Connect with us

News

Pemerintah Siapkan Perpres Penghapusan Tunggakan dan Denda BPJS Kesehatan Kelas 3

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com — Pemerintah tengah menyiapkan peraturan presiden (perpres) terkait penghapusan tunggakan iuran dan denda BPJS Kesehatan bagi peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP) kelas 3. Kebijakan ini ditujukan untuk meringankan beban peserta sekaligus memperkuat keberlanjutan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan, penyusunan rancangan perpres tersebut saat ini masih dalam proses. Hal itu disampaikannya dalam Rapat Bersama Pimpinan DPR RI di Jakarta, Senin.

“Saat ini pemerintah tengah menyusun rancangan peraturan presiden mengenai penghapusan piutang iuran dan denda iuran jaminan kesehatan bagi peserta PBPU dan BP kelas 3,” ujar Purbaya.

Menurutnya, kebijakan tersebut diharapkan dapat mendorong kembali kepesertaan aktif masyarakat yang selama ini menunggak, sekaligus menjaga kesinambungan pembiayaan sistem JKN. Selama ini, pemerintah turut menanggung pembiayaan JKN melalui pembayaran iuran peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) yang dialokasikan dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Kementerian Kesehatan.

Sejak 2021, besaran iuran BPJS Kesehatan kelas 3 bagi peserta PBPU dan BP telah disamakan dengan peserta PBI, yakni sebesar Rp42.000 per orang per bulan. Dari jumlah tersebut, Rp35.000 dibayarkan oleh peserta atau pihak lain atas nama peserta, sementara Rp7.000 merupakan bantuan pemerintah. Bantuan itu terdiri atas Rp4.200 dari pemerintah pusat dan Rp2.800 dari pemerintah daerah.

Dalam kesempatan yang sama, Purbaya juga mengungkapkan bahwa total anggaran kesehatan dalam APBN 2026 mencapai Rp247,3 triliun, meningkat 13,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Menkeu turut menyoroti polemik penonaktifan sekitar 11 juta peserta PBI JKN yang terjadi pada Februari 2026 dan sempat memicu keresahan di tengah masyarakat. Ia menilai, perubahan data yang dilakukan secara mendadak tanpa sosialisasi yang memadai menjadi penyebab utama munculnya gejolak tersebut.

Untuk itu, Purbaya meminta agar proses pemutakhiran data PBI JKN dilakukan secara lebih hati-hati, bertahap, dan disertai sosialisasi yang cukup. Ia juga mengusulkan adanya masa transisi selama dua hingga tiga bulan sebelum penonaktifan diberlakukan, agar masyarakat memiliki waktu untuk menyesuaikan diri dan tidak kehilangan akses layanan kesehatan secara tiba-tiba.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News

Mulai Juli 2026, Pemerintah Wajibkan BBM Campuran Bioetanol E5 di Sejumlah Daerah

Pemerintah wajibkan BBM bioetanol E5 di sejumlah daerah mulai Juli 2026. Ini adalah langkah transisi energi dan upaya kurangi impor.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Pemerintah mulai mengambil langkah baru dalam transisi energi nasional dengan menerapkan kewajiban penggunaan bensin campuran bioetanol lima persen atau E5 mulai Juli 2026. Kebijakan ini menjadi bagian dari strategi pengurangan impor energi sekaligus mendorong penggunaan bahan bakar yang lebih ramah lingkungan.

Program mandatori E5 diumumkan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam ajang IPA Convex di Tangerang, Banten, Kamis (21/5/2026). Pada tahap awal, penerapan E5 akan dilakukan secara terbatas di sejumlah wilayah yang dinilai siap dari sisi distribusi maupun ketersediaan bahan baku.

Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi, mengatakan implementasi awal E5 akan dilakukan di Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, Bali, dan Lampung.

“Pada Juli, kami juga akan mewajibkan lima persen bioetanol atau E5, tetapi baru di beberapa lokasi saja,” ujar Eniya.

Menurutnya, pembatasan wilayah dilakukan karena pasokan bahan baku etanol untuk kebutuhan energi nasional masih terbatas. Pemerintah juga memastikan seluruh bahan baku bioetanol harus berasal dari produksi dalam negeri tanpa ketergantungan impor.

“Pak Menteri meminta bahan bakunya harus dari dalam negeri, tidak boleh impor,” kata Eniya, merujuk arahan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.

Saat ini, pemerintah baru mengidentifikasi tiga perusahaan yang mampu memproduksi etanol fuel grade untuk kebutuhan bahan bakar. Total kapasitas produksi ketiganya diperkirakan mencapai sekitar 26 ribu kiloliter (KL).

Pemerintah masih menyusun aturan teknis terkait volume distribusi dan alokasi penggunaan E5 melalui keputusan menteri. Program ini juga akan berjalan beriringan dengan implementasi mandatori biodiesel B50 yang lebih dulu diterapkan.

Di sisi lain, PT Pertamina disebut telah melakukan sejumlah uji pasar untuk BBM campuran etanol tersebut. Infrastruktur penjualan juga mulai diperluas guna mendukung pelaksanaan program E5.

“Pertamina sudah membangun 179 lokasi dan akan menambah sekitar 30 lokasi lagi,” ujar Eniya.

