Connect with us

News

Culik WNI-Cegat Armada Kemanusiaan Gaza, Kemlu RI Kecam Israel

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mengecam keras tindakan militer Israel yang mencegat armada misi kemanusiaan internasional Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 di perairan Siprus, Mediterania Timur. Dalam insiden tersebut, sejumlah warga negara Indonesia (WNI) yang tergabung dalam misi dilaporkan ikut terdampak.

Juru bicara Kemlu RI, Yvonne Mewengkang, mengatakan pemerintah Indonesia menilai tindakan Israel sebagai pelanggaran terhadap misi kemanusiaan yang bertujuan menyalurkan bantuan ke Jalur Gaza, Palestina.

“Kementerian Luar Negeri mengecam keras tindakan Militer Israel yang telah mencegat sejumlah kapal yang tergabung dalam rombongan misi kemanusiaan internasional Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 di sekitar perairan Siprus, Mediterania Timur,” ujar Yvonne kepada awak media, Senin (18/5).

GSF merupakan inisiatif internasional untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza yang masih mengalami blokade total di tengah agresi Israel.

Berdasarkan informasi sementara, sedikitnya 10 kapal dilaporkan telah ditahan, termasuk kapal Amanda, Barbaros, Josef, dan Blue Toys. Salah satu WNI bernama Andi Angga Prasadewa yang merupakan delegasi Global Peace Convoy Indonesia (GPCI)–Rumah Zakat diketahui berada di kapal Josef.

Sementara itu, kapal yang membawa jurnalis Republika, Bambang Noroyono, hingga kini belum dapat dihubungi dan status kapalnya masih belum diketahui.

Yvonne menyebut situasi di lapangan masih berkembang sangat cepat dan pemerintah terus memantau perkembangan terbaru.

“Situasi di lapangan masih sangat dinamis dan kemungkinan perkembangan tetap perlu diantisipasi,” katanya.

Kemlu RI mendesak pemerintah Israel segera membebaskan seluruh kapal beserta awak misi kemanusiaan yang ditahan serta menjamin distribusi bantuan kemanusiaan kepada rakyat Palestina sesuai hukum humaniter internasional.

Sejak awal insiden, Kemlu RI telah berkoordinasi dengan KBRI Ankara, KBRI Kairo, dan KBRI Amman untuk menyiapkan langkah antisipatif guna memastikan keselamatan para WNI dan mempercepat proses pemulangan jika diperlukan.

Selain itu, Kemlu juga terus menjalin komunikasi dengan berbagai pihak terkait untuk memperoleh informasi terkini mengenai kondisi para WNI yang berada dalam misi tersebut.

“Pelindungan WNI akan terus menjadi prioritas utama Pemerintah Indonesia di tengah situasi yang berkembang sangat cepat,” lanjut Yvonne.

Mengacu pada informasi dari akun Instagram GPCI, terdapat sembilan WNI yang ikut dalam pelayaran kemanusiaan tersebut. Mereka antara lain Herman Budianto Sudarsono, Ronggo Wirasanu, Andi Angga Prasadewa, Aras Asad Muhammad, Hendro Prasetyo, Andre Prasetyo Nugroho, dan Rahendro Herubowo.

Pemimpin Redaksi Republika, Andi Muhyidin, menegaskan pihaknya memberikan perhatian serius terhadap keselamatan para relawan dan jurnalis yang terlibat dalam misi kemanusiaan tersebut.

“Keselamatan mereka menjadi perhatian serius kami,” ujarnya dalam pernyataan resmi.

Ia juga menegaskan dukungan terhadap misi kemanusiaan internasional untuk Palestina.

“Kami berdiri bersama para relawan kemanusiaan dunia. Dan kami menolak segala bentuk kriminalisasi terhadap misi kemanusiaan di perairan internasional,” kata Andi.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News

Terobosan Baru! UMY Ubah Sistem Karier Dosen, Begini Skemanya

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) membuat terobosan baru dalam sistem pengembangan karier dosen. Kampus swasta tersebut resmi menerapkan pemisahan jalur karier dosen berdasarkan minat dan kompetensi masing-masing, yakni sebagai pengajar, peneliti, atau fokus pada pengabdian masyarakat.

Kebijakan baru itu disampaikan langsung oleh Rektor UMY, Achmad Nurmandi, dalam forum Focus Group Discussion (FGD) bersama pimpinan fakultas, program studi, dan ketua pusat studi di lingkungan UMY, Jumat (15/5/2026).

