Connect with us

LakeyBanget

NASA Tunda Peluncuran Artemis 2 ke Bulan, Ini Penyebabnya

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Badan antariksa Amerika Serikat, NASA, memastikan misi berawak ke Bulan dalam program Artemis tidak akan meluncur pada Maret mendatang. Penundaan dilakukan setelah tim teknis menemukan persoalan pada sistem roket yang dinilai krusial bagi keselamatan peluncuran.

Administrator NASA, Jared Isaacman, menyatakan misi Artemis 2—penerbangan awak pertama yang akan mengitari Bulan dalam lebih dari 50 tahun—harus menunda jadwal akibat gangguan teknis tersebut.

Masalah terdeteksi pada aliran helium menuju roket raksasa Space Launch System. Helium cair berfungsi penting untuk proses pembersihan (purging) mesin roket serta memberi tekanan pada tangki bahan bakar. Gangguan aliran ini membuat jendela peluncuran Maret “tidak lagi dipertimbangkan”.

“Saya memahami banyak yang kecewa dengan perkembangan ini. Kekecewaan itu paling dirasakan oleh tim NASA yang telah bekerja tanpa lelah mempersiapkan misi besar ini,” ujar Isaacman melalui media sosial.

NASA kini membidik peluang peluncuran berikutnya pada awal atau akhir April. Penundaan ini terjadi di tengah persaingan eksplorasi antariksa yang semakin ketat, terutama dengan China.

China menargetkan misi berawak ke Bulan paling lambat 2030. Negara tersebut juga bersiap meluncurkan misi tanpa awak Chang’e 7 pada 2026 untuk mengeksplorasi kutub selatan Bulan, serta menguji wahana antariksa berawak Mengzhou tahun ini.

Sebelumnya, program Artemis sempat mengejutkan publik ketika NASA menyatakan Artemis 2 berpotensi meluncur lebih cepat dari perkiraan. Percepatan itu dikaitkan dengan dorongan pemerintahan Presiden AS, Donald Trump, guna menjaga keunggulan Amerika Serikat dalam perlombaan antariksa.

Perjalanan program Artemis memang tidak sepenuhnya mulus. Misi tanpa awak Artemis 1 baru terlaksana pada November 2022 setelah beberapa kali penundaan dan dua upaya peluncuran yang gagal.

Awal Februari lalu, kebocoran hidrogen cair memaksa NASA menghentikan uji coba penting yang dikenal sebagai wet dress rehearsal untuk Artemis 2. Uji coba ini mensimulasikan kondisi peluncuran sesungguhnya, termasuk pengisian penuh tangki roket dan pemeriksaan teknis menyeluruh.

Simulasi akhirnya rampung pekan ini di Cape Canaveral. Namun sehari setelah menetapkan target peluncuran 6 Maret, NASA kembali mengumumkan temuan masalah baru pada sistem helium.

Roket SLS dan wahana Orion akan dikembalikan ke Kennedy Space Center untuk pemeriksaan lebih lanjut. Isaacman menyebut kemungkinan penyebab gangguan meliputi filter, katup, atau pelat sambungan yang bermasalah.

Artemis 2 dirancang sebagai penerbangan selama 10 hari mengitari Bulan sebelum kembali ke Bumi. Misi ini bertujuan membuka jalan bagi pendaratan manusia berikutnya serta membangun fondasi menuju eksplorasi Mars.

Awak misi terdiri dari tiga astronaut Amerika Serikat—Reid Wiseman, Victor Glover, dan Christina Koch—serta astronaut Kanada Jeremy Hansen.

Misi ini akan menjadi penerbangan manusia terjauh dalam sejarah dan misi berawak ke Bulan pertama sejak era Apollo program lebih dari setengah abad lalu.

Artemis 2 juga menjadi batu loncatan menuju misi Artemis 3 yang dijadwalkan pada 2028, dengan ambisi mendaratkan kembali manusia di permukaan Bulan. Meski penundaan ini mengecewakan, NASA menegaskan keselamatan tetap menjadi prioritas utama, mengingat satu komponen kecil yang bermasalah dapat menentukan keberhasilan atau kegagalan misi bersejarah.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LakeyBanget

LMKN Terapkan Skema Baru Royalti Musik 2026

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) resmi menetapkan kebijakan baru terkait pembagian dan pendistribusian royalti lagu dan/atau musik untuk periode 2026. Kebijakan ini dirancang untuk menjawab tantangan distribusi royalti yang selama ini terkendala keterbatasan data penggunaan musik.