Meski demikian, implementasi penuh program E5 masih menunggu revisi Peraturan Menteri Keuangan (PMK) terkait mekanisme cukai. Selain itu, pemerintah juga masih memfinalisasi kepastian regulasi mengenai izin usaha biofuel.

Eniya menjelaskan pemerintah saat ini tengah menarik klasifikasi usaha biofuel ke bawah kewenangan Kementerian ESDM melalui penyesuaian Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI). Langkah itu diharapkan dapat menyederhanakan proses perizinan bagi pelaku usaha.

“Kalau tidak perlu IUI, maka proses perizinan akan lebih sederhana karena tidak harus mengurus rekomendasi gubernur dan berbagai persyaratan lain,” jelasnya.

Kebijakan E5 menjadi bagian dari upaya pemerintah mempercepat bauran energi baru terbarukan sekaligus mengurangi konsumsi bahan bakar fosil. Selain lebih ramah lingkungan, penggunaan bioetanol juga dinilai berpotensi meningkatkan penyerapan hasil pertanian dalam negeri, khususnya dari komoditas penghasil etanol seperti tebu dan molase.

Namun, sejumlah pengamat energi menilai keberhasilan program ini akan sangat bergantung pada kesiapan pasokan bahan baku nasional dan stabilitas harga produksi bioetanol agar tidak membebani konsumen maupun industri.

Continue Reading

News

Kemendikdasmen Tegaskan SPMB 2026 Bukan Ajang Seleksi, Semua Anak Dijamin Dapat Akses Sekolah

Kemendikdasmen menegaskan SPMB 2026 bukan seleksi, tetapi sistem pemerataan untuk menjamin semua anak usia sekolah mendapatkan akses pendidikan. Kebijakan ini menekankan inklusivitas dan menghapus stigma sekolah favorit.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menegaskan bahwa Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 bukan mekanisme penyaringan siswa, melainkan sistem pemerataan akses pendidikan agar seluruh anak usia sekolah tetap memperoleh hak belajar.

Penegasan tersebut disampaikan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal Kemendikdasmen untuk menjawab kekhawatiran masyarakat terkait persaingan masuk sekolah yang kerap terjadi setiap tahun ajaran baru.

Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal Kemendikdasmen, Gogot Suharwoto, mengatakan pemerintah memastikan seluruh peserta didik yang mengikuti SPMB tetap mendapatkan akses pendidikan, baik di sekolah negeri maupun swasta.

“SPMB adalah sistem penerimaan murid baru, bukan seleksi. Semua anak punya hak yang sama untuk mendapatkan layanan pendidikan,” ujar Gogot dalam kegiatan Penandatanganan Komitmen Bersama SPMB Ramah di Plaza Insan Berprestasi, Gedung A Kemendikdasmen, Jakarta, Kamis (21/5/2026).

Menurut Gogot, kebijakan tersebut menjadi bagian dari komitmen Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah untuk menghadirkan sistem penerimaan siswa yang lebih inklusif serta menghapus stigma sekolah favorit maupun diskriminasi akses pendidikan.

Dalam pelaksanaan SPMB 2026, pemerintah menyiapkan empat jalur penerimaan siswa baru untuk mengakomodasi kebutuhan peserta didik dari berbagai latar belakang.

Keempat jalur tersebut meliputi jalur domisili, prestasi, afirmasi, dan mutasi.

Gogot menjelaskan setiap jalur dirancang agar seluruh anak memiliki kesempatan yang adil dan proporsional sesuai kondisi masing-masing.

“Setiap jalur disiapkan untuk memastikan tidak ada anak yang tertinggal dalam memperoleh pendidikan,” katanya.

Jalur domisili diprioritaskan bagi siswa yang tinggal di sekitar sekolah, sementara jalur afirmasi diperuntukkan bagi kelompok rentan dan keluarga kurang mampu. Jalur prestasi tetap tersedia bagi siswa dengan capaian akademik maupun non-akademik, sedangkan jalur mutasi diberikan untuk anak dari orang tua yang berpindah tugas.

Kemendikdasmen menilai keberhasilan SPMB sangat bergantung pada kualitas perencanaan pemerintah daerah. Karena itu, seluruh pemerintah daerah diminta menghitung secara rinci jumlah anak usia sekolah dan kapasitas daya tampung sekolah di masing-masing wilayah.

Untuk mendukung proses tersebut, Kemendikdasmen melibatkan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) di seluruh Indonesia guna membantu pemetaan kebutuhan pendidikan daerah.

“Kalau perencanaannya matang dan jumlah anak serta daya tampung sekolah dihitung secara tepat, maka semua anak dapat tertampung,” ujar Gogot.

Ia juga mengingatkan pemerintah daerah memiliki tanggung jawab menyalurkan calon siswa yang belum diterima di sekolah negeri ke sekolah lain yang masih memiliki kuota.

Dalam aturan terbaru yang tertuang pada Permendikdasmen Nomor 3 Tahun 2025 tentang Sistem Penerimaan Murid Baru, pemerintah daerah diwajibkan membantu penyaluran siswa ke sekolah swasta atau satuan pendidikan lain jika sekolah negeri sudah penuh.

Kebijakan tersebut dinilai penting untuk mencegah anak putus sekolah akibat keterbatasan kursi di sekolah negeri.