Melalui kebijakan tersebut, dosen tidak lagi diwajibkan menjalankan seluruh tugas tridarma perguruan tinggi dengan porsi yang sama secara bersamaan. UMY memberikan ruang bagi para dosen untuk memilih jalur karier sesuai kekuatan dan talenta mereka.

Nurmandi menilai selama ini banyak dosen menghadapi beban kerja yang terlalu berat dan tidak realistis. Menurutnya, dosen dituntut mengajar hingga 40 SKS per tahun, namun tetap dibebani target publikasi ilmiah dalam jumlah besar.

“Kalau harus publikasi 3-4 per tahun dan tetap diharuskan mengajar sampai 40 SKS, ya bisa dipastikan akan kesulitan. Ini tidak mungkin,” ujar Nurmandi.

Dalam skema baru tersebut, UMY membagi karier dosen menjadi tiga jalur utama.

1. Jalur Pengajar

Dosen pada jalur ini akan difokuskan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas. Mereka diarahkan memperkuat metode pengajaran, pengembangan kurikulum, pendampingan mahasiswa, hingga inovasi pembelajaran berbasis teknologi.

UMY berharap jalur ini mampu menghasilkan lulusan berkualitas melalui proses pembelajaran yang lebih optimal.

2. Jalur Peneliti

Bagi dosen yang memilih jalur peneliti, fokus utama diarahkan pada pengembangan karya ilmiah, publikasi internasional, kolaborasi riset, dan inovasi akademik. Dosen peneliti tidak lagi dibebani kewajiban mengajar penuh seperti sebelumnya.

Menurut Nurmandi, dosen yang memiliki bakat kuat dalam riset perlu diberi ruang lebih luas untuk berkembang.

“Dosen yang memang talentanya riset, sebaiknya memang difokuskan untuk riset saja. Riset itu dunia yang selalu menjanjikan, dan bagi saya pribadi, menyenangkan,” katanya.

Kebijakan tersebut juga berlaku bagi pejabat struktural kampus seperti dekan hingga rektor yang tidak lagi dibebani target publikasi setara dosen peneliti.

3. Jalur Pengabdian Masyarakat

Selain pengajar dan peneliti, UMY juga membuka jalur khusus bagi dosen yang ingin fokus pada pengabdian masyarakat. Jalur ini diarahkan untuk memperkuat kontribusi kampus dalam pemberdayaan sosial, pendampingan masyarakat, pengembangan desa, hingga program kemanusiaan.

Melalui skema tersebut, dosen diharapkan dapat menjadi penghubung antara dunia akademik dengan kebutuhan nyata masyarakat.

UMY menilai kebijakan pemisahan jalur karier dosen merupakan langkah strategis untuk meningkatkan mutu pendidikan sekaligus reputasi kampus di tingkat nasional maupun internasional.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, dan Hilirisasi UMY, Supriyatiningsih, mengatakan pihak kampus juga tengah merevitalisasi pusat studi agar lebih produktif menghasilkan publikasi ilmiah dan kerja sama internasional.

Menurutnya, pusat studi akan menjadi salah satu motor utama dalam meningkatkan reputasi akademik UMY di level global.

“Pusat Studi adalah salah satu jangkar UMY untuk bisa menempatkan universitas ini pada proses-proses akademik,” ujar Supriyatiningsih.

Kebijakan pemisahan jalur karier dosen ini dinilai menjadi salah satu terobosan baru dalam dunia pendidikan tinggi Indonesia, terutama dalam upaya menyesuaikan beban kerja dosen dengan kompetensi dan produktivitas masing-masing.

Continue Reading

News

Kemkomdigi Kaji Kebijakan Wajib Cantumkan Nomor HP untuk Registrasi Media Sosial

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) tengah mengkaji kebijakan yang mewajibkan pengguna media sosial mencantumkan nomor telepon seluler saat melakukan registrasi akun. Langkah ini disebut sebagai upaya memperkuat akuntabilitas pengguna dan menjaga ketahanan ruang digital nasional.

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, mengatakan rencana tersebut saat ini masih dalam tahap konsultasi publik. Pernyataan itu disampaikan dalam rapat kerja bersama Komisi I DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin.

“Ini yang sedang kita godok dengan konsultasi publik tentunya agar bagaimana orang ketika masuk ke sosial media wajib menaruh nomor teleponnya sehingga identitasnya jelas,” ujar Meutya.

