Connect with us

News

Reshuffle Kabinet: Prabowo Lantik Enam Pejabat Baru, Perkuat Kinerja Pemerintahan

Presiden Prabowo Subianto melantik enam pejabat baru dalam reshuffle kabinet. Perombakan ini dilakukan untuk memperkuat kinerja dan koordinasi pemerintahan.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com — Presiden Prabowo Subianto kembali melakukan perombakan (reshuffle) Kabinet Merah Putih periode 2024–2029 dengan melantik enam pejabat baru di Istana Negara, Jakarta, Senin (27/4/2026). Langkah ini diambil untuk meningkatkan efektivitas pemerintahan dalam menghadapi tantangan global.

Enam pejabat yang dilantik yakni Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan, Dudung Abdurachman sebagai Kepala Kantor Staf Kepresidenan, Muhammad Qodari sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, Hasan Nasbi sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi, serta Abdul Kadir Karding sebagai Kepala Badan Karantina Nasional.

Jumhur Hidayat menggantikan Hanif Faisol sebagai Menteri Lingkungan Hidup. Pengangkatannya tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 51 P tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri serta Wakil Menteri Kabinet Merah Putih periode 2024–2029.

Sementara itu, Hanif Faisol Nurofiq kini menjabat sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan, mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan. Pelantikannya didasarkan pada Keputusan Presiden Nomor 51 P Tahun 2026. Posisi Wamenko Pangan merupakan jabatan baru yang dibentuk untuk memperkuat koordinasi program swasembada pangan serta pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL).

Di sektor komunikasi, Muhammad Qodari dipercaya memimpin Badan Komunikasi Pemerintah, menggantikan Angga Raka Prabowo yang tetap menjabat Wakil Menteri Komunikasi dan Digital. Posisi Kepala Staf Kepresidenan yang sebelumnya dipegang Qodari kini diisi oleh Dudung Abdurachman, mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat.

Selain itu, Hasan Nasbi ditunjuk sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi setelah sebelumnya menjabat Kepala Komunikasi Kepresidenan pada periode 2024–2025. Adapun Abdul Kadir Karding menggantikan Sahat Manaor Panggabean sebagai Kepala Badan Karantina Nasional, lembaga yang mengintegrasikan fungsi karantina hewan, ikan, dan tumbuhan.

Keenam pejabat tersebut mengucapkan sumpah jabatan di hadapan Presiden Prabowo. Acara pelantikan turut dihadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka serta sejumlah menteri dan pejabat tinggi negara, termasuk Agus Harimurti Yudhoyono, Airlangga Hartarto, dan Yusril Ihza Mahendra.

Reshuffle ini menegaskan upaya pemerintah untuk memperkuat koordinasi lintas sektor serta meningkatkan kinerja kabinet dalam menjawab tantangan pembangunan ke depan.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News

Kasus Kekerasan Daycare, Aisyiyah Desak Penegakan Hukum-Perlindungan Anak

Pimpinan Pusat Aisyiyah menyerukan penegakan hukum tegas dan perlindungan anak menyeluruh pasca kasus kekerasan di daycare Yogyakarta. Mereka menekankan pentingnya pemulihan trauma dan tanggung jawab bersama dalam menjaga anak.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com — Kasus kekerasan yang terjadi di sebuah daycare di Yogyakarta memicu keprihatinan serius dari Pimpinan Pusat Aisyiyah. Organisasi tersebut menegaskan pentingnya perlindungan anak, penegakan hukum yang tegas, serta pemulihan trauma bagi para korban.

Ketua Umum PP ‘Aisyiyah, Salmah Orbayyinah, menyatakan bahwa daycare seharusnya menjadi ruang aman yang mendukung tumbuh kembang anak, bukan justru menjadi tempat yang berisiko terhadap praktik kekerasan.

“Daycare seharusnya menjadi ruang yang aman bagi tumbuh kembang anak serta mengedepankan prinsip perlindungan anak, bukan sebaliknya menjadi tempat yang membahayakan,” ujarnya, Senin (27/4/2026).

Ia juga mendukung langkah aparat penegak hukum dalam menangani kasus tersebut. Menurutnya, proses hukum harus berjalan secara transparan, akuntabel, dan berkeadilan guna memastikan tidak ada impunitas.

