Telekomunikasi
Telkom Luncurkan IndigoSpace Bali
Published
2 years agoon
Monitorday.com – Untuk mendukung akselerasi pertumbuhan ekosistem digital di Provinsi Bali, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui program inkubasi Indigo telah meresmikan IndigoSpace Bali sebagai pusat inovasi dan inkubator bagi perusahaan rintisan (startup).
Berlokasi di Core Tech and Art Hub, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali, IndigoSpace Bali diharapkan menjadi pusat kegiatan kreatif dan kolaboratif bagi para pelaku ekosistem startup digital di Pulau Dewata.
IndigoSpace Bali hadir untuk para pelaku ekosistem startup digital, mendukung inovasi dan kontribusi dalam menghadirkan solusi AI bagi bangsa.
“IndigoSpace adalah bukti konkret dari langkah strategis Telkom melalui program Indigo dalam mengakselerasi perkembangan inovasi digital di Indonesia,” tutur Komisaris Telkom, Marcelino Pandin.
“Kami percaya bahwa kehadiran IndigoSpace di Bali akan menjadi salah satu pusat inovasi digital yang diperhitungkan. Tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di kancah internasional,” tambah dia.
Peresmian IndigoSpace Bali turut diramaikan oleh komunitas startup di Bali yang langsung melakukan sesi pitching startup dan networking. Dalam kegiatan ini, Telkom berkolaborasi dengan Nakama.id sebagai partner.
Telkom juga memperkenalkan program Indigo, seperti mentoring dari para ahli, akses market TelkomGroup melalui sinergi.
Akses ke jejaring investor yang dimiliki oleh Telkom, serta sosialisasi dukungan pendanaan bagi perusahaan rintisan tahap awal yang bergerak di bidang digital dan gim.
Telkom Indonesia melalui Program Indigo membawa semangat untuk mewujudkan bangsa yang lebih sejahtera dan memiliki daya saing melalui pengembangan inovasi digital di Indonesia.
Sementara itu, IndigoSpace merupakan sarana dalam menjalankan program-program inovatif tersebut.
Pulau Dewata dipilih karena memiliki potensi yang luar biasa dalam hal pengadopsian teknologi seperti IoT, Blockchain, dan AI yang dapat menciptakan ekosistem kondusif bagi pertumbuhan inovasi digital di Bali.
“Kehadiran IndigoSpace Bali adalah wujud nyata komitmen Telkom Indonesia untuk mendukung ekosistem startup di Indonesia, khususnya di Bali,” kata Direktur Digital Business Telkom, Fajrin Rasyid.
“Harapannya melalui IndigoSpace kami dapat menciptakan kolaborasi yang kuat antara startup dengan para inovator dan pemangku kepentingan di bidang teknologi dan bisnis, sekaligus mendukung pertumbuhan inovasi melalui para startup dalam negeri” tambah dia.
Lebih lanjut, EVP Digital Business and Technology Telkom, Komang Budi Aryasa, menyampaikan bahwa Telkom terus beradaptasi dan berkontribusi terhadap perkembangan teknologi, termasuk teknologi terkini seperti Artificial Intelligence (AI).
Melalui Indigo, Telkom ingin melahirkan startup nasional yang mampu memberikan dampak positif terhadap bangsa.
Serta dapat berkontribusi dalam memberikan solusi baik dalam konteks sosial maupun lingkungan dengan memanfaatkan teknologi termasuk AI.
“Kami melihat teknologi AI sebagai salah satu pendorong utama inovasi masa depan yang bisa dimanfaatkan oleh para startup,” kata Komang.
“Melalui IndigoSpace Bali, kami ingin memastikan bahwa startup di Bali memiliki akses serta dukungan tidak hanya dalam mengembangkan bisnis,
“Tetapi juga dapat berkontribusi terhadap bangsa melalui solusi yang diberikan termasuk solusi AI,” ujar Komang.
Dimulai pada tahun 2013, program inkubasi Indigo membawa semangat untuk mengakselerasi startup digital agar dapat melahirkan berbagai inovasi hasil karya anak bangsa dari berbagai sektor.
Program Indigo telah berhasil membina lebih dari 200 startup dari berbagai industri di Indonesia.
Selain menyediakan dukungan pendanaan, program Indigo juga memberikan pembinaan berupa mentoring, akses ke jaringan investor, hingga membuka jalan bagi startup untuk berkolaborasi dengan Telkom.
Peresmian IndigoSpace Bali menambah daftar IndigoSpace yang dimiliki Indigo menjadi 6 tempat setelah 5 IndigoSpace yang sebelumnya berada di Jakarta, Makassar, Bandung, Malang, dan Yogyakarta.
