Connect with us

News

Harga Minyak Turun, Pasar Tunggu Damai AS-Iran

Harga minyak mentah melemah di tengah harapan pembukaan kembali Selat Hormuz setelah muncul laporan kesepakatan sementara AS-Iran.

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com– Harga minyak mentah diperdagangkan di bawah level US$82 per barel pada Selasa, setelah jatuh hampir 5 persen pada sesi sebelumnya. Pelemahan ini terjadi karena investor menunggu kejelasan lebih lanjut mengenai laporan kesepakatan perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran.

Kesepakatan sementara tersebut disebut dapat membuka kembali arus pelayaran melalui Selat Hormuz, salah satu jalur energi paling penting di dunia. Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan aliran minyak dari kawasan Teluk Persia akan kembali berjalan bebas setelah kesepakatan mulai berlaku.

Namun, pasar masih bergerak hati-hati karena Washington dan Teheran belum merilis teks resmi nota kesepahaman. Ketidakpastian ini membuat pelaku pasar menahan diri, sementara sejumlah perusahaan pelayaran memilih menunda pengiriman kapal melalui rute tersebut hingga ada kejelasan lebih besar.

Selat Hormuz menjadi perhatian utama karena gangguan di jalur ini berdampak langsung terhadap pasokan minyak global. Sejak konflik pecah pada akhir Februari, aktivitas pengiriman energi melalui kawasan tersebut terganggu dan memicu lonjakan harga minyak dalam beberapa bulan terakhir.

Rencana penandatanganan kesepakatan sementara di Swiss pada Jumat mendatang menjadi fokus utama pasar. Jika kesepakatan berjalan sesuai rencana, tekanan terhadap harga minyak berpotensi mereda karena pasokan dari Teluk Persia dapat kembali mengalir lebih lancar.

Meski demikian, analis menilai harga minyak belum sepenuhnya aman dari volatilitas. Pasar masih menunggu rincian teknis pembukaan jalur pelayaran, jaminan keamanan kapal, serta sikap resmi kedua negara setelah dokumen kesepakatan dipublikasikan.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News

CKG Pelajar Jadi Investasi Generasi Sehat

Program Cek Kesehatan Gratis Pelajar dinilai penting untuk mendeteksi dini masalah kesehatan fisik dan mental anak sejak usia sekolah

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com– Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Pelajar dinilai menjadi langkah penting dalam membangun generasi muda yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. Program ini hadir sebagai upaya preventif untuk mendeteksi lebih awal berbagai potensi gangguan kesehatan pada anak usia sekolah.

CKG Pelajar tidak hanya berupa pemeriksaan kesehatan rutin, tetapi juga menjadi gerakan untuk meningkatkan kesadaran hidup sehat sejak dini. Pemeriksaan yang dilakukan meliputi pengukuran indeks massa tubuh, kesehatan mata, gigi, hingga skrining kesehatan mental.

Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Veronica Tan, mengatakan program CKG bagi pelajar dapat membangun kesadaran anak untuk menjalankan pola hidup sehat dan menjauh dari ancaman penyakit. Melalui program ini, kondisi pola makan dan pemenuhan gizi anak juga dapat diketahui lebih awal.

Urgensi deteksi dini semakin penting karena penyakit tidak menular mulai banyak mengancam usia produktif, bahkan sejak masa sekolah. Pola makan tinggi gula dan lemak, kurang aktivitas fisik, serta tekanan akademik dan sosial menjadi faktor yang dapat memicu gangguan kesehatan fisik maupun mental.

Kesehatan pelajar juga berpengaruh langsung terhadap proses belajar. Anak yang sehat secara fisik dan mental cenderung memiliki konsentrasi lebih baik, daya serap tinggi, serta semangat belajar yang optimal. Sebaliknya, gangguan kesehatan yang tidak terdeteksi dapat menghambat pembelajaran dan meningkatkan risiko ketidakhadiran di sekolah.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan pemerintah akan memperluas cakupan Program Cek Kesehatan Gratis hingga 14 juta anak pada 2026. Langkah ini menjadi bagian dari upaya promotif-preventif untuk memperkuat kesehatan mental anak sekaligus mencegah risiko bunuh diri.

Menurut Budi, pada 2025 cakupan CKG anak-anak baru mencapai tujuh juta orang dari target 25 juta orang. Karena itu, perluasan program dinilai penting agar semakin banyak pelajar mendapatkan akses pemeriksaan kesehatan sejak dini.

Keberhasilan CKG Pelajar membutuhkan sinergi antara sekolah, keluarga, dan tenaga kesehatan. Sekolah berperan memastikan program berjalan efektif, guru menjadi agen edukasi hidup sehat, sementara orang tua berperan menindaklanjuti hasil pemeriksaan dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam perspektif pembangunan nasional, CKG Pelajar merupakan investasi jangka panjang. Dengan mendeteksi masalah kesehatan sejak dini, negara dapat menekan beban biaya kesehatan di masa depan sekaligus menyiapkan generasi muda yang lebih produktif, sehat, dan siap bersaing.