Menurut Meutya, saat ini pencantuman nomor telepon dalam pembuatan akun media sosial masih bersifat opsional. Jika kebijakan diterapkan, identitas pengguna dinilai akan lebih jelas sehingga mereka dapat lebih bertanggung jawab terhadap konten yang diunggah.

“Mereka menjadi akuntabel atau bertanggung jawab terhadap tulisan-tulisan yang ditayangkan,” katanya.

Selain mewajibkan nomor telepon, Kemkomdigi juga berencana memperkuat sistem identitas digital terverifikasi melalui Penyelenggara Sertifikasi Elektronik (PSrE). Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah menghadapi ancaman misinformasi, disinformasi, serta penyalahgunaan teknologi deepfake di ruang digital.

Dalam upaya pengawasan, Kemkomdigi disebut terus melakukan patroli siber untuk menindak konten disinformasi dan ujaran kebencian melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga. Pemerintah juga memperketat pengawasan terhadap platform digital dengan meminta laporan transparansi dan penjelasan terkait sistem moderasi konten.

Namun, Meutya mengungkapkan tingkat kepatuhan platform digital terhadap permintaan moderasi konten dari pemerintah masih rendah, yakni sekitar 20 persen.

Karena itu, pemerintah mulai melakukan pemeriksaan dan investigasi langsung terhadap sejumlah platform digital. Salah satunya adalah Meta terkait penanganan hoaks kesehatan dan kepatuhan terhadap aturan perlindungan anak dalam PP Tunas.

Pemerintah juga mempertimbangkan aturan yang mewajibkan platform digital memiliki kantor perwakilan di Indonesia agar koordinasi terkait perlindungan ruang digital dapat berjalan lebih cepat dan efektif.

Meutya menegaskan penguatan ketahanan nasional di ruang digital tidak hanya dilakukan melalui pengawasan platform, tetapi juga lewat edukasi langsung kepada masyarakat.

“Kita meyakini bahwa hal-hal untuk menjaga ketahanan nasional di sosial media tidak berarti seluruh kegiatannya harus di media sosial. Tapi, pertemuan-pertemuan fisik dengan masyarakat, diskusi, sosialisasi, edukasi, itu menjadi peran yang juga amat penting,” ujarnya.

Continue Reading

News

Prabowo Serahkan Pesawat MRCA Rafale dan Sistem Pertahanan Modern ke TNI

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Presiden Prabowo Subianto menyerahkan alat utama sistem persenjataan (alutsista) strategis kepada Tentara Nasional Indonesia (TNI) guna memperkuat postur pertahanan udara Indonesia secara komprehensif. Alutsista yang diserahkan pada Senin (18/05/2026) di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta yakni enam pesawat MRCA Rafale, empat pesawat Falcon 8X, satu pesawat Airbus A400M MRTT, satu missile meteor dan enam smart weapon hammer, serta satu radar GCI GM403.

Mengawali proses penyerahan, Presiden Prabowo melepas tirai logo Skadron Udara 12 di bagian depan badan pesawat MRCA Rafale. Selanjutnya, Presiden melakukan prosesi penyiraman air ke bagian depan pesawat.

Rangkaian prosesi penyerahan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan kunci pesawat secara simbolis oleh Presiden Prabowo kepada Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto. Setelahnya, Panglima TNI menyerahkan kunci tersebut kepada Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono.

Usai prosesi, Presiden langsung meninjau pesawat MRCA Rafale, serta alutsista lainnya. Dalam keterangannya usai peninjauan, Kepala Negara menyampaikan bahwa penambahan alutsista ini sebagai tonggak penguatan pertahanan nasional.

“Baru saja kita menerima secara resmi dengan adat kita, penambahan alutsista untuk angkatan udara kita. Kita menerima ada enam pesawat tempur ya Rafale, dan pesawat angkut Falcon, pesawat angkut VIP dan A400, ada radar juga,” ucap Presiden.

Kehadiran berbagai platform pertahanan udara ini menandai langkah strategis pemerintah dalam membangun kekuatan udara yang terintegrasi. Pesawat MRCA Rafale akan memperkuat kemampuan tempur udara-ke-udara dan udara-ke-darat TNI AU melalui dukungan rudal jarak jauh meteor dan hammer.

