Connect with us

News

Prabowo Resmikan BBM B50 Hari Ini, Langkah Baru Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Peluncuran BBM B50 oleh Presiden Prabowo Subianto memperkuat ketahanan energi nasional. Campuran 50% biodiesel sawit ini diharapkan dapat menghemat devisa dan berkontribusi pada lingkungan.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan meluncurkan bahan bakar minyak (BBM) jenis baru, B50, pada Kamis (9/7) di Rest Area KM 57 Tol Jakarta–Cikampek, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Peluncuran ini menjadi tonggak baru dalam program mandatori biodiesel nasional untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor solar sekaligus memperkuat ketahanan energi Indonesia.

B50 merupakan bahan bakar biodiesel yang terdiri atas campuran 50 persen biodiesel berbasis minyak sawit atau Fatty Acid Methyl Ester (FAME) dan 50 persen solar (diesel fosil). Program ini melanjutkan kebijakan mandatori biodiesel yang sebelumnya telah menerapkan B20, B30, dan B40, dengan angka “50” menunjukkan persentase kandungan biodiesel dalam campuran tersebut.

Pelaksanaan program B50 memiliki dasar hukum melalui Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 4 Tahun 2025 tentang Pengusahaan dan Pemanfaatan Bahan Bakar Nabati, serta Keputusan Menteri ESDM Nomor 257.K/EK.01/MEM.E/2026 yang mewajibkan pencampuran biodiesel sebesar 50 persen ke dalam minyak solar.

Dalam masa transisi implementasi, pemerintah memberikan waktu kepada badan usaha penyedia BBM hingga 30 September 2026 untuk menghabiskan stok biodiesel dengan spesifikasi B40. Kementerian ESDM juga akan melakukan evaluasi pelaksanaan program B50 secara berkala setiap tiga bulan.

Sebelum resmi diterapkan, B50 telah melalui serangkaian pengujian sejak awal 2025. Pengujian dimulai dari skala laboratorium, kemudian dilanjutkan dengan uji penggunaan pada berbagai mesin diesel guna memastikan aspek kinerja, keamanan, serta kompatibilitas bahan bakar tersebut.

Pemerintah juga memastikan kesiapan dari sisi pasokan dan distribusi, mulai dari kapasitas produksi biodiesel, ketersediaan bahan baku minyak sawit, hingga infrastruktur pencampuran (blending) dan distribusi ke seluruh wilayah.

Uji coba B50 dilakukan secara komprehensif pada enam sektor utama pengguna mesin diesel, yakni sektor otomotif, alat dan mesin pertanian, alat berat pertambangan, angkutan laut, pembangkit listrik, dan perkeretaapian. Pengujian tersebut melibatkan berbagai pihak, mulai dari kementerian dan lembaga, badan usaha, asosiasi industri, akademisi, pemilik teknologi, hingga pelaku industri pengguna.

Meski sejumlah pengujian masih terus berlangsung, hasil sementara menunjukkan bahwa B50 aman digunakan serta memenuhi standar kinerja dan kompatibilitas pada berbagai aplikasi mesin diesel.

Pemerintah memperkirakan implementasi B50 akan memberikan dampak ekonomi dan lingkungan yang signifikan. Setelah program B40 pada 2025 mampu menghemat devisa sekitar Rp133,3 triliun, penerapan B50 pada 2026 diproyeksikan meningkatkan penghematan hingga sekitar Rp170 triliun.

Selain itu, program ini diperkirakan mampu meningkatkan nilai tambah minyak sawit mentah (CPO) dari Rp20,92 triliun menjadi sekitar Rp23,49 triliun, menyerap sekitar 2,1 juta tenaga kerja, serta menurunkan emisi gas rumah kaca hingga sekitar 44,46 juta ton CO₂ pada 2026.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News

IHSG Menguat, Investor Pantau Arah Suku Bunga dan Ekonomi Global

IHSG bergerak positif seiring optimisme investor terhadap ekonomi domestik dan aliran dana asing ke pasar saham Indonesia.

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com– Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menjadi perhatian pelaku pasar setelah menunjukkan pergerakan positif di tengah dinamika ekonomi global. Penguatan indeks didorong oleh meningkatnya kepercayaan investor terhadap fundamental ekonomi Indonesia serta ekspektasi membaiknya kondisi pasar keuangan.

Pergerakan IHSG turut dipengaruhi oleh sentimen eksternal, terutama arah kebijakan bank sentral global terkait suku bunga. Investor mencermati kemungkinan pelonggaran kebijakan moneter yang dapat mendorong arus dana kembali masuk ke pasar negara berkembang, termasuk Indonesia.

Dari dalam negeri, stabilitas ekonomi nasional menjadi salah satu faktor pendukung bagi pasar saham. Kondisi inflasi yang relatif terkendali, konsumsi masyarakat yang tetap tumbuh, serta kinerja perusahaan yang membaik menjadi katalis positif bagi pergerakan IHSG.