Ketua LMKN Pencipta, Andi Mulhanan Tombolotutu, menyatakan bahwa pendekatan baru ini mengedepankan sistem berbasis data agar distribusi royalti lebih adil dan akuntabel.

“Kami ingin memastikan setiap pencipta mendapatkan haknya secara adil. Dengan pendekatan berbasis data dan skema pelengkap seperti Unlogged Performance Allocation (UPA), distribusi royalti menjadi lebih proporsional,” ujarnya.

Dalam kebijakan terbaru, LMKN membagi mekanisme distribusi royalti menjadi dua kategori, yakni berbasis data penggunaan lagu (log sheet) dan tanpa data (non-log sheet).

Untuk pengguna yang menyerahkan data penggunaan lagu, royalti akan dibagikan secara langsung sesuai dengan frekuensi pemakaian. Sementara itu, bagi pengguna yang tidak menyertakan data, distribusi dilakukan melalui pendekatan alternatif seperti sampling, proxy, dan skema Unlogged Performance Allocation (UPA).

UPA berfungsi sebagai skema pelengkap untuk menjaga keseimbangan distribusi di tengah keterbatasan data. Namun, LMKN menetapkan batasan tegas: anggota yang selama dua periode berturut-turut hanya menerima distribusi melalui UPA tanpa data pendukung, tidak akan lagi berhak menerima skema tersebut pada periode berikutnya.

Ketua LMKN Pemilik Hak Terkait, Marcell Siahaan, menekankan pentingnya transparansi dalam sistem baru ini. Ia menyebut kualitas dan akurasi data sebagai faktor utama dalam menentukan besaran royalti yang diterima pelaku industri musik.

“Semakin akurat data penggunaan lagu, semakin tepat pula distribusi royalti yang dilakukan. Ini langkah menuju sistem yang lebih transparan dan berkeadilan,” kata Marcell.

Selain itu, pembagian royalti juga akan mempertimbangkan porsi masing-masing Lembaga Manajemen Kolektif (LMK), yang dihitung berdasarkan kontribusi tarif dari berbagai kategori pengguna komersial.

Kebijakan ini merupakan hasil pembahasan bersama antara LMKN dan LMK pada 15 April 2026. Implementasinya mengacu pada Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta serta Peraturan Pemerintah Nomor 56 Tahun 2021.

Dengan kebijakan baru ini, LMKN berharap sistem distribusi royalti di Indonesia menjadi lebih transparan, akurat, dan mampu memberikan keadilan bagi seluruh pencipta serta pelaku industri musik.

Continue Reading

LakeyBanget

John Ternus Ditunjuk Jadi CEO Baru Apple, Siapa Dia?

Apple menunjuk John Ternus sebagai CEO baru menggantikan Tim Cook. Kenali sosok di balik inovasi hardware Apple ini dan apa visinya ke depan.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Raksasa teknologi Apple resmi mengumumkan pergantian kepemimpinan puncak dengan menunjuk John Ternus sebagai CEO baru, menggantikan Tim Cook yang memutuskan mundur dari jabatan tersebut.

Dalam pernyataan resmi perusahaan, Ternus akan mulai menjabat sebagai CEO efektif per 1 September 2026. Sementara itu, Cook akan tetap berada di Apple dengan posisi baru sebagai ketua eksekutif dewan direksi.

Ternus selama ini dikenal sebagai sosok penting di balik pengembangan perangkat keras Apple. Ia menjabat sebagai Senior Vice President Hardware Engineering dan memimpin berbagai inovasi utama perusahaan.

Lahir dan besar di Amerika Serikat, Ternus merupakan lulusan University of Pennsylvania dengan gelar Sarjana Teknik Mesin pada 1997. Ia kemudian bergabung dengan Apple dan meniti karier dari tim desain produk hingga menduduki posisi strategis di bidang teknik perangkat keras.