Ke depannya, Indigo berencana membuka IndigoSpace di kota-kota lain agar semangat inovasi digital yang dibawa Indigo bisa dirasakan oleh seluruh startup di tanah air.
Mungkin Kamu Suka
-
Danantara Bakal Reformasi BUMN Besar Mulai 2026, Perbankan dan Telkom Jadi Sorotan
-
Telkom Kembali Masuk Daftar Forbes World’s Best Employers 2025, Ungguli Vodafone dan SingTel
-
Gelar Indonesia Digital Learning, Telkom Cetak Guru Cakap Digital
-
Telkom Sukses Dukung Kelancaran Pelantikan Presiden dan Wapres Periode 2024 – 2029
-
Tekan Jejak Karbon bagi Industri Supply, Telkom Inkubasi Startup Automa
Telekomunikasi
Telkom Kembali Masuk Daftar Forbes World’s Best Employers 2025, Ungguli Vodafone dan SingTel
Published
7 months agoon
28/10/2025
Monitorday.com – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) kembali menorehkan prestasi di kancah internasional. Untuk kelima kalinya secara berturut-turut, perusahaan telekomunikasi digital terbesar di Indonesia itu berhasil masuk dalam daftar World’s Best Employers 2025 versi Forbes, menegaskan konsistensinya dalam menciptakan lingkungan kerja unggul dan berkelanjutan.
Dalam daftar bergengsi yang memuat 900 perusahaan terbaik dunia tersebut, Telkom menempati peringkat ke-345 secara global, sekaligus melampaui sejumlah perusahaan asal Indonesia lainnya yang turut masuk dalam daftar.
Tak hanya itu, Telkom juga menorehkan prestasi luar biasa dengan menduduki peringkat ke-9 dunia di kategori telecommunication services, mengungguli raksasa global seperti Vodafone (Inggris), Telenor (Norwegia), Etisalat (UEA), SingTel (Singapura), China Mobile (Tiongkok), Telstra (Australia), dan BT Group (Inggris).
“Kembali mendapat penghargaan dari institusi internasional seperti Forbes merupakan bentuk pengakuan yang sangat berarti bagi Telkom. Kami bangga berada di jajaran perusahaan terbaik dunia, yang membuktikan bahwa Telkom berada di jalur yang tepat dalam menciptakan lingkungan kerja unggul dan berdaya saing,” ujar Direktur Human Capital Management Telkom, Willy Saelan, dalam keterangan resminya, Senin (27/10).
Pemeringkatan World’s Best Employers 2025 disusun oleh Forbes bekerja sama dengan lembaga riset pasar global Statista, dengan melibatkan lebih dari 300.000 karyawan dari 50 negara yang bekerja di berbagai perusahaan multinasional.
Responden menilai perusahaan berdasarkan aspek pengembangan talenta, kesejahteraan karyawan, fleksibilitas kerja, serta komitmen terhadap keberlanjutan dan inklusivitas.
Untuk menjaga daya saing dan adaptabilitas di tengah perubahan industri, Telkom menerapkan budaya kerja Digital Ways of Working BISA, yang berlandaskan empat nilai utama: Bravery, Integrity, Service Excellence, dan Agility. Nilai-nilai ini mendorong setiap insan Telkom untuk berani mengambil risiko terukur, menjunjung tinggi integritas, memberikan layanan terbaik, serta bergerak cepat dan inovatif dalam menjawab tantangan bisnis.
“Pencapaian ini adalah hasil sinergi dan dedikasi seluruh karyawan TelkomGroup dalam menciptakan lingkungan kerja positif. Dengan menerapkan Digital Ways of Working BISA, kami optimistis Telkom akan terus tumbuh sebagai perusahaan yang mampu menarik dan mengembangkan talenta unggul Indonesia,” tambah Willy.
Capaian ini semakin menegaskan posisi Telkom sebagai perusahaan telekomunikasi digital nasional yang berkelas dunia, tidak hanya kompetitif di pasar domestik, tetapi juga diakui di panggung global berkat komitmen terhadap inovasi, pengembangan talenta, dan keberlanjutan bisnis.
Telekomunikasi
Telkomsel Rangkul OpenAI, Dorong Transformasi Digital
Published
9 months agoon
21/08/2025
Monitorday.com – Telkomsel resmi menjalin kerja sama strategis dengan perusahaan teknologi asal Amerika Serikat, OpenAI, untuk memperluas akses teknologi kecerdasan buatan (AI) secara inklusif bagi masyarakat Indonesia.
Kolaborasi ini diumumkan oleh Wong Soon Nam, Director of Planning and Transformation Telkomsel, dalam ajang Telkomsel Solution Day 2025 yang digelar di Jakarta, Kamis (21/8).
