Connect with us

News

Ambisi Donald Trump Menjadikan Venezuela Negara Bagian AS ke-51

Presiden Donald Trump mengungkapkan ambisinya menjadikan Venezuela negara bagian AS ke-51. Namun, Presiden Sementara Delcy Rodriguez tegas menolak wacana tersebut, menekankan kedaulatan Venezuela.

Natsir Amir

Published

on

Monitorday.com – Dunia internasional tengah dikejutkan oleh pernyataan kontroversial Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang mengaku sedang serius mempertimbangkan untuk menjadikan Venezuela sebagai negara bagian Amerika Serikat yang ke-51. Ambisi ini mencuat setelah AS berhasil menangkap Nicolas Maduro pada Januari 2026, yang memicu kendali besar Washington atas negara kaya minyak tersebut.

Melalui unggahan di platform Truth Social dan wawancara dengan Fox News, Trump memberikan sinyal kuat mengenai niatnya untuk mengambil alih kedaulatan Venezuela secara penuh. Ia bahkan secara terbuka bertanya kepada publik apakah ada yang tertarik dengan ide “Kebangsaan #51” bagi Venezuela.

Merespons klaim tersebut, Presiden Sementara Venezuela, Delcy Rodriguez, memberikan jawaban yang tegas saat ditemui di Mahkamah Internasional di Den Haag. Rodriguez menyatakan bahwa pemerintahannya “tidak pernah”mempertimbangkan rencana untuk menjadi bagian dari Amerika Serikat.

Ia menekankan bahwa rakyat Venezuela memiliki rasa cinta yang mendalam terhadap kemerdekaan dan para pahlawan bangsa mereka, sehingga opsi kehilangan kedaulatan bukanlah sesuatu yang masuk akal.

“Itu tidak akan pernah dipertimbangkan, karena jika ada satu hal yang dimiliki oleh kami, kaum pria dan wanita Venezuela, adalah bahwa kami mencintai proses kemerdekaan kami, kami mencintai para pahlawan pria dan pahlawan wanita kemerdekaan kami,” kata Rodriguez kepada wartawan saat meninggalkan sidang di Mahkamah Internasional di Den Haag, dilansir kantor berita AFP, Selasa (12/5/2026).

Sejak Amerika Serikat menangkap Maduro pada 3 Januari lalu, Trump telah membanggakan kendalinya atas negara Karibia yang kaya minyak itu. Trump dilaporkan mengatakan kepada Fox News pada hari Senin (11/5) waktu setempat, bahwa ia “serius” mempertimbangkan untuk menjadikan Venezuela sebagai negara bagian ke-51 AS.

Sebelumnya, dalam unggahan di platform Truth Social miliknya pada bulan Maret lalu, Trump menulis: “Hal-hal baik terjadi pada Venezuela akhir-akhir ini! Saya bertanya-tanya tentang keajaiban apa ini? KEBANGSAAN, #51, ADA YANG TERTARIK?”

Ketika ditanya tentang prospek status negara bagian AS, Rodriguez menegaskan bahwa pemerintahannya sedang bekerja dengan “agenda kerja sama diplomatik” dengan Amerika Serikat.

Sejak mengambil alih kekuasaan dari Maduro yang telah lama berkuasa, Rodriguez telah memimpin pencairan hubungan dengan Washington di bawah tekanan berat untuk memenuhi tuntutan Trump untuk akses ke cadangan bahan bakar fosil Venezuela yang sangat besar.

Trump telah berulang kali memuji Rodriguez, yang telah mengesahkan reformasi yang membuka sektor pertambangan dan minyak Venezuela bagi perusahaan asing, terutama dari AS.

Rodriguez, yang tadinya menjabat sebagai wakil presiden Maduro, juga telah mendorong pengesahan undang-undang amnesti yang menyebabkan pembebasan ratusan tahanan politik, meskipun sekitar 500 orang masih berada di balik jeruji besi.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News

PLTS 100 GWp Diklaim Hemat APBN Rp73 Triliun

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyebut pengembangan energi surya melalui Program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 gigawatt-peak (GWp) berpotensi menghemat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) lebih dari Rp73 triliun per tahun.

Penghematan tersebut berasal dari biaya produksi listrik PLTS yang dinilai lebih rendah dibandingkan pembangkit berbahan bakar diesel maupun gas.

Selain menekan belanja negara, program tersebut diproyeksikan mengurangi konsumsi diesel hingga 6 juta kiloliter per tahun secara nasional. Khusus Bali, penghematannya diperkirakan mencapai 500 ribu kiloliter per tahun.

“Proyek PLTS 100 GWp berpotensi menciptakan 5,52 juta lapangan kerja akumulatif, 3,5 juta di industri panel surya dan BESS serta 2 juta di sektor konstruksi,” kata Bahlil dalam keterangan resmi, Selasa (25/8).

Bahlil juga menyebut proyek tersebut berpotensi memangkas emisi karbon hingga 140,16 juta ton CO2 per tahun. Nilai ekonomi karbon yang dihasilkan diperkirakan mencapai Rp6,31 triliun.

Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah menargetkan pembangunan kapasitas energi surya sebesar 100 GWp dalam tiga tahun. Ia meminta kementerian, BUMN, dan seluruh pihak terkait memperkuat kolaborasi untuk mengejar target tersebut.