Dalam perannya, Ternus bertanggung jawab atas pengembangan berbagai produk utama Apple, termasuk iPhone, iPad, Mac, dan AirPods. Ia juga memimpin sejumlah proyek besar yang memperkuat integrasi teknologi dan desain Apple.

Salah satu pencapaian penting di bawah kepemimpinannya adalah transisi lini Mac dari prosesor Intel ke chip buatan sendiri, yang dikenal sebagai Apple Silicon. Langkah ini dinilai sebagai tonggak penting yang memperkuat kontrol Apple terhadap ekosistem produknya.

Dalam beberapa tahun terakhir, Ternus juga semakin sering tampil dalam acara peluncuran produk Apple dan dikenal sebagai eksekutif yang karismatik serta dipercaya oleh Cook.

Dalam pernyataannya, Ternus mengaku merasa terhormat atas penunjukan tersebut. Ia juga mengenang pengalamannya bekerja bersama Steve Jobs dan Tim Cook selama berkarier di perusahaan tersebut.

“Saya merasa beruntung pernah bekerja di bawah kepemimpinan Steve Jobs dan memiliki Tim Cook sebagai mentor,” ujarnya.

Pergantian kepemimpinan ini menandai babak baru bagi Apple, dengan Ternus diharapkan melanjutkan inovasi dan memperkuat posisi perusahaan di industri teknologi global.

Continue Reading

LakeyBanget

Wow! Jaket Pelampung Penyintas Titanic Laku dengan Harga Fantastis, Berapa?

Sebuah jaket pelampung penyintas Titanic terjual dengan harga Rp15,5 miliar. Temukan kisah di balik artefak langka dan nilai historisnya.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Sebuah artefak langka dari tragedi legendaris Tenggelamnya RMS Titanic 1912 kembali menyita perhatian publik global. Jaket pelampung milik salah satu penyintas kapal tersebut terjual dengan harga fantastis mencapai Rp15,5 miliar dalam lelang internasional.

Lelang ini diselenggarakan oleh Henry Aldridge & Son pada 18 April 2026, bertepatan dengan peringatan 114 tahun tragedi RMS Titanic yang tenggelam pada 14–15 April 1912.

Jaket pelampung tersebut diketahui milik Laura Mabel Francatelli, penumpang kelas satu yang selamat dari peristiwa nahas itu. Awalnya, benda bersejarah tersebut diperkirakan terjual sekitar Rp7,5 miliar, namun harga melonjak tajam karena tingginya minat kolektor dari berbagai negara.

Juru lelang Andrew Aldridge menyebut kelangkaan menjadi faktor utama tingginya nilai jual artefak tersebut. “Hanya sedikit jaket pelampung penyintas yang masih ada hingga saat ini,” ujarnya.

Lebih dari sekadar alat keselamatan, jaket pelampung ini memiliki nilai historis yang kuat. Terbuat dari kanvas dan gabus, benda tersebut digunakan langsung saat proses evakuasi penumpang Titanic. Selain itu, terdapat tanda tangan Francatelli dan sejumlah penyintas lain yang semakin menambah nilai autentiknya.

Dalam catatan sejarah, Francatelli berhasil selamat dengan menaiki Sekoci No. 1—yang sempat menjadi kontroversi karena hanya diisi 12 orang dari kapasitas 40 penumpang.

Momentum lelang yang berdekatan dengan peringatan tragedi turut mendorong antusiasme pembeli. Seperti diketahui, kapal Titanic tenggelam setelah menabrak gunung es di Samudra Atlantik Utara, menewaskan lebih dari 1.500 orang dan menjadi salah satu bencana maritim paling terkenal dalam sejarah.

Selain jaket pelampung, sejumlah artefak lain seperti bantalan kursi kapal juga dilelang dalam kesempatan yang sama, menunjukkan bahwa minat terhadap memorabilia Titanic tetap tinggi meski lebih dari satu abad telah berlalu.

Artefak bersejarah tersebut dilaporkan dibeli oleh sebuah museum dan rencananya akan dipamerkan kepada publik sebagai bagian dari edukasi sejarah. Langkah ini diharapkan dapat menjaga ingatan kolektif dunia terhadap tragedi Titanic.

