LakeyBanget
Jangan Salah Isi BBM! Ini Daftar Mobil yang Boleh Minum Pertalite
Monitorday.com – Penggunaan bahan bakar minyak (BBM) yang sesuai dengan spesifikasi mesin menjadi faktor penting untuk menjaga performa dan efisiensi kendaraan. Meski saat ini banyak mobil baru dianjurkan menggunakan BBM beroktan tinggi, sejumlah model kendaraan masih direkomendasikan menggunakan Pertalite dengan Research Octane Number (RON) 90.
Rekomendasi tersebut mengacu pada rasio kompresi mesin yang dimiliki kendaraan. Menurut panduan dari Pertamina Patra Niaga, Pertalite paling cocok digunakan pada mesin dengan rasio kompresi antara 9:1 hingga 10:1.
Salah satu model yang masih sesuai menggunakan Pertalite adalah Toyota Avanza. Dalam buku panduan resmi, baik varian mesin 1.300 cc maupun 1.500 cc direkomendasikan menggunakan bensin tanpa timbal dengan angka oktan RON 90 atau lebih tinggi.
Anjuran serupa juga diberikan untuk Mitsubishi Xpander dan Mitsubishi Xpander Cross. Kedua model tersebut direkomendasikan menggunakan bahan bakar dengan spesifikasi minimal RON 90 guna menjaga performa mesin tetap optimal.
Mobil LCGC Dianjurkan Gunakan RON 92
Berbeda dengan kendaraan keluarga seperti Avanza dan Xpander, sejumlah mobil dalam kategori Low Cost Green Car (LCGC) justru dianjurkan menggunakan BBM dengan oktan lebih tinggi.
Toyota Agya, misalnya, direkomendasikan menggunakan bensin tanpa timbal dengan angka oktan minimal RON 92. Hal yang sama juga berlaku untuk Toyota Calya yang dalam buku panduannya menyarankan penggunaan BBM RON 92 atau setara Pertamax.
Secara teknis, sebagian besar mobil LCGC memiliki rasio kompresi mesin di kisaran 10:1 hingga 11:1. Dengan spesifikasi tersebut, penggunaan BBM beroktan lebih tinggi diperlukan untuk mencegah gejala knocking atau pembakaran tidak sempurna yang dapat memengaruhi kinerja mesin.
Ketentuan penggunaan BBM minimal RON 92 pada kendaraan LCGC juga tercantum dalam Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 36 Tahun 2021 tentang Kendaraan Bermotor Roda Empat Emisi Karbon Rendah.
Dalam regulasi tersebut disebutkan bahwa kendaraan LCGC wajib mencantumkan informasi penggunaan bahan bakar dengan angka oktan minimal 92 pada bagian dalam tutup tangki bahan bakar dan area kaca belakang kendaraan.
Panduan Pemilihan BBM Sesuai Rasio Kompresi Mesin
Agar kendaraan tetap bekerja optimal dan lebih awet, pemilik kendaraan disarankan memilih BBM sesuai rasio kompresi mesin. Berikut panduannya:
- Pertalite (RON 90): untuk mesin dengan rasio kompresi 9:1 hingga 10:1.
- Pertamax (RON 92): untuk mesin dengan rasio kompresi 10:1 hingga 11:1.
- Pertamax Green (RON 95): untuk mesin dengan rasio kompresi 11:1 hingga 12:1.
- Pertamax Turbo (RON 98): untuk mesin dengan rasio kompresi 11:1 hingga 13:1.
- Pertamax Racing (RON 100): untuk mesin dengan rasio kompresi di atas 13:1.
Dengan memahami spesifikasi mesin dan rekomendasi bahan bakar yang tepat, pemilik kendaraan dapat menjaga performa mesin tetap optimal sekaligus menghindari potensi kerusakan akibat penggunaan BBM yang tidak sesuai spesifikasi.
LakeyBanget
Mitsubishi Beri Sinyal Kelahiran Pajero Generasi Baru, Seperti Apa Desainnya?
Monitorday.com – Mitsubishi kembali memancing perhatian pecinta otomotif dengan memberi sinyal kuat kehadiran generasi terbaru Pajero. Setelah sempat muncul dalam video promosi reli beberapa bulan lalu, kini pabrikan asal Jepang tersebut merilis teaser terbaru yang menegaskan SUV legendaris itu tengah bersiap memasuki babak baru.
Melalui unggahan di akun Instagram resmi Mitsubishi Motors, terlihat siluet bagian depan kendaraan dengan sorotan lampu khas serta tulisan besar bertuliskan “PAJERO”. Pada unggahan tersebut, Mitsubishi juga menyertakan kalimat “The PAJERO / MONTERO is ready to write its next chapter”, yang mengindikasikan peluncuran model baru akan dilakukan dalam waktu dekat.