Selain itu, pemerintah juga terus mendorong pemerataan kualitas pendidikan antara sekolah negeri dan swasta agar masyarakat memiliki lebih banyak pilihan sekolah yang layak dan berkualitas.

SPMB 2026 menjadi salah satu fokus utama Kemendikdasmen dalam memperbaiki tata kelola penerimaan murid baru yang selama ini kerap memunculkan polemik di berbagai daerah.

Continue Reading

News

9 WNI Relawan Flotilla Gaza Jalani Pemeriksaan di Turki Sebelum Pulang ke Indonesia

Sembilan WNI relawan Flotilla Gaza yang dibebaskan Israel kini menjalani pemeriksaan di Turki. Pemerintah Indonesia berupaya memastikan pemulangan mereka segera setelah semua proses selesai.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Sembilan warga negara Indonesia (WNI) peserta misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 yang dibebaskan dari penjara Israel dipastikan akan menjalani serangkaian pemeriksaan di Turki sebelum dipulangkan ke tanah air.

Duta Besar Indonesia untuk Turki, Achmad Rizal Purnama, mengatakan para relawan tersebut harus menjalani pemeriksaan kesehatan, visum, serta memberikan testimoni terkait peristiwa yang mereka alami selama ditahan otoritas Israel.

“Akan ada proses testimoni, visum, dan tes kesehatan oleh pihak Turki,” ujar Dubes Rizal melalui pesan singkat yang diterima di Jakarta, Jumat (22/5/2026).

Ia memastikan pemerintah Indonesia akan segera memulangkan seluruh WNI tersebut setelah seluruh proses pemeriksaan selesai dilakukan.

“Secepatnya akan kita pulangkan ke tanah air jika proses di Turki sudah selesai,” katanya.

Berdasarkan laporan media Turki Anadolu, para relawan GSF dari berbagai negara yang telah dibebaskan juga diwajibkan menjalani pemeriksaan lanjutan sebagai bagian dari proses penyelidikan oleh kejaksaan Istanbul. Karena itu, mereka dibawa ke Institut Kedokteran Forensik Istanbul setibanya di bandara Istanbul.

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia sebelumnya telah mengonfirmasi kedatangan sembilan WNI tersebut di Istanbul setelah dibebaskan dari penjara Israel.

Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamidah, mengatakan proses administratif dan pemeriksaan masih harus diselesaikan sebelum para relawan diterbangkan kembali ke Indonesia.

“Yang pasti akan segera dipulangkan setelah prosesnya selesai,” ujar Heni.

Kedatangan para WNI di Istanbul disambut langsung oleh Konsul Jenderal RI di Istanbul, Darianto Harsono. Momen tersebut turut dibagikan melalui video yang diunggah di akun Instagram resmi @menluri bersama kesembilan relawan Indonesia.

Dalam keterangannya, Konjen Darianto mengungkapkan para WNI mengaku mengalami kekerasan fisik selama ditahan oleh aparat Israel. Mereka disebut mengalami pemukulan, tendangan, hingga sengatan listrik.

Selain itu, para relawan juga telah melakukan komunikasi melalui panggilan video dengan Menteri Luar Negeri RI Sugiono setelah berhasil dibebaskan.

Sebelumnya, seluruh relawan Global Sumud Flotilla dari berbagai negara ditahan setelah kapal-kapal mereka dicegat pasukan Israel saat membawa misi kemanusiaan menuju Jalur Gaza pada awal pekan ini. Setelah dibebaskan, mereka kini menjalani proses deportasi dan pemulangan melalui Turki.

Continue Reading

News

KONI Dinilai Putuskan Cabor Instan Cacat Prosedur! PB PORDI Siap Tempuh Jalur Hukum

PB PORDI menolak keputusan KONI terkait cabor domino, menuding adanya cacat prosedur dan ketidakadilan. Organisasi ini siap menempuh jalur hukum untuk memperjuangkan haknya.

Natsir Amir

Published

on

Monitorday.com – Pengurus Besar Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PB PORDI) menyatakan kekecewaan mendalam dan menolak keputusan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) serta Musyawarah Olahraga Nasional Luar Biasa (Musornaslub) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) di Jakarta, Kamis (21/5/2026). 

Langkah tegas ini diambil setelah permohonan keanggotaan resmi PB PORDI diabaikan oleh pimpinan KONI, yang justru merekomendasikan organisasi cabang olahraga domino lain yang baru berproses selama empat bulan.

Merespons ketidakadilan tersebut, organisasi yang dipimpin oleh Ketua Umum DR. H. Andi Jamaro Dulung, M.S., dan Sekretaris Jenderal Prof. Dr. H. Mansyur Achmad KM, M.Si., ini menegaskan siap menempuh jalur hukum karena keputusan tersebut dianggap melanggar peraturan keolahragaan nasional.

“Kami anggap KONI loloskan Cabor Instan cacat prosedur. Insha Allah, kami siap tempuh jaur hukum,” tegas Andi Jamaro Dulung.

Protes keras PB PORDI dipicu oleh pernyataan pimpinan KONI dalam forum Rakernas yang mengklaim bahwa dokumen pengajuan keanggotaan PORDI baru diterima pada 20 Mei 2026. Klaim tersebut dijadikan dasar oleh KONI untuk mengabaikan permohonan PORDI sepanjang sidang Rakernas berlangsung. 