Sejumlah sektor saham menjadi penggerak indeks, terutama sektor perbankan, energi, dan infrastruktur. Saham-saham dengan kapitalisasi besar masih menjadi pilihan investor karena dinilai memiliki fundamental kuat dan likuiditas tinggi.

Meski demikian, analis mengingatkan investor tetap mewaspadai risiko dari ketidakpastian global, seperti konflik geopolitik, fluktuasi harga komoditas, serta pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

Ke depan, pelaku pasar akan menunggu berbagai indikator ekonomi, termasuk kebijakan suku bunga, laporan kinerja emiten, serta perkembangan ekonomi global. IHSG diperkirakan masih memiliki peluang bergerak positif apabila sentimen domestik tetap terjaga dan aliran investasi kembali meningkat.

Continue Reading

News

Belanda Pindahkan 86 Ton Emas ke London, Antisipasi Krisis Global

Bank sentral Belanda memindahkan 86 ton cadangan emas dari Amerika Utara ke London untuk memperkuat kesiapan menghadapi gejolak geopolitik.

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com– Bank sentral Belanda, De Nederlandsche Bank (DNB), memindahkan sekitar 86 ton cadangan emas dari fasilitas penyimpanan di Amerika Serikat dan Kanada ke London, Inggris. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari strategi memperkuat kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan krisis di tengah meningkatnya ketidakpastian geopolitik global.

Pemindahan tersebut berlangsung antara Maret hingga Agustus 2026. DNB menjelaskan, emas yang sebelumnya tersimpan di New York dan Ottawa dipindahkan agar lebih mudah diperdagangkan dan dapat digunakan lebih cepat apabila terjadi kondisi darurat ekonomi atau keuangan.

DNB menyebutkan, cadangan emas nasional Belanda saat ini mencapai sekitar 612,4 ton dengan nilai sekitar 72,2 miliar euro pada akhir 2025. Setelah relokasi, porsi emas yang disimpan di London meningkat menjadi sekitar 32,1 persen dari sebelumnya 18,1 persen.

Proses pemindahan dilakukan melalui kombinasi pengangkutan fisik dan transaksi pasar. Lebih dari 27 ton emas benar-benar dipindahkan secara fisik, sementara sebagian lainnya dilakukan melalui mekanisme jual beli emas agar risiko pengiriman dalam jumlah besar dapat ditekan.

Presiden DNB Olaf Sleijpen mengatakan langkah tersebut bukan karena Belanda memperkirakan akan segera menggunakan cadangan emasnya, melainkan untuk meningkatkan ketahanan dan fleksibilitas jika terjadi krisis. Penyimpanan emas di London dinilai memberikan akses lebih cepat karena kota tersebut merupakan salah satu pusat perdagangan emas fisik terbesar dunia.

Pemindahan cadangan emas ini mencerminkan meningkatnya perhatian bank sentral dunia terhadap keamanan aset strategis. Dalam beberapa tahun terakhir, emas kembali menjadi instrumen penting bagi negara-negara untuk menjaga stabilitas cadangan devisa di tengah ketegangan geopolitik dan ketidakpastian ekonomi global.

Continue Reading

News

Prabowo Dorong Aliansi Ekonomi Indonesia-Rusia

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen Indonesia memperkuat kemitraan ekonomi dengan Rusia melalui perdagangan, investasi, pangan, energi, dan konektivitas.

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com– Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato pada Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 di Vladivostok, Rusia, Kamis, 3 September 2026. Di hadapan Presiden Rusia Vladimir Putin, Prabowo menegaskan pentingnya memperkuat hubungan ekonomi Indonesia-Rusia dengan pendekatan yang realistis, pragmatis, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Dalam pidatonya, Prabowo mengatakan kebijakan ekonomi Indonesia diarahkan untuk menghasilkan manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat. Agenda tersebut antara lain diwujudkan melalui program pemenuhan gizi masyarakat, ketahanan pangan, serta upaya mencapai swasembada pangan. Menurut Prabowo, kepentingan kesejahteraan rakyat menjadi dasar dalam menentukan arah kebijakan ekonomi dan hubungan internasional Indonesia.

Prabowo juga melihat hubungan Indonesia-Rusia memiliki potensi ekonomi yang saling melengkapi. Indonesia memiliki kekuatan pada komoditas seperti kelapa sawit dan produk perikanan, sementara Rusia memiliki keunggulan dalam sektor energi, gandum, dan teknologi. Kondisi tersebut dinilai membuka ruang bagi peningkatan perdagangan dan investasi bilateral.

Salah satu agenda yang didorong Prabowo adalah percepatan implementasi Indonesia-Eurasian Economic Union (EAEU) Free Trade Agreement. Kesepakatan perdagangan bebas tersebut dipandang dapat menjadi instrumen untuk memperluas akses pasar dan meningkatkan arus perdagangan Indonesia dengan negara-negara anggota EAEU.

Di sektor investasi, Prabowo menawarkan penguatan kerja sama antara Danantara sebagai Sovereign Wealth Fund Indonesia dengan Russian Direct Investment Fund (RDIF). Kemitraan tersebut diharapkan dapat membuka peluang investasi strategis di berbagai sektor sekaligus memperkuat hubungan ekonomi jangka panjang kedua negara.