Teaser tersebut memperlihatkan sejumlah perubahan signifikan pada desain eksterior. Pajero generasi terbaru diperkirakan akan mengusung tampilan yang lebih modern dengan lampu LED vertikal di kedua sisi depan serta desain pencahayaan yang lebih futuristis.
Di bagian tengah, logo Mitsubishi tampak membelah dua lampu daytime running light (DRL) horizontal yang menjadi salah satu identitas desain terbaru pabrikan tersebut. Tampilan ini memberikan kesan lebih tegas dan premium dibanding generasi sebelumnya.
Meski belum mengungkap spesifikasi resmi, kemunculan teaser tersebut memunculkan spekulasi bahwa Pajero terbaru akan dibekali berbagai teknologi modern, termasuk kemungkinan hadirnya sistem elektrifikasi untuk mengikuti tren industri otomotif global yang semakin berkembang.
Sebelumnya, Mitsubishi sempat memberikan petunjuk mengenai kehadiran SUV flagship terbarunya melalui sebuah video yang diunggah di kanal YouTube Mitsubishi Motors TV pada Januari 2026.
Dalam video tersebut, fokus utama memang tertuju pada keberhasilan pikap Triton menjuarai ajang Asia Cross Country Rally (AXCR) 2025. Namun, pada bagian akhir video muncul sosok kendaraan misterius yang diyakini sebagai generasi baru Pajero.
Meski hanya tampil beberapa detik, kemunculan kendaraan tersebut dianggap sebagai isyarat bahwa Mitsubishi tengah menyiapkan model SUV andalan terbaru untuk pasar global.
Rumor mengenai kehadiran Pajero generasi baru sebenarnya telah beredar sejak tahun lalu. Saat itu, sebuah kendaraan yang diduga kuat sebagai Pajero terbaru tertangkap kamera sedang menjalani pengujian di jalanan Eropa.
Dari dimensi dan bentuk bodinya, SUV tersebut diperkirakan mengadopsi bahasa desain terbaru Mitsubishi yang terinspirasi dari model XForce dan Destinator. Ciri-cirinya terlihat pada penggunaan lampu LED modern, grille depan berdesain tegas, serta bodi mengotak yang menjadi karakter khas Pajero.
Pajero, yang di sejumlah negara juga dikenal dengan nama Montero atau Shogun, merupakan salah satu model paling ikonik dalam sejarah Mitsubishi. SUV ini pertama kali diperkenalkan pada 1982 dan terakhir mendapatkan pembaruan besar pada 2006.
Model ini berbeda dengan Pajero Sport yang saat ini dipasarkan di Indonesia. Produksi Pajero generasi sebelumnya dihentikan di Jepang pada 2021 setelah mengalami penurunan permintaan di pasar global.
Kini, dengan munculnya berbagai teaser resmi dan bocoran pengujian jalan, Mitsubishi tampaknya siap menghidupkan kembali nama besar Pajero melalui generasi terbaru yang menawarkan desain lebih modern, teknologi mutakhir, serta kemungkinan dukungan sistem elektrifikasi untuk menjawab kebutuhan pasar masa depan.
LakeyBanget
Duo Aprilia Kuasai MotoGP Italia 2026, Bezzecchi Juara di Mugello
Monitorday.com – Tim Aprilia tampil dominan pada MotoGP Italia 2026 setelah berhasil menempatkan dua pembalapnya di posisi teratas. Marco Bezzecchi keluar sebagai juara, diikuti rekan setimnya Jorge Martin di posisi kedua, dalam balapan yang berlangsung sengit di Sirkuit Mugello, Minggu (31/5/2026).
Kemenangan Bezzecchi tidak diraih dengan mudah. Pembalap asal Italia itu sempat memimpin balapan pada dua lap awal sebelum posisinya direbut Francesco Bagnaia pada lap ketiga.
Bagnaia kemudian mengendalikan jalannya lomba dan mempertahankan posisi terdepan selama lebih dari separuh balapan. Namun, Bezzecchi berhasil melakukan manuver krusial di tikungan pertama lap ke-14 untuk merebut kembali pimpinan lomba.
Setelah kembali berada di depan, murid akademi balap Valentino Rossi tersebut langsung meningkatkan kecepatan dan perlahan menjauh dari para pesaingnya.
Dominasi Aprilia semakin terlihat ketika Jorge Martin berhasil menyalip Bagnaia pada lap ke-16. Sejak saat itu, Bezzecchi dan Martin tak lagi terkejar hingga menyentuh garis finis, sekaligus mengamankan finis satu-dua bagi pabrikan asal Noale tersebut.
Sementara itu, Bagnaia harus puas mengakhiri balapan di posisi ketiga. Juara dunia itu sempat mendapat tekanan dari Ai Ogura yang tampil impresif dan finis di urutan keempat.
Di sisi lain, Marc Marquez yang baru kembali membalap setelah absen akibat cedera masih belum mampu menunjukkan performa terbaiknya. Pembalap asal Spanyol itu sempat tampil kompetitif dan bersaing di barisan depan.