“Kami ingin kolaborasi ini menjadikan AI inklusif. Artinya, setiap orang di Indonesia bisa mengakses teknologi AI untuk membantu mereka, baik dalam pekerjaan, belajar, maupun aktivitas sehari-hari,” ujar Wong.
Meski belum merinci produk atau layanan spesifik yang dihasilkan dari kerja sama ini, Telkomsel menegaskan bahwa kemitraan dengan OpenAI akan memperkuat komitmennya dalam mendorong adopsi AI di Tanah Air.
Kolaborasi ini menambah daftar mitra AI Telkomsel, setelah sebelumnya menggandeng Perplexity, perusahaan AI yang dikenal dengan mesin penjawab real-time berbasis sumber kredibel.
OpenAI merupakan salah satu pemain utama dalam pengembangan AI generatif global. Dikenal luas melalui peluncuran ChatGPT pada akhir 2022, OpenAI mencetak rekor dengan meraih satu juta pengguna hanya dalam lima hari peluncuran.
Kini, perusahaan yang dipimpin Sam Altman itu telah merilis GPT-5, model terbaru yang diklaim sebagai lompatan besar dari generasi sebelumnya. GPT-5 menghadirkan peningkatan signifikan di bidang pemrograman, matematika, penulisan, kesehatan, serta persepsi visual.
Sebelum bekerja sama dengan OpenAI, Telkomsel lebih dulu menggandeng Perplexity dengan meluncurkan paket bundling layanan Perplexity Pro secara gratis bagi pelanggan selama 12 bulan.
“Langkah ini bagian dari komitmen Telkomsel untuk mendorong transformasi digital dan memperluas adopsi AI di Indonesia,” jelas Danang Andrianto, Vice President Postpaid Consumer and International Roaming Telkomsel pada Mei lalu.
Perplexity Pro dikenal mampu melakukan pencarian dan penjawaban berbasis referensi kredibel secara real-time, serta mendukung riset mendalam dan asisten penulisan berbasis AI.
Kerja sama Telkomsel dengan dua perusahaan AI global ini mempertegas arah transformasi digital perusahaan pelat merah tersebut. Inisiatif ini juga sejalan dengan upaya pemerintah Indonesia untuk mempercepat penguasaan teknologi masa depan, termasuk AI, guna meningkatkan daya saing nasional.
Telekomunikasi
Rayakan HUT ke-80 RI, Telkom Perkuat Transformasi Digital dan Dukung UMKM Naik Kelas
Published
9 months agoon
18/08/2025
Monitorday.com – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menegaskan komitmennya sebagai motor penggerak transformasi digital nasional dengan fokus kuat pada pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Komitmen ini selaras dengan tema peringatan kemerdekaan tahun ini, “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju.”
Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, menyatakan bahwa momentum kemerdekaan menjadi pengingat penting akan nilai persatuan dan kedaulatan dalam menciptakan masyarakat yang sejahtera dan Indonesia yang semakin maju.
“Telkom hadir bukan hanya sebagai penggerak transformasi digital, tetapi juga sebagai mitra pertumbuhan UMKM agar dapat berkembang, naik kelas, dan bersaing di era digital,” ujar Dian.
“Melalui berbagai inisiatif digital, kami berupaya mendorong kemandirian ekonomi nasional dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” lanjutnya.
Dalam mendukung program strategis nasional, Telkom meluncurkan Digi Koperasi sebagai bagian dari program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP). Platform ini memfasilitasi koperasi agar terhubung ke rantai pasok BUMN, mengakses marketplace UMKM, serta memantau performa melalui dashboard digital. Inisiatif ini memperkuat peran koperasi dalam ekosistem ekonomi kerakyatan serta memperluas pasar bagi pelaku UMKM.
Telkom juga terus mengembangkan ajang UMK Digital Fest, bagian dari program pembinaan UMKM yang telah berjalan sejak 2002. Hingga kini, tercatat 88.251 UMK telah menjadi binaan Telkom melalui berbagai program seperti:
- Program Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (PUMK)
- Rumah Kreatif BUMN
- Rumah BUMN
Seluruh pembinaan tersebut mengacu pada kerangka kerja 4GO: Go Modern, Go Digital, Go Online, dan Go Global, yang mendorong transformasi UMKM dari aspek operasional hingga ekspansi ke pasar internasional.
Untuk memperkuat ekosistem digital UMKM, Telkom meluncurkan portal www.UMKdigital.id sebagai pusat informasi, edukasi, serta etalase produk UMKM binaan. Portal ini juga dirancang sebagai wadah kolaborasi dan akses bagi pelaku UMKM untuk memperluas jaringan serta menjangkau pasar secara digital.
Tak hanya itu, Telkom juga meluncurkan sejumlah program unggulan, antara lain:
- PackFest: Penyaluran 1,2 juta kemasan modern kepada 1.500 UMK guna meningkatkan daya saing produk di pasar ritel.