PB PORDI secara terbuka menyatakan bahwa pernyataan pimpinan KONI tersebut merupakan pemutarbalikan fakta yang menyesatkan. Faktanya, PB PORDI telah berproses mengajukan keanggotaan sejak tahun 2019 melalui dokumen resmi, termasuk melakukan audiensi langsung di Kantor KONI Pusat dengan Bidang Organisasi dan Bidang Hukum pada 9 Maret 2022 guna mendapatkan arahan legalitas sesuai AD-ART KONI.

PB PORDI menegaskan bahwa mereka telah memiliki legalitas hukum yang kuat, diawali dengan surat rekomendasi resmi dari Sekjen KONI yang menjadi landasan terbitnya SK Kemenkumham Nomor AHU-0006864.AH.01.07.TAHUN 2022 serta Akta Notaris tertanggal 8 Juli 2022. 

Berdasarkan legalitas tersebut, PORDI telah bekerja keras memenuhi seluruh prasyarat ketat keanggotaan KONI selama hampir empat tahun hingga Februari 2026. Persyaratan yang dipenuhi mencakup pembentukan kepengurusan sebesar 50% + 1 di tingkat Provinsi serta Kabupaten/Kota, penyusunan AD-ART, pedoman, kode etik, hingga sukses menyelenggarakan minimal empat kali Kejuaraan Nasional (Kejurnas). Seluruh dokumen final tersebut juga telah diserahkan secara keseluruhan dan diterima oleh Sekretariat melalui Ketua Bidang Hukum KONI pada 4 Mei 2026.

Kendati seluruh persyaratan telah dipenuhi secara prosedural, KONI justru dinilai melakukan pengkondisian politik yang mencederai iklim olahraga prestasi. PB PORDI mengungkapkan bahwa dalam Komisi 1 Rakernas, terdapat pengaturan sepihak untuk mengusulkan dan memberikan kesempatan pemaparan bagi organisasi domino saingan yang baru berproses empat bulan. 

Padahal, agenda pembahasan dan pengesahan cabang olahraga baru sama sekali tidak tercantum dalam rundown resmi Rakernas KONI. Pemaksaan untuk meloloskan organisasi instan yang belum melengkapi prasyarat AD-ART KONI ini dinilai sebagai tindakan tidak berperadaban dan penuh siasat culas demi kepentingan kekuasaan semata.

Atas dasar penyelewengan ini, PB PORDI secara resmi menolak hasil keputusan Rakernas KONI dan menganggap klaim keabsahan organisasi domino lain tersebut sangat prematur serta tidak dapat diterima. Selain bersiap menempuh jalur hukum formal, Pengurus Besar PORDI menyerukan kepada seluruh Pengurus Provinsi (Pengprov), Pengurus Daerah (Pengda), Pengurus Kecamatan (Pengcam), gardu, serta seluruh atlet dan anggota di Indonesia untuk tetap tenang. Seluruh anggota diimbau tetap beraktivitas normal seperti biasa sembari menjaga komitmen pada iklim olahraga nasional yang sehat dan menjunjung tinggi nilai-nilai sportifitas.

Continue Reading

News

Menlu Sugiono Pastikan 9 WNI Relawan Flotilla Gaza Dibebaskan Israel

Menlu Sugiono pastikan 9 WNI relawan Global Sumud Flotilla 2.0 yang ditahan Israel telah dibebaskan. Mereka kini dalam perjalanan pulang setelah proses diplomatik.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Sugiono, memastikan sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang sempat ditahan militer Israel saat mengikuti misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 menuju Jalur Gaza telah dibebaskan dan kini sedang dalam perjalanan kembali ke tanah air.

Dalam pernyataan pers yang dikonfirmasi di Jakarta, Kamis, Sugiono mengatakan para WNI tersebut saat ini telah meninggalkan wilayah Israel menuju Istanbul, Turki.

“Sembilan WNI yang ditangkap oleh militer Israel dalam pencegatan kapal dan penangkapan relawan yang tergabung dalam Global Sumud Flotilla 2.0 saat ini dalam perjalanan meninggalkan wilayah Israel menuju Istanbul, Turki,” ujar Sugiono.

Menurut Menlu RI, pembebasan para relawan Indonesia itu merupakan hasil kerja keras dan koordinasi intensif pemerintah Indonesia dengan berbagai pihak internasional.

Sugiono menegaskan pemerintah akan terus mengawal proses pemulangan hingga seluruh WNI tiba dengan selamat di Indonesia.

“Pemerintah Indonesia akan terus mengawal proses pemulangan ini hingga seluruh WNI tiba kembali ke tanah air dengan selamat,” katanya.

Kementerian Luar Negeri RI melalui Direktorat Pelindungan WNI disebut telah mengoptimalkan berbagai jalur diplomatik untuk memastikan keselamatan para relawan. Upaya tersebut melibatkan sejumlah perwakilan Indonesia di luar negeri, termasuk KBRI Ankara, KBRI Kairo, KBRI Roma, KBRI Amman, serta KJRI Istanbul.

Selain itu, komunikasi aktif juga dilakukan dengan berbagai mitra internasional, terutama Pemerintah Turki, yang dinilai memiliki peran penting dalam proses pembebasan dan pemulangan para WNI tersebut.

