Connect with us

News

Trump: Perang AS–Israel vs Iran Bisa Berakhir Jika…

Donald Trump menyatakan bahwa konflik AS-Israel vs Iran dapat diakhiri jika Teheran setuju dengan kesepakatan yang tidak dirinci. Ancaman eskalasi tetap ada jika penolakan terjadi.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, pada Rabu menyatakan bahwa konflik militer antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran berpotensi dihentikan, asalkan Teheran menyetujui ketentuan dalam sebuah kesepakatan yang saat ini tengah dipertimbangkan.

Melalui akun Truth Social miliknya, Trump mengatakan bahwa persetujuan Iran terhadap kesepakatan tersebut akan menjadi kunci berakhirnya operasi militer yang ia sebut sebagai “Epic Fury”.

“Dengan asumsi Iran menyetujui apa yang telah disepakati—yang mungkin merupakan asumsi besar—maka ‘Epic Fury’ yang sudah melegenda akan berakhir, dan blokade yang sangat efektif akan memungkinkan Selat Hormuz terbuka untuk semua, termasuk Iran,” tulis Trump.

Namun demikian, Trump tidak merinci isi kesepakatan yang dimaksud. Ia juga tidak mengungkapkan tuntutan spesifik yang diajukan kepada Iran maupun jadwal kemungkinan langkah militer berikutnya.

Dalam pernyataannya, Trump turut melontarkan peringatan keras. Ia menegaskan bahwa jika Iran menolak syarat-syarat tersebut, maka serangan militer akan dilanjutkan dengan intensitas yang jauh lebih tinggi dibanding sebelumnya.

Selat Hormuz sendiri merupakan jalur pelayaran strategis yang menghubungkan Teluk Persia dengan Teluk Oman dan Laut Arab. Jalur ini menjadi salah satu titik vital bagi distribusi energi global.

Gangguan terhadap aktivitas di kawasan tersebut dikhawatirkan dapat memicu dampak signifikan terhadap pasar energi dunia serta memperburuk stabilitas keamanan regional.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News

Mendikdasmen: Pengawas Sekolah Harus Jadi Mitra Guru

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menegaskan pengawas sekolah harus mengambil peran lebih besar dalam meningkatkan mutu pendidikan. Tak cukup hanya menjalankan supervisi, pengawas dituntut menjadi mitra guru dan kepala sekolah untuk memastikan kebijakan pendidikan berdampak nyata bagi murid.

Pesan tersebut disampaikan Abdul Mu’ti dalam Rapat Koordinasi Asosiasi Pengawas Sekolah Indonesia (APSI) di Surabaya, Jawa Timur, Senin (12/10/2026). Ia mendorong pengawas meningkatkan kompetensi agar mampu mendampingi sekolah menghadirkan pembelajaran berkualitas sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman.

“Pengawas memiliki tugas yaitu melaksanakan supervisi pendidikan,” ujar Abdul Mu’ti.

Menurut dia, pengawasan pendidikan perlu ditopang pembagian tugas yang jelas dan peningkatan kompetensi secara berkelanjutan. Dengan begitu, pengawas dapat membantu guru dan kepala sekolah menerapkan kebijakan baru secara efektif, termasuk pembelajaran mendalam (deep learning) serta pengenalan koding dan kecerdasan buatan (AI).

Abdul Mu’ti menekankan, peningkatan kapasitas tidak boleh hanya menyasar guru dan kepala sekolah. Pengawas juga perlu mendapatkan pelatihan agar memahami arah kebijakan pendidikan dan mampu memberikan pendampingan yang tepat.

“Oleh karena itu, kita berusaha mengejar itu dengan melatih para guru dan tentu saja juga melatih para kepala sekolah dan pada waktunya nanti juga melatih para pengawas,” katanya.