Continue Reading

News

Rahasia Kecerdasan Alan Turing

Umar Satiri

Published

on

TIDAK ada garis ilmuwan di keluarga Turing. Sama sekali nol. Ayahnya seorang birokrat tulen yang berdinas di India. Pamannya? Lebih unik lagi: dia hanya terkenal karena menulis buku petunjuk cara memancing ikan. Kakak laki-lakinya kelak menjadi pengacara biasa di London.

Jadi, dari mana datangnya kejeniusan Alan Turing? Mengapa otaknya bisa begitu otonom? Terisolasi dari tradisi keluarganya? Jawabannya ada pada sebuah ketakutan. Ketakutan seorang ibu.

Ketakutan terbesar seorang ibu kelas atas di Inggris zaman dulu adalah satu: anaknya tidak diterima di sekolah elit (Public School). Itu tabu. Bisa bikin malu keluarga.

Ethel Sara Turing mengalami ketakutan itu setiap hari. Dia melihat anak bungsunya, Alan, seperti kehilangan arah. Saat itu umurnya baru sembilan tahun. Sejak balita, Alan dititipkan ke sana-sini di Inggris karena orang tuanya sibuk bekerja di India. Rumah asuhnya dingin. Tidak ada ruang untuk sebuah bakat.

Alan tumbuh menjadi anak yang sangat eksentrik. Dia tidak suka menghafal sastra klasik. Kerjanya hanya membuat eksperimen kimia primitif di kamar. Bau belerangnya minta ampun. Kukunya hitam. Bajunya kotor semua.

Gurunya di sekolah dasar pun angkat tangan. Sifat Alan dianggap sebagai gangguan.

Ethel panik. Anak ini harus diselamatkan agar bisa diterima oleh sistem sosial Inggris. Namun, Ethel sadar sifat Alan tidak bisa ditekan. Bakatnya harus disalurkan.

Suatu hari, Ethel membawa pulang sebuah buku untuk meredam keanehan anaknya. Buku tebal. Judulnya Natural Wonders Every Child Should Know. Penulisnya Edwin Tenney Brewster.

Buku itulah yang mengubah jalan hidup Alan Turing. Gaya penulisan Brewster sangat jenius. Dia tidak memakai istilah dewa. Dia menjelaskan sains lewat analogi sehari-hari yang memikat anak-anak.

Ada satu bab yang membuat Alan kecil terenyak. Bab tentang bagaimana tubuh manusia bekerja. Brewster menulis hal yang radikal bagi anak sekecil Alan: tubuh manusia itu sebenarnya adalah sebuah “mesin”.

Jantung adalah pompa. Paru-paru adalah ventilator. Makanan yang masuk ke mulut adalah bahan bakar untuk menggerakkan seluruh organnya.

Bagi Alan, ini sebuah ledakan di kepalanya.

Sejak hari itu, cara pandangnya terhadap dunia berubah total. Dunia bukan lagi sekadar pemandangan alam. Dunia adalah kumpulan mekanisme. Ada logikanya. Ada polanya. Ada rumusnya.

Kalau tubuh manusia adalah mesin hidup yang bisa berpikir, maka kesimpulannya sederhana: suatu saat, manusia pasti bisa membuat mesin buatan yang juga bisa berpikir.

Benih ide itu tertanam di sana. Di kepala bocah yang kesepian.

Di usia 12 tahun, ia sudah terobsesi memanfaatkan energi alam yang paling efisien untuk memecahkan pertanyaan-pertanyaan fundamental.

Sekolah formal seperti Sherbone School gagal melihat kejeniusan ini. Kepala sekolahnya bahkan sempat menyindir bahwa Alan hanya membuang waktu di sekolah asrama jika hanya ingin menjadi spesialis sains.

Sekolahnya salah besar.

Sains memang begitu. Dia tidak selalu lahir dari kurikulum kaku sekolah elit atau laboratorium megah berbiaya miliaran.

Dia sering kali lahir dari sebuah kamar sepi yang berantakan. Dari seorang anak yang dianggap aneh oleh lingkungannya. Dan dari sebuah buku anak-anak yang tepat, yang jatuh di tangan yang tepat.

Ethel mungkin tidak pernah menduga. Buku yang ia belikan untuk menyelamatkan masa depan sosial anaknya, justru menjadi cetak biru lahirnya era komputer modern.

Dunia hari ini berutang pada buku anak-anak itu.

Continue Reading

News

Dari Kelas ke Alam: Kemendikdasmen dan UNESCO Dorong Pendidikan Peduli Lingkungan

Kemendikdasmen dan UNESCO berkolaborasi memperkuat pendidikan berkelanjutan. Mereka mendorong pendekatan baru agar generasi muda lebih peduli lingkungan dan siap hadapi tantangan masa depan.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Di tengah meningkatnya tantangan perubahan iklim, kerusakan ekosistem, dan ancaman terhadap ketahanan pangan global, pendidikan dinilai memiliki peran penting dalam menyiapkan generasi muda sebagai bagian dari solusi. Untuk itu, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bersama UNESCO mendorong penguatan pendidikan berkelanjutan yang lebih dekat dengan lingkungan dan kehidupan nyata.

