujudkan ‘Everything App’

News1 hari ago

Prabowo Instruksikan BMKG Perkuat Kesiapan Langkah Hadapi Kemarau dan El Nino