- HalalFest: Fasilitasi sertifikasi halal bagi 2.676 pelaku UMKM, guna meningkatkan standar kualitas dan kepercayaan konsumen.
- Digitalisasi operasional: Implementasi 8.293 aplikasi kasir digital dan onboarding 10.478 UMKM ke platform seperti PaDi UMKM, yang memperluas pasar serta efisiensi bisnis.
Senior Vice President Group Sustainability and Corporate Communication Telkom, Ahmad Reza, menegaskan bahwa Telkom akan terus menghadirkan program pemberdayaan UMKM yang relevan dan berkelanjutan.
“Kami memastikan UMKM memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh dan berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian nasional,” tegas Reza.
“Dengan akses pasar, peningkatan kualitas, serta digitalisasi yang menyeluruh, Telkom mendukung UMKM untuk tidak hanya bertahan, tetapi juga unggul di pasar global.”
Telekomunikasi
Melalui Innovillage Telkom Dorong Mahasiswa Jadi Inovator Sosial
Published
1 year agoon
05/05/2025
Momitorday.com – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung transformasi digital nasional dengan mendorong generasi muda untuk tidak sekadar menjadi pengguna teknologi, tetapi juga pencipta solusi berbasis teknologi.
Melalui program Innovillage, Telkom menghadirkan ruang aktualisasi bagi mahasiswa sebagai agen perubahan, sekaligus menjawab tantangan percepatan digitalisasi Indonesia.
Sebagai perusahaan digital telco yang tengah bertransformasi menjadi digital ecosystem enabler, Telkom menyadari pentingnya peran talenta muda dalam menggerakkan ekonomi digital yang inklusif dan berkelanjutan.
Pemerintah sendiri menargetkan sembilan juta talenta digital hingga 2030, yang tak hanya dituntut memiliki kemampuan teknis, tetapi juga berpikir kritis, memiliki kepemimpinan, kepekaan sosial, dan kemampuan berinovasi.
Diluncurkan pada 2020, Innovillage menjadi bagian dari implementasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Telkom. Program ini dirancang sebagai kompetisi inovasi sosial berbasis teknologi digital yang menyasar tantangan lokal, sekaligus berorientasi pada tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs).
Selama lima tahun pelaksanaannya, Innovillage telah menjangkau lebih dari 8.800 mahasiswa dari 400 perguruan tinggi di seluruh Indonesia dan melahirkan lebih dari 670 proyek inovatif di berbagai sektor.
Sejumlah kisah inspiratif lahir dari program ini. Di Bengkayang, Kalimantan Barat, mahasiswa mengembangkan sistem penerangan berbasis tenaga aliran sungai untuk dusun yang belum tersentuh listrik.
Di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, sebuah tim menciptakan sistem peningkatan produktivitas pertanian. Di Bone, Sulawesi Selatan, hadir aplikasi manajemen sampah, sementara di Mojokerto, Jawa Timur, dikembangkan platform pemantauan stunting pada balita.
Ketua Tim Aither dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Riva Rizkiana Ramadhani, mengungkapkan kebanggaannya terlibat dalam program ini. Ia menilai Innovillage memberinya pengalaman berharga untuk berpikir kritis dan kreatif serta menemukan kepercayaan diri untuk terus berinovasi demi kemajuan bangsa.
Lima tahun perjalanan Innovillage tidak hanya melahirkan ratusan inovasi sosial, tetapi juga membentuk ekosistem kolaboratif yang melibatkan mahasiswa, perguruan tinggi, komunitas, dan dunia industri.
Melalui inisiatif ini, Telkom menegaskan keseriusannya dalam berinvestasi untuk masa depan bangsa dengan mencetak generasi muda yang tidak hanya melek digital, tetapi juga berempati, berani berinovasi, dan siap memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Telekomunikasi
Telkom Sediakan Wifi Gratis di Lokasi Mudik Lebaran 2025
Published
1 year agoon
29/03/2025
Monitorday.com – Telkom Indonesia kembali menghadirkan solusi praktis bagi pemudik pada musim Lebaran 2025 dengan menyediakan Wifi gratis melalui Wifi.id Corner (WiCo) Indibiz di berbagai titik strategis yang dilalui pemudik.
Inisiatif ini bertujuan untuk mendukung kenyamanan masyarakat selama perjalanan mudik serta memberikan dampak ekonomi positif bagi pelaku usaha di sekitar lokasi.
Reni Yustiani, OVP Enterprise Marketing & Regional Management Telkom, menjelaskan bahwa kehadiran WiCo Indibiz di pusat-pusat aktivitas mudik diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi pemudik dan masyarakat sekitar.