Aspek konektivitas juga menjadi perhatian. Prabowo mendorong pembukaan rute pelayaran langsung dan penerbangan langsung antara Indonesia dan kawasan Timur Jauh Rusia. Menurutnya, konektivitas yang lebih baik diperlukan untuk mendukung peningkatan perdagangan, mobilitas masyarakat, pariwisata, dan investasi.

Dalam konteks geopolitik, Prabowo kembali menegaskan prinsip politik luar negeri bebas aktif Indonesia. Ia mengatakan Indonesia tidak mencari aliansi militer, melainkan berupaya membangun aliansi ekonomi yang dapat memberikan kemakmuran bersama. Prabowo juga mengutip prinsip, “1.000 kawan terlalu sedikit, 1 musuh terlalu banyak,” sebagai gambaran pendekatan Indonesia dalam membangun hubungan dengan berbagai negara.

Pidato di Vladivostok tersebut menunjukkan upaya Indonesia memperluas diplomasi ekonomi di tengah perubahan lanskap ekonomi dan geopolitik global. Dengan memperkuat perdagangan, investasi, konektivitas, pangan, energi, dan teknologi, hubungan Indonesia-Rusia diarahkan tidak hanya pada kerja sama bilateral, tetapi juga pada penciptaan kepentingan ekonomi yang lebih luas bagi kedua negara.

Continue Reading

News

Kemendikdasmen dan BNPT Perkuat Cegah Ekstremisme Berbasis Kekerasan di Sekolah

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menggandeng Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) untuk memperkuat pencegahan ekstremisme berbasis kekerasan yang mengarah pada terorisme di lingkungan satuan pendidikan.

Langkah tersebut dilakukan di tengah temuan aparat penegak hukum mengenai 620 anak yang masuk kategori terpapar paham kekerasan maupun radikalisme sejak Januari hingga 26 Agustus 2026.

Kepala BNPT Eddy Hartono mengatakan, paparan tersebut salah satunya terjadi melalui berbagai platform digital, mulai dari media sosial, podcast, forum, hingga kanal digital lainnya.

“Hari ini kita hadir, kita sama-sama membuat komitmen. Nanti setelah komitmen deklarasi ini, kami akan melakukan intervensi ke 38 provinsi,” ujar Eddy dalam kegiatan Penguatan Peran Komite Sekolah, Pendidik, dan Tenaga Kependidikan dalam Pencegahan Ekstremisme Berbasis Kekerasan yang Mengarah pada Terorisme di Satuan Pendidikan di Jakarta, Rabu (2/9/2026).

Menurut Eddy, kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme Berbasis Kekerasan yang Mengarah pada Terorisme (RAN PE), sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 8 Tahun 2026.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menegaskan, pencegahan ekstremisme di sekolah tidak bisa dibebankan kepada satu pihak. Kolaborasi antara pemerintah, sekolah, keluarga, masyarakat, dan media dinilai menjadi kunci untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman.

“Forum ini menjadi sangat penting untuk melakukan langkah bersama, gerakan bersama, menciptakan lingkungan yang aman dan lingkungan yang memungkinkan anak-anak kita dapat tumbuh dengan gembira dalam mencapai cita-cita,” kata Abdul Mu’ti.

Kemendikdasmen, lanjut dia, mendorong terciptanya budaya sekolah yang aman dan nyaman melalui pendekatan humanis, inklusif, dan partisipatif. Pemerintah juga memperkuat sinergi empat pusat pendidikan, yakni sekolah, keluarga, masyarakat, dan media.

Abdul Mu’ti menekankan pentingnya peran keluarga dalam membentengi anak dari paparan paham kekerasan. Orang tua tidak cukup hanya memberikan pendidikan, tetapi juga perlu membangun komunikasi, membimbing, dan menciptakan hubungan yang harmonis dengan anak.

Sinergi Kemendikdasmen dan BNPT kemudian diperkuat melalui deklarasi komitmen bersama yang melibatkan komite sekolah, pendidik, tenaga kependidikan, keluarga, dan masyarakat.

Komitmen tersebut menjadi langkah awal untuk memperluas upaya pencegahan ekstremisme di satuan pendidikan hingga ke 38 provinsi.

Continue Reading

News

Perkuat Pendidikan Vokasi Berkelas Dunia, Kemendikdasmen Kirim Guru SMK Magang Luar Negeri

Kemendikdasmen berkolaborasi dengan LPDP mengirim 50 guru SMK ke Jerman untuk magang. Ini adalah upaya nyata memperkuat pendidikan vokasi dan kompetensi guru dengan standar internasional.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com –  Sebagai upaya meningkatkan kualitas dan kompetensi guru sekolah menengah kejuruan (SMK), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Direktorat Sekolah Menengah Kejuruan, Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus melepas 50 guru SMK peserta program Magang Luar Negeri bagi Guru SMK Tahun 2026 di Jakarta, Selasa (1/9). 

