News
B50 Siap Berlaku Juli 2026, Ini Dampaknya bagi Kendaraan Diesel
Kebijakan B50 digadang-gadang memperkuat ketahanan energi, namun berpotensi memengaruhi performa mesin dan biaya perawatan kendaraan diesel.
Monitorday.com–Pemerintah Indonesia mewacanakan penerapan bahan bakar B50, yaitu campuran 50 persen biodiesel berbasis kelapa sawit dan 50 persen bahan bakar fosil, yang direncanakan mulai berlaku pada 1 Juli 2026. Kebijakan ini menjadi bagian dari strategi nasional dalam mengurangi ketergantungan terhadap impor energi sekaligus mendorong pemanfaatan energi terbarukan dalam negeri.
Menurut Fitra Eri yang dikutip dalam video di kanal Berita Satu, B50 merupakan langkah lanjutan dari program biodiesel sebelumnya seperti B30 dan B40. Dengan komposisi setengah bahan nabati, pemerintah berharap dapat menekan konsumsi solar berbasis fosil secara signifikan, sekaligus memperkuat industri kelapa sawit domestik.
Dari sisi teknis, penerapan B50 diperkirakan akan berdampak pada performa mesin kendaraan diesel. Energi yang dihasilkan biodiesel cenderung lebih rendah dibandingkan bahan bakar fosil, sehingga berpotensi menurunkan tenaga mesin. Hal ini membuat pengemudi mungkin perlu meningkatkan tekanan pada pedal gas untuk mencapai performa yang sama, yang pada akhirnya dapat memengaruhi efisiensi konsumsi bahan bakar.
Selain itu, penggunaan biodiesel dalam kadar tinggi juga berimplikasi pada aspek perawatan kendaraan. Salah satu dampak yang disoroti adalah lebih cepat kotornya filter bahan bakar. Menurut Fitra Eri, jika sebelumnya filter diganti setiap tiga bulan, maka dengan B50 kemungkinan perlu diganti lebih sering, sekitar dua bulan sekali, untuk menjaga performa mesin tetap optimal.
Dalam hal kompatibilitas, kendaraan diesel keluaran terbaru dinilai relatif lebih siap karena produsen otomotif telah mengantisipasi penggunaan biodiesel dengan kadar tinggi. Namun, kendaraan lama yang belum dirancang untuk bahan bakar jenis ini kemungkinan memerlukan penyesuaian atau modifikasi di bengkel resmi agar tetap aman digunakan dalam jangka panjang.
Di sisi lain, tantangan juga muncul dari aspek ekonomi dan logistik. Pemanfaatan kelapa sawit dalam jumlah besar untuk kebutuhan domestik harus diimbangi dengan perhitungan matang agar tidak mengganggu ekspor yang selama ini menjadi sumber devisa negara. Menurut Fitra Eri, masyarakat sebagai pengguna kendaraan juga turut “berkorban” dari sisi performa dan biaya perawatan, sehingga implementasi kebijakan ini diharapkan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi lingkungan dan ketahanan energi nasional.
Sebagai langkah antisipatif, masyarakat pengguna kendaraan diesel disarankan untuk segera berkonsultasi dengan bengkel resmi menjelang penerapan kebijakan ini. Hal ini penting untuk memastikan kesiapan kendaraan serta menghindari risiko kerusakan mesin akibat penggunaan bahan bakar dengan spesifikasi baru.
Pemerintah dijadwalkan akan terus mengkaji dan mengevaluasi implementasi B50 sebelum diberlakukan secara penuh pada pertengahan 2026, dengan mempertimbangkan kesiapan industri, infrastruktur, serta dampaknya terhadap masyarakat luas.
News
Bank Mandiri Luncurkan ‘Nyaman Bersama Mandiri’, Perkuat Layanan dan Keamanan Transaksi Nasabah
Monitorday.com – Bank Mandiri meluncurkan kampanye “Nyaman Bersama Mandiri” sebagai upaya menghadirkan pengalaman layanan yang konsisten, aman, dan nyaman di seluruh titik interaksi nasabah. Kampanye ini menjadi bagian dari komitmen perseroan dalam mengimplementasikan semangat Melayani Sepenuh Hati sekaligus memperkuat kualitas layanan di tengah meningkatnya persaingan industri perbankan.
Inisiatif tersebut selaras dengan program Danantara CX100, kerangka pengukuran kualitas layanan BUMN yang menitikberatkan pada tiga aspek utama, yakni kemudahan, keandalan, serta kenyamanan dan rasa aman. Melalui pendekatan ini, Bank Mandiri berupaya menekan tingkat keluhan nasabah sekaligus meningkatkan loyalitas pelanggan.
Direktur Operations Bank Mandiri, Timothy Utama, mengatakan perubahan perilaku nasabah mendorong perbankan untuk lebih mengutamakan pengalaman layanan dibanding sekadar menghadirkan produk dan fitur.