“Selain sebagai sarana peningkatan engagement komunitas, program ini juga menciptakan peluang pendapatan bagi pelaku usaha di sekitar lokasi pemasangan WiCo Indibiz,” ujarnya dalam keterangannya di Jakarta pada Sabtu (29/3).
Melalui program ini, para pemudik dapat menikmati layanan Wifi gratis dengan kecepatan hingga 100 Mbps di lokasi-lokasi strategis yang ramai dikunjungi selama musim mudik, seperti rest area, ruang komunitas, serta kantor pelaku usaha di dekat pusat keramaian.
WiCo Indibiz tidak hanya menyediakan internet cepat untuk pemudik yang ingin beristirahat, tetapi juga memiliki potensi untuk dijadikan lokasi permanen di area dengan traffic tinggi.
Reni menambahkan, inisiatif ini merupakan bagian dari langkah nyata Telkom untuk memberikan kontribusi positif kepada masyarakat dan memberikan pengalaman berkesan melalui jaringan internet cepat dan gratis selama musim mudik.
Selain itu, Telkom juga telah meningkatkan kapasitas jaringan internet hingga 58 terabit per detik (tbps) untuk mengantisipasi lonjakan trafik selama periode Ramadhan dan Lebaran 2025.
Untuk mempersiapkan kebutuhan data yang meningkat, Telkom juga melakukan persiapan infrastruktur sejak Februari, termasuk drive test untuk memastikan keandalan layanan. Telkom merencanakan 476 titik point of interest (POI) di lebih dari 320 area khusus seperti mal, alun-alun, serta area padat lainnya.
Selain itu, mereka juga memfokuskan 45 jalur mudik, 22 tempat ibadah, dan 54 transportasi publik sebagai bagian dari upaya memenuhi kebutuhan komunikasi masyarakat.
Dengan fasilitas Wifi gratis ini, Telkom berharap dapat memberikan kenyamanan lebih bagi pemudik dan masyarakat yang membutuhkan akses internet cepat selama periode mudik Lebaran 2025.
Telekomunikasi
Telkom Dukung Ekonomi Digital dan UMKM Lewat Entrepreneur Hub 2025
Published
1 year agoon
28/03/2025
Monitorday.com – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) terus memperkuat komitmennya dalam mempercepat pembangunan masyarakat digital di Indonesia.
Dalam rangka mendukung pertumbuhan ekonomi digital dan pemberdayaan UMKM, Telkom berkolaborasi dengan Kementerian UMKM dalam acara Entrepreneur Hub 2025, yang digelar secara hybrid di Hall Harmonis Telkom Bogor.
Acara yang mengusung tema “Entrepreneur Naik Kelas, Ekonomi Tancap Gas” ini dihadiri oleh 75 peserta UMKM secara luring dan 20 wirausaha yang mengikuti acara secara daring. Dalam kegiatan ini, para peserta mendapatkan kesempatan untuk mengikuti talkshow inspiratif, sesi edukasi bisnis, dan demonstrasi teknologi, yang dirancang untuk membantu UMKM bertransformasi ke ekosistem digital.
“Sebagai perusahaan telekomunikasi digital, Telkom bertekad menjadikan transformasi digital sebagai katalisator untuk pertumbuhan bisnis para entrepreneur Indonesia,” ujar Edie Kurniawan, Executive Vice President Telkom Regional II.
Acara Entrepreneur Hub yang sudah berlangsung selama tiga tahun ini bertujuan untuk mempercepat pertumbuhan bisnis wirausaha melalui pemanfaatan teknologi digital. Setelah Bogor, kegiatan ini akan berlanjut ke kota-kota besar lainnya, seperti Bekasi, Banten, dan Jakarta.
Salah satu narasumber dalam acara ini, Wisnu Sakti Dewobroto, Dekan Fakultas Kewirausahaan dan Bisnis Podomoro University, menekankan pentingnya koneksi dengan teknologi untuk perkembangan bisnis. Ia juga memberikan contoh bagaimana perusahaan unicorn dapat meningkatkan omzetnya dengan memanfaatkan inovasi digital, khususnya dalam strategi pemasaran.
Adrian Sani Harahap, Senior Manager MSE Incubation Telkom, menambahkan bahwa digitalisasi menjadi kunci bagi UMKM untuk berkembang. “Kami ingin UMKM yang unggul dan naik kelas, serta memanfaatkan digitalisasi untuk mengakses pasar global,” ujarnya.
Dukungan terhadap inisiatif ini juga datang dari Kementerian UMKM. Christina, Asisten Deputi Bidang Kewirausahaan, menyatakan bahwa Entrepreneur Hub menjadi strategi utama dalam meningkatkan rasio kewirausahaan di Indonesia. “Ini adalah kontribusi luar biasa dari Telkom untuk mendukung pengusaha di Indonesia,” tambahnya.