Sementara, pesawat Falcon 8X akan mendukung mobilitas strategis, misi komando, dan pengawasan. Adapun pesawat A400M MRTT menjadi elemen penting dalam memperkuat kemampuan angkut strategis dan pengisian bahan bakar di udara.

Di sisi lain, radar GCI GM403 akan berfungsi sebagai sistem deteksi dini terhadap ancaman udara. Radar ini turut membantu mengarahkan pesawat tempur menuju sasaran yang melanggar kedaulatan wilayah udara Indonesia.

Sebelumnya, alutsista strategis berupa satu pesawat Airbus A400M telah diserahkan kepada TNI pada November 2025 lalu. Pesawat ini telah menambah kekuatan TNI Angkatan Udara dalam berbagai operasi.

Turut hadir dalam acara penyerahan tersebut yakni Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, dan para kepala staf angkatan. Tampak hadir pula sejumlah perwakilan negara sahabat.

Continue Reading

News

Penyelamatan Anggaran Negara

Presiden Prabowo Subianto terus mengawal pengembalian uang hasil penegakan hukum ke kas negara. Hingga Mei 2026, total uang tunai yang berhasil diselamatkan mencapai lebih dari Rp40 triliun.

Aruna Zahra

Published

on

penyelamatan anggaran negara

Continue Reading

News

Resmikan RS Muhammadiyah di Lombok Timur, Abdul Mu’ti: Kalau Sudah Niat Sulit Dihentikan

RS Muhammadiyah Lombok Timur diresmikan, memperkuat komitmen Muhammadiyah dalam pelayanan kesehatan. Proyek ini diharapkan beroperasi Oktober 2026.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Muhammadiyah terus memperluas kontribusinya di sektor kesehatan dengan memulai pembangunan Rumah Sakit Muhammadiyah di Kabupaten Lombok Timur. Kehadiran rumah sakit tersebut diharapkan mampu meningkatkan akses layanan kesehatan masyarakat, terutama di wilayah yang masih membutuhkan fasilitas medis memadai.

Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Abdul Mu’ti, menegaskan pembangunan rumah sakit itu menjadi bukti komitmen Muhammadiyah dalam menghadirkan pelayanan publik yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

“Rumah sakit ini sebagai bukti bahwa Muhammadiyah kalau sudah berniat, sulit dihentikan,” ujar Abdul Mu’ti saat meresmikan pembangunan RS Muhammadiyah Lombok Timur, Minggu (17/5/2026).

Abdul Mu’ti mengaku mengikuti langsung proses pembangunan rumah sakit tersebut sejak awal. Menurutnya, berbagai tantangan yang muncul tidak mengurangi semangat Muhammadiyah untuk mewujudkan fasilitas kesehatan baru bagi masyarakat NTB.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI itu juga mencontohkan sejumlah proyek Muhammadiyah di berbagai daerah yang berhasil diwujudkan meski berawal dari keterbatasan anggaran. Ia menilai semangat gotong royong menjadi kekuatan utama Muhammadiyah dalam membangun fasilitas sosial dan kesehatan.

“Orang Muhammadiyah itu kalau sudah punya niat, susah dihentikan. Kadang bedanya tipis antara niat dan nekat. Rancangan Rp100 miliar, mulainya Rp100 juta, tapi selesai juga,” kata Abdul Mu’ti yang disambut tawa hadirin.

Menurutnya, Muhammadiyah kini memiliki sistem dukungan antardaerah yang memungkinkan wilayah lebih maju membantu daerah berkembang, termasuk dalam penyediaan ambulans, alat kesehatan, hingga pendampingan manajemen rumah sakit.

“Tujuannya agar layanan kesehatan benar-benar bisa menjangkau masyarakat yang sulit mengakses fasilitas kesehatan,” ujarnya.

Selain pembangunan fasilitas kesehatan, Abdul Mu’ti juga menekankan pentingnya membangun budaya hidup sehat di tengah masyarakat. Ia mengingatkan bahwa kesehatan tidak hanya bergantung pada rumah sakit, tetapi juga pola hidup sehari-hari.

Mengacu pada data Kementerian Kesehatan, ia menyebut masalah kesehatan yang banyak dialami anak sekolah saat ini meliputi gangguan gigi, mata, dan telinga akibat pola makan tidak sehat, penggunaan gawai berlebihan, serta minim aktivitas fisik.

“Lebih baik membangun masyarakat yang hidup sehat dan lingkungan yang sehat daripada hanya membangun rumah sakit,” tegasnya.