“Kita akan membangun 100 gigawatt dan kita tidak main-main, target kita adalah 100 gigawatt dalam tiga tahun,” ujar Prabowo.

Menurut Prabowo, efisiensi dan pengelolaan keuangan negara menjadi faktor penting dalam menjalankan proyek energi berskala besar tersebut.

Program PLTS 100 GWp resmi diluncurkan dan ditandai dengan groundbreaking di Gilimanuk, Bali, Selasa (25/8). Pada tahap awal, pemerintah memulai 14 proyek PLTS di enam provinsi dengan total kapasitas sekitar 5,3 GWp.

Sejumlah proyek yang masuk tahap awal antara lain PLTS Gilimanuk berkapasitas 300 MWp, PLTS Terapung Gajah Mungkur 134 MWp, PLTS Desa Sembur 0,92 MWp, serta PLTS Pulau Rengit 0,078 MWp.

Pemerintah menempatkan program tersebut bukan sekadar sebagai upaya menambah kapasitas listrik, tetapi juga untuk memperkuat industri dalam negeri, memperluas akses energi, menciptakan lapangan kerja, dan mendorong manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Continue Reading

News

Gemini AI Makin Menyatu dengan Ekosistem Google

Gemini bergerak dari chatbot menjadi asisten produktivitas yang terintegrasi dengan Gmail, Drive, Docs, riset, pembuatan konten, hingga agen AI personal.

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com– Google Gemini terus berkembang dari sekadar chatbot menjadi asisten AI yang terintegrasi dengan ekosistem digital penggunanya. Dalam video yang dibahas William Jakfar, setidaknya 18 fitur Gemini ditampilkan, mulai dari kemampuan multimodal, riset mendalam, pembuatan gambar dan video, hingga konsep Agent Mode yang mengarah pada AI sebagai asisten personal.

Dari sisi performa, Gemini menawarkan pilihan model yang ditujukan untuk kebutuhan berbeda. Model versi Flash diarahkan untuk pekerjaan yang membutuhkan respons cepat dan efisien, sedangkan model Pro ditujukan untuk tugas yang lebih kompleks. Strategi tersebut memperlihatkan bahwa penggunaan AI semakin diarahkan pada pemilihan model berdasarkan jenis pekerjaan, tingkat kompleksitas, kecepatan, dan biaya komputasi.

Gemini juga semakin kuat dalam kemampuan multimodal. Pengguna dapat memberikan teks, gambar, dan suara sebagai input, sementara sistem dapat membantu menganalisis berbagai jenis informasi, termasuk konten video. Kemampuan tersebut membuat interaksi dengan AI tidak lagi bergantung pada mengetik pertanyaan, tetapi dapat berlangsung melalui berbagai bentuk data yang tersedia dalam kehidupan sehari-hari.

Untuk kebutuhan personalisasi, Gems memungkinkan pengguna membuat chatbot dengan karakter dan tujuan tertentu. Sementara itu, Deep Research dirancang untuk membantu melakukan penelitian dengan proses yang lebih terstruktur, mulai dari menyusun rencana pencarian hingga mengolah berbagai informasi menjadi laporan. Bagi mahasiswa, guru, peneliti, dan pekerja pengetahuan, kemampuan tersebut berpotensi memangkas waktu pada tahap eksplorasi informasi.

Google juga memperluas fungsi AI ke pembelajaran dan kreativitas. NotebookLM dapat membantu pengguna memahami dokumen yang diberikan sebagai sumber belajar. Di sisi lain, teknologi seperti Nano Banana dan Veo membuka ruang untuk menghasilkan gambar maupun video menggunakan AI. Kombinasi ini memperlihatkan konvergensi antara AI untuk membaca, memahami, menulis, dan menciptakan konten.

Salah satu kekuatan utama Gemini adalah integrasinya dengan Google Workspace. AI dapat bekerja lebih dekat dengan Gmail, Drive, Docs, dan Sheets sehingga pengguna tidak selalu perlu berpindah aplikasi ketika membutuhkan bantuan. Dalam konteks pekerjaan, integrasi semacam ini berpotensi lebih penting daripada sekadar kemampuan chatbot menjawab pertanyaan karena AI dapat hadir langsung di dalam alur kerja.

Fitur Gemini Live membawa dimensi berbeda melalui percakapan suara dua arah yang lebih natural. Pengguna dapat berkomunikasi dengan AI secara langsung, sementara konsep Personal Intelligence diarahkan agar AI mampu menggunakan konteks yang relevan untuk memberikan respons yang lebih personal. Di masa depan, pendekatan ini dapat membuat hubungan antara pengguna dan AI semakin menyerupai interaksi dengan seorang asisten.

Yang paling strategis adalah Agent Mode. Jika chatbot umumnya menunggu perintah lalu memberikan jawaban, agen AI dirancang untuk menjalankan serangkaian langkah guna mencapai tujuan tertentu. Perubahan ini menandai pergeseran dari answer engine menuju action engine: AI bukan hanya memberi tahu pengguna apa yang harus dilakukan, tetapi berpotensi membantu melakukan pekerjaan tersebut.