Peristiwa ini kembali menegaskan bahwa kisah Titanic tidak hanya dikenang sebagai tragedi, tetapi juga sebagai warisan sejarah bernilai tinggi yang terus memikat perhatian dunia.

Continue Reading

LakeyBanget

Persib Ditahan Imbang, Hodak Kritik Kesalahan Fatal Pemain

Bojan Hodak menyoroti kesalahan mendasar yang dilakukan pemain Persib sehingga berujung pada gol lawan. Hasil imbang 2-2 ini menjadi bahan evaluasi penting bagi Maung Bandung.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, mengungkapkan kekecewaannya usai timnya hanya mampu bermain imbang 2-2 melawan Dewa United pada pekan ke-28 Super League 2025-2026 di Stadion Internasional Banten, Serang, Senin (20/4).

Dalam laga tersebut, Persib sempat tertinggal dua gol lebih dulu. Dewa United membuka keunggulan melalui Alex Martins Ferreira pada menit ke-24, sebelum Ricky Kambuaya menggandakan skor pada menit ke-61.

Persib baru mampu bangkit di babak akhir. Gol penalti dari Thom Haye pada menit ke-77 memperkecil ketertinggalan, disusul sundulan Andrew Jung pada menit ke-86 yang memastikan skor imbang 2-2 hingga laga usai.

Hodak menilai pertandingan berlangsung menarik dengan banyak peluang tercipta. Namun, ia menegaskan timnya seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol.

“Dari sisi penyerangan, kami tidak terlalu buruk karena bisa mengejar ketertinggalan. Tapi seharusnya kami bisa mencetak lebih banyak gol,” ujarnya usai pertandingan.

Meski demikian, pelatih asal Kroasia itu menyoroti sejumlah kesalahan mendasar yang dilakukan anak asuhnya, yang berujung pada gol lawan.

“Kami membuat kesalahan yang seharusnya tidak terjadi. Gol pertama terjadi karena pemain berhenti bermain, mengira bola sudah keluar. Gol kedua juga akibat kesalahan individu,” kata Hodak.

Hasil imbang ini membuat Persib gagal mengamankan poin penuh, sekaligus menjadi bahan evaluasi penting bagi tim dalam menghadapi laga-laga berikutnya.

Continue Reading

LakeyBanget

Lampaui Manusia, Robot Humanoid Pecahkan Rekor Half Marathon

Pelajari bagaimana robot humanoid memecahkan rekor half marathon di Beijing 2026. Temukan teknologi di balik kecepatan luar biasa ini dan implikasinya.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Sebuah robot humanoid mencuri perhatian dunia setelah berhasil menyelesaikan lomba Half Marathon Beijing 2026 dengan catatan waktu yang melampaui rekor manusia.

Dalam ajang yang digelar di Beijing tersebut, robot dengan sistem navigasi otonom itu mampu menempuh jarak 21 kilometer hanya dalam 50 menit 26 detik. Kecepatan rata-ratanya mencapai sekitar 25 kilometer per jam—lebih cepat dibandingkan rekor dunia manusia.

Sebagai perbandingan, pelari elite Jacob Kiplimo sebelumnya mencatatkan waktu sekitar 57 menit untuk nomor half marathon.

Robot pemenang ini dikembangkan oleh Honor, produsen teknologi asal China yang menunjukkan kemajuan signifikan dalam bidang robotika. Keberhasilan ini sekaligus menandai lompatan besar dibanding tahun lalu, ketika robot tercepat hanya mampu menyelesaikan lomba dalam waktu 2 jam 40 menit.

Menariknya, terdapat robot lain yang mencatat waktu lebih cepat, yakni 48 menit 19 detik. Namun, robot tersebut dikendalikan menggunakan remote control, sehingga tidak masuk kategori otonom penuh. Dalam sistem penilaian, robot yang mampu beroperasi mandiri mendapatkan bobot nilai lebih tinggi.

Panitia melaporkan lonjakan jumlah peserta yang signifikan, dari sekitar 20 robot pada edisi sebelumnya menjadi lebih dari 100 robot tahun ini. Sekitar 40 persen di antaranya mampu berlari secara otonom, sementara sisanya masih bergantung pada kendali jarak jauh.