Dalam penerapan pembelajaran mendalam, pengawas diharapkan mampu mendorong sekolah mengubah pendekatan belajar yang selama ini berorientasi pada penyampaian materi. Pembelajaran perlu diarahkan untuk mengembangkan pengetahuan, keterampilan, nilai, serta kemampuan berpikir murid secara menyeluruh.

Sementara itu, koding dan AI diperkenalkan sebagai mata pelajaran pilihan mulai kelas V sekolah dasar hingga jenjang pendidikan menengah. Pengawas berperan memastikan kesiapan sekolah, termasuk kompetensi guru dan pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran.

Abdul Mu’ti mengingatkan, penggunaan AI harus berjalan beriringan dengan penguatan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, kolaborasi, dan etika. Teknologi seharusnya mendukung pembelajaran, bukan menggantikan kemampuan murid untuk mengolah informasi dan mengembangkan gagasan secara mandiri.

Selain mendorong pembelajaran berkualitas, Kemendikdasmen menempatkan keamanan dan kenyamanan sekolah sebagai perhatian utama. Pengawas diminta ikut memperkuat pencegahan perundungan dan kekerasan serta memastikan layanan bimbingan dan konseling berjalan optimal.

“Kita ingin bangun relasi itu. Sehingga dengan budaya sekolah yang aman dan nyaman itu, kita ingin menjadikan sekolah sebagai rumah bagi anak-anak kita,” jelas Abdul Mu’ti.

Ia juga menegaskan Tes Kemampuan Akademik (TKA) bukan penentu kelulusan murid. Hasil tes tersebut dapat digunakan untuk mengevaluasi capaian pembelajaran dan memetakan aspek yang perlu diperbaiki. Adapun keputusan kelulusan tetap menjadi kewenangan guru dan satuan pendidikan sesuai ketentuan yang berlaku.

Abdul Mu’ti turut meminta pengawas memastikan berbagai program pendidikan berjalan sesuai tujuan, termasuk pemanfaatan papan interaktif digital dan pelaksanaan kegiatan Pagi Ceria.

Kegiatan Pagi Ceria meliputi Senam Anak Indonesia Hebat, menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan berdoa bersama untuk membangun kebiasaan positif di lingkungan sekolah.

“Berbagai kebijakan harus terlaksana. Terutama memang yang menyangkut berbagai macam yang berkaitan dengan peningkatan mutu. Nah pengawas sekolah harus jadi pengawas yang hadir,” tegasnya.

Penguatan peran pengawas diharapkan membuat kebijakan pendidikan tidak berhenti pada aturan administratif, tetapi benar-benar diterapkan di ruang kelas. Melalui pendampingan yang aktif dan kompetensi yang terus ditingkatkan, Kemendikdasmen menargetkan sekolah mampu memberikan pembelajaran bermutu sekaligus mendukung perkembangan murid secara menyeluruh.

Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua.

Continue Reading

News

Kapolri Suyudi Perintahkan Perangi Narkoba, Bandar Diburu

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto memerintahkan seluruh jajaran Polri memperkuat pemberantasan peredaran narkotika di Indonesia. Ia menegaskan, penindakan harus dilakukan lebih masif dan berkelanjutan untuk mempersempit ruang gerak bandar serta melindungi masyarakat dari bahaya narkoba.

“Saya ingin membersihkan Indonesia dari peredaran narkoba yang sekarang sudah semakin masif. Kita harus lebih masif dalam bertindak,” ujar Suyudi dalam keterangan resminya, Selasa (13/10/2026).

Suyudi menekankan, pemberantasan narkotika tidak bisa hanya mengandalkan kepolisian. Menurut dia, keterlibatan berbagai pihak diperlukan untuk mencegah peredaran narkoba sekaligus memutus jaringan distribusinya hingga ke tingkat daerah.

“Pemberantasan narkoba tidak bisa dilakukan sendiri. Diperlukan kerja sama seluruh pihak agar peredaran narkotika dapat dicegah dan ruang gerak bandar semakin terbatas,” katanya.