Pada lap ketujuh, Marquez terlibat duel sengit dengan Pedro Acosta. Keduanya beberapa kali saling menyalip sebelum Marquez berhasil mempertahankan posisi keempat hingga lap kedelapan.
Namun, upayanya untuk tetap berada di kelompok depan terganggu setelah melakukan kesalahan dan melebar keluar lintasan. Insiden tersebut membuatnya kehilangan beberapa posisi sekaligus dan terlempar ke urutan ketujuh.
Posisi keempat kemudian direbut Ai Ogura, disusul Fabio Di Giannantonio di posisi kelima dan Pedro Acosta di urutan keenam.
Hasil ini menunjukkan Marquez masih membutuhkan waktu untuk kembali ke performa puncaknya setelah absen dalam dua seri akibat cedera. Meski menunjukkan tanda-tanda kebangkitan, peraih delapan gelar juara dunia itu masih harus beradaptasi untuk kembali bersaing memperebutkan podium pada seri-seri berikutnya.
Kemenangan Bezzecchi di Mugello sekaligus menjadi bukti kekuatan Aprilia musim ini, dengan duet Bezzecchi dan Martin sukses mendominasi salah satu balapan paling bergengsi di kalender MotoGP.
LakeyBanget
Puji PSG, Arteta: Mereka Tim Terbaik di Dunia
Monitorday.com – Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, memberikan pujian tinggi kepada Paris Saint-Germain (PSG) setelah tim asal Prancis tersebut berhasil menjuarai Liga Champions 2025/2026. Menurut Arteta, PSG saat ini layak disebut sebagai tim terbaik di dunia.
Pernyataan itu disampaikan Arteta seusai Arsenal harus mengubur impian meraih gelar Liga Champions pertama dalam sejarah klub setelah kalah 3-4 melalui adu penalti. Sebelumnya, kedua tim bermain imbang 1-1 hingga akhir babak tambahan waktu dalam laga final yang berlangsung di Puskas Arena, Budapest, Sabtu (30/5).
“Saya mengucapkan selamat kepada PSG, khususnya kepada Luis Enrique, karena menurut saya mereka adalah tim terbaik di dunia saat ini,” ujar Arteta.
Pelatih asal Spanyol itu menilai kualitas permainan PSG berada di level yang sangat tinggi, terutama dalam penguasaan bola dan kemampuan individu para pemainnya.
“Apa yang mereka lakukan saat menguasai bola dan kualitas individu yang mereka miliki sangat luar biasa. Bukan hanya soal taktik ketika tidak menguasai bola, tetapi mereka memaksa lawan bermain sesuai ritme yang mereka inginkan. Para pemain mereka pantas mendapatkan pujian besar,” katanya.
PSG sukses mempertahankan gelar Liga Champions setelah kembali keluar sebagai juara musim ini. Keberhasilan tersebut sekaligus menegaskan dominasi Les Parisiens di kompetisi elite Eropa dalam dua musim terakhir.
Di sisi lain, Arteta mengaku kecewa gagal membawa Arsenal mengangkat trofi paling bergengsi di level klub Eropa. Meski demikian, ia mengakui timnya masih memiliki pekerjaan rumah untuk bisa menyamai level permainan PSG.
Sepanjang pertandingan, Arsenal lebih banyak berada di bawah tekanan. The Gunners dipaksa bertahan menghadapi dominasi penguasaan bola PSG dan hanya sesekali mengandalkan serangan balik.
Arsenal sebenarnya sempat unggul lebih dulu melalui gol cepat Kai Havertz pada menit-menit awal pertandingan. Namun, PSG berhasil menyamakan kedudukan lewat eksekusi penalti Ousmane Dembele pada babak kedua yang memaksa laga berlanjut hingga adu penalti.
Arteta juga menyoroti keputusan wasit yang tidak memberikan penalti kepada Arsenal saat Noni Madueke terjatuh di kotak terlarang ketika skor masih imbang 1-1. Meski demikian, ia memilih menerima hasil akhir pertandingan.
“Kami harus terus berkembang. Level kompetisi terus meningkat setiap musim, dan kami harus mampu meningkatkan kualitas kami jika ingin kembali bersaing dan memenangkan Liga Champions,” ujar Arteta.
Final Liga Champions musim ini menjadi penampilan kedua Arsenal di partai puncak setelah terakhir kali mencapai final pada 2006, saat kalah dari Barcelona.
Meski gagal membawa pulang trofi Eropa, Arteta tetap mendapat apresiasi atas keberhasilannya mengembalikan Arsenal menjadi salah satu kekuatan utama sepak bola Inggris. Dalam hampir tujuh tahun masa kepemimpinannya, Arsenal berhasil kembali bersaing di papan atas dan mengakhiri penantian panjang gelar Liga Inggris yang berlangsung selama 22 tahun.