Selain itu, ‘Aisyiyah menekankan pentingnya pemulihan trauma bagi korban, baik anak maupun orang tua. Layanan pemulihan dinilai perlu dilakukan secara profesional, menyeluruh, dan berkelanjutan untuk mengatasi dampak psikologis yang ditimbulkan.

Organisasi tersebut juga mendorong penguatan ketahanan keluarga serta peningkatan kewaspadaan masyarakat terhadap kondisi anak. Salmah menegaskan bahwa perlindungan anak merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan aktif semua pihak.

Sementara itu, Sekretaris Umum PP ‘Aisyiyah, Tri Hastuti Nur Rochimah, mengingatkan pentingnya empati publik dalam menyikapi kasus ini, termasuk dalam pemberitaan media.

“Besarnya perhatian publik harus diiringi dengan empati dan tidak menyalahkan orang tua, khususnya ibu. Dalam kasus ini, orang tua juga merupakan korban dan perlu mendapatkan dukungan,” katanya.

Tri menambahkan bahwa daycare tetap menjadi pilihan penting bagi banyak orang tua, terutama yang memiliki keterbatasan dukungan dalam pengasuhan anak. Oleh karena itu, negara dinilai memiliki peran strategis dalam memastikan kualitas dan keamanan layanan pengasuhan anak melalui standardisasi, pendampingan, dan pengawasan yang ketat.

Ia juga menekankan bahwa setiap lembaga yang berkaitan dengan anak harus memiliki protokol perlindungan anak yang jelas, komprehensif, dan konsisten berbasis pemenuhan hak anak.

Sebagai bagian dari komitmennya, ‘Aisyiyah melalui layanan PAUD—seperti TK, Kelompok Bermain, dan Taman Asuh Anak—berupaya menyediakan lingkungan yang aman dan ramah bagi tumbuh kembang anak.

Kasus ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat sistem perlindungan anak yang tidak hanya bersifat reaktif, tetapi juga preventif dan berkelanjutan. ‘Aisyiyah pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan perlindungan anak sebagai tanggung jawab bersama.

“Anak adalah amanah dan generasi masa depan bangsa yang harus dijaga. Tidak ada toleransi terhadap kekerasan dalam bentuk apa pun,” pungkas Tri.

Continue Reading

News

Marsinah, Simbol Luka Sejarah Menjadi Pahlawan Nasional

Di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto, negara mengambil langkah berani dengan mengangkat Marsinah sebagai Pahlawan Nasional pada 2025. Keputusan ini mengubah Marsinah dari simbol ketidakadilan menjadi representasi kehormatan dan keberanian rakyat kecil. Negara hadir untuk memastikan bahwa perjuangan tidak dilupakan, tetapi diangkat sebagai teladan bangsa.

Aruna Zahra

Published

on

Marsinah pahlawan nasional

Continue Reading

News

Prof. Rokhmin: Sabang’s KDMP Cooperative Must Not Be Just a Building, It Must Deliver Real Welfare

Prof. Rokhmin urges the Sabang KDMP Cooperative to prioritize real welfare and sustainable operations over just physical development, highlighting its potential for regional economic growth in Sabang.

Natsir Amir

Published

on

Monitorday.com – Prof. Dr. Ir. H. Rokhmin Dahuri, M.S., a member of Commission IV of the Indonesian House of Representatives (DPR RI), conducted a high-level working visit to Sabang, Aceh, on Friday (April 24, 2026), to spearhead strategic development in Indonesia’s westernmost frontier. Arriving at the invitation of Sabang Mayor Zulkifli H. Adam, Prof. Rokhmin was greeted with an enthusiastic official reception at 3:30 PM in the VIP Room of the Balohan Port Fast Boat Terminal.

The delegation, which included key regional officials such as the City Assistants and heads of the Transportation, Tourism, and Fisheries departments, signaled a unified effort to revitalize Sabang’s blue economy, logistics, and marine tourism sectors.

Accompanying the legislator was Ms. Mary, representing PT SCO-Setu Sino Nusantara and PT Obor Indonesia China, highlighting the visit’s focus on attracting productive international investment. The presence of private sector stakeholders aimed to evaluate the strategic potential of Sabang’s Free Port and International Airport as part of an integrated industrial zone designed to accelerate regional economic activity and generate local employment.

While Prof. Rokhmin represents the West Java VIII constituency, he underscored his constitutional mandate to champion agro-maritime development nationwide, asserting that the prosperity of regions like Sabang is vital to the country’s overall sovereignty and food security.