Komitmen tersebut mengemuka dalam National Forum on Education for Sustainable Development (ESD) atau Forum Nasional Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan yang diselenggarakan UNESCO bersama Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO (KNIU) di Jakarta, Senin (15/6/2026).

Mengusung tema “Biosphere Reserves and Oceans as Learning Spaces for People and the Planet”, forum ini mempertemukan berbagai pemangku kepentingan dari dalam maupun luar negeri. Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan pemerintah, akademisi, organisasi masyarakat sipil, sektor swasta, hingga mitra pembangunan untuk membahas strategi memperkuat pendidikan berkelanjutan di Indonesia.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya bertujuan mencetak generasi unggul secara akademik, tetapi juga membangun kepedulian terhadap lingkungan dan keberlanjutan kehidupan di bumi.

“Pendidikan harus mendekatkan murid-murid dengan alam di mana mereka berada. Kita harus memastikan pendidikan tidak hanya menghasilkan manusia yang mampu hidup di dunia, tetapi juga manusia yang mampu menjaga dunia,” ujar Abdul Mu’ti.

Menurutnya, arah pembangunan pendidikan nasional sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya keseimbangan antara kecerdasan intelektual, emosional, spiritual, serta tanggung jawab sosial.

Sebagai implementasi dari visi tersebut, Kemendikdasmen terus mendorong penerapan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning). Metode ini dirancang agar peserta didik memperoleh pengalaman belajar yang reflektif, kontekstual, dan relevan dengan kehidupan sehari-hari.

Melalui pendekatan tersebut, alam tidak lagi dipandang sekadar sebagai objek pembelajaran, melainkan menjadi ruang belajar yang memberikan pengalaman langsung bagi murid dalam memahami berbagai persoalan lingkungan.

Sementara itu, Direktur Kantor Regional UNESCO Jakarta, Maki Katsuno-Hayashikawa, menilai sistem pendidikan perlu bertransformasi untuk menjawab tantangan global yang semakin kompleks.

“ESD bukan sekadar mengajarkan topik keberlanjutan. Ini adalah tentang mentransformasi cara kita belajar, cara kita mengajar, dan cara kita berinteraksi dengan dunia di sekitar kita,” kata Maki.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, UNESCO melalui program Sustaining Our Oceans (SOO) yang didukung Fast Retailing (UNIQLO) telah mengembangkan berbagai inisiatif pendidikan lingkungan, termasuk di Wakatobi. Program ini mengintegrasikan ilmu pengetahuan modern dengan kearifan lokal sehingga lebih mudah dipahami dan diterapkan oleh peserta didik.

Forum tersebut juga menjadi momentum penyerahan simbolis paket pembelajaran “Wakatobiku” kepada Kemendikdasmen. Program ini diharapkan menjadi model kolaborasi antara pemerintah, organisasi internasional, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan dalam membangun pendidikan yang mendukung pelestarian lingkungan serta pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

Melalui sinergi berbagai pihak, pendidikan diharapkan tidak hanya menjadi sarana transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi fondasi dalam membentuk generasi muda yang peduli lingkungan dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Continue Reading

News

AS dan Iran Capai Kesepakatan Damai, Ini Faktanya

Amerika Serikat dan Iran mencapai kesepakatan damai. Artikel ini mengulas rincian perjanjian, termasuk pembukaan Selat Hormuz dan dampaknya bagi stabilitas regional.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Amerika Serikat dan Iran dikabarkan telah mencapai kesepakatan untuk mengakhiri konflik yang selama ini memicu ketegangan di Timur Tengah. Kesepakatan tersebut diumumkan pada Minggu (14/6) setelah melalui serangkaian perundingan intensif yang melibatkan sejumlah negara mediator.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa kesepakatan tersebut mencakup komitmen Washington untuk mencabut blokade terhadap Iran. Namun, rincian lengkap isi perjanjian masih belum dipublikasikan dan nota kesepahaman (MoU) antara kedua negara belum ditandatangani secara resmi.

Menurut Trump, penandatanganan MoU dijadwalkan berlangsung di Swiss pada 19 Juni mendatang.

Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif menyebut kesepakatan itu berhasil dicapai berkat mediasi Qatar serta dukungan diplomatik dari Arab Saudi dan Turki.

“Kami mengapresiasi komitmen Amerika Serikat dan Republik Islam Iran dalam mencari solusi diplomatik untuk mengakhiri konflik ini,” ujar Sharif.

– Iran Konfirmasi Kesepakatan

Pemerintah Iran melalui Dewan Keamanan Nasional Tertinggi (SNSC) turut mengonfirmasi tercapainya kesepakatan dengan Amerika Serikat.