Dari sisi paket layanan, daya tarik Gemini tidak hanya ditentukan oleh model AI. Integrasi dengan ekosistem Google dan kapasitas penyimpanan cloud yang besar menjadi bagian dari proposisi nilainya. Namun, apakah sebuah paket benar-benar worth it tetap bergantung pada pola penggunaan: seberapa sering pengguna memakai AI, membutuhkan Workspace, melakukan riset, membuat konten, dan membutuhkan penyimpanan cloud.

Perkembangan Gemini menunjukkan arah persaingan AI yang semakin jelas. Pemenang tidak hanya ditentukan oleh model yang paling pintar, tetapi oleh AI yang paling dekat dengan aktivitas pengguna. Integrasi aplikasi, konteks personal, multimodalitas, kemampuan kreatif, dan agen otonom menjadi medan persaingan baru antara Google, OpenAI, Anthropic, dan pemain AI lainnya. 🚀

Continue Reading

News

OpenAI Dorong Era Agen AI Personal

OpenAI mengarahkan pengembangan AI menuju agen personal yang memahami konteks pengguna, bekerja lebih cepat, dan menyatukan pengalaman ChatGPT dengan kemampuan coding.

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com– Wawancara dengan Tibo dari OpenAI mengungkap arah pengembangan perusahaan menuju generasi baru kecerdasan artifisial yang lebih personal dan otonom. Fokusnya bukan lagi sekadar membuat chatbot semakin pintar, tetapi membangun agen AI yang memahami konteks pengguna, mampu beradaptasi, dan membantu menyelesaikan pekerjaan secara lebih mandiri.

Dari sisi internal, budaya kerja OpenAI disebut bertumpu pada prinsip bias to ship, yakni dorongan untuk segera mengubah hasil riset menjadi produk yang dapat digunakan. Kolaborasi antara tim penelitian dan produk menjadi bagian penting dari pendekatan tersebut. Perusahaan juga didorong untuk terus bereksperimen, termasuk berani melakukan disrupsi terhadap produk dan pendekatan yang mereka kembangkan sendiri.

Salah satu visi yang paling menonjol adalah pengembangan agen personal atau personal AGI. Agen tersebut diharapkan mampu memahami konteks pengguna secara lebih mendalam sehingga teknologi dapat menyesuaikan diri dengan kebutuhan manusia, bukan manusia yang harus terus belajar menyesuaikan diri dengan teknologi. Interaksi suara juga diproyeksikan menjadi semakin natural sehingga komunikasi dengan AI terasa lebih seperti berinteraksi dengan asisten pribadi.

Strategi lain yang dibahas adalah semakin eratnya integrasi antara ChatGPT dan Codex. Penyatuan pengalaman tersebut diarahkan untuk menghadirkan antarmuka yang lebih sederhana, tetapi tetap mampu melayani kebutuhan pengguna dengan tingkat keahlian berbeda. Pengguna teknis dapat memanfaatkannya untuk pemrograman, sementara pengguna nonteknis dapat berinteraksi melalui bahasa natural tanpa harus memahami kompleksitas di balik sistem.

Kecepatan menjadi dimensi penting berikutnya. Pembahasan mengenai ultra-fast mode menunjukkan arah menuju interaksi AI secara real-time. Jika saat ini pengguna masih terbiasa menunggu respons AI, perkembangan teknologi komputasi dan model akan mendorong pengalaman yang jauh lebih instan. Kecepatan tinggi pada akhirnya berpotensi menjadi standar, bukan lagi fitur premium.

Di balik pengalaman tersebut terdapat persoalan compute dan efisiensi model. OpenAI perlu meningkatkan kemampuan model sekaligus menekan biaya inferensi agar AI dapat digunakan oleh lebih banyak orang. Optimalisasi model, termasuk pengembangan model yang lebih efisien seperti yang disebut dalam wawancara, menjadi bagian penting dari upaya memperluas akses terhadap teknologi AI.

Perubahan tersebut memperlihatkan bahwa kompetisi AI mulai memasuki babak baru. Ukuran keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh skor benchmark, tetapi juga oleh seberapa baik AI memahami konteks manusia, seberapa cepat ia merespons, seberapa murah biaya penggunaannya, dan seberapa banyak pekerjaan yang dapat diselesaikan secara mandiri.

Jika visi tersebut terwujud, perangkat AI masa depan kemungkinan tidak lagi dipandang sebagai aplikasi yang sesekali dibuka ketika dibutuhkan. AI akan bergerak menjadi lapisan kecerdasan personal yang hadir dalam pekerjaan, komunikasi, pembelajaran, pemrograman, dan aktivitas sehari-hari. Tantangan berikutnya adalah memastikan bahwa semakin personal dan otonom AI, semakin kuat pula kontrol, transparansi, keamanan, dan tanggung jawab manusia di dalamnya.

Continue Reading

News

Ketika Algoritma AI Tunduk di Atas Cobek Batu

Umar Satiri

Published

on

CERITA KECIL tentang lonjakan omzet hingga hampir lima puluh persen ini menjadi tamparan keras bagi siapa saja yang masih menganggap teknologi canggih hanyalah milik perusahaan raksasa di gedung pencakar langit.

Di sudut gang yang riuh, bau aroma kacang tanah yang disangrai di atas tungku menyeruak ke udara. Selama tiga dekade, Warung Pecel Campur milik Moris di Wonogiri bertahan dengan cara yang sama. Mengulek bumbu di atas cobek batu besar, menghitung kembalian dari laci kayu yang berderit, dan menunggu pelanggan datang dengan setia. Semuanya berjalan mekanis, lambat, dan penuh ketidakpastian. 