“Dulu, kompetisi perbankan banyak berbicara soal produk dan fitur. Kini, nasabah semakin cerdas dan menilai kualitas layanan dari pengalaman yang mereka rasakan,” ujar Timothy dalam keterangan tertulis, Kamis (9/7).
Menurut Timothy, Bank Mandiri mengembangkan layanan berdasarkan tiga prinsip utama, yakni simple, effective, dan care, yang diwujudkan dalam konsep Service yang me-Menangkan.
Kampanye “Nyaman Bersama Mandiri” mengusung dua pesan utama, yaitu “Layanan Bikin Tenang” dan “Transaksinya Terjaga”. Pada aspek layanan, Bank Mandiri mengoptimalkan ekosistem digital melalui Livin’ by Mandiri untuk nasabah ritel, Livin’ Merchant bagi pelaku usaha mikro hingga menengah, serta Kopra by Mandiri untuk segmen bisnis.
Hingga kuartal I-2026, Livin’ by Mandiri telah memiliki sekitar 39 juta pengguna dengan total 1,24 miliar transaksi, sementara 99,2 persen transaksi non-tunai ritel telah dilakukan melalui kanal digital.
Bank Mandiri juga menghadirkan sejumlah inovasi, termasuk fitur QRIS Tap berbasis NFC yang memungkinkan pembayaran cukup dengan menempelkan ponsel ke mesin EDC maupun gerbang transportasi seperti MRT Jakarta, Commuter Line, dan Transjakarta. Selain itu, layanan QR Cross Border kini diperluas ke Jepang dan Korea Selatan sehingga nasabah dapat bertransaksi tanpa perlu menukarkan mata uang.
Bagi nasabah korporasi, Bank Mandiri menghadirkan Kopra Mobile yang memungkinkan pengelolaan rekening, transaksi, hingga proses persetujuan dilakukan secara fleksibel melalui perangkat seluler.
Sementara itu, pada aspek “Transaksinya Terjaga”, Bank Mandiri mengintegrasikan layanan digital dan jaringan kantor cabang melalui ekosistem yang saling terhubung. Nasabah dapat mengakses layanan selama 24 jam melalui Livin’ Call dan Kopra Call berbasis koneksi data tanpa dikenakan biaya pulsa.
Transformasi Smart Branch turut memperkuat pengalaman layanan yang terintegrasi dengan aplikasi Livin’ dan Kopra. Seluruh jaringan layanan, mulai dari kantor cabang, ATM, CS Machine, hingga perangkat EDC di berbagai merchant, dirancang untuk memberikan akses layanan yang lebih mudah, aman, dan nyaman.
Untuk menjaga keamanan transaksi, Bank Mandiri menerapkan sistem perlindungan berlapis di seluruh kanal layanan. Livin’ by Mandiri dilengkapi fitur biometric login berbasis pengenalan wajah, smart protection, serta card control yang memungkinkan nasabah mengatur PIN maupun memblokir kartu secara langsung melalui aplikasi.
Di sisi korporasi, Kopra by Mandiri menggunakan sistem multi-layer authorization dengan autentikasi token berbasis QR, sedangkan Livin’ Merchant dibekali berbagai metode verifikasi seperti PIN, kata sandi, dan pengenalan wajah.
Perlindungan juga diterapkan pada kartu debit dan kartu kredit melalui teknologi chip EMV, PIN enam digit, autentikasi 3D Secure berbasis OTP, serta fitur contactless. Untuk transaksi digital, nasabah dapat memanfaatkan Mandiri Debit Virtual dengan teknologi tokenisasi sehingga nomor kartu tidak terekspos kepada merchant.
Menurut Timothy, komitmen peningkatan kualitas layanan tersebut tercermin dari capaian kinerja Bank Mandiri sepanjang 2025, di antaranya Service Excellence Survey sebesar 93,08, Net Promoter Score sebesar 71, dan Customer Satisfaction Score sebesar 86,69, yang seluruhnya melampaui target perusahaan.
Selain itu, Bank Mandiri juga memperoleh sejumlah penghargaan internasional, di antaranya Best Company in Indonesia dari TIME Asia-Pacific’s Best Companies 2026 dan Digital Bank of The Year dari The Asset Triple A Awards.
Ke depan, Bank Mandiri akan terus memperkuat kampanye “Nyaman Bersama Mandiri” melalui penyempurnaan proses internal, peningkatan kompetensi pegawai di lini depan, serta pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan berbasis perilaku nasabah guna menghadirkan layanan yang lebih personal dan relevan.
“Nyaman Bersama Mandiri bukan sebatas kampanye, melainkan komitmen yang kami bangun setiap hari dalam setiap interaksi dengan nasabah. Komitmen inilah yang mendorong kami terus menghadirkan Service yang me-Menangkan,” tutup Timothy.