Dalam arahannya, Suyudi meminta jajarannya membedakan penanganan hukum terhadap pengguna narkotika dengan bandar dan pengedar. Pengguna yang memenuhi ketentuan diarahkan menjalani rehabilitasi, sedangkan bandar serta pengedar harus diproses sesuai hukum yang berlaku.

Pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemberantasan narkoba yang tidak hanya mengandalkan penindakan, tetapi juga pencegahan dan pemulihan bagi pengguna yang memenuhi persyaratan.

Suyudi juga menekankan pentingnya semangat Polisi Bersama Masyarakat. Ia mengajak warga berperan aktif mencegah peredaran narkotika dan menjaga lingkungan agar tidak dimanfaatkan sebagai lokasi transaksi maupun distribusi barang terlarang.

Polri, lanjut Suyudi, akan memperkuat koordinasi lintas lembaga untuk membongkar jaringan narkotika, termasuk menelusuri pemasok dan pihak-pihak yang berada di balik peredarannya.

Menurut dia, kombinasi penegakan hukum, pencegahan, rehabilitasi, dan partisipasi masyarakat diperlukan agar pemberantasan narkoba berjalan konsisten serta menciptakan lingkungan yang lebih aman.

Sebelumnya, Polri telah menggencarkan operasi terpadu di sejumlah wilayah Indonesia. Penindakan menyasar kawasan yang diduga menjadi pusat peredaran narkotika, mulai dari Jakarta, Sumatera Utara, Riau, dan Sumatera Selatan hingga sejumlah wilayah di Sulawesi dan Kalimantan.

Perintah terbaru Kapolri tersebut menegaskan bahwa pemberantasan narkoba menjadi agenda berkelanjutan Polri, dengan bandar dan jaringan pemasok sebagai sasaran utama penindakan.

Continue Reading

News

Mengintip Pola Asuh Masa Kecil Peraih Nobel Matematika, Jacob Tsimerman

Ma'ruf Mutaqin

Published

on

CERITA KECIL Jacob Tsimerman bukanlah sebuah roman picisan tentang keberuntungan atau keajaiban yang jatuh dari langit, melainkan sebuah manifertasi dari dedikasi mutlak dan ketangguhan menghadapi kegagalan.

Sebelum namanya diukir dengan tinta emas di atas plakat Fields Medal 2026 (Hadiah Nobel Matematika), ia hanyalah seorang bocah laki-laki biasa yang kerap terasing di hadapan deretan angka.

Kelahirannya di sebuah sudut sunyi tidak serta merta melahirkannya sebagai seorang anak ajaib yang memegang tongkat sihir kejeniusan. Sebaliknya, masa lalunya adalah sebuah laboratorium mental yang bising, penuh dengan coretan kegagalan, kebingungan, dan keputusan-keputusan besar yang mempertaruhkan kenyamanan sebuah keluarga demi sebuah obsesi yang saat itu belum memiliki nama.

Lahir dari keluarga imigran dengan latar belakang akademis yang sederhana, garis hidup Jacob berubah haluan secara ekstrem ketika ia baru menginjak usia 8 tahun. Ayahnya, seorang ilmuwan komputer yang pendiam, dan ibunya, seorang guru matematika sekolah menengah, melihat percikan yang tak biasa pada diri sang putra.

Sang ayah merasa jika potensi Jacob tidak akan tergali jika tetap berapa di tanah kelahirannya di Kazan, Rusia. Karena itu mereka pun mulai berkelana. Dari Rusia, ke Israel, lalu ke Toronto, Kanada. Jacob harus mendapatkan akses pendidikan yang berkualitas.

Namun di Toronto, Kanada, tanah baru tempat mereka menancapkan akar kehidupan, Jacob tidak langsung menemukan karpet merah. Ia adalah anak imigran yang harus beradaptasi dengan dinginnya angin Amerika Utara, bahasa yang asing di lidah, dan lingkungan yang menuntutnya untuk memiliki kulit tebal agar tidak tergilas kerasnya persaingan.