Namun bagi Arteta, perjalanan Arsenal menuju puncak sepak bola Eropa masih belum selesai.
LakeyBanget
SpaceX Raih Kontrak Rp74 Triliun Bangun Satelit Pelacak Ancaman Udara
Monitorday.com – Angkatan Luar Angkasa Amerika Serikat (U.S. Space Force) resmi menunjuk SpaceX sebagai kontraktor utama dalam pengembangan sistem satelit pelacak dan penarget ancaman udara generasi baru. Perusahaan milik Elon Musk itu memperoleh kontrak senilai US$4,16 miliar atau sekitar Rp74,1 triliun.
Pengumuman tersebut disampaikan U.S. Space Force pada Jumat (29/5/2026) sebagai bagian dari program Space-Based Advanced Moving Target Indicator (SB-AMTI), sebuah proyek pertahanan strategis yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan deteksi dan pelacakan ancaman udara secara real-time dari luar angkasa.
Program SB-AMTI mengintegrasikan jaringan satelit, sistem komunikasi aman, serta pusat pemrosesan data di darat dalam satu ekosistem yang saling terhubung. Teknologi ini diharapkan mampu memperkuat koordinasi operasional pertahanan sekaligus menghilangkan celah pengawasan terhadap ancaman yang bergerak cepat.
Kontrak tersebut juga menjadi bagian penting dari pengembangan sistem pertahanan rudal Golden Dome, program unggulan pemerintahan Presiden Donald Trump yang mengandalkan berbagai lapisan perlindungan, termasuk sensor dan satelit berbasis ruang angkasa.
Melalui jaringan satelit baru ini, militer AS menargetkan kemampuan yang lebih baik dalam mendeteksi, melacak, dan merespons ancaman udara, termasuk rudal balistik dan senjata hipersonik.
Dalam keterangannya, U.S. Space Force menyebut proyek awal ini ditargetkan mampu menghadirkan konstelasi satelit operasional pada 2028.
“Penghargaan awal ini diproyeksikan untuk mengerahkan konstelasi satelit pada 2028, memberikan kemampuan awal kepada Pasukan Gabungan untuk menghilangkan titik buta operasional,” demikian pernyataan resmi U.S. Space Force.
Meski SpaceX menjadi penerima kontrak utama, pemerintah AS menyatakan masih terdapat sejumlah perusahaan lain yang tergabung dalam kelompok vendor SB-AMTI. Kontrak tambahan diperkirakan akan diberikan dalam beberapa tahun mendatang untuk mempercepat pembangunan sistem tersebut.
Sebelumnya, pada awal pekan yang sama, SpaceX juga memperoleh kontrak terpisah senilai US$2,29 miliar untuk membangun jaringan komunikasi satelit berkecepatan tinggi dan aman yang akan menghubungkan sensor militer serta sistem persenjataan Amerika Serikat di berbagai wilayah dunia.
Sementara itu, biaya pengembangan program Golden Dome terus meningkat. Pada Maret lalu, nilai proyek tersebut dilaporkan mencapai sekitar US$185 miliar, naik US$10 miliar dibanding estimasi sebelumnya, seiring percepatan pembangunan berbagai komponen pertahanan berbasis ruang angkasa.
Kontrak terbaru ini semakin memperkuat posisi SpaceX sebagai mitra strategis pemerintah Amerika Serikat dalam pengembangan teknologi pertahanan dan infrastruktur ruang angkasa masa depan.
LakeyBanget
Fajar/Fikri Bidik Gelar Perdana Singapore Open, Ini 5 Fakta Menarik Jelang Final Kontra Ganda India
Monitorday.com – Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, akan menghadapi tantangan besar pada partai final Singapore Open 2026. Duet Merah Putih dijadwalkan berhadapan dengan pasangan andalan India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty, di Singapore Indoor Stadium, Minggu (31/5/2026).
Fajar/Fikri melangkah ke final setelah tampil impresif dengan menumbangkan wakil China, Liang Wei Keng/Wang Chang, dua gim langsung 23-21, 21-4 pada babak semifinal. Sementara itu, Rankireddy/Shetty memastikan tiket final usai mengalahkan pasangan Korea Selatan, Kim Won Ho/Seo Seung Jae, dengan skor 21-19, 21-18.
Jelang laga penentuan gelar, terdapat sejumlah fakta menarik yang mengiringi perjalanan kedua pasangan menuju partai puncak.
1. Fajar/Fikri Unggul Rekor Pertemuan
Pertemuan di final Singapore Open 2026 akan menjadi duel keempat antara Fajar/Fikri dan Rankireddy/Shetty. Dari tiga pertemuan sebelumnya, pasangan Indonesia unggul dengan catatan dua kemenangan berbanding satu.
Fajar/Fikri berhasil menaklukkan pasangan India tersebut pada Australia Open 2025 dan Malaysia Open 2026. Sementara satu-satunya kemenangan Rankireddy/Shetty terjadi pada ajang BWF World Tour Finals 2025.