News
AS Ungkap Alasan Kembali Gempur Iran
Monitorday.com – Amerika Serikat kembali melancarkan serangan terhadap sejumlah target di wilayah selatan Iran, termasuk kawasan strategis di sekitar Selat Hormuz. Washington menyatakan operasi militer tersebut dilakukan sebagai respons atas dugaan serangan Iran terhadap kapal-kapal dagang milik sekutu yang melintasi jalur pelayaran internasional itu.
Pusat Komando Militer Amerika Serikat (US Central Command/CENTCOM) menyebut serangan tersebut merupakan balasan atas insiden yang melibatkan tiga kapal komersial di Selat Hormuz.
“Serangan Amerika Serikat merupakan respons atas serangan Iran terhadap tiga kapal komersial yang sedang melintasi Selat Hormuz. Agresi yang ditunjukkan Iran sama sekali tidak dapat dibenarkan, berbahaya, dan merupakan pelanggaran yang jelas terhadap gencatan senjata,” demikian pernyataan CENTCOM melalui akun resminya di X.
Sebelumnya, Arab Saudi menuduh Iran menyerang kapal tanker minyak milik Saudi dan Qatar yang sedang melintasi kawasan Teluk Persia sebelum memasuki Selat Hormuz.
Kementerian Luar Negeri Arab Saudi menyatakan serangan tersebut tidak hanya mengancam keselamatan pelayaran internasional, tetapi juga berpotensi mengganggu stabilitas pasokan energi global.
“Serangan-serangan ini merupakan serangan terhadap keamanan navigasi internasional dan pasokan energi global,” demikian pernyataan resmi pemerintah Saudi.
Hingga laporan ini disusun, pemerintah Iran maupun Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait tuduhan tersebut.
Sementara itu, stasiun televisi pemerintah Iran, IRIB, mengutip sumber yang tidak disebutkan identitasnya, melaporkan bahwa sebuah kapal tanker Qatar menjadi sasaran setelah diduga mengabaikan sejumlah peringatan dari pasukan Iran saat melintasi Selat Hormuz dengan pengawalan Angkatan Laut Amerika Serikat.
Merespons insiden tersebut, militer AS melancarkan serangan ke sejumlah fasilitas militer Iran. CENTCOM mengklaim telah menghancurkan sekitar 80 target yang disebut sebagai fasilitas strategis milik Teheran, termasuk di Pulau Kharg dan Pulau Qeshm yang berada di sekitar Selat Hormuz.
Langkah cepat Washington memicu sorotan sejumlah pengamat karena serangan dilakukan sebelum adanya penjelasan resmi dari pemerintah Iran terkait insiden kapal di Selat Hormuz.
Situasi juga dinilai semakin sensitif karena Iran masih menjalani rangkaian prosesi pemakaman mantan Pemimpin Tertinggi, Ayatollah Ali Khamenei, yang dijadwalkan berlangsung hingga Jumat (9/7).
Di sisi lain, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan akan membatalkan nota kesepahaman (MoU) yang sebelumnya disiapkan sebagai bagian dari upaya meredakan ketegangan dengan Teheran.
Saat berbicara pada pembukaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) NATO di Turki, Trump menuduh Iran melanggar gencatan senjata dengan menyerang kapal-kapal komersial di Selat Hormuz. Ia juga melontarkan kritik keras terhadap Teheran dan menyebut tindakan Iran telah menggagalkan peluang tercapainya kesepakatan damai.
Ketegangan terbaru ini kembali meningkatkan kekhawatiran dunia terhadap stabilitas kawasan Timur Tengah, terutama di Selat Hormuz yang menjadi salah satu jalur distribusi minyak paling vital di dunia.
News
Pertamina Pride Lolos dari Selat Hormuz, Pasokan Minyak ke RI Kembali Aman
Kapal VLCC Pertamina Pride milik PIS sukses melewati Selat Hormuz, mengamankan kembali pasokan minyak ke Indonesia. Pelayaran ini hasil dari mitigasi risiko dan pemantauan ketat.
Monitorday.com – PT Pertamina International Shipping (PIS) memastikan kapal tanker Very Large Crude Carrier (VLCC) Pertamina Pride berhasil melintasi Selat Hormuz dengan selamat setelah sempat tertahan di kawasan Teluk Arab sejak Maret 2026.
Pelaksana Tugas (Pjs) Corporate Secretary PIS, Vega Pita, mengatakan keberhasilan tersebut menyusul kapal Gamsunoro yang lebih dulu keluar dari kawasan tersebut. Dengan demikian, kedua kapal milik PIS kini telah kembali beroperasi secara normal.