Rumah mereka tidak dipenuhi kemewahan materi, melainkan tumpukan buku-buku teks tua pemberian sang ibu, yang menjadi satu-satunya jendela Jacob untuk melarikan diri dari kesepian masa kecilnya.

Titik nadir hidup Jacob kecil terjadi pada sebuah malam yang dingin saat ia menginjak usia dua belas tahun, sebuah fase ketika harga diri seorang anak laki-laki berada di titik paling rapuh. Ia baru saja pulang dari sebuah kompetisi matematika regional pertamanya di Kanada dengan kepala tertunduk. Ia gagal total. 

Lembar soal geometri sore itu berubah menjadi monster yang mencabik-cabik kepercayaan dirinya. Bagi anak-anak lain, kekalahan memalukan seperti itu akan menjadi alasan yang cukup untuk mengunci buku dan melupakan matematika selamanya. Namun, di dalam kepala Jacob, yang bergemuruh bukanlah ratapan pasrah, melainkan sebuah pemberontakan batin. Jiwanya yang anti-rapuh menolak untuk takluk pada rasa malu.

Malam itu, ketika seluruh kota telah terlelap dan lampu-lampu rumah mulai dipadamkan, kamar Jacob menjelma menjadi medan pertempuran yang sunyi. Selama enam jam nonstop, tanpa jeda dan tanpa keluhan, bocah dua belas tahun itu memaku tubuhnya di atas kursi. 

Dengan jemari yang gemetar memegang pensil, ia memeras otaknya hanya untuk menyelesaikan satu soal geometri tunggal yang telah menumbangkannya di ruang lomba. Keringat dingin menetes di atas kertas yang robek oleh hapusan yang berulang-ulang. Di sanalah, dalam kesendirian yang mencekam itu, Jacob menemukan karakter besinya.

Ketika jam dinding berdentang subuh dan solusi rumit itu akhirnya terpecahkan, ia tidak hanya menemukan jawaban matematika; ia menemukan takdirnya. Ia jatuh cinta pada rasa sakit proses memecahkan teka-teki.

Di balik keteguhan yang nyaris keras kepala itu, Jacob tidak berjalan sendirian. Ia beruntung memiliki jangkar emosional yang luar biasa kuat dalam diri kedua orang tuanya. Sang ibu dengan jeli mendidik Jacob menggunakan metode teka-teki logika kontekstual sejak usia tiga tahun, membangun fondasi berpikir tanpa pernah sekalipun memberikan tekanan untuk menjadi yang nomor satu. 

Sementara sang ayah menjadi pelindung yang paling setia. Cerita yang kerap ditulis tentang masa kecil Jacob selalu menyertakan bayang-bayang sang ayah yang berdiri di luar ruang ujian yang dingin selama berjam-jam, membawa roti lapis daging sapi sederhana demi menjaga energi sang anak tetap menyala. Kehadiran orang tuanya yang suportif, yang memberikan autonomi penuh tanpa tuntutan ambisius, menjadi bahan bakar utama yang membuat mentalitas Jacob tetap sehat di tengah lingkungan kompetisi yang bertekanan tinggi.

Pengorbanan dan latihan spartan selama lima jam sehari pasca-tragedi kelas tujuh itu akhirnya mulai menampakkan hasil yang spektakuler. Di usia lima belas tahun, Jacob berhasil menyabet medali emas di International Mathematical Olympiad (IMO) 2003 di Tokyo, disusul dengan raihan nilai sempurna (Perfect Score) pada tahun berikutnya di Athena. 

Gerbang pendidikan tinggi terbuka lebar saat ia baru berusia enam belas tahun, melompati batas usia normal demi menuntaskan gelar sarjananya di University of Toronto hanya dalam waktu dua tahun. Dunia mulai menyadari bahwa bocah yang dulu terduduk lesu di depan lembar soal geometri telah menjelma menjadi raksasa baru di panggung sains internasional.