Melalui kolaborasi ini, Telkom berharap semakin banyak UMKM yang memanfaatkan teknologi digital sebagai pendorong utama dalam pertumbuhan bisnis mereka.
Inisiatif ini sejalan dengan komitmen Telkom untuk menyediakan solusi digital inovatif yang mendukung transformasi ekonomi dan meningkatkan daya saing wirausaha Indonesia.
Telekomunikasi
Telkom Luncurkan Kampus Digital, Dukung Transformasi Pendidikan Berbasis AI
Published
1 year agoon
29/01/2025
Monitorday.com – PT Telkom Indonesia Tbk (Telkom) melalui BigBox menghadirkan program Big Impact untuk mendukung transformasi pendidikan digital di Indonesia.
Inisiatif ini, yang dikemas dalam konsep “Kampus Digital”, bertujuan mengembangkan talenta digital dan mendorong pemanfaatan teknologi Big Data serta Artificial Intelligence (AI) di lingkungan akademik.
Dengan slogan “BigBox Innovation for Campus Thrive”, program ini membantu universitas dalam mengelola data, meningkatkan layanan pendidikan, serta memperkuat sistem keamanan informasi.
EVP Digital Business & Technology Telkom, Komang Budi Aryasa, menegaskan bahwa talenta digital adalah kunci menghadapi tantangan era transformasi digital.
“Big Impact dirancang sebagai program strategis yang mendukung kampus-kampus mengadopsi teknologi canggih, seperti Big Data dan AI,” ujar Komang.
Untuk mewujudkan visi tersebut, Big Impact memiliki empat sub-program utama:
- Demo Produk & Seminar – Menghadirkan pakar dan narasumber kompeten di bidang teknologi digital.
- Workshop AI & Big Data – Pelatihan teknologi yang aplikatif bagi mahasiswa dan akademisi.
- Kolaborasi dengan Lab Riset Kampus – Mendorong penelitian dan inovasi berbasis data.
- Program Sertifikasi BigBox – Memberikan pendidikan serta sertifikasi dalam bidang Big Data dan AI.
Mewujudkan Indonesia Digital 2045
Komang menambahkan bahwa program ini merupakan langkah nyata dalam mendukung visi besar Indonesia Digital 2045, yang bertujuan membangun masyarakat digital berdaya saing tinggi.
“Dimulai dari kampus, kami ingin melahirkan talenta-talenta digital yang siap bersaing di kancah internasional dengan teknologi mutakhir seperti AI,” tambahnya.
Dengan hadirnya Big Impact, Telkom berharap dapat membangun ekosistem digital kampus yang lebih maju serta mempercepat adopsi teknologi di dunia pendidikan, sehingga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) melalui inovasi digital.
Telekomunikasi
Gandeng Evermos, Telkomsel Permudah Pelanggan Dukung Produk UMKM Lewat MyTelkomsel Super App
Published
1 year agoon
29/12/2024
Monitorday.com – Telkomsel menjalin kolaborasi strategis dengan Evermos, platform connected commerce terkemuka di Indonesia dan bagian dari portofolio Telkomsel Ventures.
Kolaborasi ini menghadirkan fitur belanja yang memudahkan pelanggan mengakses produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) secara praktis melalui MyTelkomsel Super App.
Fitur belanja dari Evermos di MyTelkomsel Super App menawarkan berbagai produk berkualitas, mulai dari fashion, makanan dan minuman, kecantikan, kesehatan, hingga perlengkapan ibadah.
Langkah ini sejalan dengan transformasi MyTelkomsel menjadi Super App digital lifestyle yang mengintegrasikan hiburan dan layanan e-commerce.
Untuk menggunakan fitur ini, pelanggan cukup mencari kata kunci “Produk UMKM” atau “Evermos” di aplikasi MyTelkomsel, lalu klik logo Evermos untuk langsung menuju halaman belanja.
Proses transaksi pun sederhana: pilih produk favorit, masukkan ke keranjang, lengkapi data transaksi, isi alamat pengiriman, dan pilih metode pembayaran, seperti Virtual Account (VA), kartu kredit/debit, atau gerai seperti Alfamart dan Indomaret.
Vice President Customer Journey and Digital Experience Telkomsel, Nirwan Lesmana, mengungkapkan, “Kolaborasi dengan Evermos adalah bukti komitmen Telkomsel dalam mempermudah pelanggan mengakses produk UMKM berkualitas melalui MyTelkomsel Super App.
“Kami berharap langkah ini mendukung pertumbuhan ekosistem UMKM di Indonesia.”
Co-Founder & Acting CEO Evermos, Ilham Taufiq, menambahkan, “Kolaborasi ini memperkuat misi Evermos untuk mendukung pelaku UMKM agar terus berkembang.