“Menyusul keberhasilan kapal Gamsunoro, kapal Pertamina Pride juga telah keluar dari area Teluk Arab dan melintasi Selat Hormuz. Artinya, kedua kapal milik PIS yang tertahan sejak Maret lalu kini bisa kembali melanjutkan perjalanan dan beroperasi seperti biasa,” ujar Vega dalam keterangan resmi, Rabu (8/7).
Pertamina Pride mulai bergerak dari Teluk Arab pada Selasa (7/7) pukul 13.00 waktu Dubai atau 16.00 WIB. Kapal tersebut kemudian berhasil melewati area kritis dan Selat Hormuz pada Rabu (8/7) pukul 00.15 WIB.
Menurut Vega, keberhasilan pelayaran ini merupakan hasil dari penerapan mitigasi risiko yang ketat serta pemantauan operasional secara menyeluruh guna memastikan keselamatan kapal di tengah situasi keamanan kawasan yang dinamis.
PIS juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Luar Negeri, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Teheran, serta berbagai pihak yang telah memberikan dukungan selama proses pelayaran.
Sebelum diberangkatkan, Pertamina Pride menjalani serangkaian penilaian risiko yang komprehensif, mulai dari aspek asuransi, kesiapan teknis dan operasional, keamanan pelayaran, hingga kondisi awak kapal. Seluruh persyaratan tersebut menjadi dasar penentuan waktu dan rute yang dinilai paling aman untuk melintasi Selat Hormuz.
Selama perjalanan, operasional kapal dipantau selama 24 jam penuh. Awak kapal di laut terus berkoordinasi dengan tim di darat yang bersiaga di pusat krisis (crisis center) PIS guna memastikan pelayaran berlangsung aman.
Vega memastikan seluruh awak kapal berada dalam kondisi selamat. Setelah berhasil keluar dari Selat Hormuz, kapal tanker berkapasitas dua juta barel minyak mentah itu langsung melanjutkan pelayaran menuju Kilang Pertamina di Cilacap untuk mendukung pasokan energi nasional.
Pertamina Pride diperkirakan menempuh perjalanan sekitar 15 hari dan dijadwalkan tiba di Indonesia pada 23 Juli 2026.
Ke depan, PIS akan terus memantau perkembangan situasi keamanan di jalur pelayaran internasional serta memperkuat koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan guna menjamin keselamatan awak kapal, keamanan muatan, dan kelancaran distribusi energi nasional.
“PIS menyampaikan terima kasih atas doa, dukungan, dan perhatian dari seluruh masyarakat serta para pemangku kepentingan sehingga kedua kapal, Gamsunoro dan Pertamina Pride, dapat berlayar keluar dari Selat Hormuz dengan selamat,” tutup Vega.
News
Prabowo Resmikan BBM B50 Hari Ini, Langkah Baru Perkuat Ketahanan Energi Nasional
Peluncuran BBM B50 oleh Presiden Prabowo Subianto memperkuat ketahanan energi nasional. Campuran 50% biodiesel sawit ini diharapkan dapat menghemat devisa dan berkontribusi pada lingkungan.
Monitorday.com – Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan meluncurkan bahan bakar minyak (BBM) jenis baru, B50, pada Kamis (9/7) di Rest Area KM 57 Tol Jakarta–Cikampek, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Peluncuran ini menjadi tonggak baru dalam program mandatori biodiesel nasional untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor solar sekaligus memperkuat ketahanan energi Indonesia.
B50 merupakan bahan bakar biodiesel yang terdiri atas campuran 50 persen biodiesel berbasis minyak sawit atau Fatty Acid Methyl Ester (FAME) dan 50 persen solar (diesel fosil). Program ini melanjutkan kebijakan mandatori biodiesel yang sebelumnya telah menerapkan B20, B30, dan B40, dengan angka “50” menunjukkan persentase kandungan biodiesel dalam campuran tersebut.
Pelaksanaan program B50 memiliki dasar hukum melalui Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 4 Tahun 2025 tentang Pengusahaan dan Pemanfaatan Bahan Bakar Nabati, serta Keputusan Menteri ESDM Nomor 257.K/EK.01/MEM.E/2026 yang mewajibkan pencampuran biodiesel sebesar 50 persen ke dalam minyak solar.
Dalam masa transisi implementasi, pemerintah memberikan waktu kepada badan usaha penyedia BBM hingga 30 September 2026 untuk menghabiskan stok biodiesel dengan spesifikasi B40. Kementerian ESDM juga akan melakukan evaluasi pelaksanaan program B50 secara berkala setiap tiga bulan.
Sebelum resmi diterapkan, B50 telah melalui serangkaian pengujian sejak awal 2025. Pengujian dimulai dari skala laboratorium, kemudian dilanjutkan dengan uji penggunaan pada berbagai mesin diesel guna memastikan aspek kinerja, keamanan, serta kompatibilitas bahan bakar tersebut.