“Pemerintah Indonesia menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Turki atas peran aktif dan dukungan penuh dalam memfasilitasi proses pemulangan ini,” ujar Sugiono.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto, Komisi I DPR RI, serta berbagai pihak di Indonesia yang turut memberikan dukungan dan arahan kepada Kementerian Luar Negeri dalam upaya pembebasan para relawan.

Menlu RI turut mengapresiasi masyarakat Indonesia yang terus memberikan doa dan dukungan bagi keselamatan para WNI peserta misi kemanusiaan ke Gaza tersebut.

Sebelumnya, para relawan Global Sumud Flotilla dikabarkan ditangkap setelah kapal mereka dicegat pasukan Israel di perairan menuju Jalur Gaza pada awal pekan ini. Setelah dibebaskan, para relawan kini menjalani proses deportasi dan pemulangan melalui Turki.

Continue Reading

News

Kemendikdasmen Luncurkan Kelas Kebekerjaan Luar Negeri SMK (3+1), Siapkan Lulusan Kerja di Luar Negeri

Kemendikdasmen meluncurkan program Kelas Kebekerjaan Luar Negeri SMK (3+1) untuk membekali lulusan SMK dengan keahlian dan bahasa yang relevan. Persiapkan diri Anda untuk peluang SMK kerja luar negeri.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Peluang kerja di luar negeri semakin terbuka seiring peningkatan mobilitas pasar tenaga kerja global. Merespons hal tersebut, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Direktorat Sekolah Menengah Kejuruan meluncurkan program Kelas Kebekerjaan Luar Negeri SMK (3+1) sebagai program strategis untuk menyiapkan tenaga kerja migran Indonesia yang sesuai kebutuhan pasar global serta perluasan kebekerjaan lulusan SMK di luar negeri. 

Peluncuran program dilakukan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti; Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa; serta Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus (Dirjen Dikmen Diksus) Tatang Muttaqin di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (20/5). Peluncuran program diselenggarakan bersamaan dengan Pelepasan 3.000 Lulusan SMK dan 600 Lulusan Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Bekerja di Luar Negeri.

Dirjen Dikmen Diksus, Tatang Muttaqin menyampaikan bahwa program Kelas Kebekerjaan Luar Negeri SMK (3+1) merupakan program strategi yang menjadi jembatan kebekerjaan internasional bagi lulusan SMK yang  mulai dirancang sejak 2025 lalu. Menurutnya, peningkatan mobilitas pasar tenaga kerja global saat ini menuntut dunia pendidikan, khususnya SMK, untuk bisa beradaptasi dengan cepat terhadap kebutuhan pasar kerja luar negeri. 

“Program ini adalah jembatan kebekerjaan internasional lulusan SMK yang sesuai dengan arah kebijakan pendidikan vokasi yang mendorong link and match dengan industri serta memperluas akses peluang kerja, termasuk peluang kerja luar negeri. Kerja sama inilah yang akan menjadi wajah masa depan pendidikan vokasi Indonesia,” kata Dirjen Tatang.

Program Kelas Kebekerjaan Luar Negeri SMK (3+1) sendiri merupakan program penguatan kompetensi dan penyiapan kebekerjaan bagi murid-murid SMK dengan penambahan masa belajar satu tahun dari SMK pada umumnya. Selama tiga tahun, para murid akan belajar sesuai dengan kurikulum nasional yang berlaku. Sementara itu, tambahan satu tahun digunakan untuk belajar bahasa dan budaya kerja dan hukum di negara tujuan, termasuk hak dan perlindungan tenaga migran. 

“Bekerja di luar negeri tentu tidak hanya bekerja, tetapi juga belajar hidup mandiri dan menjadi duta dan membawa nama baik bangsa. Oleh karena itu, tambahan satu tahun belajar ini membuat murid SMK yang akan bekerja ke luar negeri ini benar-benar sudah siap, baik secara mental, bahasa, termasuk hukum dan hak-hak perlindungan tenaga migran Indonesia di negara tujuan,” Dirjen Tatang menambahkan.

Saat ini program Kelas Kebekerjaan Luar Negeri SMK (3+1) sedikitnya sudah diterapkan di 49 SMK di seluruh Indonesia. Setiap sekolah yang terlibat diharapkan akan mampu mengintegrasikan dimensi kebekerjaan luar negeri ke dalam kurikulum satuan pendidikan mereka. Dengan demikian, program ini akan mampu menghasilkan generasi muda yang produktif, berdaya saing global, dan mampu berkontribusi terhadap peningkatan reputasi tenaga kerja Indonesia di dunia internasional. 

Sementara itu, Mendikdasmen, Abdul Mu’ti, menyampaikan bahwa program Kelas Kebekerjaan Luar Negeri SMK (3+1) merupakan salah satu kebijakan pengembangan SMK ke depan, di mana para lulusan tidak hanya dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja dalam negeri, tetapi juga internasional. “Program ini sekaligus menjadi upaya untuk memenuhi hak konstitusi, di mana setiap warga negara berhak mendapat kehidupan yang layak bagi kemanusiaan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SMKS Muhammadiyah 1 Malang, Jawa Timur, Kusdarmadi, menyambut baik program Kelas Kebekerjaan Luar Negeri SMK (3+1) dan berharap program ini bisa menghasilkan lulusan-lulusan SMK yang siap untuk bekerja di luar negeri. “Kalau hanya persiapan tiga tahun di sekolah itu masih sangat kurang. Murid perlu tambahan waktu untuk persiapan bekerja di luar negeri, terutama tambahan dari aspek bahasa, adaptasi negara tujuan, dan tentu saja budaya kerja di negara tujuan,” kata Kusdarmadi.