Kini, setelah berhasil membawa pulang Fields Medal 2026 ke institusi Kanada untuk pertama kalinya dalam sejarah,Jacob Tsimerman tidak silau oleh lampu sorot panggung penghargaan. Kontribusi nyatanya kini didekasikan sepenuhnya untuk melatih dan menginspirasi generasi muda di universitas, meruntuhkan dogma bahwa matematika adalah momok yang menakutkan. 

Filosofi hidupnya tetap sama sejak ia berusia dua belas tahun: bahwa kejeniusan sejati tidak diukur dari seberapa cepat seseorang menemukan jawaban, melainkan dari seberapa lama ia mampu bertahan dalam kegelapan ketidaktahuan sebelum akhirnya menemukan cahaya kebenaran. Jacob adalah bukti hidup bahwa sebuah kegagalan di masa kecil, jika disambut dengan ketekunan yang membaja, mampu melahirkan seorang legenda dunia.

Continue Reading

News

Kepala Bakom: Gibran Tak Bisa Dimakzulkan Buntut Putusan MK

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Kepala Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah RI, Syahganda Nainggolan, menegaskan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tidak bisa dimakzulkan hanya karena putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait keabsahan dokumen pendidikan sebagai syarat pencalonannya pada Pilpres 2024.

Syahganda mengatakan pemerintah menghormati putusan MK sebagai lembaga yudikatif. Menurut dia, pemerintah yang berada di ranah eksekutif harus menghormati kewenangan lembaga peradilan dalam menjalankan tugasnya.

“Yang paling penting kan kita menghormati, sebagai eksekutif menghormati yudikatif ya dan itu kekuasaan yudikatif sudah jelas bahwa tidak bisa di-impeach, ya kan. Dari pasangan Bapak Presiden maupun Bapak Wakil Presiden,” kata Syahganda di Kantor Lemhannas, Jakarta, Sabtu (10/10).

Ia menyebut pemerintah masih memantau perkembangan polemik tersebut. Syahganda juga membuka kemungkinan persoalan ini berlanjut melalui jalur politik maupun proses hukum lain, meski tidak merinci mekanisme yang dimaksud.

“Terkait tadi ke mana alurnya, ini kan kita masih melihat kan. Itu alurnya kan bisa ke politik, bisa ke kemudian ke hukum lainnya, dan lain-lain,” ujarnya.

Di tengah polemik putusan MK, Syahganda turut menyayangkan tindakan seorang anggota DPRD di daerah yang menurunkan foto Gibran setelah putusan dibacakan.

Menurut dia, Gibran masih menjabat sebagai wakil presiden sehingga tindakan tersebut dinilai tidak pantas dilakukan oleh pejabat publik.

“Kalau yang turunin foto misalkan tukang becak di pinggir jalan sih enggak ada masalah ya kan, tapi kalau anggota DPRD dia kan makan dari gaji negara,” ucapnya.

Sebelumnya, MK memutus perkara yang mempersoalkan keabsahan dokumen pendidikan Gibran sebagai persyaratan pencalonan wakil presiden pada Pilpres 2024.

Dalam persidangan, pemohon Denny Indrayana mempersoalkan dokumen yang digunakan sebagai syarat pencalonan Gibran. Ia menjelaskan bahwa dokumen tersebut berupa surat keterangan penyetaraan dari Kementerian Pendidikan, bukan bukti kelulusan berupa ijazah.

Dalam putusannya, MK menyatakan tidak dapat menerima gugatan tersebut karena para pemohon tidak memiliki kedudukan hukum untuk mengajukan permohonan.

Namun, perhatian publik tertuju pada pertimbangan hakim yang menyebut MK tidak menemukan dokumen yang menunjukkan Gibran memiliki ijazah sebagai bukti telah menamatkan pendidikan di luar negeri yang setara dengan SMA atau sederajat.