Pemerintah juga memastikan kesiapan dari sisi pasokan dan distribusi, mulai dari kapasitas produksi biodiesel, ketersediaan bahan baku minyak sawit, hingga infrastruktur pencampuran (blending) dan distribusi ke seluruh wilayah.
Uji coba B50 dilakukan secara komprehensif pada enam sektor utama pengguna mesin diesel, yakni sektor otomotif, alat dan mesin pertanian, alat berat pertambangan, angkutan laut, pembangkit listrik, dan perkeretaapian. Pengujian tersebut melibatkan berbagai pihak, mulai dari kementerian dan lembaga, badan usaha, asosiasi industri, akademisi, pemilik teknologi, hingga pelaku industri pengguna.
Meski sejumlah pengujian masih terus berlangsung, hasil sementara menunjukkan bahwa B50 aman digunakan serta memenuhi standar kinerja dan kompatibilitas pada berbagai aplikasi mesin diesel.
Pemerintah memperkirakan implementasi B50 akan memberikan dampak ekonomi dan lingkungan yang signifikan. Setelah program B40 pada 2025 mampu menghemat devisa sekitar Rp133,3 triliun, penerapan B50 pada 2026 diproyeksikan meningkatkan penghematan hingga sekitar Rp170 triliun.
Selain itu, program ini diperkirakan mampu meningkatkan nilai tambah minyak sawit mentah (CPO) dari Rp20,92 triliun menjadi sekitar Rp23,49 triliun, menyerap sekitar 2,1 juta tenaga kerja, serta menurunkan emisi gas rumah kaca hingga sekitar 44,46 juta ton CO₂ pada 2026.
News
Danantara Makin Dilirik Investor Global, Kunjungan Tony Blair Perkuat Kepercayaan Internasional
Kunjungan Tony Blair ke Danantara perkuat kepercayaan investor global terhadap lembaga ini. Ini menandai minat besar terhadap peluang investasi strategis di Indonesia.
Monitorday.com – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) semakin mendapat perhatian dari kalangan investor internasional. Kunjungan mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair bersama jajaran Tony Blair Institute for Global Change (TBI) ke kantor Danantara pada Selasa (7/7/2026) menjadi salah satu sinyal meningkatnya kepercayaan global terhadap lembaga investasi strategis milik pemerintah tersebut.
Pertemuan tersebut membahas berbagai peluang kerja sama strategis untuk mendukung transformasi badan usaha milik negara (BUMN), penguatan tata kelola perusahaan, pengembangan sektor-sektor prioritas, serta peningkatan daya saing Indonesia di tingkat global.
CEO Danantara yang juga menjabat sebagai Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani, mengatakan tingginya ketertarikan Tony Blair dan TBI mencerminkan semakin besarnya minat investor asing untuk berpartisipasi dalam pembangunan ekonomi Indonesia.
Menurut Rosan, Danantara diposisikan sebagai jembatan bagi masuknya investasi internasional ke berbagai proyek strategis nasional. Ia menilai sentimen pasar terhadap kebijakan pemerintah saat ini cukup positif sehingga Danantara menjadi salah satu mitra yang banyak dilirik investor global.
“Danantara menjadi mitra strategis yang dicari oleh banyak investor asing. Kami memiliki portofolio dan proyek yang sangat menarik bagi modal asing. Ini baru permulaan, akan ada lebih banyak investor yang menyusul,” ujar Rosan dalam keterangan resminya.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak juga membahas peluang kolaborasi di sejumlah sektor strategis, mulai dari pengembangan kawasan ekonomi, percepatan hilirisasi industri, pembangunan infrastruktur, hingga transformasi digital. Pengalaman dan jejaring internasional yang dimiliki Tony Blair Institute dinilai dapat mendukung penguatan kapasitas kelembagaan serta penerapan praktik tata kelola berstandar global.
Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, mengatakan kemitraan dengan lembaga internasional seperti TBI diharapkan mampu mempercepat transformasi BUMN melalui penerapan berbagai praktik terbaik yang telah diterapkan di berbagai negara.
Ia menilai kolaborasi tersebut tidak hanya memperkuat daya saing BUMN, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi upaya pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Sebelumnya, Rosan Roeslani juga mengonfirmasi Tony Blair akan bergabung sebagai salah satu jajaran pengawas Danantara. Kehadiran tokoh internasional tersebut diharapkan semakin memperkuat kepercayaan investor sekaligus meningkatkan kredibilitas Danantara di mata pasar global.
Momentum tersebut bertepatan dengan keberhasilan Danantara menghimpun dana sebesar US$1,5 miliar melalui penerbitan obligasi global perdana. Tingginya minat investor, terutama dari Amerika Serikat, dinilai menjadi indikator kuat atas meningkatnya kepercayaan pasar internasional terhadap prospek ekonomi Indonesia dan peran Danantara sebagai pengelola investasi strategis nasional.