Sementara itu, Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhammad Iqbal, menyampaikan apresiasi atas pembangunan RS Muhammadiyah Lombok Timur. Ia optimistis rumah sakit tersebut akan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di daerah.

Menurut Iqbal, rumah sakit itu ditargetkan mulai beroperasi pada Oktober 2026. Pemerintah daerah pun mengajak seluruh pihak mendukung proses pembangunan agar pelayanan kesehatan dapat berjalan optimal.

“RS ini direncanakan beroperasi Oktober 2026. Mari kita dukung untuk peningkatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ujar Iqbal.

Ia juga menilai Muhammadiyah memiliki pengalaman panjang dan sumber daya manusia yang kuat dalam mengelola lembaga pendidikan serta kesehatan. Karena itu, ia yakin rumah sakit tersebut akan berkembang pesat dan memberi manfaat besar bagi masyarakat Lombok Timur.

Pembangunan RS Muhammadiyah Lombok Timur sekaligus memperkuat peran organisasi keagamaan dalam mendukung pelayanan publik, khususnya di bidang kesehatan, di tengah meningkatnya kebutuhan layanan medis masyarakat daerah.

Continue Reading

News

Kemdiktisaintek Buka Suara Soal Prodi Teknik Diubah Jadi Rekayasa

Kemdiktisaintek klarifikasi bahwa perguruan tinggi tak wajib ubah nama prodi teknik ke rekayasa. Keduanya sah dan tetap diakui.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Ramainya pembahasan mengenai perubahan nama program studi teknik menjadi rekayasa di kalangan akademisi dan mahasiswa akhirnya mendapat penjelasan resmi dari pemerintah. Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) RI memastikan perguruan tinggi tidak diwajibkan mengubah nomenklatur program studi teknik yang telah lama digunakan.

Penegasan tersebut disampaikan menyusul munculnya berbagai tafsir terhadap Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Nomor 96/B/KPT/2025 tentang Nama Program Studi pada Jenis Pendidikan Akademik dan Pendidikan Profesi.

Dalam keputusan itu, pemerintah memang memperkenalkan istilah “rekayasa” sebagai padanan resmi kata engineering dalam bahasa Indonesia. Namun demikian, istilah “teknik” tetap diakui dan sah digunakan oleh seluruh perguruan tinggi di Indonesia.

“Tidak perlu dilakukan perubahan terhadap nama-nama program studi teknik yang saat ini telah ada. Tidak terdapat kebijakan yang mewajibkan perguruan tinggi mengubah nomenklatur ‘Teknik’ menjadi ‘Rekayasa’,” tulis Kemdiktisaintek dalam keterangan resminya, Sabtu (16/5/2026).

Klarifikasi tersebut sekaligus menjawab kekhawatiran sejumlah kampus yang sebelumnya mengira mereka harus melakukan perubahan administratif besar-besaran, mulai dari penyesuaian dokumen akademik, akreditasi, hingga identitas program studi.

Dalam aturan tersebut dijelaskan bahwa perguruan tinggi, khususnya perguruan tinggi negeri badan hukum (PTN-BH), memiliki fleksibilitas untuk menggunakan nama program studi yang sepadan dengan nomenklatur resmi pemerintah. Kampus juga diberikan ruang menyesuaikan nama prodi dengan kebutuhan pengembangan ilmu pengetahuan dan kurikulum masing-masing.

Kemdiktisaintek menegaskan penggunaan istilah “rekayasa” bukan untuk menggantikan istilah “teknik” yang selama ini telah melekat kuat dalam dunia pendidikan tinggi Indonesia. Keduanya tetap berada dalam rumpun keilmuan engineering.

Secara bahasa, rekayasa merupakan terjemahan baku dari engineering dalam bahasa Indonesia. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), rekayasa diartikan sebagai penerapan kaidah ilmu dalam perancangan, pembangunan, dan pengoperasian teknologi maupun sistem secara efektif dan efisien.

Meski begitu, nomenklatur yang telah lama dikenal seperti teknik sipil, teknik mesin, teknik elektro, teknik industri, dan teknik kimia tetap sah serta diakui secara akademik.

Pemerintah juga menilai istilah “rekayasa” lebih relevan digunakan pada bidang multidisipliner dan teknologi baru yang terus berkembang. Beberapa di antaranya seperti rekayasa perangkat lunak, rekayasa hayati, teknologi rekayasa komputer, dan teknologi rekayasa material maju.