Untuk menyiapkan kelas tambahan satu tahun ini, pihak sekolah, lanjut Kusdarmadi, telah bekerja sama dengan sejumlah pihak, misalnya dengan TNI untuk menyiapkan fisik para murid. Pasalnya, dalam bekerja di luar negeri, mereka membutuhkan kedisiplinan dan ketahanan fisik. “Kami juga siapkan kerja sama dengan tim psikologi untuk membantu menguatkan mental pada murid yang ingin bekerja ke luar negeri,” tambah Kusdarmadi.

SMKS Muhammadiyah 1 Malang sendiri, menurut Kusdarmadi, sudah sejak 2019 mengirimkan para lulusannya untuk bekerja di luar negeri, terutama Jepang, dengan ragam bidang pekerjaan yang sangat beragam, mulai dari pertanian, industri, caregiver, dan sebagainya. “Dengan program ini, kami harap akan semakin banyak murid yang berangkat bekerja di luar negeri karena memang sangat menjanjikan,” pungkas Kusdarmadi.
 
Program Kelas Kebekerjaan Luar Negeri SMK (3 +1) juga disambut baik oleh Kepala SMKN 1 Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, Agustina. Ia mengungkapkan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, minat para murid untuk bekerja ke luar negeri terus meningkat. Namun, penyiapan para murid dirasa masih belum maksimal. 

“Dengan adanya program ini, kami bisa benar-benar menyiapkan murid lebih awal. Sejak kelas 10 sudah bisa kami mulai. Jadi, ini benar-benar solusi untuk meningkatkan kebekerjaan lulusan SMK menuju Indonesia Emas 2045,” kata Agustina.

Continue Reading

News

Kebijakan DHE Siap Berlaku, Prabowo Pastikan Ekspor Strategis Tetap Jalan

Pemerintah Indonesia siap memberlakukan kebijakan Devisa Hasil Ekspor (DHE) mulai Juni. Presiden Prabowo menjamin ekspor komoditas strategis akan tetap berjalan lancar.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat bersama sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis (21/05/2026). Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo menerima laporan terkait kesiapan implementasi kebijakan devisa hasil ekspor (DHE) yang akan mulai berlaku pada awal Juni mendatang.

“Tadi melaporkan ke Bapak Presiden terkait dengan rencana implementasi dari dua hal yaitu pelaksanaan devisa hasil ekspor yang berlangsung tanggal 1 Juni besok,” ucap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dalam keterangannya kepada awak media usai pertemuan.

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan pelaksanaan ekspor komoditas strategis seperti crude palm oil (CPO), batu bara, dan ferro alloy melalui PT Danantara Sumber Daya Indonesia. Menko Perekonomian menjelaskan bahwa pemerintah tengah menuntaskan seluruh instrumen regulasi pendukung agar implementasi kebijakan berjalan tepat waktu.

“Tadi kami laporkan bahwa berbagai instrumen regulasi, baik dari Permendag, dari BI, maupun dari Menteri Keuangan juga akan disiapkan dan akan sebelum 1 Juni itu akan diselesaikan,” katanya.

Pemerintah, kata Airlangga, juga akan melakukan sosialisasi kepada berbagai asosiasi pelaku usaha guna memastikan pemahaman yang menyeluruh terhadap kebijakan baru tersebut.

“Sosialisasi kepada asosiasi juga akan dilakukan sore hari ini jam 4, sehingga asosiasi-asosiasi yang terkait mengetahui kebijakan yang akan dibuat oleh pemerintah,” lanjutnya.

Terkait pelaksanaan kebijakan melalui PT Danantara Sumber Daya Indonesia, Airlangga meminta para investor asing untuk tetap tenang dan percaya terhadap arah kebijakan pemerintah. Airlangga memastikan bahwa seluruh kegiatan ekspor tetap dilakukan oleh perusahaan-perusahaan yang sudah ada.

“Yang pertama tentu tidak perlu khawatir, karena seluruhnya ekspor masih dilakukan oleh perusahaan di sektor existing ya,” ujar Menko Airlangga.

“Dalam ekspor itu langsung ada pelaporan kepada Danantara, sehingga dalam tiga bulan nanti kita fine tune sistemnya,” jelasnya.

Selain membahas implementasi kebijakan ekspor, pemerintah turut menyiapkan sejumlah langkah untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional di tengah situasi ketidakpastian global. Menurut Airlangga, langkah yang diputuskan mulai dari keberlanjutan kebijakan work from home selama dua bulan ke depan hingga persiapan sejumlah insentif guna mendorong pergerakan ekonomi pada kuartal kedua.