A primary focus of the field inspection was the Maritime and Fisheries Village Cooperative (KDMP) construction site in Cot Abeuk. While acknowledging the project’s physical progress, Prof. Rokhmin issued a stern reminder that infrastructure alone is insufficient; he emphasized that the true measure of success lies in professional governance, human resource quality, and business sustainability.

He argued that cooperatives must evolve beyond symbolic structures to become competitive, productive hubs that offer tangible empowerment to the local population.

With a population of approximately 44,050 as of 2025, Sabang—particularly Weh Island—is positioned as a critical hub for international maritime logistics and eco-friendly investment. The visit concluded with a tour of several strategic sites across the island, providing the delegation with a firsthand look at the operational challenges and immense opportunities available.

The mission reaffirmed a commitment to transforming Sabang into a sustainable economic powerhouse, ensuring that its strategic geographic advantage translates directly into long-term welfare for the people of Aceh and Indonesia at large.

Continue Reading

News

Gula Buatan Picu Lapar, Menkes Ungkap Bahaya Minuman Zero Sugar

Bahan-bahan tersebut meliputi aspartam, sukralosa, dan sakarin, yang umum digunakan sebagai pengganti gula alami

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com–Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkap fakta mengejutkan terkait minuman berlabel zero sugar yang selama ini kerap dianggap lebih sehat. Ia menjelaskan bahwa minuman tersebut, meskipun tidak mengandung gula, berpotensi memicu rasa lapar dan tidak selalu bebas risiko karena penggunaan pemanis buatan.

Pernyataan tersebut disampaikan melalui akun Instagram pribadinya pada Minggu (26/4/2026), sekaligus mengingatkan masyarakat untuk lebih kritis dalam memilih asupan minuman sehari-hari. Konsumsi minuman zero sugar yang marak digemari disebut Budi Gunadi Sadikin perlu dicermati lebih lanjut dampak jangka panjangnya.

Budi Gunadi Sadikin merinci bahwa rasa manis pada minuman zero sugar berasal dari berbagai jenis pemanis buatan. Bahan-bahan tersebut meliputi aspartam, sukralosa, dan sakarin, yang umum digunakan sebagai pengganti gula alami.

“Menurutnya, bahan tersebut memiliki tingkat kemanisan jauh lebih tinggi dibanding gula biasa.”

Penggunaan pemanis buatan dengan tingkat kemanisan ekstrem ini disebut dapat mengganggu metabolisme tubuh dan persepsi rasa. Kondisi ini pada akhirnya dapat memicu keinginan untuk makan lebih banyak, bertolak belakang dengan anggapan bahwa minuman *zero sugar* membantu pengelolaan berat badan.

Peringatan dari Kementerian Kesehatan ini menyoroti pentingnya literasi kesehatan bagi masyarakat agar tidak terjebak pada klaim produk yang tampak sehat. Masyarakat didorong untuk memahami komposisi minuman yang dikonsumsi demi menjaga kesehatan jangka panjang.

Continue Reading

News

Aplikasi Kawal Haji Mudahkan Jemaah Lapor Masalah

Aplikasi Kawal Haji dirancang dengan konsep crowdsourcing, memungkinkan semua laporan yang masuk dapat dipantau langsung oleh jemaah maupun petugas tanpa melalui proses penyaringan dari admin

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com–Jemaah haji kini memiliki sarana baru untuk melaporkan berbagai kendala yang mungkin dihadapi selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. Sebuah aplikasi bernama Kawal Haji telah diluncurkan untuk memfasilitasi pelaporan masalah secara terpadu, bertujuan meningkatkan kualitas layanan bagi para jemaah.

Kepala Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kantor Urusan Haji Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Jeddah, Ali Sadikin, menjelaskan bahwa aplikasi ini berfungsi sebagai wadah bagi jemaah dan petugas untuk menyampaikan kebutuhan terkait pelaksanaan layanan haji dengan cepat dan efisien.

Ali Sadikin mengungkapkan lingkup laporan yang dapat disampaikan melalui aplikasi tersebut. “Jemaah bisa melaporkan pada beberapa layanan, misalnya konsumsi, akomodasi, transportasi, orang hilang, barang hilang, informasi kesehatan, panduan ibadah, dan hal-hal lain yang terkait dengan operasional haji,” ujarnya di Mekkah, Arab Saudi.