Moris, yang meneruskan tongkat estafet usaha dari ibunya, kerap didera kecemasan harian. Modal yang menipis dan harga bahan pokok yang terus mencekik leher membuatnya sadar: bertahan dengan cara lama berarti bersiap untuk digilas zaman.

Lalu, sebuah perubahan radikal terjadi tanpa perlu upacara besar. Moris tidak membeli mesin pabrikan mahal atau menyewa konsultan pemasaran dengan tarif belasan juta rupiah. Ia hanya mengeluarkan sebuah ponsel pintar dari saku celananya, lalu mengetuk layar yang sedikit retak di bagian sudutnya. Di sanalah, sebuah algoritma kecerdasan buatan (AI) lewat fitur Asisten AI GrabMerchant mulai bekerja memindai takdir baru warungnya.

Teknologi digital sering kali digambarkan secara menakutkan oleh sebagian orang—sebagai monster dingin yang merenggut pekerjaan manusia dan menjauhkan kita dari realitas. Namun, di tangan Moris, AI justru melunak menjadi asisten yang sangat tahu diri. Mesin pintar itu tidak mengubah resep pecel warisan keluarga yang legendaris.

AI tidak mencampuri urusan takaran kencur atau jeruk purut yang menjadi rahasia kelezatan dagangannya. Tugas AI di sini sangat spesifik dan taktis: membaca pikiran dan pola belanja manusia modern yang lapar.

Selama ini, UMKM kita selalu bergerak dengan metode tebak-tebakan. Hari ini buat stok sekian, besok coba menu itu, tanpa pernah tahu pasti apa yang sebenarnya diinginkan pasar. AI memotong semua proses trial and error yang melelahkan dan membuang modal tersebut. 

Melalui analisis data yang presisi, asisten kecerdasan buatan itu memberikan rekomendasi tak terduga kepada Moris. AI mendeteksi bahwa konsumen modern menyukai kepraktisan dan kecepatan dalam porsi yang pas untuk dinikmati bersama.

Mengikuti saran digital tersebut, Moris meluncurkan “Paket Duo Hemat”. Sebuah kombinasi menu sederhana yang menggabungkan dua porsi Pecel Campur dalam satu paket pesanan. Hasilnya mengejutkan. Menu rekomendasi AI ini langsung meledak di pasaran, mendongkrak total penjualan harian warungnya hingga mencapai 48,42%. Angka yang hampir menyentuh lima puluh persen itu bukan sekadar statistik kering di atas kertas laporan keuangan. 

Bagi warung mikro seperti milik Moris, lonjakan itu adalah kepastian untuk membayar sewa tempat, jaminan pasokan bahan baku esok hari, dan senyum lega saat menutup kedai di malam hari.

Pada akhirnya, kisah dari Warung Moris ini mengajari kita satu hal penting tentang arah ekonomi masa depan. Digitalisasi dan kecerdasan buatan bukan lagi barang mewah yang eksklusif bagi korporasi besar. AI telah melandai, menjadi alat bantu yang demokratis dan siap digunakan oleh siapa saja yang memiliki keberanian untuk belajar. 

Ketika sebuah warung pecel tradisional di pinggir jalan mampu bersekutu dengan algoritma modern untuk melipatgandakan pendapatan, maka tidak ada lagi alasan bagi UMKM lain untuk tetap bersembunyi di balik ketakutan gagap teknologi. Masa depan ekonomi rakyat tidak lagi ditulis oleh belas kasihan nasib, melainkan oleh keberanian mengeksplorasi kepingan data.

Continue Reading

News

RUU Perampasan Aset Dikebut, Target Rampung Desember 2026

DPR RI percepat pembahasan RUU Perampasan Aset, menargetkan pengesahan pada Desember 2026. Berbagai tahapan krusial telah dan akan dilalui.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman memastikan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perampasan Aset terus dikebut. DPR menargetkan beleid tersebut rampung paling lambat Desember 2026.

Habiburokhman mengatakan Komisi III masih akan menjalani sejumlah tahapan, mulai dari Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU), penyerapan aspirasi, harmonisasi, rapat kerja bersama pemerintah, pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM), hingga pengesahan tingkat pertama. Tahapan itu akan berujung pada pengesahan tingkat kedua dalam rapat paripurna pada Desember 2026.

“Jika dihitung waktu efektif masa sidang DPR, setelah dipotong masa reses berarti pembahasan RUU Perampasan Aset ini cuma membutuhkan waktu sekitar 8 minggu lagi,” kata Habiburokhman di Jakarta, Selasa.

Sejauh ini, Komisi III telah menggelar 35 RDPU untuk menyerap aspirasi. DPR juga telah melakukan tiga kunjungan kerja ke daerah serta menerima masukan tertulis dari puluhan elemen masyarakat.

Dengan waktu pembahasan yang kian terbatas, Habiburokhman meminta masyarakat yang masih ingin menyampaikan pandangan terkait konsep RUU Perampasan Aset untuk menyampaikannya secara tertulis.