Kompetisi ini digelar untuk mendorong inovasi sekaligus memperkenalkan teknologi robot humanoid kepada publik. Pemerintah China mencatat investasi di sektor robotika dan kecerdasan buatan terintegrasi mencapai 10,8 miliar dolar AS pada 2025, menandakan pesatnya perkembangan industri tersebut.

Meski sukses mencetak rekor, lomba tidak lepas dari kendala teknis. Sejumlah robot dilaporkan terjatuh sejak garis start, bahkan ada yang menabrak pembatas lintasan selama perlombaan berlangsung.

Antusiasme penonton pun tinggi. Seorang penonton, Han Chenyu (25), mengaku tak sempat mengabadikan momen saat robot melesat cepat di depannya. Ia terkesan dengan perkembangan teknologi, meski mengakui ada kekhawatiran terhadap dampaknya pada dunia kerja.

Sementara itu, warga lain, Xie Lei, menilai robot berpotensi menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari manusia di masa depan, mulai dari membantu pekerjaan rumah tangga hingga merawat lansia.

“Dalam beberapa hal, seperti navigasi otonom di ajang ini, robot bahkan mulai melampaui manusia,” ujarnya.

Perkembangan ini menunjukkan bahwa teknologi robot humanoid tidak lagi sekadar konsep futuristik, melainkan telah memasuki tahap implementasi nyata dengan kemampuan yang terus melampaui batas sebelumnya.

Continue Reading

LakeyBanget

McManaman Urai Akar Masalah Real Madrid Gagal di Pentas Eropa, Ternyata…

Steve McManaman menilai dominasi pemain yang berlebihan adalah biang keladi kegagalan Real Madrid di pentas Eropa. Ia menekankan pentingnya kontrol pelatih untuk mencapai sukses.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Kegagalan Real Madrid di pentas Eropa musim ini menuai kritik tajam dari mantan pemainnya, Steve McManaman. Ia menilai salah satu akar masalah Los Blancos adalah sikap para pemain yang terlalu dominan di dalam tim.

Langkah Madrid di Liga Champions UEFA 2025-2026 harus terhenti di babak perempat final setelah disingkirkan Bayern Munchen dengan agregat 4-6. Dalam dua pertemuan, Madrid bahkan gagal meraih kemenangan, kalah 1-2 di kandang dan 3-4 saat bertandang ke Allianz Arena.

Hasil tersebut cukup mengejutkan mengingat skuad Madrid dipenuhi pemain bintang seperti Kylian Mbappe, Vinicius Junior, dan Jude Bellingham. Namun, kualitas individu dinilai belum mampu membawa tim kembali berjaya di Eropa.

Menurut McManaman, permasalahan utama terletak pada struktur kekuasaan di dalam tim. Ia menyebut para pemain memiliki pengaruh terlalu besar, bahkan melebihi pelatih.

“Para pemain adalah bos di Real Madrid. Mereka memiliki kekuatan yang luar biasa, dan saya pikir itu inti masalahnya,” ujar McManaman.

Ia membandingkan situasi tersebut dengan klub lain, di mana pelatih memegang kendali penuh. Di Liverpool, pelatih menjadi figur utama, begitu pula Pep Guardiola di Manchester City.

Sebaliknya, di Madrid, McManaman melihat adanya anomali yang membuat keseimbangan tim terganggu. Ia menegaskan bahwa sebesar apa pun seorang pemain, tetap harus berada di bawah kendali pelatih.

McManaman sendiri pernah merasakan atmosfer penuh bintang saat memperkuat Madrid pada era “Los Galacticos”, bermain bersama nama-nama besar seperti Zinedine Zidane, Luis Figo, dan Ronaldo Nazario.

Meski dihadapkan pada ego besar para pemain, ia tetap mampu meraih berbagai prestasi bersama klub, termasuk dua gelar Liga Champions dan dua trofi LaLiga.

Kritik McManaman menjadi pengingat bahwa kekuatan individu saja tidak cukup untuk meraih sukses di level tertinggi, tanpa adanya kontrol dan keseimbangan dalam tim.