“Lebih dari 50 ribu pelanggan Telkomsel telah mengakses produk UMKM melalui platform kami, memberikan dampak positif terhadap pemberdayaan UMKM sekaligus membuka saluran distribusi digital baru.”
Fashion menjadi kategori paling laris dengan kontribusi 46% dari total penjualan, disusul makanan (21%) dan kecantikan (12%).
Evermos, sebagai portofolio Telkomsel Ventures, mendukung pelaku UMKM di kota-kota tier 2 dan 3 dengan layanan connected commerce berbasis prinsip syariah, membantu mereka memulai dan mengembangkan usaha.
Telkomsel Ventures, unit investasi Telkomsel, berfokus mendukung startup inovatif yang memperkuat ekosistem digital Indonesia.
Dengan akses modal, jaringan, dan pengalaman Telkomsel, startup seperti Evermos mampu tumbuh dan memberikan manfaat nyata bagi UMKM.
MyTelkomsel Super App telah diunduh lebih dari 100 juta kali dengan 50 juta pengguna aktif bulanan.
Aplikasi ini menawarkan layanan terpadu, mulai dari hiburan hingga gaya hidup, serta fitur e-commerce berbasis kecerdasan buatan seperti Smart Search dan asisten virtual Veronika, yang memberikan pengalaman pengguna lebih intuitif dan efisien.
Kolaborasi Telkomsel dan Evermos ini membuka peluang besar bagi UMKM Indonesia untuk lebih berkembang dan menjangkau pasar yang lebih luas.
Informasi lebih lanjut mengenai produk UMKM berkualitas dari Evermos dapat diakses melalui MyTelkomsel Super App atau laman resmi Evermos di https://evermos.com.
Telekomunikasi
Telkom Infrastruktur – MyRepublic Kolaborasi Hadirkan Akses Internet Berkualitas Tinggi
Published
1 year agoon
17/12/2024
Monitorday.com – PT Telkom Infrastruktur Indonesia (TIF) menjalin kerja sama strategis dengan PT Eka Mas Republik (MyRepublic) untuk layanan Fiber to The Home (FTTH). Kolaborasi ini diresmikan melalui penandatanganan perjanjian kerja sama di Telkom Landmark Tower, Senin (16/12).
Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama TIF I Ketut Budi Utama dan Chief Executive Officer MyRepublic Timotius Max Sulaiman, dengan dihadiri sejumlah pejabat dari kedua perusahaan.
Kerja sama ini bertujuan memanfaatkan infrastruktur FTTH milik TIF untuk mendukung layanan internet MyRepublic. TIF menyediakan infrastruktur dengan bandwidth hingga 500 Mbps dan rasio simetris 1:1 untuk uplink dan downlink.
Meningkatkan Konektivitas Digital
Direktur Utama TIF I Ketut Budi Utama menyatakan kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat transformasi digital Indonesia.
“Kolaborasi ini sejalan dengan visi TIF untuk mendukung penguatan bisnis infrastruktur digital dan percepatan transformasi digital nasional,” ujarnya.
Chief Executive Officer MyRepublic Timotius Max Sulaiman juga menekankan pentingnya kemitraan ini dalam memperluas cakupan layanan MyRepublic.
“Kami berkomitmen menghadirkan layanan internet terbaik dengan visi ‘Pride of Indonesia’ untuk mendukung produktivitas masyarakat di berbagai sektor,” ujarnya.
Layanan Unggulan
MyRepublic menghadirkan internet berbasis serat optik tanpa batas kuota (no FUP), dengan kecepatan simetris upload dan download.
Selain itu, perusahaan menawarkan layanan TV dengan berbagai channel hiburan yang terintegrasi platform streaming seperti Vidio, WeTV, Vision+, dan lainnya.
TIF juga memanfaatkan pengalaman operasionalnya melalui Managed Service Agreement (MSA) dengan TelkomGroup sejak Agustus 2024.
Kini, perusahaan fokus mengembangkan segmen wholesale dan siap menjalin kolaborasi lebih luas melalui berbagai bentuk kemitraan.
Optimisme Masa Depan
Kedua perusahaan optimistis kolaborasi ini akan mempercepat pembangunan infrastruktur digital modern dan inklusif, menciptakan nilai baru dalam penyediaan konektivitas efisien.
“Dengan konsep network sharing, pelanggan dapat menikmati layanan internet berkecepatan tinggi tanpa perlu membangun infrastruktur sendiri,” tambah Ketut.
Sinergi ini diharapkan memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat, sekaligus memperkuat posisi Indonesia di era digital.