Pengamat pendidikan tinggi, Eko H, menilai fleksibilitas nomenklatur tersebut justru menjadi keuntungan bagi perguruan tinggi dalam menyesuaikan diri dengan perkembangan industri dan tren global.

Di sisi lain, istilah “teknik” yang telah mapan dinilai tetap memiliki kekuatan historis dan pengakuan luas di masyarakat maupun dunia kerja.

Kebijakan ini dinilai menjadi upaya pemerintah menjaga keseimbangan antara modernisasi pendidikan tinggi dan identitas akademik yang telah berkembang selama puluhan tahun di Indonesia.

Dengan adanya penegasan terbaru dari Kemdiktisaintek, masyarakat dan civitas akademika diharapkan tidak lagi salah memahami kebijakan nomenklatur program studi. Perguruan tinggi tetap bebas menggunakan istilah “teknik” tanpa khawatir kehilangan pengakuan akademik maupun legalitas program studinya.

Ke depan, pemerintah juga membuka ruang lebih luas bagi kampus untuk mengembangkan nomenklatur program studi yang lebih adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan industri global.

Continue Reading

News

Prabowo: Ketahanan Pangan Jadi Fondasi Kedaulatan Bangsa

Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya ketahanan pangan sebagai fondasi kedaulatan bangsa. Simak ulasan program pemerintah dan peran Polri dalam menjaga pasokan serta gizi nasional.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa ketahanan pangan menjadi fondasi utama dalam menjaga kedaulatan bangsa. Hal tersebut disampaikan Kepala Negara pada acara panen raya jagung serentak kuartal II dan groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri serta launching operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri Tahun 2026 di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, pada Sabtu (16/05/2026).

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyebut penguatan ketahanan pangan dilakukan melalui sinergi berbagai program strategis pemerintah, mulai dari Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Merah Putih, hingga pembangunan desa nelayan yang didukung sektor pertanian, peternakan, dan perikanan nasional.

“Dengan Koperasi Merah Putih, MBG, Desa Nelayan ditopang oleh kemampuan pertanian kita, ditopang oleh perikanan kita, produksi pangan kita aman. Aman karbohidrat, aman protein, aman ternak. Jagung strategis untuk pakan ternak. Jadi kedaulatan kita terjaga dan diamankan,” ujar Presiden.

Selain itu, Presiden Prabowo juga menegaskan bahwa program MBG akan terus dilanjutkan karena memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Namun, Kepala Negara mengingatkan agar pelaksanaannya dilakukan secara tertib dan bebas dari penyelewengan.

“MBG akan kita teruskan, tapi kita harus tertibkan ke dalam. Tidak boleh ada penyelewengan karena MBG begitu penting, begitu strategis untuk rakyat,” imbuh Presiden Prabowo.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Negara turut mengapresiasi langkah Polri dalam memperkuat infrastruktur pangan nasional melalui pembangunan gudang ketahanan pangan dan pengoperasian SPPG di berbagai daerah. Presiden Prabowo mengatakan bahwa keberadaan fasilitas tersebut akan mendukung stabilitas pasokan pangan sekaligus pemenuhan gizi masyarakat.

Groundbreaking 10 gudang ketahanan pangan ditambah yang 18 sudah kau bangun, luar biasa. Launching Operasional 166 SPPG baru juga terima kasih. Sehingga saudara nanti akan berperan penting,” tutur Presiden Prabowo.

Selain memperkuat ketahanan pangan, Kepala Negara menegaskan bahwa pemerintah tetap berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemerataan akses pendidikan. Pemerintah, lanjut Presiden, akan terus memperbaiki fasilitas pendidikan, memperluas Sekolah Rakyat, hingga menghadirkan teknologi pembelajaran digital di seluruh sekolah Indonesia agar seluruh anak bangsa memiliki kesempatan belajar yang setara.

“Kita bertekad untuk memperbaiki seluruh sekolah Indonesia untuk anak-anak rakyat kita. Kita bertekad semua anaknya orang yang paling lemah bisa sekolah dengan baik. Kita bangun sekolah rakyat. Kalau tidak salah di Tuban sudah ada sekolah rakyat. Akan kita tingkatkan jumlahnya dan kemampuannya,” pungkas Kepala Negara 

Continue Reading

News

Kapolri Ungkap Polri Sudah Miliki 1.376 SPPG, Dukung Program MBG

Polri telah membentuk 1.376 SPPG untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis, diproyeksikan melayani jutaan orang dan menciptakan puluhan ribu lapangan kerja. Ribuan unit SPPG ini juga memiliki sertifikasi kelayakan dan keamanan pangan.