Aplikasi Kawal Haji dirancang dengan konsep crowdsourcing, memungkinkan semua laporan yang masuk dapat dipantau langsung oleh jemaah maupun petugas tanpa melalui proses penyaringan dari admin. Hal ini mendorong komunikasi dua arah yang transparan dan efektif di antara semua pihak.

Mengenai transparansi sistem, Ali menambahkan, “Sistemnya transparan. Semua orang bisa melaporkan dan menanggapi. Jadi, tidak hanya petugas yang bisa menjawab, tetapi jemaah yang memiliki informasi valid dan sangat membantu jemaah lain juga bisa memberikan informasi di sana.”

Kehadiran aplikasi ini juga memperkuat dan mengintegrasikan layanan antar-petugas di lapangan. Apabila jemaah menyampaikan kendala di luar cakupan petugas yang mereka temui, laporan tersebut dapat diteruskan ke aplikasi Kawal Haji untuk ditindaklanjuti oleh petugas di bidang terkait. Aplikasi ini dibangun menggunakan teknologi Progressive Web Application (PWA), sehingga tidak perlu diunduh melalui Play Store atau App Store, meringankan beban memori perangkat jemaah.

Continue Reading

News

Perombakan Kabinet Prabowo Dikabarkan Segera Bergulir Secara Bertahap

Perubahan ini disebut-sebut akan menyasar sejumlah posisi penting, mulai dari kepala badan, menteri, hingga menteri koordinator

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com–Presiden Prabowo Subianto dikabarkan akan segera melakukan perombakan (reshuffle) kabinet dalam waktu dekat. Perombakan tersebut rencananya akan dimulai pada Senin, 27 April, dan akan dilakukan secara bertahap.

Perubahan ini disebut-sebut akan menyasar sejumlah posisi penting, mulai dari kepala badan, menteri, hingga menteri koordinator. Informasi ini dihimpun dari beberapa sumber dan pejabat terkait pada akhir pekan ini.

Reshuffle dilakukan bertahap, awalnya adalah kepala badan. Waktu pengumumannya kemungkinan besar pada Senin besok,” kata seorang sumber yang tidak disebutkan namanya.

Beberapa posisi kepala badan yang dikabarkan akan mengalami pergantian adalah Kepala Kantor Staf Presiden (KSP), Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom), dan Kepala Badan Karantina Nasional. Muhammad Qodari dikabarkan akan bergeser menjadi Juru Bicara Presiden sekaligus Kepala Bakom. Sementara itu, Kepala KSP akan dijabat oleh Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman, dan Kepala Badan Karantina akan ditempati oleh Abdul Kadir Karding, politisi PKB.

Selain itu, mantan Kepala PCO (President Communication Office) Hasan Nasbi disebut akan memangku jabatan baru sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Komunikasi.

Saat dikonfirmasi mengenai kabar tersebut, Hasan Nasbi mengatakan, “Saya belum bisa mengonfirmasi. Kita tunggu pengumuman resmi saja.”

Continue Reading

News

Luruskan Opini Publik Soal MBG, Mendikdasmen Pastikan Anggaran Pendidikan Tidak Dipangkas

Natsir Amir

Published

on

Monitorday.com – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menegaskan bahwa anggaran pendidikan justru meningkat, bukan dikurangi untuk menambah Program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Pernyataan ini disampaikan saat berkunjung ke Banyumas, Jawa Tengah, belum lama ini.

Mu’ti membantah keras isu yang beredar di media sosial bahwa dana pendidikan dikurangi demi MBG. 

Dia menegaskan Jika ada yang mengklaim di berbagai platform media sosial bahwa anggaran pendidikan dikurangi untuk MBG, itu adalah pernyataan yang tidak didukung oleh fakta dan data. 

Program MBG, menurut Mu’ti, tetap berjalan tanpa mengorbankan sektor pendidikan. 

“Sebenarnya MBG terus jalan, alokasi dana mendikdasmen juga tetap ditingkatkan,” tambahnya.

Pemerintah juga fokus memperbaiki kesejahteraan tenaga pendidik. Insentif honorer yang sebelumnya Rp 300.000 kini naik menjadi Rp 400.000 dan langsung ditransfer ke rekening penerima.

Selain itu, ada tambahan Rp 14 triliun untuk operasional sekolah dan lebih dari Rp 76 triliun untuk program lainnya. Siswa SD dan madrasah juga akan mendapat bantuan alat tulis.