Telekomunikasi
Telkom dan Alibaba Cloud Jalin Kemitraan Perkuat Ekosistem Digital Indonesia
Published
1 year agoon
10/12/2024
Monitorday.com – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) resmi menjalin kemitraan strategis dengan Alibaba Cloud untuk memperkuat layanan berbasis cloud dan teknologi kecerdasan buatan (AI) di Indonesia.
Kerja sama ini diumumkan dalam Alibaba Cloud Global Partner Summit 2024 yang digelar pada 3 Desember lalu.
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dilakukan oleh Direktur Strategic Portfolio Telkom, Budi Setyawan Wijaya, dan Presiden Bisnis Internasional Alibaba Cloud Intelligence, Selina Yuan.
Kemitraan ini bertujuan mempercepat transformasi digital di Indonesia, menciptakan solusi inovatif, dan mendukung ekosistem ekonomi digital.
Dorong Transformasi Digital
Kemitraan ini dinilai sebagai langkah strategis dalam pengembangan solusi cloud yang lebih komprehensif dan inovatif di Indonesia.
Direktur Strategic Portfolio Telkom, Budi Setyawan Wijaya, optimistis kolaborasi ini akan meningkatkan kapabilitas layanan cloud Telkom secara signifikan.
“Kami yakin kemitraan ini tidak hanya memperkuat posisi Telkom di pasar digital, tetapi juga memberikan solusi yang efektif dan efisien bagi pelanggan kami,” ujar Budi.
Telkomsigma, anak perusahaan Telkom yang berperan sebagai distributor Alibaba Cloud, turut mendukung kerja sama ini.
Direktur Utama Telkomsigma, Dwi Sulistiani, menegaskan komitmen perusahaan untuk menyediakan ekosistem hybrid-cloud terbaik yang andal dan berbasis AI.
Komitmen Alibaba Cloud
Presiden Bisnis Internasional Alibaba Cloud Intelligence, Selina Yuan, menyatakan kolaborasi adalah kunci untuk membuka peluang inovasi di era digital.
“Dengan mitra global kami, termasuk Telkom, kami percaya bisa menciptakan lanskap digital baru yang relevan di era AI dan memenuhi kebutuhan bisnis yang terus berkembang,” ungkap Selina.
Country Manager Indonesia Alibaba Cloud, Sean Yuan, menambahkan bahwa kerja sama ini menjadi tonggak penting dalam mendorong transformasi digital dan mempercepat pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia.
Fokus pada Talenta Digital dan Infrastruktur
Selain menawarkan layanan cloud dan solusi berbasis AI, kemitraan ini juga akan mendukung pengembangan talenta digital di Indonesia.
Dengan infrastruktur Telkom yang luas, termasuk pusat data dan jaringan, serta teknologi mutakhir dari Alibaba Cloud, kerja sama ini diharapkan mampu mempercepat kapabilitas digital nasional.
Kerja sama ini tidak hanya bertujuan mendukung transformasi digital, tetapi juga membantu mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
Dengan perpaduan keahlian Telkom dan Alibaba Cloud, ekosistem digital di Indonesia diyakini akan berkembang lebih pesat.
Kemendikdasmen Pastikan Guru Non-ASN Tetap Bisa Mengajar Setelah 2026
Di Balik Rebalancing MSCI Penyebab Tekanan IHSG
Ekonomi Jepang Menguat, Sinyal Kenaikan Suku Bunga
Perspektif BI tentang Stabilitas Rupiah
IHSG Turun 3% Tekanan di Saham Barang Baku dan Energi Kuat
Posisi Isa dalam Rukun Iman: Mengapa Wajib Diimani?
Tahan Dolar AS, Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun per Hari ke Pasar Obligasi
SPMB Jabar 2026 Resmi Dimulai, Sekolah Maung Jadi Program Unggulan Baru
Akhir Era Dani Carvajal di Real Madrid: Sang Kapten Resmi Berpisah Usai 23 Tahun
Terobosan Baru! UMY Ubah Sistem Karier Dosen, Begini Skemanya
Culik WNI-Cegat Armada Kemanusiaan Gaza, Kemlu RI Kecam Israel
Kemkomdigi Kaji Kebijakan Wajib Cantumkan Nomor HP untuk Registrasi Media Sosial
Prabowo Serahkan Pesawat MRCA Rafale dan Sistem Pertahanan Modern ke TNI
Penyelamatan Anggaran Negara
Resmikan RS Muhammadiyah di Lombok Timur, Abdul Mu’ti: Kalau Sudah Niat Sulit Dihentikan
Ukir Sejarah, Calvin Verdonk Jadi Pemain RI Pertama Tampil di Liga Champions
KPop Demon Hunters Siap Gelar Tur Global, Mulai Kapan?
Kata-kata Marc Klok Usai Persib Patahkan Tren Buruk Kontra PSM
Rupiah Melejit, Optimisme Meroket