News
PM Modi Puji Kepemimpinan Presiden Prabowo, Sebut Kunjungan ke Indonesia Luar Biasa
PM India Narendra Modi memuji kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, terutama dalam restorasi Candi Prambanan. Ia juga sangat terkesan dengan keramahan dan penyelenggaraan kunjungan kenegaraannya di Indonesia.
Monitorday.com – Perdana Menteri (PM) India, Narendra Modi, menyampaikan apresiasi atas kepemimpinan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto dalam restorasi Kompleks Candi Prambanan. Apresiasi tersebut disampaikan PM Modi dalam keterangan pers bersama Presiden Prabowo di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), pada Rabu (08/07/2026).
PM Modi menilai Presiden Prabowo memiliki kemampuan menyusun strategi yang matang. Untuk itu, PM Modi meyakini pelaksanaan restorasi dapat berjalan secara efektif dan bahkan selesai lebih cepat dari target yang ditentukan.
“Hari ini saya ingin menyampaikan bahwa Presiden Prabowo, yang juga seorang prajurit, memahami cara menyusun perencanaan. Oleh karena itu, ketika beliau merencanakan restorasi ini, terdapat strategi yang jelas. Dari perencanaan tersebut, saya yakin pekerjaan restorasi ini akan rampung lebih cepat dari jadwal,” ucap PM Modi.
Selain pembahasan mengenai restorasi, dalam keterangannya, PM Modi turut mengungkapkan kesan mendalam atas rangkaian kunjungan kenegaraannya selama tiga hari di Indonesia. Menurutnya, sambutan hangat Presiden Prabowo dan keramahan masyarakat, serta kekayaan budaya Indonesia meninggalkan kesan yang sangat mendalam.
“Sejak saat saya tiba hingga sekarang saat saya akan segera bertolak, Presiden Prabowo telah meluangkan banyak sekali waktunya. Beliau menghabiskan begitu banyak waktu bersama saya,” katanya.
Seluruh rangkaian agenda kunjungannya, kata PM Modi, dipersiapkan dengan sangat baik dan mencerminkan eratnya persahabatan kedua negara.
“Setiap aspek kunjungan dan program saya telah direncanakan dengan sangat baik. Perhatian terhadap detail yang diberikan Presiden Prabowo pada setiap unsur program saya, serta pelaksanaannya yang luar biasa, sungguh membuat saya takjub hingga tidak mampu berkata-kata,” lanjutnya.
Sebagai penutup, PM Modi pun kembali menyampaikan penghargaan atas sambutan yang diberikan kepada dirinya beserta delegasi India. PM Modi menegaskan bahwa kehangatan dan keramahan yang diterimanya akan menjadi kenangan yang sangat berarti bagi rakyat India.
“Sebagai seorang sahabat karib, saya ingin menyampaikan rasa terima kasih yang tulus, tidak hanya atas nama pribadi, tetapi juga atas nama 1,4 miliar rakyat India, atas sambutan luar biasa yang diberikan kepada saya dan delegasi saya, serta atas kehangatan, persahabatan, dan kasih sayang yang dicurahkan,” ucapnya.
News
Pengemudi Ojol Bakal Berstatus Pelaku Usaha Mikro dan Berhak Akses KUR
Pemerintah siapkan regulasi baru untuk menetapkan pengemudi ojol sebagai pelaku usaha mikro. Langkah ini membuka akses luas ke KUR dan program pemberdayaan UMKM.
Monitorday.com – Pemerintah mempercepat penyusunan regulasi yang akan menetapkan pengemudi ojek online (ojol) sebagai pelaku usaha mikro. Kebijakan ini disiapkan untuk memberikan kepastian hukum sekaligus membuka akses yang lebih luas bagi para pengemudi terhadap berbagai program pemberdayaan usaha, termasuk pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengatakan mayoritas pengemudi ojol lebih memilih berstatus sebagai pelaku usaha mikro dibandingkan pekerja. Hal tersebut terungkap dalam audiensi Kementerian UMKM bersama 19 komunitas dan asosiasi pengemudi ojol dari wilayah Jabodetabek dan Banten yang berlangsung di Gedung Smesco, Jakarta Selatan, Rabu (8/7/2026).
“Saya menanyakan kepada teman-teman komunitas dan asosiasi ini terkait status mereka. Apakah menginginkan menjadi pekerja atau menginginkan menjadi usaha atau pengusaha mikro. Semuanya serentak 100 persen menginginkan status usaha,” ujar Maman.
Menurut Maman, terdapat dua alasan utama di balik pilihan tersebut. Pertama, profesi pengemudi ojol memiliki karakter kerja yang fleksibel sehingga lebih sesuai dikategorikan sebagai pelaku usaha dibanding pekerja tetap. Kedua, status sebagai pelaku usaha mikro memungkinkan pengemudi mengembangkan berbagai usaha lain tanpa terikat pada satu jenis pekerjaan.