Continue Reading

LakeyBanget

Kata-kata Guardiola usai Man City Tumbangkan Arsenal

Usai kalahkan Arsenal, Pep Guardiola menekankan timnya untuk tetap fokus. Ia mengingatkan Manchester City belum di puncak klasemen dan perjuangan gelar masih panjang.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Pelatih Pep Guardiola menegaskan pentingnya menjaga fokus meski Manchester City baru saja meraih kemenangan krusial atas Arsenal dalam lanjutan Liga Inggris.

Bertanding di Stadion Etihad, Minggu (19/4), Manchester City menang 2-1 lewat gol Rayan Cherki dan Erling Haaland, sementara Arsenal hanya mampu membalas melalui Kai Havertz.

Meski kemenangan ini menjadi momentum penting dalam persaingan gelar, Guardiola menolak timnya terlena. Ia menegaskan bahwa The Citizens belum berada di puncak klasemen dan masih harus berjuang hingga akhir musim.

“Siapa pemuncak klasemen? Bukan kami. Secara selisih gol, mereka lebih baik. Kami harus melangkah sedikit demi sedikit. Tapi tentu saja, kami masih punya harapan dan peluang,” ujar Guardiola.

Pelatih asal Spanyol itu juga menilai laga melawan Arsenal sebagai salah satu pertandingan terbaik musim ini. Ia bahkan mengaku tetap bangga dengan performa timnya, terlepas dari hasil akhir.

“Dua tim terbaik di Inggris. Ini pertandingan yang luar biasa untuk ditonton dunia. Intensitas tinggi, saling menyerang, dan penuh detail. Bahkan jika kami seri atau kalah, saya tetap puas dengan cara tim bermain,” katanya.

Saat ini, Manchester City berada di posisi kedua klasemen dengan 67 poin, tertinggal tiga angka dari Arsenal yang masih memimpin. Namun, peluang City terbuka lebar karena memiliki sisa pertandingan lebih banyak.

Jika mampu meraih kemenangan pada laga berikutnya melawan Burnley, Manchester City berpotensi mengambil alih posisi puncak dan semakin mendekatkan diri pada gelar juara musim ini.

Continue Reading

LakeyBanget

Harga LPG 12 kg Naik Tajam Jadi Segini

Pertamina Patra Niaga menaikkan harga LPG 12 kg nonsubsidi menjadi Rp228 ribu per tabung, naik 18,75%. Kenaikan ini disebabkan oleh dinamika geopolitik dan harga minyak global.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Kenaikan signifikan terjadi pada harga Liquefied Petroleum Gas (LPG) nonsubsidi setelah PT Pertamina Patra Niaga resmi menyesuaikan tarif untuk tabung ukuran 12 kg. Harga yang sebelumnya Rp192 ribu kini melonjak menjadi Rp228 ribu per tabung, atau naik sebesar 18,75 persen.

Kebijakan ini menjadi penyesuaian pertama sejak 2023 dan mulai berlaku pada 18 April 2026. Berdasarkan informasi resmi perusahaan, harga tersebut berlaku di sejumlah wilayah utama seperti Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Barat. Sementara itu, daerah lain juga mengalami penyesuaian dengan mempertimbangkan biaya distribusi masing-masing wilayah.

Tak hanya LPG 12 kg, harga LPG nonsubsidi ukuran 5,5 kg juga ikut naik. Dari sebelumnya Rp90 ribu per tabung, kini menjadi Rp107 ribu per tabung, atau meningkat sekitar 18,89 persen di wilayah yang sama. Penyesuaian harga di daerah lain juga mengikuti faktor distribusi.

Kenaikan ini menjadi yang pertama sejak November 2023, ketika Pertamina justru menurunkan harga LPG 12 kg sebesar Rp12 ribu menjadi Rp192 ribu per tabung. Saat itu, penyesuaian dipengaruhi oleh turunnya harga contract price Aramco (CPA) serta pelemahan nilai tukar dolar AS terhadap rupiah.

Sejumlah faktor global kini menjadi pendorong utama kenaikan harga. Eddy Soeparno sebelumnya menyebut lonjakan harga LPG tak lepas dari meningkatnya harga minyak dunia. Harga rata-rata minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price pada Maret 2026 tercatat sebesar 102,26 dolar AS per barel, naik signifikan dibandingkan Februari.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, menjelaskan bahwa kenaikan harga minyak global dipicu oleh dinamika geopolitik yang memanas. Konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran berdampak langsung pada pasokan energi dunia.