Dalam pernyataannya, SNSC menyebut teks nota kesepahaman telah dirampungkan berdasarkan arahan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Mojtaba Khamenei serta dukungan penuh rakyat dan aparat keamanan Iran.

“Berdasarkan persetujuan Dewan Keamanan Nasional Tertinggi, teks MoU mengenai negosiasi penghentian perang antara Iran dan AS telah difinalisasi pada 15 Juni malam,” demikian pernyataan resmi SNSC.

– Selat Hormuz Akan Dibuka Kembali

Salah satu poin penting dalam kesepakatan tersebut adalah jaminan kebebasan pelayaran di Selat Hormuz, jalur perdagangan energi strategis dunia.

Trump mengatakan Iran berkomitmen tidak mengenakan biaya atau tarif terhadap kapal-kapal yang melintas di wilayah tersebut. Sebelum pembukaan kembali jalur pelayaran, Iran juga disebut akan membersihkan ranjau yang masih berada di kawasan perairan itu.

Rencananya, Selat Hormuz akan kembali dibuka untuk aktivitas pelayaran internasional setelah penandatanganan kesepakatan pada 19 Juni.

– Upaya Menghentikan Konflik di Lebanon

Kesepakatan damai juga disebut mencakup komitmen penghentian pertempuran di sejumlah wilayah konflik, termasuk Lebanon.

Selama beberapa waktu terakhir, Lebanon menjadi salah satu titik ketegangan akibat keterlibatan kelompok Hizbullah dalam konflik yang berkaitan dengan Iran. Meski demikian, Israel dan Hizbullah tidak menjadi pihak yang menandatangani perjanjian tersebut.

Karena itu, efektivitas implementasi kesepakatan di Lebanon akan sangat bergantung pada pengaruh Amerika Serikat terhadap Israel serta kemampuan Iran menahan eskalasi dari kelompok sekutunya di kawasan.

– Trump Sebut Netanyahu Hampir Gagalkan Perundingan

Dalam wawancara dengan media Amerika, Trump mengungkapkan proses menuju kesepakatan sempat menghadapi hambatan serius akibat meningkatnya operasi militer Israel di kawasan.

Menurut Trump, langkah-langkah militer yang terus dilakukan pemerintahan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu hampir membuat Iran menarik diri dari proses negosiasi.

Trump juga menilai Israel seharusnya mendukung upaya diplomatik yang dilakukan Amerika Serikat untuk menghentikan konflik dan mencegah eskalasi lebih lanjut di Timur Tengah.

Kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran dipandang sebagai terobosan diplomatik yang berpotensi mengubah dinamika geopolitik Timur Tengah. Jika berhasil diimplementasikan, perjanjian tersebut tidak hanya dapat meredakan ketegangan antara kedua negara, tetapi juga membuka peluang stabilitas yang lebih luas bagi kawasan yang selama bertahun-tahun dilanda konflik.

Meski demikian, pengamat menilai keberhasilan kesepakatan ini masih akan sangat bergantung pada proses penandatanganan resmi, implementasi di lapangan, serta komitmen seluruh pihak yang terlibat untuk menjaga perdamaian jangka panjang.

Continue Reading

News

Selasa Pagi 16 Juni Rupiah Menguat Tipis Segini

Rupiah dibuka menguat tipis terhadap dolar AS pada perdagangan Selasa pagi di tengah pergerakan mata uang Asia yang bervariasi.

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com– Nilai tukar rupiah dibuka menguat terhadap dolar Amerika Serikat pada perdagangan Selasa (16/6/2026). Rupiah berada di level Rp17.704 per dolar AS pada awal perdagangan.

Mengutip Bloomberg, rupiah menguat 5 poin atau 0,03 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya. Penguatan ini menunjukkan pergerakan rupiah masih terbatas di tengah dinamika pasar keuangan global.

Sementara itu, mata uang kawasan Asia bergerak bervariasi pada perdagangan pagi ini. Yen Jepang menguat 0,09 persen, dolar Hong Kong naik 0,03 persen, dan won Korea Selatan menguat 0,04 persen.

Peso Filipina juga tercatat menguat 0,11 persen, sementara rupee India naik lebih tinggi sebesar 0,42 persen. Di sisi lain, dolar Singapura melemah 0,03 persen, dolar Taiwan turun 0,09 persen, yuan China melemah 0,05 persen, ringgit Malaysia turun 0,19 persen, dan baht Thailand melemah 0,03 persen.

Pergerakan mata uang Eropa terhadap dolar AS juga terpantau campuran. Euro menguat 0,04 persen dan pound sterling naik 0,1 persen, sedangkan franc Swiss melemah 0,08 persen.

Selain itu, krona Swedia melemah 0,15 persen dan krona Denmark turun 0,04 persen. Kondisi ini memperlihatkan pasar valuta asing masih bergerak hati-hati menanti sentimen global berikutnya.