Program yang merupakan kolaborasi antara Kemendikdasmen dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) ini bertujuan memberikan pengalaman langsung kepada guru SMK mengenai budaya kerja, penerapan teknologi terkini, serta standar operasional industri bertaraf internasional. Dalam pelaksanaannya, Kemendikdasmen dan LPDP menggandeng sejumlah mitra, yakni Atase Pendidikan dan Kebudayaan Jerman, Technische Universität Dresden (TU Dresden) sebagai mitra perguruan tinggi, serta FESTO Germany sebagai mitra industri.

Dalam sambutannya, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menyampaikan apresiasi kepada 50 guru SMK yang akan mengikuti program magang di Jerman “Kami berkomitmen untuk meningkatkan kualitas para guru dengan partisipasi semesta. Ini bagian awal dan bagian penting untuk memajukan pendidikan vokasi. Saya berpesan kepada Bapak dan Ibu untuk memanfaatkan program ini sebaik mungkin. Bangun jejaring karena setiap pengalaman akan memiliki makna yang sangat penting,” terang Mendikdasmen.

Melalui pengalaman belajar secara langsung di lingkungan industri global dan perguruan tinggi luar negeri, para guru diharapkan dapat memperluas wawasan serta meningkatkan kompetensi teknis dan pedagogis. Pengetahuan dan praktik terbaik yang diperoleh selama magang selanjutnya diharapkan dapat diterapkan dalam proses pembelajaran di SMK, termasuk untuk memutakhirkan kurikulum kejuruan dan memperkuat implementasi teaching factory (Tefa) yang berorientasi pada standar global.

Mendikdasmen juga menekankan bahwa SMK merupakan salah satu satuan pendidikan yang diharapkan mampu mempersiapkan murid untuk memasuki dunia kerja, mengembangkan jiwa kewirausahaan, maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Oleh karena itu, kurikulum SMK perlu terus diperkuat dan diselaraskan dengan kebutuhan dunia kerja serta pilihan dan arah karier murid, sehingga pendidikan yang diberikan semakin relevan dengan masa depan mereka.

“Kita memahami tidak seluruh lulusan SMK harus masuk dunia kerja di usia belia. Kurikulum yang berkaitan dengan kewirausahaan harus terwadahi karena sekarang banyak ruang untuk berwirausaha. Banyak pekerjaan yang hilang di tengah perkembangan dunia digital, tapi banyak juga pekerjaan yang bisa dibuka dengan berwirausaha. Sekali lagi selamat,” pungkas Mendikdasmen. 

Sementara itu, Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus, Tatang Muttaqin, menyampaikan bahwa program Magang Luar Negeri bagi Guru SMK merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam memperkuat kualitas pendidikan vokasi. Menurutnya, peningkatan kompetensi guru bukanlah proses yang bersifat sekali selesai, melainkan upaya berkelanjutan yang perlu dilakukan secara konsisten untuk menjawab tuntutan perkembangan dunia pendidikan dan kebutuhan dunia kerja.

Sebanyak 50 guru SMK yang dinyatakan lulus seleksi akan magang di Jerman selama tiga bulan dengan rangkaian tahap fondasi, penguatan, imersi, dan kapitalisasi. Kelima puluh guru SMK tersebut berasal dari 16 provinsi yang membidangi Kompetensi Keahlian Teknologi Manufaktur dan Rekayasa, Teknologi Konstruksi dan Bangunan, serta Energi dan Pertambangan. 

“Sebanyak 34 guru SMK akan belajar di TU Dresden dan 16 guru SMK akan belajar di FESTO Germany. Kita menyadari bahwa kualitas pendidikan vokasi sangat ditentukan oleh kualitas guru. Guru adalah hulu dari kualitas lulusan dan investasi pada kompetensi guru adalah investasi terbaik bagi masa depan vokasi. Keberangkatan Bapak dan Ibu guru ke Jerman membawa misi penting,” terang Dirjen Tatang. 

Dirjen Tatang juga berpesan agar guru-guru SMK dapat menjaga profesionalisme, kedisiplinan, tanggung jawab, dan integritas. “Jerman dikenal sebagai kiblat pendidikan vokasi melalui sistem ganda yang sukses. Kami harap Bapak dan Ibu dapat mengambil pengalaman itu semua sebagai bahan refleksi, inspirasi, jejaring, dan pulang membawa gagasan serta semangat untuk melakukan perubahan,” harap Dirjen Tatang. 

Kepala Divisi Kerja Sama dan Pengembangan LPDP, Agam Bayu Suryantoro, menyampaikan bahwa LPDP berperan dalam memfasilitasi Program Magang Luar Negeri bagi Guru SMK Tahun 2026. “Bagi LPDP, ini adalah program yang sangat strategis. Semoga Bapak dan Ibu bisa menjalani program ini sebaik mungkin dan dapat bermanfaat. Outcome-nya dapat dirasakan sehingga nanti ketika evaluasi dan ingin ada keberlanjutan, kami sudah ada bukti. Selamat untuk 50 guru SMK,” ucap Agam Bayu. 