Salah satu faktor krusial adalah terganggunya jalur distribusi energi global, termasuk penghentian pelayaran di Selat Hormuz yang selama ini menjadi jalur sekitar 20 persen pasokan minyak dunia. Selain itu, serangan terhadap fasilitas energi di kawasan Timur Tengah turut memperparah kondisi pasokan global.

Dengan berbagai tekanan tersebut, kenaikan harga LPG dinilai sebagai konsekuensi dari kondisi pasar energi global yang tengah bergejolak.

Continue Reading

LakeyBanget

Messi Cetak Gol Spektakuler Bikin Suporter Lawan Berdecak Kagum

Lionel Messi mencetak gol spektakuler yang memukau suporter lawan di MLS. Gol tersebut membantu Inter Miami meraih kemenangan penting.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Penampilan gemilang Lionel Messi kembali menjadi sorotan setelah mencetak gol spektakuler yang mengundang decak kagum, bahkan dari suporter lawan, dalam laga pekan kedelapan Major League Soccer (MLS) 2026.

Bermain bersama Inter Miami saat bertandang ke markas Colorado Rapids di Empower Field at Mile High, Sabtu (18/4/2026) waktu setempat atau Minggu dini hari WIB, Messi menyumbang dua gol dalam kemenangan 3-2 timnya.

Inter Miami membuka keunggulan pada menit ke-18 melalui eksekusi penalti Messi. Keunggulan tim tamu kemudian diperlebar oleh German Betrame pada masa injury time babak pertama.

Memasuki babak kedua, Colorado Rapids bangkit dan berhasil menyamakan kedudukan lewat gol Rafael Navarro dan Darren Yapi. Namun, Messi kembali menjadi penentu pada menit ke-79.

Gol keduanya tercipta dengan cara yang luar biasa. Meski berada di bawah tekanan dua pemain lawan di sisi kanan kotak penalti, Messi tetap mampu melepaskan tembakan keras yang mengarah ke pojok kiri gawang tanpa mampu diantisipasi kiper.

Gol tersebut langsung disambut tepuk tangan meriah dari para pendukung tuan rumah, yang memberikan standing ovation sebagai bentuk apresiasi atas kualitas permainan sang megabintang.

Kemenangan ini membawa Inter Miami naik ke peringkat keempat klasemen Wilayah Timur dengan koleksi 15 poin dari delapan pertandingan, hanya terpaut tiga angka dari Nashville di puncak klasemen. Sementara itu, Colorado Rapids berada di posisi kedelapan dengan 12 poin.

Performa impresif Messi juga mempertegas konsistensinya sejak musim lalu. Pada musim 2025, pemain asal Rosario tersebut menjadi kunci keberhasilan Inter Miami menjuarai MLS dengan catatan 29 gol dan 19 assist di musim reguler, serta tambahan enam gol dan sembilan assist di fase play-off. Ia pun dinobatkan sebagai Pemain Terbaik MLS.

Messi sekali lagi membuktikan dirinya sebagai pemain yang mampu menghadirkan momen magis di lapangan, bahkan di hadapan pendukung lawan sekalipun.

Continue Reading

LakeyBanget

Rossa Laporkan 78 Akun Medsos, Kasus Apa?

Rossa mengambil langkah hukum dengan melaporkan 78 akun medsos terkait pencemaran nama baik dan isu operasi plastik gagal. Ia berharap kasus ini menjadi pembelajaran bagi pengguna media sosial.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Penyanyi ternama Rossa resmi mengambil langkah hukum dengan melaporkan 78 akun media sosial ke Bareskrim Polri pada Jumat (17/4). Laporan tersebut terkait dugaan pencemaran nama baik yang dinilai merugikan reputasinya, terutama isu yang menuding dirinya mengalami operasi plastik gagal.

Langkah ini merupakan tindak lanjut setelah manajemen Rossa sebelumnya melayangkan somasi kepada puluhan akun yang diduga menyebarkan konten fitnah. Konten tersebut disebut berasal dari manipulasi foto dan video yang disertai narasi tidak sesuai fakta.