Continue Reading

News

Opini Publik AS Mulai Melunak ke China di Tengah Ketegangan Global

Survei terbaru menunjukkan perubahan signifikan sikap warga Amerika terhadap China, di tengah dinamika geopolitik dan budaya digital global.

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com– Persepsi publik di Amerika Serikat terhadap China mengalami perubahan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik—mulai dari perang dagang hingga konflik militer terbuka—survei terbaru dari Pew Research Center menunjukkan adanya pelunakan sikap masyarakat Amerika terhadap rival utamanya tersebut.

Data terbaru mengungkap bahwa 27% warga Amerika kini memiliki pandangan positif terhadap China, hampir dua kali lipat dibandingkan angka 14% pada 2023. Lonjakan ini menandai pergeseran tajam dari periode pandemi Covid-19, ketika sentimen anti-China dan kejahatan rasial terhadap warga Asia meningkat drastis. Survei ini melibatkan lebih dari 8.500 responden dewasa di seluruh negeri pada Januari hingga Maret 2026.

Meski mayoritas warga Amerika masih memandang China sebagai pesaing strategis, jumlah yang menganggapnya sebagai musuh mulai menurun. Perubahan ini juga tercermin dalam meningkatnya kepercayaan terhadap kepemimpinan Xi Jinping. Sebanyak 17% responden kini menyatakan keyakinan bahwa Xi mampu mengambil keputusan yang tepat dalam urusan global—angka yang meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan beberapa tahun sebelumnya.

Sebaliknya, tingkat kepercayaan terhadap Presiden Donald Trump dalam menangani kebijakan terkait China justru mengalami penurunan. Hanya 39% responden yang menyatakan keyakinan terhadap kebijakan Trump, turun enam poin persentase dari tahun sebelumnya. Hal ini terjadi di tengah kebijakan luar negeri Trump yang dinilai tidak stabil, mulai dari tarif global hingga konflik dengan Iran.

Fenomena ini tidak hanya terjadi di ranah politik, tetapi juga budaya. Generasi muda Amerika menunjukkan ketertarikan yang semakin besar terhadap budaya China, terutama melalui tren media sosial seperti “Chinamaxxing.” Tren ini mencerminkan adopsi gaya hidup dan kebiasaan khas China, mulai dari konsumsi teh herbal hingga latihan fisik tradisional, yang viral di berbagai platform digital.

Selain itu, produk budaya dan komersial asal China juga semakin diterima secara global. Aplikasi seperti Xiaohongshu, serta berbagai produk fashion dan mainan dari China, menjadi bagian dari arus soft power yang memperkuat citra negara tersebut di mata dunia. Fenomena ini bahkan mendorong interaksi lintas budaya antara pengguna internet Amerika dan China dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Secara global, tren serupa juga mulai terlihat. Di Kanada, misalnya, jumlah warga yang memiliki pandangan positif terhadap China meningkat hampir tiga kali lipat sejak 2021. Sementara di Asia Tenggara, mayoritas tipis responden dalam survei terbaru menyatakan lebih memilih beraliansi dengan China dibandingkan Amerika Serikat jika dipaksa memilih.

Perubahan opini publik ini menunjukkan bahwa di balik ketegangan geopolitik yang terus meningkat, terdapat dinamika baru dalam persepsi masyarakat global. Bagi China, pergeseran ini menjadi peluang strategis untuk memperkuat posisinya sebagai kekuatan dunia yang stabil dan bertanggung jawab—sebuah narasi yang terus dibangun oleh Beijing di tengah ketidakpastian global.

Continue Reading

News

Mendikdasmen Tegaskan Hak Pendidikan ABK, Dorong Penguatan Sistem Inklusi Nasional

Mendikdasmen menegaskan kembali komitmen pemerintah untuk memastikan anak berkebutuhan khusus mendapatkan akses pendidikan berkualitas. Berbagai strategi inklusif akan diterapkan.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa anak berkebutuhan khusus (ABK) memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan berkualitas tanpa diskriminasi, sebagaimana diamanatkan dalam sistem pendidikan nasional.

Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri acara penyerahan pengelolaan SLB B Yakut kepada Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Banyumas di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Sabtu (25/4/2026).

Dalam sambutannya, Abdul Mu’ti menegaskan komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi ABK melalui berbagai layanan, mulai dari pendidikan inklusif di sekolah umum, penguatan sekolah luar biasa, hingga pendidikan berbasis masyarakat.