Menurut dia, penyerapan aspirasi yang dilakukan DPR sudah mendekati maksimal. Puluhan elemen masyarakat telah menyampaikan pandangan, sehingga peta pendapat publik mengenai RUU tersebut dinilai mulai terfragmentasi.

“Sebagian besar masyarakat sangat mendukung pembentukan RUU Perampasan Aset, dan sebagian besar masyarakat juga mendukung agar RUU Perampasan Aset disusun secara cermat,” ujarnya.

Kecermatan itu, kata Habiburokhman, diperlukan untuk menutup celah penyalahgunaan kewenangan oleh aparat penegak hukum dalam pemberantasan korupsi.

“Sehingga menghilangkan potensi korupsi dalam pemberantasan korupsi berupa penyalahgunaan kekuasaan oleh aparat penegak hukum,” katanya.

Continue Reading

News

Molinas Bukan Milik Satu Merek

Pemerintah menegaskan Program Molinas terbuka untuk seluruh produsen, bukan dimonopoli satu merek. Hal ini demi membangun ekosistem kendaraan listrik nasional yang kuat dan kompetitif.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Pemerintah membantah anggapan bahwa Program Motor Listrik Nasional (Molinas) disiapkan untuk menguntungkan atau dimonopoli satu merek. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menegaskan Molinas dirancang sebagai platform terbuka yang dapat diikuti berbagai produsen lokal maupun pabrikan yang memenuhi standar nasional.

Asisten Deputi Pengembangan Industri Kemenko Perekonomian, Atong Soekirman, mengatakan keterbukaan menjadi kunci untuk membangun ekosistem kendaraan listrik berbasis baterai yang kuat dan kompetitif.

“Molinas bukan sekadar peluncuran satu jenis kendaraan, melainkan ekosistem seluruh dari industri, baterai, pembiayaan, dan juga penyerapan pasar. Nah, ini menjadi kata kunci untuk kita semua,” ujar Atong di Jakarta, Senin (24/8/2026).

Molinas tidak hanya diarahkan untuk menggenjot produksi sepeda motor listrik. Pemerintah ingin membangun rantai industri yang terintegrasi, mulai dari manufaktur dan komponen, baterai, hingga infrastruktur pengisian dan penukaran baterai. Ekosistem tersebut juga mencakup pembiayaan, distribusi, serta layanan purna jual.

Sejauh ini, sekitar 10 mitra industri masuk dalam radar pengembangan Molinas. Keterlibatan banyak produsen ditujukan untuk mencegah ketergantungan pada satu pemain sekaligus memperluas dampak ekonomi program.

Kandungan lokal menjadi salah satu syarat utama. Pemerintah menargetkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) Molinas mencapai lebih dari 60 persen pada 2028, dengan cakupan antara lain powertrain, rangka, serta plastik dan body panel.

“Jadi sudah ada roadmap yang dibuat oleh Kemenperin, dan dirasakanlah di dalam Molinas. Kemarin ini ada komitmen bahwa 10 mitra itu akan memenuhi 60 persen TKDN di tahun 2028,” kata Atong.

Untuk mendapat status sebagai produk Molinas, produsen juga harus memenuhi sejumlah kriteria. Selain TKDN di atas 60 persen, desain dan rekayasa kendaraan wajib dikembangkan di dalam negeri. Artinya, produk tidak cukup hanya dirakit di Indonesia.

Syarat lainnya adalah penggunaan baterai berbasis nikel, khususnya Nickel Manganese Cobalt (NMC), serta harga yang terjangkau dan sesuai dengan daya beli pasar domestik.

Penggunaan baterai NMC berkaitan erat dengan agenda hilirisasi nikel Indonesia. Managing Director Industrialisasi BPI Danantara, Ardy Muawin, mengatakan kebijakan tersebut diarahkan untuk mengubah keunggulan sumber daya nikel Indonesia menjadi produk bernilai tambah.

Pemerintah juga menyiapkan insentif untuk mempercepat adopsi. Sebanyak 1 juta unit motor listrik produksi dalam negeri akan mendapat insentif Rp3 juta per unit, dengan total anggaran mencapai Rp3 triliun.

Alva dan Gesits disebut sebagai dua merek yang akan menjadi bagian awal program. Namun, pemerintah menekankan Molinas tidak dibangun untuk satu produsen saja.

Dari sisi ekonomi, program ini diproyeksikan memberikan dampak besar. Molinas diperkirakan dapat menghemat subsidi BBM hingga Rp82,2 triliun selama 2027-2037 dan menciptakan nilai ekonomi hingga Rp150 triliun.

Program tersebut juga diproyeksikan membuka sekitar 215 ribu lapangan kerja di berbagai sektor pendukung.

Presiden Prabowo Subianto saat meluncurkan Molinas pada 13 Agustus 2026 menyebut program tersebut sebagai contoh konsep “Indonesia Incorporated”, yakni kolaborasi pemerintah, swasta, BUMN, dan akademisi untuk membangun kemampuan teknologi nasional.

Dengan desain terbuka dan target kandungan lokal yang tinggi, pemerintah ingin Molinas tidak berhenti sebagai program penjualan motor listrik, tetapi menjadi kendaraan untuk membangun industri kendaraan listrik nasional dari hulu hingga hilir.