Continue Reading

News

Percepat Transisi Energi, Pemerintah Bakal Luncurkan BBM Baru

Indonesia akan meluncurkan BBM baru B50 pada 1 Juli 2026. Program ini diharapkan membawa dampak signifikan pada penghematan devisa dan penyerapan tenaga kerja.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Pemerintah melalui PT Pertamina dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersiap meluncurkan bahan bakar minyak (BBM) jenis baru, B50, pada 1 Juli 2026. Produk biodiesel ini merupakan campuran solar dengan bahan bakar nabati berbasis minyak sawit sebesar 50 persen.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan uji coba B50 saat ini telah memasuki tahap akhir dengan hasil yang dinilai positif. Tingkat keberhasilan pengujian disebut telah mencapai 80 hingga 90 persen.

“Per 1 Juli 2026 akan diimplementasikan. Saya mungkin satu minggu lagi akan melakukan rapat dengan tim uji coba,” ujar Bahlil di Kompleks DPR RI, Jakarta, Senin (8/6).

Menurutnya, hasil pengujian menunjukkan kualitas B50 cukup baik. Bahkan, kandungan air pada B50 disebut lebih rendah dibandingkan biodiesel B40 yang saat ini digunakan secara nasional.

“Sekarang kan kita uji coba terus. Semuanya 80 sampai 90 persen dari hasil uji coba alhamdulillah baik, bahkan kadar airnya dibandingkan dengan B40 dan B50 itu lebih baik di B50,” kata Bahlil.

Saat ini Indonesia masih menerapkan program B40, yakni campuran solar dengan 40 persen biodiesel berbasis minyak sawit yang berlaku sejak 1 Januari 2025. Dengan peluncuran B50, pemerintah berharap penggunaan energi terbarukan semakin meningkat sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor bahan bakar.

Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi, mengatakan pemerintah tengah merampungkan regulasi agar implementasi B50 dapat berjalan serentak di seluruh sektor mulai Juli mendatang.

Menurut Eniya, penerapan B50 diproyeksikan memberikan dampak ekonomi yang signifikan hingga akhir 2026. Pemerintah memperkirakan penghematan devisa dapat mencapai Rp157,28 triliun, sementara nilai tambah industri crude palm oil (CPO) berpotensi meningkat hingga Rp24,68 triliun.

“Untuk proyeksi hingga Desember 2026 dengan adanya penambahan 50 persen ini, maka penghematan devisa yang bisa dilakukan mencapai Rp157,28 triliun dan peningkatan nilai tambah CPO juga merambah naik menjadi Rp24,68 triliun,” ujarnya.

Sejalan dengan transisi dari program B40 ke B50, pemerintah juga menaikkan target penyaluran biodiesel pada 2026. Volume yang sebelumnya ditetapkan sebesar 15,64 juta kiloliter (KL) meningkat menjadi 17,60 juta KL setelah kebijakan baru diberlakukan pada pertengahan tahun.

Meski demikian, skema insentif tetap tidak berubah. Dukungan pemerintah masih difokuskan pada sektor Public Service Obligation (PSO), sedangkan sektor non-PSO akan mengikuti mekanisme harga pasar.

“Alokasi PSO dan non-PSO akan seperti yang sudah dilakukan sebelumnya. Disalurkan insentif untuk yang sektor PSO saja,” kata Eniya.

Selain memberikan manfaat ekonomi, implementasi B50 juga diperkirakan mampu menyerap sekitar 2,2 juta tenaga kerja. Dari sisi lingkungan, program ini ditargetkan dapat menekan emisi gas rumah kaca hingga 46,72 juta ton CO2 sepanjang tahun 2026.

Dengan berbagai manfaat tersebut, pemerintah optimistis B50 akan menjadi langkah penting dalam memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mendorong hilirisasi industri sawit dan pencapaian target pengurangan emisi.

Continue Reading

News

AI Terpadu dan Komputasi Kuantum Pasca-LLM

Industri teknologi mulai meninggalkan ketergantungan pada satu model AI besar dan beralih ke sistem AI terpadu yang menggabungkan banyak model spesialis, sementara integrasi awal dengan komputasi kuantum membuka peluang baru dalam pemecahan masalah kompleks.

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com–Perkembangan kecerdasan buatan memasuki fase baru yang ditandai dengan pergeseran dari pendekatan model tunggal menuju arsitektur AI terpadu (Unified AI). Jika beberapa tahun terakhir industri berfokus pada pengembangan Large Language Model (LLM) berukuran sangat besar, kini perusahaan teknologi mulai mengombinasikan berbagai model spesialis untuk meningkatkan efisiensi, akurasi, dan biaya operasional.

Pendekatan Multi-Model memungkinkan satu sistem AI memanfaatkan model yang berbeda sesuai kebutuhan tugas. Sebagai contoh, model bahasa digunakan untuk analisis teks, model visi komputer untuk pemrosesan gambar, dan model analitik untuk pengolahan data numerik. Sistem kemudian memilih model yang paling tepat untuk menyelesaikan suatu pekerjaan. Strategi ini dinilai lebih hemat dibandingkan memaksa satu model raksasa menangani seluruh jenis tugas.