Sementara itu, guru SMKN 1 Sumatra Barat, Yenni Arta, salah satu penerima manfaat program tersebut, mengaku sangat senang mendapat kesempatan untuk belajar dan mendalami pendidikan vokasi di Jerman. Menurutnya, ini adalah kesempatan langka terutama ketika guru-guru di daerah diberikan kesempatan dan difasilitasi untuk bisa mengeksplorasi lebih jauh di negara yang sangat maju pengelolaan pendidikan vokasinya.  “Sangat senang sekali, apalagi buat kami-kami di daerah ini. Kita tahu untuk belajar ke sana sangat mahal biayanya dan kami bersyukur bisa lolos. Banyak hal yang ingin saya pelajari di sana karena ini akan bermanfaat, terutama ketika saat melakukan pendampingan murid yang akan mengikuti Lomba Kompetensi Siswa (LKS),” ucap Yenni.

Continue Reading

News

DPR Setujui Tambahan Anggaran Pendidikan Rp157 Triliun

DPR RI menyetujui usulan tambahan anggaran Kemendikdasmen Rp157 triliun untuk tahun 2027. Anggaran ini akan memperkuat program prioritas nasional di sektor pendidikan.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Komisi X DPR RI menyetujui usulan tambahan anggaran Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) sebesar Rp157,76 triliun untuk Tahun Anggaran 2027. Usulan tersebut selanjutnya akan dibawa ke Badan Anggaran DPR RI untuk dibahas lebih lanjut.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengatakan tambahan anggaran dibutuhkan untuk memperkuat sejumlah program prioritas nasional di sektor pendidikan.

“Kemendikdasmen secara resmi mengajukan usulan tambahan anggaran sebesar Rp157,76 triliun, untuk dukungan berbagai program prioritas nasional dan kementerian,” ujar Abdul Mu’ti dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR RI, Selasa (1/9/2026).

Angka tersebut jauh lebih besar dibandingkan pagu yang telah ditetapkan pemerintah. Kemendikdasmen memperoleh Pagu Anggaran 2027 sebesar Rp61,10 triliun, naik Rp2,86 triliun dari Pagu Indikatif sebesar Rp58,24 triliun.

Namun, Abdul Mu’ti menilai pagu tersebut masih belum memadai untuk menjalankan seluruh agenda prioritas kementerian secara optimal.

“Penambahan ini masih jauh dari yang kami usulkan dan belum secara optimal dapat mendukung pelaksanaan program prioritas yang tepat sasaran demi mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua,” kata dia.

Tambahan anggaran Rp157,76 triliun tersebut akan dialokasikan ke sejumlah program utama. Porsi terbesar diarahkan untuk Program Wajib Belajar 13 Tahun dengan kebutuhan Rp115,25 triliun.

Berikutnya, Program Kualitas Pengajaran dan Pembelajaran membutuhkan Rp35,81 triliun. Sementara Program Pendidikan dan Pelatihan Vokasi dialokasikan Rp3,69 triliun, Program Pembangunan Kebahasaan dan Kesastraan Rp235,73 miliar, serta Program Dukungan Manajemen Rp2,77 triliun.

Usulan tersebut mendapat dukungan dari sejumlah fraksi di Komisi X DPR RI.

Anggota Komisi X dari Fraksi Partai Golkar, Muhamad Nur Purnamasidi, menyatakan pihaknya menyetujui pagu anggaran sekaligus tambahan anggaran yang diajukan Kemendikdasmen.

“Kami Fraksi Partai Golongan Karya menyatakan setuju atas pagu anggaran Tahun Anggaran 2027 dan usulan tambahan anggarannya dengan berharap kualitas layanan pendidikan kita semakin meningkat di tahun-tahun berikutnya,” ujarnya.

Dukungan serupa disampaikan anggota Komisi X dari Fraksi PAN, Hoerudin Amin.

“Kami Fraksi PAN menyampaikan persetujuan terhadap pagu dan usulan tambahan anggarannya, semoga terealisasi dan menjadi kenyataan,” katanya.

Abdul Mu’ti mengatakan tambahan anggaran tersebut akan digunakan untuk memperluas revitalisasi hingga 100 ribu satuan pendidikan. Pemerintah juga menargetkan peningkatan satuan biaya Program Indonesia Pintar (PIP) bagi siswa SD dan SMP, sekaligus memperkuat skema beasiswa dan pembiayaan pendidikan.

Tak hanya siswa, guru juga masuk dalam sasaran tambahan anggaran. Kemendikdasmen mengusulkan keberlanjutan bantuan biaya pendidikan bagi guru agar dapat meningkatkan kualifikasi dan kompetensi hingga jenjang S1/D4.

Dengan persetujuan Komisi X, bola kini berada di Badan Anggaran DPR RI. Besarnya tambahan anggaran yang diminta menunjukkan ambisi pemerintah memperluas program pendidikan, tetapi sekaligus membuka pertanyaan besar: seberapa jauh usulan Rp157,76 triliun tersebut dapat direalisasikan dalam pembahasan anggaran 2027.