Dalam pertimbangan yang dibacakan hakim konstitusi Adies Kadir, MK menegaskan bahwa Gibran secara faktual bukan lagi berstatus sebagai calon wakil presiden. Persoalan mengenai bukti ijazah pendidikan setara SMA tersebut dinilai menjadi ranah lembaga lain yang memiliki kewenangan berdasarkan UUD 1945.

Dengan demikian, putusan MK itu tidak menerima gugatan yang diajukan para pemohon, bukan memutus pembatalan jabatan Gibran sebagai wakil presiden.

Terpisah, Gibran menyatakan menghormati seluruh tahapan dan proses hukum yang berlangsung di MK. Ia menegaskan akan tetap menjalankan tugasnya sebagai wakil presiden.

“Kita hormati seluruh tahapan-tahapan dan proses-proses yang ada di MK. Yang paling penting sekarang, saya akan terus fokus bekerja untuk masyarakat dan mensukseskan visi-misi dan program dari Bapak Presiden selaku pimpinan kami,” kata Gibran kepada wartawan, Rabu (7/10).

Polemik dokumen pendidikan Gibran pun masih menjadi perhatian publik. Namun, putusan MK dalam perkara tersebut berfokus pada kedudukan hukum para pemohon dan tidak dengan sendirinya mengubah status Gibran sebagai wakil presiden.

Continue Reading

News

BSU 2026 Rp900 Segera Cair, Baca Syaratnya

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Pemerintah menyiapkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2026 sebesar Rp900.000 per pekerja untuk periode Oktober hingga Desember. Namun, pekerja belum bisa memastikan kelayakan sebagai penerima karena batas gaji dan persyaratan resmi program masih menunggu ketentuan terbaru dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan, bantuan diberikan sebesar Rp300.000 per bulan selama tiga bulan. Penyalurannya dilakukan sekaligus sehingga pekerja yang memenuhi kriteria akan menerima total Rp900.000.

Pemerintah memperkirakan program ini menyasar sekitar 13,3 juta pekerja dengan kebutuhan anggaran hampir Rp12 triliun. Meski nominal bantuan dan perkiraan jumlah penerima telah disampaikan, ketentuan teknis mengenai kriteria penerima masih menjadi hal yang dinantikan.

Salah satu pertanyaan utama calon penerima adalah batas maksimal gaji untuk mendapatkan BSU 2026. Hingga 13 Oktober 2026, belum ada batas penghasilan resmi yang dapat dipastikan untuk program tahun ini.

Sebagai gambaran, aturan BSU sebelumnya menetapkan batas gaji atau upah paling banyak Rp3,5 juta per bulan. Ketentuan tersebut tercantum dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 5 Tahun 2025, yang mengubah Permenaker Nomor 10 Tahun 2022.

Namun, batas gaji Rp3,5 juta itu merupakan acuan dari program sebelumnya, bukan ketentuan yang otomatis berlaku untuk BSU 2026. Pekerja perlu menunggu pengumuman resmi Kemnaker sebelum menyimpulkan apakah penghasilan mereka memenuhi persyaratan.

Dalam penyaluran BSU 2025, pemerintah menetapkan sejumlah persyaratan bagi pekerja yang ingin menerima bantuan. Kriteria tersebut meliputi:

  • Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK).
  • Peserta aktif program jaminan sosial ketenagakerjaan BPJS Ketenagakerjaan hingga April 2025.
  • Menerima gaji atau upah paling banyak Rp3,5 juta per bulan.
  • Bukan Aparatur Sipil Negara (ASN), prajurit TNI, maupun anggota Polri.
  • Diprioritaskan bagi pekerja yang tidak sedang menerima Program Keluarga Harapan (PKH) pada tahun anggaran berjalan sebelum BSU disalurkan.

Seluruh persyaratan tersebut mengacu pada ketentuan BSU 2025. Belum ada kepastian bahwa semua kriteria akan kembali digunakan dalam program 2026.