Perusahaan-perusahaan AI besar juga mulai menerapkan konsep “router AI”, yakni mekanisme yang secara otomatis mengarahkan permintaan pengguna ke model yang paling sesuai. Pendekatan tersebut tidak hanya mengurangi konsumsi komputasi yang mahal, tetapi juga meningkatkan kualitas keluaran karena setiap model bekerja pada bidang keahliannya masing-masing. Tren ini diperkirakan akan menjadi standar baru dalam pengembangan AI perusahaan dalam beberapa tahun mendatang.

Di saat yang sama, industri mulai mengeksplorasi integrasi AI dengan komputasi kuantum. Meskipun komputer kuantum komersial skala besar masih dalam tahap pengembangan, sejumlah perusahaan teknologi telah menguji arsitektur hybrid yang menggabungkan prosesor konvensional, AI, dan komputasi kuantum. Tujuannya adalah memanfaatkan keunggulan masing-masing teknologi untuk menyelesaikan persoalan yang sulit ditangani komputer klasik.

Salah satu potensi terbesar kombinasi AI-kuantum adalah optimasi matematis tingkat lanjut. Bidang seperti desain obat, simulasi material baru, logistik global, analisis risiko keuangan, hingga pemecahan masalah enkripsi dapat memperoleh manfaat signifikan dari kemampuan komputasi kuantum yang dipadukan dengan kecerdasan AI. Dalam skenario ini, AI berperan mengidentifikasi pola dan menentukan strategi pemecahan masalah, sementara komputer kuantum menjalankan perhitungan yang sangat kompleks.

Meski masih berada pada tahap awal, banyak analis menilai integrasi Unified AI dan komputasi kuantum akan menjadi fondasi gelombang teknologi berikutnya setelah era AI generatif. Jika AI generatif mengubah cara manusia berinteraksi dengan informasi, maka AI terpadu berbasis multi-model dan komputasi kuantum berpotensi mengubah cara dunia menyelesaikan persoalan ilmiah, industri, dan keamanan siber yang selama ini dianggap terlalu rumit untuk ditangani teknologi konvensional.

Continue Reading

News

Ditelepon Mahmoud Abbas, Prabowo Tegaskan RI Tetap Dukung Palestina

Presiden Prabowo Subianto menegaskan kembali komitmen Indonesia dalam mendukung perjuangan rakyat Palestina dan solusi dua negara, menyusul percakapan telepon dengan Presiden Mahmoud Abbas.

Hendi Firdaus

Published

on

[domain_capital – Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan komitmen Indonesia dalam mendukung perjuangan rakyat Palestina serta mendorong penerapan solusi dua negara (two-state solution) sebagai jalan menuju perdamaian yang berkelanjutan di Timur Tengah.

Penegasan tersebut disampaikan Prabowo setelah menerima sambungan telepon dari Presiden Palestina Mahmoud Abbas pada Senin (15/6) malam. Dalam percakapan tersebut, kedua pemimpin membahas perkembangan terkini situasi di kawasan Timur Tengah.

“Hari ini saya berbicara dengan Presiden Mahmoud Abbas dari Negara Palestina mengenai perkembangan terkini di Timur Tengah,” tulis Prabowo melalui akun media sosial X miliknya.

Dalam pembicaraan itu, Abbas menyampaikan apresiasi kepada Indonesia atas dukungan yang secara konsisten diberikan kepada rakyat Palestina selama ini.

“Presiden Abbas menyampaikan apresiasinya terhadap dukungan setia Indonesia terhadap masyarakat Palestina,” ujar Prabowo.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa Indonesia tetap berpegang pada solusi dua negara sebagai satu-satunya jalan yang dapat mewujudkan perdamaian yang adil dan berkelanjutan bagi Palestina dan Israel.

“Saya menegaskan komitmen teguh Indonesia bahwa solusi dua negara adalah satu-satunya jalan menuju perdamaian berkelanjutan di Palestina,” kata Prabowo.

Dukungan terhadap Palestina merupakan bagian dari kebijakan luar negeri Indonesia yang telah berlangsung sejak lama. Pemerintah Indonesia secara konsisten menyuarakan pentingnya kemerdekaan dan kedaulatan penuh bagi Palestina dalam berbagai forum internasional.

Sejalan dengan hal tersebut, Prabowo dalam berbagai kesempatan juga terus menekankan pentingnya penyelesaian konflik melalui pendekatan damai yang menjamin hak-hak rakyat Palestina serta stabilitas kawasan Timur Tengah.