Continue Reading

News

Danantara Pangkas Ratusan Entitas BUMN

Danantara sukses memangkas ratusan entitas BUMN, termasuk Pertamina dan Telkom, demi efisiensi. Ini bagian dari strategi besar untuk memperkuat tata kelola dan fokus bisnis inti.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) terus merampingkan struktur perusahaan negara. Sejumlah anak usaha BUMN digabung, dilikuidasi, hingga dilepas melalui divestasi untuk memangkas entitas yang dinilai tidak lagi strategis.

Chief Operating Officer (COO) Danantara sekaligus Kepala Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN), Dony Oskaria, mengatakan konsolidasi tersebut telah mengurangi jumlah perusahaan secara signifikan.

Salah satu penataan terbesar terjadi di PT Pertamina (Persero), yang menurut Dony telah mengurangi 124 perusahaan dalam proses konsolidasi.

“Lebih banyak konsolidasi, perlu kita sampaikan juga ke publik. Jumlah perusahaan kita yang berkurang itu sungguh luar biasa dan saya apresiasi, saya betul-betul berterima kasih kepada seluruh CEO BUMN yang terlibat dalam proses ini,” ujar Dony dalam Squawk Box CNBC Indonesia, Senin (24/8/2026).

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk juga memangkas struktur anak usahanya secara besar-besaran. Jumlah perusahaan dalam grup Telkom disebut turun dari 68 menjadi hanya 18 entitas. Artinya, 50 entitas telah dikurangi melalui proses konsolidasi.

Telkom sebelumnya mengungkapkan rencana penyederhanaan portofolio sebagai bagian dari transformasi menuju strategic holding digital. Penataan dilakukan melalui merger, divestasi, likuidasi, konsolidasi, hingga pembentukan holding baru.

Langkah tersebut ditujukan untuk menyederhanakan struktur grup sekaligus membuat Telkom lebih fokus pada bisnis inti dan lebih gesit menghadapi perubahan industri digital.

Penataan serupa dilakukan PT Pupuk Indonesia (Persero). Dony menyebut perusahaan tersebut telah mengurangi lebih dari 40 perusahaan dalam grupnya.

Konsolidasi Pertamina, Telkom, dan Pupuk Indonesia menjadi bagian dari agenda Danantara untuk memangkas struktur BUMN yang dinilai terlalu gemuk dan memiliki potensi tumpang tindih usaha. Entitas yang tidak lagi menjadi prioritas dapat dilikuidasi, digabungkan, dikonsolidasikan, atau dilepas melalui divestasi.

Pemerintah menargetkan perampingan struktur BUMN dalam skala yang lebih besar. Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menyebut lebih dari 200 perusahaan BUMN telah ditutup atau ditata. Jumlah tersebut masih berpotensi berkurang hingga sekitar 300 entitas, meski Prabowo juga menyebut angka akhirnya bisa berada di kisaran 250 perusahaan.

Menurut Prabowo, terlalu banyak entitas berpotensi membebani BUMN dengan biaya overhead, terutama akibat struktur direksi, komisaris, dan organisasi yang berlapis.

Karena itu, pengurangan jumlah perusahaan tidak selalu berarti penutupan. Sebagian entitas akan digabung atau dikonsolidasikan, sementara lainnya dapat dilepas melalui divestasi sesuai strategi bisnis.

Danantara menempatkan perampingan portofolio sebagai bagian dari upaya memperkuat fundamental BUMN. Melalui Danantara Asset Management, evaluasi dilakukan terhadap perusahaan negara, termasuk kebijakan akuntansi, kualitas aset, tata kelola, dan manajemen risiko.

Transformasi tersebut diarahkan untuk meningkatkan efisiensi, memperkuat tata kelola, dan memaksimalkan nilai aset negara. Dengan agenda ini, pengurangan ratusan entitas BUMN bukan sekadar memangkas jumlah perusahaan, tetapi juga mengubah struktur perusahaan negara agar lebih ramping, fokus, dan kompetitif.

Continue Reading

News

Mendikdasmen Beri Bantuan Rp860 Juta Terdampak Gempa NTT, Prioritaskan Revitalisasi Sekolah

Mendikdasmen prioritaskan revitalisasi sekolah terdampak gempa di NTT pada 2026, menyalurkan bantuan Rp860 juta untuk pemulihan cepat dan memastikan bangunan tahan gempa.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Sekolah yang terdampak gempa di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), dipastikan menjadi prioritas dalam program revitalisasi satuan pendidikan tahun 2026.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyampaikan kepastian itu saat kunjungan kerja ke Kabupaten Nagekeo, NTT, Senin (24/8/2026).

Selain menyiapkan revitalisasi, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyalurkan bantuan awal bagi sekolah dan warga satuan pendidikan terdampak gempa di Kabupaten Nagekeo dan Ngada.

Bantuan tersebut terdiri atas 9.400 buku nonteks, 495 school kit, 30 family kit, 1.000 kaus, dan 1.650 paket makanan. Pemerintah juga menyiapkan bantuan tunai melalui voucher dengan total nilai Rp860 juta untuk 61 sekolah terdampak bencana.

Abdul Mu’ti menegaskan, pemulihan pascabencana tidak bisa dilakukan pemerintah sendirian. Kerja sama berbagai pihak diperlukan agar kebutuhan sekolah dan warga terdampak segera tertangani.