2. Satu-satunya Wakil Indonesia dan India di Final
Laga final sektor ganda putra akan menjadi satu-satunya partai yang mempertemukan wakil Indonesia dan India pada Singapore Open 2026. Tidak ada atlet lain dari kedua negara yang berhasil menembus babak final di sektor lainnya.
Situasi ini membuat duel Fajar/Fikri melawan Rankireddy/Shetty semakin penting karena turut membawa harapan masing-masing negara untuk meraih gelar juara.
3. Berpeluang Mencetak Sejarah Baru di Singapore Open
Baik Fajar maupun Fikri belum pernah meraih gelar juara Singapore Open sepanjang karier mereka.
Fajar sempat dua kali mencapai final saat masih berpasangan dengan Muhammad Rian Ardianto, yakni pada edisi 2022 dan 2024, namun harus puas sebagai runner-up. Sementara pencapaian terbaik Fikri di turnamen ini sebelumnya hanya sampai babak kedua pada edisi 2023 dan 2024.
Kemenangan di final kali ini akan menjadi gelar pertama mereka di ajang Singapore Open.
4. Final Keenam Fajar/Fikri di BWF World Tour
Partai puncak Singapore Open 2026 menjadi final keenam yang dijalani Fajar/Fikri di level BWF World Tour.
Sebelumnya, pasangan ini sukses meraih satu gelar juara di China Open 2025. Namun, mereka juga harus menerima empat kali status runner-up pada Korea Open 2025, Denmark Open 2025, French Open 2025, dan Australia Open 2025.
Catatan tersebut menunjukkan konsistensi Fajar/Fikri sebagai salah satu pasangan elite dunia dalam dua musim terakhir.
5. Indonesia Berpeluang Akhiri Penantian Gelar
Jika berhasil keluar sebagai juara, Fajar/Fikri akan mengakhiri puasa gelar Indonesia di Singapore Open yang telah berlangsung selama tiga tahun.
Gelar terakhir Indonesia di turnamen ini diraih Anthony Sinisuka Ginting pada sektor tunggal putra tahun 2023. Sementara di nomor ganda putra, wakil Indonesia terakhir yang berhasil menjadi juara adalah pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin pada edisi 2022.
Keberhasilan Fajar/Fikri nantinya tidak hanya menjadi pencapaian pribadi, tetapi juga membawa kembali kejayaan bulu tangkis Indonesia di salah satu turnamen bergengsi BWF World Tour tersebut.
Dengan modal performa impresif sepanjang turnamen dan rekor pertemuan yang lebih baik, Fajar/Fikri memiliki peluang besar untuk membawa pulang gelar juara. Namun, mereka tetap harus mewaspadai kekuatan Rankireddy/Shetty yang dikenal sebagai salah satu pasangan ganda putra paling berbahaya di dunia saat ini.
LakeyBanget
Pertahankan Takhta Eropa Usai Jegal Arsenal, PSG Juara Liga Champions 2025/2026
{domain_capital] — Paris Saint-Germain (PSG) sukses mempertahankan gelar Liga Champions setelah mengalahkan Arsenal melalui drama adu penalti pada partai final musim 2025/2026. Dalam laga yang berlangsung di Puskas Arena, Budapest, Hungaria, Sabtu (30/5/2026) WIB, Les Parisiens menang 4-3 dalam adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 1-1 selama 120 menit.
Kemenangan ini sekaligus memastikan PSG meraih trofi Liga Champions secara beruntun atau back-to-back, mempertegas dominasi klub asal Prancis tersebut di kompetisi tertinggi antarklub Eropa.
Arsenal mengawali pertandingan dengan impresif. Tim asuhan Mikel Arteta langsung unggul cepat saat laga baru berjalan enam menit melalui Kai Havertz.
Gol berawal dari bola yang sempat mengenai Leandro Trossard sebelum jatuh ke kaki Havertz. Penyerang asal Jerman itu kemudian berlari ke area pertahanan PSG dan melepaskan tembakan keras kaki kiri yang gagal diantisipasi kiper Matvey Safonov.
Tertinggal satu gol membuat PSG langsung mengambil inisiatif serangan. Ousmane Dembele, Khvicha Kvaratskhelia, dan Bradley Barcola terus menekan pertahanan Arsenal dari berbagai sisi.
Namun, lini belakang The Gunners tampil disiplin dan mampu meredam sejumlah peluang berbahaya yang diciptakan PSG. Arsenal bahkan beberapa kali mengancam melalui serangan balik cepat, termasuk peluang Bukayo Saka pada menit ke-29 yang masih mampu digagalkan Safonov.
Meski mendominasi penguasaan bola hingga akhir babak pertama, PSG gagal mencetak gol penyeimbang dan harus menutup paruh pertama pertandingan dengan ketertinggalan 0-1.