“Pemerintah berkomitmen memberikan pendidikan bagi anak-anak berkebutuhan khusus melalui penguatan berbagai layanan, termasuk pendidikan inklusi, sekolah luar biasa, dan pendidikan berbasis masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi peran Yayasan Kesejahteraan Usaha Tama (Yakut) yang telah mengembangkan SLB B Yakut menjadi salah satu lembaga pendidikan luar biasa yang berkembang di Jawa Tengah. Menurutnya, pengelolaan pendidikan bagi ABK merupakan bentuk pengabdian sosial sekaligus spiritual yang berdampak jangka panjang.

Pemerintah, lanjutnya, menerapkan tiga strategi utama dalam penguatan layanan pendidikan bagi ABK, yaitu memperluas pendidikan inklusif di sekolah umum, meningkatkan kapasitas sekolah luar biasa, serta mendorong pendidikan inklusi berbasis masyarakat. Sistem pendidikan inklusif dinilai penting karena memungkinkan ABK belajar bersama siswa lain, sehingga dapat meningkatkan rasa percaya diri sekaligus menumbuhkan empati di lingkungan sekolah.

Selain itu, pemerintah juga memberikan kemudahan akses dalam sistem penerimaan murid baru melalui empat jalur, yakni domisili, prestasi, afirmasi, dan mutasi. Jalur afirmasi secara khusus memberikan prioritas bagi siswa dari keluarga kurang mampu dan ABK.

Abdul Mu’ti turut menyoroti masih adanya stigma di masyarakat terhadap ABK yang menyebabkan sebagian keluarga cenderung menutup diri. Ia menekankan pentingnya edukasi publik untuk mengubah cara pandang tersebut.

“Anak-anak berkebutuhan khusus tidak boleh dikucilkan. Mereka adalah bagian dari anak Indonesia yang harus kita rangkul dan kembangkan potensinya,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Yakut, Agung Praptapa, menyatakan bahwa pengelolaan SLB B Yakut kini resmi diserahkan kepada Muhammadiyah sebagai bentuk amanah keluarga pendiri sekaligus upaya memperluas manfaat lembaga.

Ia menjelaskan, SLB Yakut saat ini memiliki lebih dari 300 siswa, terdiri dari 119 siswa SLB B dan 200 siswa SLB C, yang didukung oleh tenaga pendidik berdedikasi.

Sementara itu, Ketua PDM Banyumas, M Djohar, menyatakan kesiapan pihaknya dalam mengelola sekolah tersebut secara profesional guna meningkatkan kualitas layanan pendidikan bagi ABK.

Penyerahan ini diharapkan dapat memperkuat akses dan mutu pendidikan inklusif di daerah, sekaligus membuka peluang lebih luas bagi anak berkebutuhan khusus untuk berkembang secara optimal.

Continue Reading

News

Respon Ancaman Israel, 4 Negara Muslim Wacanakan Pakta Pertahanan Mirip NATO

Empat negara mayoritas muslim menjajaki pembentukan pakta pertahanan mirip NATO. Langkah ini bertujuan menciptakan keamanan regional mandiri merespons ancaman militer Israel dan dinamika konflik di Timur Tengah.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Sejumlah negara mayoritas muslim yakni Pakistan, Mesir, Turki, dan Arab Saudi dikabarkan tengah menjajaki pembentukan pakta pertahanan bersama yang menyerupai NATO. Inisiatif ini bertujuan menciptakan sistem keamanan regional yang lebih mandiri di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.

Wacana tersebut menguat setelah meningkatnya kekhawatiran atas ancaman militer dari Israel, termasuk serangan yang dilaporkan terjadi di Doha pada September 2025. Insiden tersebut dinilai menjadi peringatan bagi negara-negara kawasan bahwa ancaman serupa dapat terjadi di wilayah lain.

Penguatan kerja sama militer juga terlihat dari latihan gabungan antara Mesir dan Pakistan yang berlangsung selama dua pekan di Pakistan. Latihan ini dipandang bukan sekadar agenda rutin, melainkan bagian dari upaya konsolidasi kemampuan pasukan, khususnya di sektor operasi khusus.

Dalam beberapa bulan terakhir, keempat negara tersebut disebut semakin intens menjalin koordinasi di bidang pertahanan dan keamanan. Kondisi ini dipicu oleh dinamika konflik kawasan, termasuk eskalasi militer yang melibatkan Israel.