Continue Reading

News

Kejar Ekonomi 6 Persen, Apa Langkah Menkeu Purbaya?

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menggarisbawahi strategi pemerintah untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 6 persen pada 2027. Fokus pada investasi, stabilitas makro, dan sektor strategis.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Pemerintah memasang target pertumbuhan ekonomi 6 persen pada 2027. Namun, ambisi tersebut tak bisa hanya mengandalkan belanja negara. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membutuhkan suntikan investasi besar dari sektor swasta hingga Danantara.

Purbaya mengatakan target pertumbuhan 6 persen membutuhkan pertumbuhan investasi nasional hingga 7 persen. Untuk mencapainya, pemerintah akan mengandalkan kolaborasi tiga kekuatan: pemerintah, sektor swasta, dan Danantara.

“Target ini akan dicapai melalui kolaborasi pemerintah, swasta, dan Danantara,” ujar Purbaya dalam rapat bersama Komisi XI DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (1/9).

Menurut Purbaya, investasi pemerintah akan berperan sebagai katalisator. Sementara itu, sektor swasta diposisikan sebagai motor utama penggerak investasi. Adapun Danantara diarahkan untuk masuk ke sektor-sektor strategis, terutama yang berkaitan dengan hilirisasi.

Di luar investasi, pemerintah juga menyiapkan strategi menjaga stabilitas ekonomi makro agar momentum pertumbuhan tidak mudah terpukul gejolak global.

“Stabilitas ini menjadi fondasi penting untuk menciptakan kepastian, meningkatkan kepercayaan pelaku ekonomi, dan mendorong investasi secara berkelanjutan,” katanya.

Pemerintah akan menjaga inflasi untuk melindungi daya beli dan konsumsi masyarakat. Suku bunga juga diupayakan tetap kompetitif agar akses pembiayaan terbuka, kepercayaan dunia usaha terjaga, dan investasi terus bergerak.

Stabilitas rupiah menjadi perhatian lain. Purbaya mengatakan pemerintah bersama Bank Indonesia akan terus menjaga nilai tukar guna memperkuat ketahanan ekonomi, meredam dampak gejolak global, serta memberikan kepastian bagi pelaku usaha dalam mengambil keputusan investasi dan ekspansi.

Pemerintah juga membidik sektor strategis, termasuk minyak dan gas bumi (migas), untuk memperkuat mesin pertumbuhan sekaligus ketahanan energi.

Purbaya mengatakan peningkatan lifting migas akan ditempuh melalui reaktivasi sumur-sumur tidak aktif, percepatan pengembangan cadangan, pemanfaatan teknologi maju, serta penguatan pengawasan operasi.

Di sisi investasi, pemerintah berupaya memperbaiki iklim usaha hulu migas melalui pemberian kepastian berusaha, insentif fiskal, dan penyederhanaan regulasi.

“Dengan langkah-langkah tersebut, pemerintah berupaya meningkatkan produksi migas nasional, sekaligus memperkuat ketahanan energi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi,” ujar Purbaya.

Dengan target pertumbuhan 6 persen yang dipatok untuk 2027, pemerintah kini menghadapi tantangan memastikan investasi benar-benar mengalir. Pemerintah menjadi pemantik, tetapi beban terbesar untuk menggerakkan mesin investasi berada di pundak sektor swasta dan Danantara.

Continue Reading

News

Kiai Menteri dan Tawa yang Mendalam

Kiai Menteri Abdul Mu’ti memperkenalkan pendekatan revolusioner dalam pendidikan Indonesia melalui konsep belajar mendalam. Ia mengedepankan lingkungan belajar yang mindful, meaningful, dan joyful bagi siswa.

Umar Satiri

Published

on

Senyumnya selalu lepas, renyah, penuh tawa. Bagi mereka yang terbiasa melihat pejabat negara dengan dahi berkerut dan tatapan dingin, Profesor Abdul Mu’ti adalah sebuah kesegaran yang ganjil.

Ia memimpin kementerian raksasa, mengomandani jutaan nasib guru dan anak sekolah. Namun, di panggung publik, ia adalah panglima humor.

Orang-orang menjulukinya ikon “Muhammadiyah Garis Lucu”—seorang ulama dan akademisi yang mampu mengubah doktrin berat menjadi sekeranjang lelucon segar. Tawa baginya, lebih dari sekadar kelucuan. Ia adalah cara untuk membuat sesuatu yang berat terasa lebih ringan, tanpa kehilangan kedalamannya.

Ia dibesarkan oleh udara Kudus, kota pesisir yang blak-blakan dan egaliter. Di sana, sejak kecil batinnya ditempa oleh sunyinya lembar kitab kuno sekaligus riuhnya gojekan di gardu ronda. Dialek pesisir yang ceplas-ceplos itu tak pernah luntur, bahkan setelah ia melintasi benua untuk merengkuh gelar master di Australia.

Baginya, kecerdasan terbaik tidak lahir dari kekakuan, melainkan dari kelonggaran jiwa yang bahagia.