Memasuki babak kedua, PSG kembali tampil dominan dan terus menekan pertahanan Arsenal. Upaya mereka akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-65.
Wasit menunjuk titik putih setelah Cristian Mosquera dinilai melanggar Kvaratskhelia di dalam kotak penalti. Ousmane Dembele yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna dan mengubah skor menjadi 1-1.
Setelah gol tersebut, pertandingan berlangsung semakin terbuka. Arsenal mulai berani keluar menyerang untuk mencari gol kemenangan, sementara PSG tetap mengandalkan permainan agresif.
Peluang terbaik PSG datang pada menit ke-77 ketika sepakan Kvaratskhelia membentur tiang gawang. Sementara itu, David Raya juga tampil gemilang dengan menggagalkan sejumlah peluang emas yang diperoleh Barcola dan Vitinha.
Hingga waktu normal berakhir, skor tetap imbang 1-1 sehingga pertandingan harus dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu.
Pada extra time, kedua tim bermain lebih hati-hati. Arsenal sempat mengajukan protes setelah Noni Madueke terjatuh di area penalti, namun wasit tidak menganggapnya sebagai pelanggaran.
Minimnya peluang bersih yang tercipta membuat pertandingan akhirnya harus ditentukan melalui adu penalti.
Dalam babak tos-tosan, PSG tampil lebih tenang dan efektif. Les Parisiens berhasil mencetak empat gol dari lima kesempatan, sedangkan Arsenal hanya mampu membukukan tiga gol.
Penentuan kemenangan terjadi saat Gabriel Magalhaes yang menjadi penendang terakhir Arsenal gagal menjalankan tugasnya dengan baik. Kegagalan tersebut memastikan PSG keluar sebagai juara Liga Champions 2025/2026.
Keberhasilan ini menjadi pencapaian bersejarah bagi PSG yang sukses mempertahankan trofi Liga Champions untuk kedua musim berturut-turut sekaligus mengukuhkan status mereka sebagai salah satu kekuatan terbesar sepak bola Eropa saat ini.
LakeyBanget
Comeback di Java Jazz 2026, The Overtunes Perkenalkan Lagu Baru
Monitorday.com – Grup musik The Overtunes menandai kembalinya mereka ke panggung musik nasional dengan penampilan spesial di hari kedua myBCA International Java Jazz Festival 2026, Sabtu (30/5). Dalam kesempatan tersebut, trio kakak beradik itu juga memperkenalkan lagu baru yang akan masuk dalam album terbaru mereka.
Tampil di Sosro Stage, Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2, Tangerang, Banten, The Overtunes membuka penampilan dengan membawakan lagu “Tak Bisa Kupercaya” yang langsung disambut antusias para penonton.
Grup yang beranggotakan Mada Emmanuelle, Reuben Nathaniel, dan Mikha Angelo itu kemudian melanjutkan penampilannya dengan sederet lagu populer seperti “Benar-Benar”, “Endlessly”, “I Still Love You”, dan “Seperti Dulu”.
Bagi The Overtunes, penampilan di Java Jazz 2026 memiliki makna istimewa. Selain menjadi ajang reuni dengan para penggemar, konser tersebut juga menjadi penanda berakhirnya masa vakum yang mereka jalani selama dua tahun terakhir.
“Sebelumnya selama dua tahun ke belakang The Overtunes sedang break. Sampai akhirnya tahun ini kami memutuskan untuk kembali bermusik lagi. Dan bisa tampil di panggung sebesar ini merupakan kehormatan yang sangat tinggi,” ujar Mikha Angelo di hadapan penonton.
Ia juga mengungkapkan bahwa Java Jazz Festival menjadi momen yang tepat untuk memperkenalkan karya baru yang tengah dipersiapkan bersama kedua saudaranya.
Salah satu elemen yang mencuri perhatian dalam penampilan mereka adalah hadirnya simbol “Sunrise” yang terpampang di panggung. Mikha menjelaskan simbol tersebut bukan sekadar dekorasi visual, melainkan bagian dari konsep yang sedang mereka eksplorasi dalam karya terbaru.
“Sunrise adalah sebuah ide dan konsep yang sedang banyak kami pikirkan, renungkan, dan ingin kami bagikan melalui karya-karya berikutnya,” kata Mikha.
Momen yang paling ditunggu akhirnya tiba ketika The Overtunes membawakan lagu baru berjudul “Sampai Kapan”, yang akan menjadi bagian dari album terbaru mereka.
Menurut Reuben Nathaniel, lagu tersebut lahir dari refleksi pribadi mereka saat kembali berkumpul dan menulis lagu bersama setelah cukup lama tidak berkarya sebagai grup.
“Lagu ini berangkat dari pertanyaan sederhana kepada diri sendiri, sampai kapan menunda-nunda untuk kembali berkarya bersama. Itu pesan yang ingin kami sampaikan melalui lagu ini,” ujarnya.