Pemerintah, kata Maman, tengah menyiapkan payung hukum yang memberikan kepastian mengenai status pengemudi platform digital. Regulasi tersebut nantinya menjadi dasar bagi pelaksanaan berbagai program pembinaan, perlindungan, dan pengembangan usaha yang selama ini belum dapat diakses secara optimal.
Selain kepastian status hukum, pemerintah juga akan membuka peluang lebih besar bagi pengemudi ojol untuk memperoleh pembiayaan melalui skema Kredit Usaha Rakyat (KUR). Dengan status sebagai pelaku usaha mikro, para pengemudi diharapkan dapat memanfaatkan fasilitas permodalan berbunga rendah untuk mengembangkan usahanya.
Tak hanya itu, pengemudi ojol juga berpotensi memperoleh akses ke berbagai program pemberdayaan UMKM lainnya, seperti pelatihan kewirausahaan, pendampingan bisnis, digitalisasi usaha, hingga peningkatan kapasitas dan daya saing.
Kementerian UMKM menilai langkah tersebut sejalan dengan upaya pemerintah memperkuat ekosistem kewirausahaan nasional sekaligus memberikan kesempatan yang setara bagi pelaku ekonomi digital untuk menikmati berbagai program pemberdayaan.
Dalam proses penyusunannya, regulasi tersebut akan melibatkan sejumlah kementerian dan lembaga terkait. Koordinasi lintas sektor diperlukan mengingat ekosistem transportasi berbasis aplikasi juga berkaitan dengan aspek ketenagakerjaan, transportasi, perpajakan, dan ekonomi digital.
Pemerintah memastikan pembahasan aturan dilakukan melalui dialog dengan komunitas pengemudi, perusahaan aplikasi, serta para pemangku kepentingan lainnya agar menghasilkan kebijakan yang memberikan kepastian hukum tanpa mengganggu keberlanjutan industri transportasi daring.
Selama beberapa tahun terakhir, status hubungan antara perusahaan aplikasi dan pengemudi ojol menjadi perdebatan. Sebagian pihak mengusulkan pengemudi diakui sebagai pekerja, sementara sebagian lainnya menghendaki status sebagai mitra dengan perlindungan dan dukungan usaha yang lebih kuat.
Melalui regulasi yang tengah disusun, pemerintah berupaya menghadirkan jalan tengah dengan menempatkan pengemudi ojol sebagai pelaku usaha mikro. Skema ini diharapkan tetap menjaga fleksibilitas kerja para pengemudi sekaligus memperluas akses terhadap pembiayaan, pembinaan, dan berbagai program pengembangan usaha dari pemerintah.
Saat ini, regulasi tersebut masih dalam tahap penyusunan dan akan diumumkan setelah proses harmonisasi serta pembahasan lintas kementerian selesai dilakukan.
News
Kemendikdasmen Beri Perhatian Kelompok Bermain dan Penitipan Anak
Kemendikdasmen berkomitmen memperkuat PAUD, termasuk perhatian kelompok bermain dan penitipan anak, sebagai fondasi SDM unggul. Kebijakan ini mendukung implementasi Wajib Belajar 13 Tahun.
Monitorday.com – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memperkuat transformasi pendidikan nasional melalui penguatan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dalam implementasi Wajib Belajar 13 Tahun, serta peningkatan mutu pendidikan dasar sebagai fondasi pembentukan sumber daya manusia unggul.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menyampaikan bahwa pemerintah saat ini tengah menyiapkan berbagai kebijakan strategis untuk menghadirkan pendidikan yang berkualitas dan merata bagi seluruh peserta didik. Hal tersebut disampaikannya saat Kegiatan Sarasehan Pendidikan di Muhammadiyah Sapen Universal School (MSUS) di Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu (5/7).
Menteri Mu’ti menyampaikan, bahwa Kemendikdasmen terus memperkuat pendidikan sejak usia dini melalui implementasi Wajib Belajar 13 Tahun yang dimulai dari taman kanak-kanak. Menurutnya, PAUD merupakan fondasi penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia Indonesia.
“Kami di kementerian berkomitmen memperkuat pendidikan anak usia dini. Wajib Belajar 13 Tahun dimulai dari taman kanak-kanak, dan kami juga terus memberikan perhatian terhadap layanan kelompok bermain maupun penitipan anak agar kualitas layanan pendidikan sejak usia dini semakin baik,” katanya.
Ia menambahkan, berbagai hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman belajar pada usia dini sangat menentukan keberhasilan peserta didik pada jenjang pendidikan berikutnya. Oleh karena itu, pemerintah terus berupaya meningkatkan kualitas layanan PAUD sebagai bagian dari penguatan fondasi pendidikan nasional.