Kini, selera humor yang tinggi itu dibawanya ke ruang birokrasi yang terkenal kaku dan formal. Mu’ti melihat sebuah tragedi di sekolah-sekolah kita: anak-anak yang kehilangan tawa karena tas mereka terlalu berat.

Kurikulum kita menderita obesitas, memaksa murid menghafal segalanya demi angka-angka bisu di atas kertas, lalu melupakannya saat keluar gerbang sekolah.

“Sekolah harus bikin bahagia,” katanya berseloroh, namun matanya menyorotkan keseriusan yang pekat.

Dari sanalah ia menyodorkan penawar bernama Deep Learning. Pembelajaran mendalam. Ini bukan sekadar teori akademik yang rumit. Di tangan Mu’ti, konsep ini menjadi sebuah pemberontakan yang humanis.

Ia ingin memangkas tumpukan materi pelajaran yang gemuk agar guru dan murid punya ruang untuk bernapas, saling mendengar, dan tertawa bersama.

Ia merajut tiga pilar yang saling mengikat dalam sunyi. Pertama adalah kesadaran (mindful), di mana siswa tahu untuk apa mereka belajar, bukan sekadar menjadi robot penghafal rumus hari Senin. Kesadaran itu lalu melahirkan makna (meaningful), mengubah kelas yang tadinya sepi monolog menjadi panggung diskusi yang kritis dan hidup. Dan puncaknya adalah kegembiraan (joyful). Belajar harus menjadi proses yang menyenangkan, bukan ruang interogasi yang menakutkan bagi anak-anak.

Mu’ti tahu persis, kunci dari ruang kelas yang hidup ini ada di tangan guru. Guru bukanlah mesin pengalir materi yang dikejar-kejar dokumen administratif. Guru adalah pemantik api. Karena itu, kesejahteraan dan kompetensi mereka kini ikut diseret dalam arus perubahan ini.

Mendidik, bagi seorang Abdul Mu’ti, bukanlah tentang mengumpulkan tumpukan kertas laporan yang tebalnya minta ampun. Mendidik adalah mengetuk pintu jiwa. Dengan banyolan-banyolan cerdas dan senyumnya yang tak pernah pudar, sang Profesor sedang mencoba meruntuhkan tembok-tembok kekakuan pendidikan nasional kita.

Ia sedang memimpin sebuah transisi besar: dari generasi yang menghafal materi, menuju generasi yang berpikir mendalam dengan hati yang gembira.

Kita sedang menyaksikan bagaimana sebuah kapal besar bernama pendidikan Indonesia coba diarahkan bukan dengan instruksi yang galak, melainkan dengan ketukan humor yang mencerdaskan.

Continue Reading

News

BUMN Masuk Babak Baru, Danantara Dorong Efisiensi dan Kinerja

Transformasi BUMN di bawah Danantara memasuki fase konsolidasi dengan fokus pada efisiensi, peningkatan keuntungan, dan optimalisasi aset negara.

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com– Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memasuki fase baru transformasi di bawah pengelolaan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara). Pemerintah mendorong konsolidasi dan streamlining perusahaan negara agar pengelolaan aset menjadi lebih efisien sekaligus meningkatkan kontribusi BUMN terhadap perekonomian nasional. Menurut ANTARA, pengamat BUMN Toto Pranoto menilai proses streamlining perlu dipercepat agar perbaikan kinerja perusahaan negara dapat berlangsung lebih efektif.

Perubahan tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk menjadikan BUMN tidak hanya sebagai pelaksana fungsi pelayanan publik, tetapi juga sebagai mesin pertumbuhan ekonomi. Prabowo sebelumnya memberikan apresiasi kepada pimpinan dan tim Danantara atas upaya pembenahan serta transformasi BUMN yang dinilai mulai memberikan dampak terhadap efisiensi dan peningkatan keuntungan perusahaan negara.

Salah satu indikator restrukturisasi adalah konsolidasi aset BUMN. Pada Juni 2026, Danantara menyatukan pengelolaan hotel-hotel milik BUMN di bawah InJourney. Sebanyak 45 hotel telah menandatangani Conditional Sale and Purchase Agreement (CSPA), yang menjadi bagian dari upaya mengoptimalkan aset sektor hospitality dan meningkatkan daya saing bisnis BUMN.

Dari sisi fiskal, transformasi BUMN juga semakin terkait dengan kapasitas pembiayaan negara. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan Danantara akan menyetorkan sekitar Rp120 triliun ke APBN 2026. Dana tersebut akan masuk sebagai Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) lainnya, sementara sebelumnya dividen BUMN tercatat dalam pos PNBP Kekayaan Negara Dipisahkan.

Perubahan struktur tersebut membuat Danantara memiliki posisi strategis dalam mengelola dan mengoptimalkan aset perusahaan negara. Tantangannya adalah memastikan konsolidasi tidak berhenti pada penggabungan aset atau perusahaan, tetapi menghasilkan produktivitas, efisiensi biaya, peningkatan laba, dan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat.