“Tadi dibahas berbagai kebijakan yang akan diambil, termasuk kebijakan paket terkait dengan ekonomi ke depan dalam situasi seperti sekarang di mana perang belum berakhir. Maka juga akan dilanjutkan work from home untuk dua bulan ke depan,” katanya

Continue Reading

News

Iran Ancam Gunakan Senjata Rahasia jika Perang vs AS-Israel Kembali Pecah

Iran mengklaim siap menggunakan senjata canggih buatan dalam negeri jika konflik dengan AS dan Israel kembali pecah. Persenjataan ini disebut belum pernah digunakan sebelumnya.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Iran mengklaim siap menggunakan senjata canggih terbaru buatan dalam negeri jika konflik dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel kembali pecah. Seorang pejabat militer Iran menyebut persenjataan tersebut belum pernah digunakan maupun diuji di medan perang sebelumnya.

Pernyataan itu disampaikan kepada kantor berita Rusia RIA Novosti di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dengan AS dan Israel.

“Kami telah memproduksi senjata canggih di dalam negeri yang belum digunakan di medan perang dan belum diuji coba,” ujar pejabat tersebut, dikutip Kamis (21/5/2026).

Menurutnya, Iran memiliki kemampuan pertahanan yang cukup untuk menghadapi kemungkinan serangan dari AS maupun Israel. Ia menegaskan bahwa Teheran tidak hanya akan bertahan apabila konflik kembali terjadi.

“Dalam hal peralatan dan kemampuan pertahanan, kami tidak kekurangan, yang bisa menghalangi untuk membela negara kami. Kali ini, kami tidak akan sekadar bertahan,” katanya.

Sebelumnya, juru bicara militer Iran juga menyatakan pihaknya tengah menyiapkan front pertempuran baru jika perang kembali pecah. Ia menyebut konflik lanjutan akan berlangsung lebih brutal dibandingkan bentrokan sebelumnya.

Pejabat tersebut turut mengungkapkan Iran akan mengerahkan senjata-senjata baru dalam kemungkinan perang mendatang, meski tidak menjelaskan secara rinci jenis persenjataan yang dimaksud.

Pernyataan para pejabat Iran itu muncul di tengah meningkatnya spekulasi mengenai kemungkinan serangan lanjutan dari AS dan Israel terhadap Teheran.

Presiden AS Donald Trump sebelumnya mengumumkan penundaan serangan yang semula direncanakan berlangsung pekan ini. Menurut Trump, keputusan tersebut diambil setelah adanya permintaan dari sejumlah negara Teluk, terutama Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab (UEA).

Continue Reading

News

Selamat! Mendikdasmen Terima Lencana Jer Basuki Mawa Beya Emas dari Pemprov Jawa Timur

Mendikdasmen Abdul Mu’ti menerima penghargaan Lencana Jer Basuki Mawa Beya Emas dari Pemprov Jawa Timur. Penghargaan ini diberikan atas dedikasinya dalam revitalisasi pendidikan dan perluasan kesempatan kerja.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menerima tanda kehormatan Lencana Jer Basuki Mawa Beya kategori Emas dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa di Surabaya, Rabu (20/5).

Penghargaan tersebut diberikan atas kontribusi dan penguatan Mendikdasmen di bidang pendidikan, khususnya dalam mendukung Revitalisasi Satuan Pendidikan dan perluasan kesempatan magang dan kerja bagi lulusan SMK, termasuk peluang bekerja ke luar negeri.

Mendikdasmen Abdul Mu’ti menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diberikan. Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk terus memperkuat upaya peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.

“Bagi saya, sesungguhnya penghargaan itu jauh lebih tinggi dari yang sudah saya berikan dan lakukan untuk pendidikan di Indonesia. Kami sebagai menteri tentu saja melaksanakan sebaik-baiknya apa yang menjadi arahan dan kebijakan Bapak Presiden Prabowo Subianto,” ujar Mendikdasmen.

Penganugerahan Lencana Jer Basuki Mawa Beya kategori Emas didasarkan pada Surat Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 100.3.3.1/306/013/2026 tentang Penerimaan Lencana Penghargaan Kategori Emas dalam Bidang Pendidikan di Provinsi Jawa Timur.

Pemberian penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas kolaborasi dan komitmen bersama dalam memperkuat pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia, khususnya melalui pendidikan vokasi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan industri

Continue Reading

News

PLH Rektor UNJ: Selamat Kepada S3 Linguistik Terapan

S3 Linguistik Terapan UNJ dinobatkan sebagai Prodi Terbaik 1 Kategori SINTA Score 3Yr Productivity di LPPM UNJ Award 2026. Prestasi ini menegaskan posisi prodi sebagai pionir riset produktif.

Natsir Amir

Published

on

Monitorday.com – Universitas Negeri Jakarta (UNJ) sukses menggelar ajang bergengsi Riset Expo dan LPPM UNJ Award Tahun 2026 pada Selasa (19/5). Dalam gelaran yang menyoroti pencapaian akademis tertinggi ini, Program Studi (Prodi) Doktoral (S3) Linguistik Terapan berhasil mengukuhkan eksistensinya sebagai yang terdepan. Prodi ini sukses menyabet penghargaan sebagai Program Studi Terbaik 1 untuk Kategori SINTA Score 3Yr Productivity. Pencapaian gemilang ini menjadi bukti nyata atas dedikasi dan konsistensi prodi tersebut dalam menggenjot iklim riset yang produktif dan kompetitif.