Hubungan Indonesia dan Palestina selama ini dikenal erat, tidak hanya dalam konteks diplomatik, tetapi juga karena adanya ikatan historis yang telah terjalin sejak masa awal perjuangan kemerdekaan Indonesia. Kedekatan antara Prabowo dan Mahmoud Abbas turut memperkuat hubungan bilateral kedua negara dalam mendukung upaya perdamaian dan kemanusiaan.

Indonesia hingga kini tetap berada di garis depan dalam mendorong terwujudnya perdamaian yang adil, bermartabat, dan berkelanjutan bagi rakyat Palestina.

Continue Reading

News

Pegawai BGN Dilarang Kelola Dapur MBG, Agustina: Cegah Konflik Kepentingan

BGN melarang pegawainya mengelola dapur MBG untuk mencegah konflik kepentingan. Langkah ini juga bagian dari penataan ulang program dan evaluasi SPPG yang beroperasi.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Agustina Arumsari, menegaskan bahwa seluruh pegawai BGN tidak diperbolehkan memiliki maupun terafiliasi dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Larangan tersebut diterapkan untuk mencegah terjadinya konflik kepentingan dalam proses pengambilan kebijakan.

Pernyataan itu disampaikan Agustina di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Senin (15/6), saat menjelaskan langkah penataan SPPG menyusul terungkapnya dugaan keterlibatan sejumlah pejabat dan pegawai BGN dalam pengelolaan yayasan mitra dapur MBG yang kini tengah diselidiki Kejaksaan Agung (Kejagung).

“Pegawai BGN sebagai pihak yang mengambil keputusan dan kebijakan tidak boleh memiliki SPPG,” ujar Agustina.

Menurutnya, keterlibatan pegawai BGN dalam pengelolaan dapur MBG berpotensi memengaruhi berbagai keputusan strategis yang berkaitan dengan operasional program. Ia mencontohkan perubahan sejumlah kebijakan, mulai dari skema insentif hingga standar teknis dapur, yang rentan dipengaruhi apabila terdapat kepentingan pribadi.

“Karena mereka mengambil kebijakan. Misalnya terkait insentif SPPG yang menjadi Rp6 juta flat, atau perubahan standar luas dapur dari 400 meter menjadi 150 meter. Itu berpotensi menimbulkan konflik kepentingan,” katanya.

Agustina menegaskan bahwa fokus utama BGN saat ini bukan memperbanyak jumlah dapur MBG, melainkan memastikan program benar-benar menjangkau kelompok masyarakat yang membutuhkan intervensi gizi.

Menurut dia, pendekatan tersebut berbeda dengan pola sebelumnya yang lebih berorientasi pada penambahan jumlah dapur.

“Fokus kami adalah penerima manfaat terlebih dahulu. Setelah itu baru berbicara mengenai dapur. Kami tidak ingin hanya mengejar jumlah dapur, tetapi memastikan program tepat sasaran,” ujarnya.

Saat ini, BGN tengah melakukan penataan ulang atau refocusing penerima manfaat dengan melibatkan Kementerian Kesehatan, para ahli gizi, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan efektivitas program dan ketepatan sasaran intervensi gizi.

Setelah pemetaan penerima manfaat selesai dilakukan, BGN akan mengevaluasi seluruh SPPG yang saat ini beroperasi. Agustina memastikan dapur yang memenuhi standar teknis dan kualitas tetap dapat beroperasi.

“Kami akan menyusun indeks dan standar baru. Selama dapur memenuhi persyaratan dan standar kualitas yang ditetapkan, maka dapat terus beroperasi,” jelasnya.

Namun demikian, BGN tidak menutup kemungkinan melakukan penggabungan maupun penutupan sejumlah SPPG apabila hasil audit menunjukkan dapur tersebut tidak layak beroperasi.

“Bisa saja ada SPPG yang digabungkan atau bahkan ditutup jika hasil audit menyatakan tidak layak,” kata Agustina.

Pernyataan tersebut muncul di tengah penyidikan dugaan korupsi dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis oleh Kejaksaan Agung. Dalam kasus tersebut, penyidik telah menetapkan sejumlah tersangka, termasuk mantan Kepala BGN Dadan Hindayana, Lodewyk Pusung, dan Sony Sonjaya.

Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, sebelumnya mengungkap adanya dugaan sejumlah yayasan mitra SPPG yang terafiliasi dengan pejabat maupun pegawai BGN. Yayasan-yayasan tersebut diduga tetap memperoleh penunjukan sebagai mitra meski tidak memenuhi persyaratan.

Selain dugaan pengaturan mitra dapur, penyidik juga tengah mengusut indikasi penyimpangan dalam berbagai pengadaan barang dan jasa pendukung program MBG, seperti motor listrik, sepatu, tablet, hingga televisi yang diduga tidak sesuai kebutuhan dan mengandung unsur penggelembungan harga (mark up).