Pengamat juga melihat kinerja positif sejumlah BUMN pada semester pertama 2026 sebagai salah satu perkembangan penting. Menurut Toto Pranoto, streamlining yang lebih cepat berpotensi membuat perusahaan negara semakin efektif dan efisien. Namun, proses tersebut tetap membutuhkan tata kelola yang kuat, transparansi, manajemen profesional, dan indikator kinerja yang terukur.

Ke depan, arah BUMN akan sangat dipengaruhi kemampuan Danantara mengelola portofolio perusahaan negara secara profesional sekaligus mendukung agenda strategis pemerintah. Jika efisiensi berhasil meningkatkan produktivitas dan keuntungan, BUMN berpotensi memberikan kontribusi lebih besar terhadap investasi, lapangan kerja, pembangunan infrastruktur, serta penerimaan negara. Sebaliknya, konsolidasi tanpa perbaikan fundamental berisiko hanya memindahkan struktur kepemilikan tanpa menghasilkan perubahan kinerja yang signifikan.

Continue Reading

News

Perkuat Pasokan Listrik, Kemendikdasmen Gandeng ESDM Percepat Digitalisasi Pembelajaran

Kemendikdasmen dan ESDM bersinergi untuk memperkuat pasokan listrik di sekolah, terutama di daerah 3T. Kolaborasi ini krusial untuk memastikan keberhasilan program digitalisasi pembelajaran.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Digitalisasi pembelajaran tak cukup hanya dengan mengirim perangkat digital ke sekolah. Tanpa pasokan listrik yang memadai, teknologi yang digadang-gadang menjadi pengungkit mutu pendidikan justru berisiko menganggur di ruang kelas.

Menyadari persoalan itu, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menggandeng Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk mempercepat penyediaan dan penguatan pasokan listrik, terutama bagi sekolah di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Komitmen tersebut mengemuka saat Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq menerima Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung di Jakarta, Selasa (1/9/2026). Kolaborasi ini menjadi bagian dari penguatan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto di bidang pendidikan.

Fajar menegaskan, distribusi perangkat digital harus dibarengi kesiapan infrastruktur pendukung.

“Jangan sampai Papan Interaktif Digital sudah sampai di sekolah, tetapi belum dapat dimanfaatkan karena listrik belum tersedia atau dayanya tidak mencukupi,” ujar Fajar.

Pemerintah menyiapkan sekitar 713 ribu unit Papan Interaktif Digital (PID) pada 2026 untuk mendukung pembelajaran. Setiap perangkat membutuhkan daya sekitar 2.200 hingga 3.500 VA.

Namun, kebutuhan listrik sekolah masih menjadi pekerjaan besar. Berdasarkan hasil verifikasi Kemendikdasmen, sebanyak 227.365 satuan pendidikan membutuhkan dukungan kelistrikan. Sebanyak 26.162 sekolah membutuhkan penyambungan listrik baru, sedangkan 201.203 sekolah memerlukan penambahan daya.

Tantangan lebih berat dihadapi 9.544 satuan pendidikan yang belum terjangkau jaringan PLN eksisting. Untuk sekolah-sekolah tersebut, pemerintah menyiapkan solusi alternatif, di antaranya pembangkit listrik tenaga surya berbasis baterai dan sistem listrik off-grid.

Fajar menekankan, digitalisasi pendidikan tidak boleh berhenti pada pengadaan dan distribusi perangkat.

“Menteri Abdul Mu’ti terus mengingatkan agar digitalisasi pembelajaran tidak berhenti pada distribusi perangkat, tetapi benar-benar memperluas akses dan meningkatkan mutu pembelajaran,” katanya.

Di sisi lain, Yuliot menyebut kebutuhan listrik sekolah dapat disinergikan dengan Program Listrik Desa (Lisdes) Kementerian ESDM. Langkah itu dinilai dapat mempercepat penyambungan listrik sekaligus mengoptimalkan program pemerintah yang telah berjalan.

“Sampai 2029 kami menargetkan seluruh desa di Indonesia teraliri listrik. Tentu ada sarana-sarana pendidikan yang perlu mendapat percepatan penyambungan listrik,” ujar Yuliot.

Menurut Yuliot, kolaborasi lintas kementerian dan lembaga akan membuat penanganan kebutuhan listrik untuk mendukung digitalisasi pendidikan lebih cepat dan efisien.

Fajar menyambut komitmen tersebut. Ia berharap sinergi Kemendikdasmen, Kementerian ESDM, dan PT PLN (Persero) dapat memastikan sekolah di pelosok tidak kembali menjadi penonton dalam transformasi pembelajaran berbasis teknologi.

Dengan demikian, pemerataan listrik dan digitalisasi pendidikan tidak lagi berjalan terpisah. Infrastruktur energi diposisikan sebagai fondasi agar perangkat teknologi yang dikirim pemerintah benar-benar menyala, digunakan, dan memberi manfaat bagi siswa—termasuk mereka yang belajar di wilayah 3T.

Dalam pertemuan tersebut, Fajar didampingi sejumlah pejabat Kemendikdasmen. Sementara Yuliot didampingi jajaran Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM dan PT PLN (Persero).

Continue Reading