Lebih lanjut, Menteri Mu’ti menegaskan bahwa peningkatan mutu pendidikan dasar menjadi salah satu prioritas Kemendikdasmen. Menurutnya, pendidikan dasar merupakan foundational education yang menentukan perkembangan akademik, karakter, kecakapan sosial, hingga kepercayaan diri peserta didik pada jenjang selanjutnya.
“Pendidikan dasar adalah fondasi. Karena itu kualitas guru, proses pembelajaran, penguatan kemampuan dasar, pembentukan karakter, perkembangan motorik, spiritual, maupun kecakapan sosial harus menjadi perhatian utama,” ujarnya.
Sebagai dasar penyusunan kebijakan, Kemendikdasmen juga terus memanfaatkan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) untuk memetakan kondisi pendidikan di seluruh Indonesia sehingga berbagai program dapat dilaksanakan secara lebih tepat sasaran sesuai kebutuhan masing-masing daerah.
Melalui berbagai kebijakan tersebut, Kemendikdasmen berkomitmen menghadirkan layanan pendidikan yang semakin berkualitas, inklusif, dan berdaya saing guna mendukung terwujudnya generasi Indonesia yang unggul sesuai arah pembangunan nasional.
Infografis
Buy Indonesia, Ketika Singapura Merapat ke Jakarta
NARASI “Sell Indonesia” sempat ramai dan seolah menggambarkan Indonesia sebagai negara yang mulai ditinggalkan. Namun kunjungan PM Singapura ke Jakarta justru memperlihatkan fakta berbeda: Singapura datang bukan untuk menjauh, tetapi justru memperkuat kerja sama dengan Indonesia.
News
KAI Siapkan Kejutan untuk Jakarta, Stasiun Gambir Disulap Jadi Teras Monas
Saksikan Stasiun Gambir bertransformasi menjadi Teras Monas, ruang publik ikonik dengan panorama langsung ke Monumen Nasional. Proyek Rp 1 triliun ini akan rampung 2028.
Monitorday.com – Warga Jakarta dan pengguna kereta api bakal menikmati wajah baru Stasiun Gambir dalam beberapa tahun mendatang. PT Kereta Api Indonesia (Persero) berencana merevitalisasi stasiun tersebut menjadi Teras Monas, sebuah ruang publik yang dirancang menghadirkan pengalaman perjalanan sekaligus menikmati panorama Monumen Nasional (Monas).
Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin mengatakan revitalisasi tersebut bukan sekadar pembenahan fasilitas transportasi, melainkan transformasi kawasan agar menjadi bagian dari pengalaman perjalanan masyarakat.
“Kami akan jadikan Stasiun Gambir menjadi terasnya dari panggung yang kita sebut dengan Monas,” kata Boby saat berdiskusi dengan awak media di Kereta Wisata, Rabu (8/7).
Menurut Bobby, konsep revitalisasi dirancang agar Stasiun Gambir tidak hanya berfungsi sebagai titik keberangkatan dan kedatangan kereta api. Kawasan itu juga akan menjadi ruang publik yang memberikan “in journey experience”bagi setiap pengunjung.
Ia menjelaskan, desain kawasan akan mengusung kekayaan bentang alam Nusantara. Beragam elemen seperti air terjun, sawah terasering, hingga lanskap pegunungan akan dihadirkan sebagai identitas visual kawasan.
Bagi KAI, Monas merupakan panggung utama Indonesia yang selama ini belum memiliki ruang pandang yang mampu menghadirkan pengalaman terbaik bagi masyarakat.
“Monas ini adalah panggungnya Indonesia. Terasnya ada dimana? Belum ada. Belum ada terasnya. Yang duduk bisa memandang Monas sekarang tidak ada. Untuk itu kami akan jadikan gambir sebagai In Journey Experience,” ujarnya.
Tak hanya itu, arah bangunan Stasiun Gambir juga akan disesuaikan sehingga menghadap langsung ke kawasan Monas. Dengan konsep tersebut, penumpang diharapkan dapat langsung menikmati suasana kawasan sejak tiba di stasiun.
“Pengguna jawa juga akan menikmati yang namanya surroundingsnya Monas. Dia akan menikmati yang namanya stasiun New Gambir,” katanya.
Bobby menambahkan, perubahan wajah Stasiun Gambir akan dibuat semenarik mungkin agar masyarakat memperoleh pengalaman perjalanan yang berbeda dibanding sebelumnya.
Untuk merealisasikan proyek tersebut, KAI mengalokasikan anggaran sekitar Rp1 triliun. Revitalisasi ditargetkan rampung pada 2028, sehingga Stasiun Gambir diharapkan tidak lagi hanya menjadi simpul transportasi, tetapi juga destinasi publik baru yang menyatu dengan ikon ibu kota.