Continue Reading

News

Dari Kemitraan Strategis hingga IEU-CEPA, Presiden Steinmeier Optimistis Masa Depan Hubungan RI–Jerman

Kunjungan Presiden Steinmeier ke Indonesia menggarisbawahi pentingnya kemitraan strategis kedua negara. Fokus pembahasan meliputi IEU-CEPA dan peran Indonesia di stabilitas regional.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Presiden Republik Federal Jerman, Frank-Walter Steinmeier, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam kunjungan kenegaraannya ke Indonesia. Dalam pernyataan pers bersama di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (15/06/2026), Presiden Steinmeier menegaskan bahwa kunjungannya mencerminkan pentingnya hubungan Indonesia dan Jerman yang terus berkembang di berbagai bidang strategis.

“Saya gembira bisa kembali berkunjung ke Indonesia. Ini merupakan keempat kalinya saya berkunjung ke sini. Jumlah kunjungan ini menunjukkan betapa pentingnya hubungan dengan Indonesia bagi kami di Jerman,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Steinmeier menekankan pentingnya memperdalam kemitraan kedua negara. Menurutnya, fondasi hubungan tersebut telah terjalin kuat sejak Deklarasi Jakarta tahun 2012 dan memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan di berbagai sektor melalui kolaborasi yang makin luas.

“Tadi Anda sudah katakan betapa pentingnya keanekaragaman topik yang kita bicarakan dan betapa banyak perkembangannya selama beberapa tahun akhir ini, dan betapa besarnya potensi untuk bisa dikembangkan lagi,” katanya.

Dalam pernyataannya, Presiden Steinmeier menilai ASEAN memiliki peran penting dalam membangun arsitektur keamanan regional.

Indonesia merupakan faktor stabilitas penting di dalam kawasan ASEAN dan kami melihat bahwa Indonesia tidak hanya yakin akan peran itu, tetapi juga terus mengembangkan peran pentingnya,” katanya.

Di bidang ekonomi, Presiden Steinmeier menyampaikan harapan agar perundingan Indonesia–Uni Eropa Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) yang telah ditandatangani dapat segera diratifikasi oleh Jerman. Ia meyakini perjanjian tersebut akan membuka peluang investasi baru, memperkuat kerja sama inovasi, serta memberikan manfaat bagi dunia usaha di kedua negara.

“Perjanjian ini mengandung potensi yang sangat besar. Dan dengan itu dimungkinkan investasi baru dan juga memberi peluang bagi perusahaan kecil dan menengah dari Jerman untuk mereka dibuka jalan untuk mengadakan investasi di Indonesia,” lanjut Presiden Steinmeier.

“Bapak Presiden, Yang Mulia, saya rasa itu menguntungkan bagi kedua belah pihak, bagi kedua negara kita,” tambahnya.

Continue Reading
News22 menit ago

CKG Pelajar Jadi Investasi Generasi Sehat

News1 jam ago

Rahasia Kecerdasan Alan Turing

News12 jam ago

Dari Kelas ke Alam: Kemendikdasmen dan UNESCO Dorong Pendidikan Peduli Lingkungan

LakeyBanget24 jam ago

Oyarzabal Ukir Rekor Kelam di Piala Dunia, Apa Itu?

News1 hari ago

AS dan Iran Capai Kesepakatan Damai, Ini Faktanya

News1 hari ago

Selasa Pagi 16 Juni Rupiah Menguat Tipis Segini

News1 hari ago

Percepat Transisi Energi, Pemerintah Bakal Luncurkan BBM Baru

News1 hari ago

Harga Minyak Turun, Pasar Tunggu Damai AS-Iran

LakeyBanget1 hari ago

Bikin Spanyol Frustrasi, Follower Kiper Cape Verde Auto Melonjak Drastis

News1 hari ago

AI Terpadu dan Komputasi Kuantum Pasca-LLM

News2 hari ago

Ditelepon Mahmoud Abbas, Prabowo Tegaskan RI Tetap Dukung Palestina

LakeyBanget2 hari ago

Prediksi: Empat AI Kompak Jagokan Negara Ini Juara Piala Dunia 2026

News2 hari ago

Pegawai BGN Dilarang Kelola Dapur MBG, Agustina: Cegah Konflik Kepentingan

LakeyBanget2 hari ago

Komisi X Setujui Naturalisasi Mitchell Lee Baker dan Luke Anthony Vickery, Erick Thohir Apresiasi DPR

News2 hari ago

Dari Kemitraan Strategis hingga IEU-CEPA, Presiden Steinmeier Optimistis Masa Depan Hubungan RI–Jerman

News2 hari ago

IHSG Melesat

Infografis2 hari ago

Melawan Pesimisme: Menjaga Harapan, Memperkuat Kedaulatan

LakeyBanget2 hari ago

Anthropic Hentikan Akses Dua Model AI Tercanggih Usai Sepekan Dirilis, Kenapa?

LakeyBanget2 hari ago

Gagalkan Kemenangan Belanda, Ronald Koeman Malah Puji Jepang

LakeyBanget2 hari ago

Bikin Bangga! Merah Putih Berkibar di Estoril Usai Ramadhipa Juara di Moto3 Junior