Natsir Amir

Published

on

Monitorday.com – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan, sampai saat ini Polri sudah memiliki 1.376 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Ini terkait dengan langkah mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) Presiden Prabowo Subianto.

Kapolri mengungkapkan hal itu saat menyampaikan laporan di hadapan Presiden dalam acara panen raya jagung serentak kuartal II, groundbreaking 10 gudang ketahanan Polri serta launching operasional 166 SPPG Polri di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).

“Di sisi lain, dalam mendukung MBG, sampai dengan hari ini, kami laporkan Polri telah memiliki 1.376 SPPG,” kata Sigit.

Menurut dia, ribuan SPPG itu terdiri atas 736 SPPG telah beroperasi, 172 persiapan operasional, dan 468 SPPG dalam tahap pembangunan. 

Ia menjelaskan, jika seluruh SPPG tersebut telah beroperasi, diproyeksikan dapat memberikan manfaat bagi 3,44 juta orang dan menyerap 68.800 tenaga kerja.

Dalam memenuhi standar kelayakan dan keamanan pangan, jelas dia, SPPG Polri telah memiliki sejumlah sertifikat, yakni Sertifikat Penjamah Makanan, Sertifikat Laik Higiene Sanitasi, Sertifikat Jaminan Produk Halal, Sertifikat Uji Laboratorium Air.

Continue Reading

News

Makan Siang Di Tengah Ulang Tahun ke-136 Ho Chi Minh di Jepang

Nilai-nilai baik yang diwariskan Paman Ho layak diteladani bangsa-bangsa Asia

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com– Siang musim semi membuat Negeri Sakura hangat. Sehangat makan siang di restoran Vietnam di seberang Stasiun Sentral Tokyo. Saya dijamu jurnalis Jepang menikmati suasana di sebuah gedung legendaris tidak jauh dari Lapangan Istana Kekaisaran Jepang. Kami berbincang tentang Asia dan pengaruh konflik di kawasan Timur Tengah. Masakan Vietnam yang lezat membuat perbincangan kami melompat soal keunggulan Vietnam saat ini secara ekonomi dan pengaruh politiknya di kawasan.

Pada saat yang sama warga Vietnam di Jepang menggelar upacara khidmat untuk memperingati ulang tahun ke-136 kelahiran Presiden Ho Chi Minh. Acara yang diselenggarakan di area pameran ini dihadiri oleh pejabat tinggi Vietnam dan Jepang, termasuk Konsul Jenderal Vietnam di Osaka, Nguyen Truong Son, dan Walikota Mimasaka, Hagiwara Seiji, bersama perwakilan komunitas Vietnam dari seluruh Jepang. Para delegasi mempersembahkan dupa sebagai bentuk terima kasih mendalam atas kontribusi besar pemimpin tersebut.

Persembahan dupa dalam suasana khidmat tersebut tidak hanya melambangkan kenangan, tetapi juga berfungsi sebagai penghubung sakral yang menyatukan generasi masyarakat Vietnam, baik di tanah air maupun di luar negeri. Peringatan ini menegaskan kembali warisan Ho Chi Minh sebagai pahlawan pembebasan nasional dan tokoh budaya dunia, sekaligus memperkuat semangat solidaritas komunitas Vietnam di Jepang.

Nguyen Truong Son lebih lanjut menegaskan bahwa Presiden Ho Chi Minh adalah pemimpin brilian bangsa Vietnam yang mendedikasikan seluruh hidupnya untuk kemerdekaan, kebebasan, dan kebahagiaan rakyat. Pemikiran, etika, dan gaya kepemimpinannya akan selalu menjadi prinsip panduan bagi pembangunan dan pengembangan nasional, serta untuk kebijakan luar negeri yang berlandaskan perdamaian, persahabatan, dan kerja sama. Beliau juga menyatakan bahwa komunitas Vietnam di Jepang terus menjunjung tinggi semangat solidaritas dan melestarikan identitas budaya dalam konteks hubungan Vietnam-Jepang yang positif.