“Kita tetap optimis dan semangat bahwa semua musibah dan bencana ini dapat kita atasi bersama. Saat ini yang terpenting adalah kita saling bekerja sama, saling mendukung, dan bersama-sama memulihkan kondisi setelah bencana ini,” ujar Abdul Mu’ti.

Kemendikdasmen masih melakukan pendataan dan verifikasi terhadap satuan pendidikan yang terdampak gempa. Langkah ini dilakukan untuk memetakan tingkat kerusakan sekaligus menghitung kebutuhan perbaikan masing-masing sekolah.

Hasil pendataan tersebut akan menjadi dasar pemerintah menentukan bentuk dukungan melalui program revitalisasi satuan pendidikan.

“Kami juga memberikan bantuan prioritas untuk sekolah-sekolah yang terdampak untuk mendapatkan revitalisasi tahun 2026,” kata Abdul Mu’ti saat berada di SDK Rowa.

Setelah verifikasi dan perhitungan kebutuhan selesai, Kemendikdasmen akan menyiapkan dokumen untuk penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS).

Pembangunan baru dapat dimulai setelah dana Anggaran Belanja Tambahan (ABT) tahap kedua untuk program revitalisasi sekolah masuk dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA). Dana selanjutnya disalurkan kepada sekolah yang telah memenuhi persyaratan.

“Nanti setelah ada verifikasi dan validasi, akan ada perjanjian kerja sama, dan setelah semuanya clear, akan dimulai pembangunannya,” ujar Abdul Mu’ti.

Kepala SDK Rowa Agustina Kabha menyambut baik rencana revitalisasi tersebut. Menurut dia, pembangunan kembali fasilitas sekolah menjadi kebutuhan mendesak agar kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung aman dan nyaman.

Agustina berharap pemerintah tidak sekadar memperbaiki kerusakan, tetapi juga memastikan bangunan sekolah memiliki struktur yang mampu menghadapi risiko gempa.

“Terima kasih kepada Pak Presiden dan Pak Menteri, yang akan membangun kembali sekolah kami. Kami berharap struktur bangunannya nanti tahan gempa sehingga murid tidak lagi trauma dan belajar dengan nyaman,” ujar Agustina.

Program revitalisasi diharapkan mempercepat pemulihan fasilitas pendidikan di Flores pascagempa. Perbaikan infrastruktur sekaligus ditargetkan mengembalikan kegiatan belajar mengajar dan memperkuat rasa aman bagi siswa maupun tenaga pendidik.

Continue Reading

News

Prabowo Dorong Inovasi “Ubi Bombing” Tangani Karhutla

Presiden Prabowo mengarahkan pengembangan inovasi Ubi Bombing untuk mengatasi karhutla di Sumatera Selatan. Metode berbahan ubi ini diharapkan mampu memadamkan api secara lebih efektif.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Presiden Prabowo Subianto mendorong jajaran pemerintah untuk terus mencari inovasi dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), termasuk mengembangkan bahan pemadam alternatif. Hal tersebut disampaikan Kepala Negara saat memimpin rapat penanganan karhutla di Posko Utama Satuan Tugas Karhutla Provinsi Sumatra Selatan, Kota Palembang, Senin (24/08/2026).

Dalam rapat tersebut, Presiden Prabowo menekankan agar sisa lahan terbakar seluas sekitar 1.900 hektare di Sumatra Selatan dapat segera dipadamkan. Kepala Negara meminta jajaran terkait mengevaluasi setiap kendala di lapangan dan segera mengajukan kebutuhan tambahan apabila diperlukan dukungan dari pemerintah pusat.

“Kalau begitu saya tekankan, usahakan yang sekarang ini 1.900 hektare ini bisa segera dipadamkan. Apa saja nanti kendala yang kalian hadapi di lapangan, Anda evaluasi dan kalau perlu tambahan bantuan dari atas, ya kita akan usahakan segera mungkin,” ujar Presiden Prabowo.

Presiden Prabowo meminta BNPB dan BRIN mengkaji kemungkinan penggunaan bahan kimia atau material tertentu yang dapat digunakan untuk memadamkan maupun mencegah penyebaran api secara lebih efektif. Menurut Kepala Negara, inovasi tersebut dapat digunakan oleh tim pemadam di lapangan dalam bentuk tabung semprot maupun metode lain yang lebih praktis.

“Seperti alat pemadam kebakaran, ya yang kita bayangkan, itu kan yang keluar kan zat kimia. Benar nggak? Ya, coba dicek ya. Mungkin BRIN, coba dicek BRIN ya. BRIN apakah bisa produksi atau kita sourcing. Kan dijual untuk alat-alat ya, isinya. Kita mau isinya, cari sourcing dari mana sehingga mungkin lebih efektif untuk tim-tim yang terjun, dia sudah bawa tabung-tabung itu. Mungkin lebih cepat,” kata Presiden Prabowo.

Dalam rapat tersebut, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan adanya inovasi bahan pemadam berbahan baku tepung ubi atau singkong. Bahan tersebut dinilai memiliki potensi untuk mencegah penyebaran api dengan memisahkan unsur-unsur yang mendukung proses pembakaran, sekaligus digunakan untuk memadamkan api pada tahap awal.