Penampilan lagu baru tersebut mendapat sambutan hangat dari para penonton yang memadati area konser. Antusiasme penonton semakin terasa sepanjang pertunjukan hingga akhirnya The Overtunes menutup penampilan mereka dengan lagu “Sayap Pelindungmu”.
Penampilan di Java Jazz Festival 2026 menjadi awal baru bagi perjalanan The Overtunes setelah masa vakum, sekaligus memberi sinyal bahwa grup tersebut siap kembali meramaikan industri musik Indonesia dengan karya-karya terbaru.
LakeyBanget
Raul Fernandez Juarai Sprint Race MotoGP Italia 2026, Marc Marquez Posisi Kelima
Monitorday.com – Raul Fernandez tampil gemilang dengan meraih kemenangan pada Sprint Race MotoGP Italia 2026 yang digelar di Sirkuit Mugello, Sabtu (30/5). Pembalap asal Spanyol itu sukses mempertahankan posisi terdepan sepanjang balapan dan menuntaskan lomba sebagai yang tercepat.
Balapan sprint berlangsung sengit sejak awal. Marc Marquez tampil agresif saat start dan langsung melesat ke posisi terdepan sesaat setelah lampu start padam.
Namun, keunggulan Marquez tidak bertahan lama. Memasuki tikungan kedua, Raul Fernandez dan Jorge Martin melakukan manuver berani untuk menyalip sang juara dunia dan mengambil alih posisi terdepan.
Persaingan ketat di kelompok depan membuat Marquez kehilangan momentum. Pembalap tersebut bahkan sempat terlempar hingga posisi kelima setelah terlibat duel ketat dengan sejumlah rivalnya.
Pada lap kedua, Marquez mencoba bangkit dengan menyalip Fabio Di Giannantonio untuk merebut posisi keempat. Namun upayanya terganggu setelah melakukan kesalahan saat memasuki tikungan yang membuatnya melebar dan kehilangan beberapa detik berharga.
Situasi semakin sulit bagi Marquez ketika Marco Bezzecchi berhasil menyalipnya pada lap ketiga. Sementara itu, di barisan depan, Raul Fernandez terus menjaga ritme balapan dan mampu mempertahankan jarak aman dari Jorge Martin yang terus memberikan tekanan.
Memasuki pertengahan lomba, Fernandez masih memimpin di depan Martin dan Di Giannantonio. Ketiga pembalap tersebut tampil konsisten sehingga tidak banyak perubahan posisi di zona podium.
Duel utama tetap terjadi antara Fernandez dan Martin. Namun, Fernandez mampu mengendalikan jalannya balapan dengan baik dan tidak memberikan celah bagi pesaingnya untuk merebut posisi pertama.
Sementara itu, Marquez masih kesulitan menemukan kecepatan terbaiknya. Pada lap kelima, ia sempat turun hingga posisi keenam sebelum akhirnya mampu memperbaiki performa menjelang akhir balapan.
Hingga bendera finis dikibarkan, Raul Fernandez berhasil mempertahankan keunggulan dan memastikan kemenangan di Sprint Race MotoGP Italia 2026. Jorge Martin finis di posisi kedua, sedangkan Fabio Di Giannantonio melengkapi podium di urutan ketiga.
Marc Marquez akhirnya menuntaskan balapan di posisi kelima setelah berjuang keras sepanjang sprint race yang berlangsung ketat di Mugello.
Hasil ini menjadi pencapaian penting bagi Raul Fernandez sekaligus modal berharga menjelang balapan utama MotoGP Italia 2026 yang akan digelar pada Minggu.
LakeyBanget
Jetour T1 i-DM Siap Mengaspal di Indonesia, Kenali Spesifikasinya
Monitorday.com – Jetour resmi memperkenalkan T1 i-DM sebagai model elektrifikasi terbaru sekaligus kendaraan plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) pertama yang disiapkan untuk pasar Indonesia. SUV bergaya petualang ini hadir dengan kombinasi performa tinggi dan efisiensi bahan bakar melalui teknologi hybrid terbaru yang dikembangkan perusahaan.
Secara desain, Jetour T1 i-DM mengusung tampilan khas SUV tangguh dengan siluet boxy yang mengingatkan pada model T2. Meski demikian, karakter desainnya dibuat lebih modern dan elegan dengan garis bodi tegas, lampu depan berbentuk kotak, over fender berukuran besar, serta postur kendaraan yang tinggi dan kokoh.
Untuk meningkatkan aspek keselamatan, bagian bumper depan dan belakang dirancang menggunakan material yang lebih ramah bagi pejalan kaki guna meminimalkan dampak benturan saat terjadi kecelakaan.
Di balik kap mesin, T1 i-DM mengandalkan teknologi plug-in hybrid Intelligent Dual Mode (i-DM), yakni sistem penggerak yang menggabungkan mesin bensin dan motor listrik untuk menghasilkan performa optimal sekaligus efisiensi energi yang lebih baik.