Dalam kesempatan yang sama, Konsul Jenderal Nguyen Truong Son juga menyerukan kepada seluruh warga Vietnam di luar negeri untuk menjaga citra positif negara.

Dari pihak Jepang, Walikota Hagiwara Seiji dari Kota Mimasaka menyatakan rasa hormatnya terhadap keberadaan “Ruang Vietnam – Ho Chi Minh” di kotanya. Beliau menegaskan bahwa pemerintah kota akan terus melestarikan dan mempromosikan nilai tersebut, menganggapnya sebagai simbol persahabatan dan kerja sama yang erat antara kedua negara.

Continue Reading

News

Beras dari Indonesia Mulai Dicari? Ini Kata Prabowo!

Prabowo menjelaskan bahwa pembatasan ekspor oleh beberapa negara besar telah menciptakan gejolak dalam rantai pasok pangan dunia

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com–Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan bahwa sejumlah negara mulai mengalihkan perhatiannya ke Indonesia untuk mencari pasokan beras. Kondisi ini muncul setelah beberapa negara produsen pangan strategis mengambil kebijakan menghentikan ekspor komoditas mereka.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Presiden Prabowo saat meresmikan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, pada Sabtu (16/5/2026). Ia menyoroti bahwa situasi pangan global saat ini menghadapi tekanan signifikan akibat pembatasan ekspor bahan pangan seperti beras dan gandum.

Prabowo menjelaskan bahwa pembatasan ekspor oleh beberapa negara besar telah menciptakan gejolak dalam rantai pasok pangan dunia.

“Beberapa hari lalu India mengumumkan tutup, tidak ekspor beras, jagung, gandum. Disusul oleh Bangladesh,” ujar Prabowo.

Situasi tersebut, menurut Prabowo, telah mendorong banyak negara untuk mencari alternatif pasokan, dan Indonesia menjadi salah satu tujuan utama.

“Sekarang banyak negara minta beli beras dari kita,” kata dia.

Continue Reading
News19 seconds ago

Terobosan Baru! UMY Ubah Sistem Karier Dosen, Begini Skemanya

News33 minutes ago

Culik WNI-Cegat Armada Kemanusiaan Gaza, Kemlu RI Kecam Israel

News1 hour ago

Kemkomdigi Kaji Kebijakan Wajib Cantumkan Nomor HP untuk Registrasi Media Sosial

News2 hours ago

Prabowo Serahkan Pesawat MRCA Rafale dan Sistem Pertahanan Modern ke TNI

News4 hours ago

Penyelamatan Anggaran Negara

News11 hours ago

Resmikan RS Muhammadiyah di Lombok Timur, Abdul Mu’ti: Kalau Sudah Niat Sulit Dihentikan

LakeyBanget12 hours ago

Ukir Sejarah, Calvin Verdonk Jadi Pemain RI Pertama Tampil di Liga Champions

LakeyBanget12 hours ago

KPop Demon Hunters Siap Gelar Tur Global, Mulai Kapan?

LakeyBanget13 hours ago

Kata-kata Marc Klok Usai Persib Patahkan Tren Buruk Kontra PSM

Review1 day ago

Rupiah Melejit, Optimisme Meroket

LakeyBanget2 days ago

MotoGP Catalunya 2026: Pedro Acosta Pole Position, Morbidelli Tempel Ketat

LakeyBanget2 days ago

Manchester City Raih Gelar Kedelapan, Ini Daftar Juara Piala FA

News2 days ago

Kemdiktisaintek Buka Suara Soal Prodi Teknik Diubah Jadi Rekayasa

News2 days ago

Prabowo: Ketahanan Pangan Jadi Fondasi Kedaulatan Bangsa

News2 days ago

Kapolri Ungkap Polri Sudah Miliki 1.376 SPPG, Dukung Program MBG

News2 days ago

Makan Siang Di Tengah Ulang Tahun ke-136 Ho Chi Minh di Jepang

News2 days ago

Beras dari Indonesia Mulai Dicari? Ini Kata Prabowo!

News2 days ago

Pembelian 200 Boeing oleh China Masih Jauh dari Target Awal

News2 days ago

Pemindahan IKN Berlaku Setelah Keppres Diterbitkan. Bola Di Tangan Prabowo

Review2 days ago

Gerak Cepat Pangdam Radin Inten Kejar Target Koperasi Desa

Banner subscribe popup ×

Berlangganan Berita Terbaru Monitorday

Dapat memilih lebih dari satu.