Acara tahunan yang diinisiasi oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNJ tersebut dirancang bukan sekadar sebagai selebrasi, melainkan bentuk apresiasi konkret terhadap program studi yang mampu mengakselerasi mutu akademis kampus. Keberhasilan S3 Linguistik Terapan berada di posisi puncak pun dinilai sangat relevan dengan visi universitas dalam membawa hasil riset lokal menuju panggung dunia.

Penghargaan prestisius ini dilegalisasi melalui Piagam Penghargaan dengan nomor resmi B/636-54/UN39.14/HM.00.02/V/2026. Penilaian dalam kategori SINTA Score 3Yr Productivity didasarkan pada akumulasi kinerja publikasi, sitasi, serta rekam jejak penelitian para dosen dan mahasiswa dalam kurun waktu tiga tahun terakhir yang terekam di Science and Technology Index (SINTA). Tingginya angka produktivitas ilmiah dari rumpun ilmu kebahasaan ini berhasil mengungguli berbagai program studi doktor lainnya di lingkungan kampus.

Piagam penghargaan tersebut ditandatangani langsung oleh dua pucuk pimpinan universitas, yaitu Prof. Dr. Ifan Iskandar, M.Hum., selaku Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni yang bertindak sebagai Pelaksana Harian (PLH) Rektor, serta Prof. Dr. Iwan Sugihartono, M.Si., selaku Ketua LPPM UNJ. Kehadiran tanda tangan kedua pejabat penting ini menegaskan pengakuan resmi institusi atas kontribusi masif yang telah diberikan oleh S3 Linguistik Terapan terhadap peningkatan klasterisasi riset UNJ.

” Selamat kepada S3 Linguistik Terapan UNJ, torehan prestasi yang harus menjadi tradisi,” ujar Prof Ifan, PLH Rektor UNJ.

Pencapaian ini diharapkan mampu memicu gelombang optimisme dan atmosfer kompetisi yang positif di antara program studi lain di Universitas Negeri Jakarta. Dengan diraihnya predikat Terbaik 1, S3 Linguistik Terapan kini mengemban peran strategis sebagai kiblat produktivitas ilmiah di UNJ. Langkah maju ini menjadi fondasi kokoh bagi universitas untuk terus mentransformasikan hasil riset menjadi inovasi yang berdampak nyata bagi masyarakat luas sekaligus mendongkrak daya saing di kancah internasional.

Continue Reading
LakeyBanget6 hours ago

I.League Resmi Gulirkan Piala Liga Mulai Musim 2026/27

News6 hours ago

Mulai Juli 2026, Pemerintah Wajibkan BBM Campuran Bioetanol E5 di Sejumlah Daerah

News6 hours ago

Kemendikdasmen Tegaskan SPMB 2026 Bukan Ajang Seleksi, Semua Anak Dijamin Dapat Akses Sekolah

News7 hours ago

9 WNI Relawan Flotilla Gaza Jalani Pemeriksaan di Turki Sebelum Pulang ke Indonesia

LakeyBanget7 hours ago

Cristiano Ronaldo Menangis Haru Usai Sokong Al Nassr Juara Liga Arab Saudi

LakeyBanget17 hours ago

Manuel Neuer Comeback! Legenda Bayern Muenchen Kembali Perkuat Jerman di Piala Dunia 2026

News17 hours ago

KONI Dinilai Putuskan Cabor Instan Cacat Prosedur! PB PORDI Siap Tempuh Jalur Hukum

LakeyBanget17 hours ago

VinFast Produksi MPV Listrik di Subang, Siap Ramaikan Pasar EV Indonesia

News18 hours ago

Menlu Sugiono Pastikan 9 WNI Relawan Flotilla Gaza Dibebaskan Israel

News18 hours ago

Kemendikdasmen Luncurkan Kelas Kebekerjaan Luar Negeri SMK (3+1), Siapkan Lulusan Kerja di Luar Negeri

News19 hours ago

Kebijakan DHE Siap Berlaku, Prabowo Pastikan Ekspor Strategis Tetap Jalan

LakeyBanget1 day ago

Resmi Luncurkan, Persija Jadi Klub Pertama di RI Gunakan Bus Listrik

News1 day ago

Iran Ancam Gunakan Senjata Rahasia jika Perang vs AS-Israel Kembali Pecah

LakeyBanget1 day ago

Jose Mourinho Bakal Bajak Target Barcelona, Siapa?

LakeyBanget1 day ago

Bojan Hodak dan Dua Pemain Persib Masuk Nominasi Penghargaan Terbaik Super League

LakeyBanget1 day ago

Unai Emery Ukir Sejarah, Aston Villa Juara Liga Europa 2025-2026

News1 day ago

Selamat! Mendikdasmen Terima Lencana Jer Basuki Mawa Beya Emas dari Pemprov Jawa Timur

News1 day ago

PLH Rektor UNJ: Selamat Kepada S3 Linguistik Terapan

LakeyBanget2 days ago

Wuih! Laga Penentu Persib vs Persijap Bakal Ditonton Pemain Manchester City

News2 days ago

Prabowo Perintahkan Bank BUMN Turunkan Bunga Kredit untuk Rakyat Miskin

Banner subscribe popup ×

Berlangganan Berita Terbaru Monitorday

Dapat memilih lebih dari satu.