SUV ini dibekali mesin bensin Acteco TGDI generasi kelima berkapasitas 1.500 cc yang mampu menghasilkan tenaga 134 hp dan torsi 220 Nm. Tenaga tersebut dipadukan dengan motor listrik bertenaga 201 hp dan torsi 310 Nm.
Sumber energinya berasal dari baterai Lithium Ferro Phosphate (LFP) yang mendukung pengisian daya cepat. Jetour mengklaim baterai dapat diisi dari 30 persen hingga 80 persen hanya dalam waktu sekitar 27 menit.
Selain itu, T1 i-DM disebut memiliki efisiensi termal mencapai 44,5 persen. Namun, hingga saat ini Jetour belum mengungkap angka resmi konsumsi bahan bakar maupun jarak tempuh gabungan dalam kondisi baterai dan tangki penuh.
Dari sisi dimensi, SUV ini memiliki panjang 4,7 meter, lebar 1,9 meter, dan tinggi 1,8 meter, dengan jarak sumbu roda mencapai 2,8 meter. Ground clearance setinggi 190 mm membuatnya siap menghadapi berbagai kondisi jalan. Sementara itu, velg dua warna berukuran 19 inci semakin memperkuat kesan modern dan tangguh.
Masuk ke dalam kabin, T1 i-DM menawarkan ruang interior yang lapang dengan sentuhan desain modern. Unit yang diperkenalkan menggunakan dominasi warna biru cerah, meski Jetour berencana menghadirkan interior serba hitam saat model ini resmi dipasarkan di Indonesia.
Fitur yang disematkan juga cukup lengkap, mulai dari layar sentuh berukuran 15,6 inci, panel instrumen digital 10,25 inci, panoramic skyroof, rear defogger, hingga 45 ruang penyimpanan yang tersebar di berbagai bagian kabin.
Meski belum mengumumkan tanggal peluncuran resmi, Jetour memastikan T1 i-DM akan segera hadir di pasar Indonesia dalam waktu dekat. Menariknya, model ini juga disebut berpotensi diproduksi secara lokal setelah resmi dipasarkan, sebagai bagian dari strategi pengembangan bisnis Jetour di Tanah Air.
Kehadiran T1 i-DM menambah pilihan kendaraan elektrifikasi di Indonesia dan menjadi langkah penting Jetour dalam bersaing di segmen SUV ramah lingkungan yang terus berkembang.
LakeyBanget
Resmi Jadi Pelatih Persib, Igor Tolic Siap Lanjutkan Warisan Bojan Hodak
Monitorday.com – Persib Bandung resmi menunjuk Igor Tolic sebagai pelatih kepala untuk menghadapi musim kompetisi yang baru. Pelatih asal Kroasia tersebut dipercaya melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan tim setelah sebelumnya menjadi bagian penting dari staf kepelatihan Bojan Hodak.
Tolic bukan sosok asing di lingkungan Persib. Dalam dua musim terakhir, pria kelahiran 25 September 1977 itu menjabat sebagai asisten pelatih dan berperan dalam kesuksesan Maung Bandung di kompetisi domestik.
Ia bergabung dengan Persib pada awal Liga 1 musim 2024/2025 untuk menggantikan Goran Paulic dalam jajaran staf pelatih.
Menanggapi kepercayaan yang diberikan manajemen, Tolic mengaku bangga sekaligus bersyukur mendapat kesempatan memimpin langsung tim kebanggaan Bobotoh tersebut.
“Terima kasih karena telah memberikan saya kesempatan ini untuk melanjutkan pekerjaan di Persib,” ujar Tolic melalui pesan singkat yang disampaikan pada Jumat (29/5/2026).
Ucapan terima kasih juga ia sampaikan kepada CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Glenn Sugita, serta Bojan Hodak yang telah memberikan kepercayaan dan dukungan selama dirinya menjadi bagian dari tim pelatih.
Setelah dua musim berada di Bandung, Tolic mengaku memiliki ikatan emosional yang kuat dengan klub, kota, dan masyarakat Indonesia.
“Saya memiliki rasa cinta dan hormat yang besar untuk masyarakat dan negara ini,” katanya.
Usai merayakan keberhasilan tim pada musim sebelumnya, Tolic kini langsung fokus menyusun program kerja untuk menghadapi kompetisi mendatang. Ia mengungkapkan proses pengumpulan data dan evaluasi tim terus dilakukan guna menyiapkan program pramusim yang matang.
Langkah tersebut dinilai penting agar Persib tetap mampu menjaga daya saing dan melanjutkan tren positif yang telah dibangun dalam beberapa musim terakhir.
Dengan pengalaman yang dimilikinya selama mendampingi Bojan Hodak, Tolic diharapkan mampu membawa Persib mempertahankan prestasi sekaligus menghadapi tantangan baru di musim mendatang.