Analis politik independen asal Mesir, Islam Mansi, menilai serangan terhadap Qatar menjadi titik balik bagi negara-negara Arab dalam menilai ulang sistem keamanan mereka.

“Segera setelah serangan itu, negara-negara Arab, terutama di wilayah Teluk, menyadari bahwa mereka tidak akan pernah kebal dari serangan Israel,” ujarnya.

Selain itu, konflik antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran sejak akhir Februari turut memperkuat kekhawatiran negara-negara kawasan. Perang tersebut menunjukkan kecenderungan penggunaan kekuatan militer secara agresif dalam mencapai tujuan strategis.

Dampak lain dari situasi ini adalah munculnya berbagai kerja sama pertahanan baru, seperti pakta antara Arab Saudi dan Pakistan, serta kemitraan antara Uni Emirat Arab dan India.

Di sisi lain, isu ekspansi wilayah Israel, termasuk di Tepi Barat, Gaza, serta serangan ke Lebanon dan Suriah, turut memicu kekhawatiran negara-negara Teluk. Wacana mengenai konsep “Israel Raya” yang dikaitkan dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu semakin memperkuat urgensi pembentukan aliansi pertahanan regional tersebut.

Jika terealisasi, pakta ini berpotensi menjadi poros keamanan baru di Timur Tengah yang bertujuan menjaga stabilitas kawasan tanpa bergantung sepenuhnya pada kekuatan eksternal.

Continue Reading

Monitor Saham BUMN



LakeyBanget1 hour ago

Tandang ke Markas Bhayangkara FC, Hodak: Persib Siap Bangkit dan Bidik Kemenangan

News2 hours ago

Kasus Kekerasan Daycare, Aisyiyah Desak Penegakan Hukum-Perlindungan Anak

News2 hours ago

Reshuffle Kabinet: Prabowo Lantik Enam Pejabat Baru, Perkuat Kinerja Pemerintahan

News8 hours ago

Marsinah, Simbol Luka Sejarah Menjadi Pahlawan Nasional

LakeyBanget13 hours ago

Prabowo Hadiri Resepsi El Rumi–Syifa Hadju, Sampaikan Doa Singkat Penuh Makna

LakeyBanget13 hours ago

Kiandra Beberkan Kunci Kemenangan di Jerez

LakeyBanget14 hours ago

Luar Biasa! Start Posisi 17, Kiandra Ramadhipa Juara Red Bull Rookies Cup 2026

News14 hours ago

Prof. Rokhmin: Sabang’s KDMP Cooperative Must Not Be Just a Building, It Must Deliver Real Welfare

Review16 hours ago

Pilih Tabung di Kaleng, Sosok Guru Honorer itu Naik Haji: Lantas Bank?

News16 hours ago

Gula Buatan Picu Lapar, Menkes Ungkap Bahaya Minuman Zero Sugar

News16 hours ago

Aplikasi Kawal Haji Mudahkan Jemaah Lapor Masalah

News16 hours ago

Perombakan Kabinet Prabowo Dikabarkan Segera Bergulir Secara Bertahap

News17 hours ago

Luruskan Opini Publik Soal MBG, Mendikdasmen Pastikan Anggaran Pendidikan Tidak Dipangkas

News1 day ago

Opini Publik AS Mulai Melunak ke China di Tengah Ketegangan Global

News2 days ago

Mendikdasmen Tegaskan Hak Pendidikan ABK, Dorong Penguatan Sistem Inklusi Nasional

News2 days ago

Respon Ancaman Israel, 4 Negara Muslim Wacanakan Pakta Pertahanan Mirip NATO

News2 days ago

Iran Klaim Kekuatan Rudal Belum Dikerahkan Sepenuhnya

LakeyBanget2 days ago

Nostalgia Karya Erros Djarot di Konser Badai Pasti Berlalu, Libatkan Musisi Papan Atas

LakeyBanget2 days ago

Bruno Fernandes Spill Ambisi Besar Portugal di Piala Dunia 2026, Apa Itu?

LakeyBanget2 days ago

Megawati MVP Proliga 2026, Boy Arnez Dominasi Sektor Putra

Banner subscribe popup ×

Berlangganan Berita Terbaru Monitorday

Dapat memilih lebih dari satu.