Dalam keterangannya di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rossa menjelaskan bahwa kasus yang dialaminya serupa dengan dampak ulasan palsu terhadap pelaku usaha kecil. Ia mencontohkan bagaimana informasi yang tidak benar dapat merusak reputasi dan berujung pada kerugian besar.

“Kalau ada warung makan yang mendapat ulasan negatif yang tidak benar, itu bisa berdampak besar pada usahanya,” ujar Rossa.

Menurutnya, penyebaran informasi keliru tidak hanya merugikan individu, tetapi juga dapat berdampak luas, termasuk terhadap pihak lain yang bergantung pada reputasi tersebut.

Rossa menegaskan, langkah hukum ini bukan semata untuk kepentingan pribadi, melainkan sebagai bentuk tanggung jawab sosial. Ia berharap kasus ini dapat menjadi pembelajaran bagi masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial.

Sementara itu, kuasa hukum manajemen Rossa, Natalia Rusli, menegaskan bahwa langkah ini bukan bentuk sikap antikritik. Ia menyebut pihaknya justru membuka ruang permintaan maaf bagi para pemilik akun.

Natalia mengungkapkan, dari puluhan akun yang diproses, sebanyak 78 akun telah dilaporkan, sementara 79 akun lainnya telah meminta maaf dan menghapus konten yang dimaksud.

“Kami membuka pintu maaf, dan bersyukur ada yang menyadari kesalahannya,” ujarnya.

Kasus ini diharapkan menjadi pengingat pentingnya verifikasi informasi serta tanggung jawab dalam bermedia sosial di era digital.

Continue Reading

Monitor Saham BUMN



News48 minutes ago

Mayjen Kristomei Paparkan Model MALR Perkuat Ketahanan Organisasi Militer di Tengah Ancaman Siber

News3 hours ago

Pemerintah Bakal Terapkan B50 Mulai Juli 2026 untuk Semua Sektor

LakeyBanget4 hours ago

LMKN Terapkan Skema Baru Royalti Musik 2026

News4 hours ago

Gantikan Diesel, Prabowo Instruksikan Percepatan Mega Proyek PLTS 100 GW

News16 hours ago

Trump Pesimistis Gencatan AS-Iran Diperpanjang, Ancaman Perang Kembali Menguat

LakeyBanget16 hours ago

John Ternus Ditunjuk Jadi CEO Baru Apple, Siapa Dia?

LakeyBanget17 hours ago

Wow! Jaket Pelampung Penyintas Titanic Laku dengan Harga Fantastis, Berapa?

News17 hours ago

Hari Pertama TKA SD 2026: Wamendikdasmen Pastikan Pelaksanaan Lancar dan Tanpa Tekanan

News18 hours ago

PM Hongaria Baru Ingatkan Netanyahu: Penjahat Perang Dilarang Masuk

News18 hours ago

Mendiktisaintek: Proyek Giant Sea Wall Lindungi 30 Juta Penduduk

LakeyBanget1 day ago

Persib Ditahan Imbang, Hodak Kritik Kesalahan Fatal Pemain

News1 day ago

Menlu Spanyol Tuduh Israel Terapkan Pola Gaza di Lebanon, Desak UE Ambil Sikap

LakeyBanget2 days ago

Lampaui Manusia, Robot Humanoid Pecahkan Rekor Half Marathon

News2 days ago

Adopsi AI Bisa Dongkrak PDB, Menkomdigi Soroti Urgensi Regulasi

LakeyBanget2 days ago

McManaman Urai Akar Masalah Real Madrid Gagal di Pentas Eropa, Ternyata…

LakeyBanget2 days ago

Kata-kata Guardiola usai Man City Tumbangkan Arsenal

News2 days ago

Bukti Nyata Kerja TNI di Lapangan

News2 days ago

Beasiswa Pendidikan Memberi Kail Mendorong Kemandirian

News2 days ago

Seksualitas dalam Islam Klasik Perspektif Abad Pertengahan

News2 days ago

Idul Adha Sebagai Refleksi Pengorbanan dan Ketaatan Abadi

Banner subscribe popup ×

Berlangganan Berita Terbaru Monitorday

Dapat memilih lebih dari satu.