Panglima Komando Daerah Militer II/Sriwijaya (Pangdam II/Sriwijaya) Mayjen TNI Ujang Darwis turut melaporkan bahwa inovasi tersebut telah dipaparkan kepada jajaran terkait dan telah disampaikan kepada BNPB. Meski kapasitas produksinya saat ini masih terbatas, bahan tersebut dinilai efektif dan berpotensi dikembangkan dalam skala yang lebih besar.

Menanggapi laporan tersebut, Presiden Prabowo meminta agar inovasi berbahan baku ubi atau singkong itu segera dikembangkan dan diuji coba dalam skala yang lebih besar. Kepala Negara juga meminta agar kebutuhan anggaran produksinya segera diajukan sehingga pemerintah dapat mendukung proses riset, produksi, dan pengujian efektivitasnya.

“Menarik sekali. Bahan bakunya dari ubi, dari singkong. Coba diproduksi dalam skala besar. Ajukan biaya untuk produksinya. Kita usahakan semua upaya. Berarti yang kita waterbomb bukan waterbomb, ubi bombing. Ubi bombing,” ucap Kepala Negara.

Selain pengembangan inovasi bahan pemadam, Presiden Prabowo juga meminta Panglima TNI menguji coba kemampuan Tim Alpha dalam mendukung penanganan karhutla di Sumatra Selatan. Berbagai dukungan dan metode penanganan akan terus dievaluasi agar upaya pemadaman dapat dilakukan secara cepat, efektif, dan menyeluruh.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa seluruh sumber daya, teknologi, dan inovasi yang tersedia harus dimanfaatkan secara optimal. Berbagai metode penanganan akan terus dievaluasi sehingga karhutla dapat dipadamkan secara lebih cepat, efektif, dan menyeluruh.

Continue Reading

News

Masjid KH Ahmad Dahlan Bakal Dibangun di Cakung

Pemprov DKI Jakarta telah mengalokasikan lahan untuk pembangunan Masjid KH Ahmad Dahlan di Cakung. Masjid ini digagas menjadi pusat kegiatan Muhammadiyah di Jakarta Timur.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan lahan sekitar 5 hektare di Cakung, Jakarta Timur, untuk pembangunan Masjid KH Ahmad Dahlan yang digagas Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo.

Kabar tersebut disampaikan Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DKI Jakarta, Akhmad Abubakar, dalam Training of Trainer (ToT) Sekolah Cabang dan Ranting Muhammadiyah di Kompleks Sekolah Integrasi Perguruan Muhammadiyah Rawamangun, Jakarta Timur, Sabtu (22/8/2026).

Abubakar mengatakan, kepastian lahan itu disampaikan langsung Pramono saat pelepasan bantuan Pemprov DKI untuk korban gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) beberapa hari sebelumnya.

“Beberapa hari saat melepas bantuan Pemprov DKI Jakarta untuk NTT lalu, saya dipastikan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo, bahwa Muhammadiyah disediakan lahan di daerah Cakung Jakarta Timur untuk segera dibangun Masjid KH Ahmad Dahlan,” kata Abubakar.

Menurut Abubakar, Pramono menyebut Pemprov DKI memiliki lahan seluas 5 hektare di kawasan tersebut. Gubernur kemudian menawarkan sekitar 2 hektare untuk pembangunan masjid.

Namun, Muhammadiyah menyatakan siap menerima lahan lebih luas jika diberikan.

“Bapak Gubernur menyatakan ada lahan 5 hektare di daerah sana, apakah 2 hektare cukup? Saya menjawab jika Gubernur memberi lebih dari 2 hektare, kami insyaallah menerima,” ujarnya.

Gagasan pembangunan Masjid KH Ahmad Dahlan sebelumnya diungkap Pramono pada 18 Agustus 2026. Ia menyebut Pemprov DKI tengah menyiapkan lahan untuk masjid yang akan menggunakan nama pendiri Muhammadiyah tersebut.

Pramono menilai Jakarta perlu memiliki masjid yang merepresentasikan Muhammadiyah, sebagaimana Ibu Kota telah memiliki Masjid KH Hasyim Asy’ari.

“Enggak adil rasanya Jakarta hanya punya Masjid Besar Kiai Hasyim Asy’ari, Jakarta harus ada Masjid KH Ahmad Dahlan,” ujar Pramono saat menghadiri pelantikan Pengurus Forum Ulama Habaib (FUHAB) di Jakarta International Velodrome, Jakarta Timur, Selasa (18/8/2026).

Pembangunan masjid tersebut ditargetkan mulai terealisasi pada akhir 2026. Jika lahan yang disiapkan benar-benar mencapai 5 hektare, kawasan itu berpotensi berkembang menjadi lebih dari sekadar tempat ibadah.

Muhammadiyah dapat mengembangkan kawasan tersebut sebagai pusat kegiatan keagamaan, pendidikan, pelayanan sosial, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Meski lahan telah disiapkan, sejumlah detail masih perlu diperjelas sebelum proyek berjalan. Pemprov DKI dan Muhammadiyah perlu memastikan lokasi, status serta pemanfaatan lahan, skema pembangunan, hingga konsep pengembangan kawasan.

Jika seluruh proses berjalan sesuai rencana, Masjid KH Ahmad Dahlan akan menjadi salah satu pusat baru kegiatan keagamaan dan sosial Muhammadiyah di Jakarta, sekaligus menambah fasilitas publik berbasis keumatan di Jakarta Timur.

Continue Reading