Karena itu, pekerja tidak cukup hanya mengandalkan besaran gaji untuk menilai kelayakan sebagai penerima. Status kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dan persyaratan lain yang nantinya ditetapkan pemerintah juga perlu diperhatikan.

BSU merupakan bantuan pemerintah yang dirancang untuk membantu pekerja atau buruh mempertahankan daya beli dalam memenuhi kebutuhan hidup.

Permenaker Nomor 10 Tahun 2022 mengatur pedoman pemberian bantuan subsidi gaji atau upah bagi pekerja dan buruh. Aturan tersebut kemudian diubah melalui Permenaker Nomor 5 Tahun 2025.

Dengan demikian, BSU bukan bantuan yang otomatis diberikan kepada seluruh masyarakat berpenghasilan rendah. Sasaran program ditentukan berdasarkan kategori pekerja atau buruh serta kriteria yang ditetapkan pemerintah.

Pemerintah menyatakan BSU 2026 akan dibayarkan sekaligus untuk periode Oktober, November, dan Desember. Dengan nominal Rp300.000 per bulan, total bantuan mencapai Rp900.000 bagi setiap penerima yang memenuhi persyaratan.

Masyarakat masih perlu menunggu pengumuman Kemnaker mengenai kriteria final, mekanisme penyaluran, dan cara mengecek status penerima. Informasi resmi tersebut akan menjadi acuan untuk memastikan apakah seorang pekerja berhak memperoleh bantuan.

Pekerja juga diminta waspada terhadap informasi yang mengklaim pendaftaran BSU 2026 telah dibuka, terutama jika disertai permintaan uang atau data pribadi dengan iming-iming pencairan bantuan.

Kesimpulannya, BSU 2026 disiapkan sebesar Rp900.000 per penerima untuk tiga bulan, tetapi batas gaji dan persyaratan final belum dapat dipastikan sebelum Kemnaker mengumumkan ketentuan resmi terbaru.

Continue Reading

News

Siswa SMAN 1 Taman Sulap Rumus Matematika Jadi Batik Berbasis AI

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Peringatan Bulan Bahasa di SMAN 1 Taman, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, menjadi panggung inovasi siswa. Tak hanya menguatkan literasi, para murid kelas XI menghadirkan ART-MATIKS, proyek yang memadukan matematika, kecerdasan buatan (AI), dan pelestarian batik lokal.

ART-MATIKS merupakan singkatan dari Aplikasi Redesain & Transformasi Matematika Batik Sidoarjo. Proyek kokurikuler berbasis Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) ini dikembangkan dengan bimbingan guru SMAN 1 Taman, Ika Yunita.

Inovasi tersebut mengubah konsep matematika yang dipelajari di kelas menjadi rancangan motif batik melalui pemanfaatan teknologi AI. Hasilnya, pembelajaran tidak berhenti pada teori, tetapi menghasilkan karya kreatif yang berpotensi diterapkan pada berbagai produk.

Kegiatan ini sejalan dengan pesan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, yang menegaskan bahwa bahasa bukan sekadar alat komunikasi, melainkan juga bagian dari identitas dan kedaulatan bangsa.

“Kalau berbicara mengenai bahasa, kita tidak hanya berbicara mengenai bahasa sebagai alat komunikasi, tapi bahasa sebagai identitas bangsa dan juga bahasa sebagai kedaulatan,” ujar Abdul Mu’ti di Jawa Timur, Senin (12/10/2026).

Kepala SMAN 1 Taman, Dewi Nurmalasari, mengatakan kegiatan kokurikuler dirancang untuk menghadirkan pembelajaran mendalam yang bermakna, kolaboratif, dan berpusat pada murid. Melalui pendekatan tersebut, siswa didorong untuk menerapkan pengetahuan sekaligus mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan kreatif.

“Melatih mereka untuk menelusuri masalah, berpikir kreatif, berpikir kritis, mandiri, berkolaborasi, mampu komunikasi, dan seterusnya,” kata Dewi.

Dalam pengembangan ART-MATIKS, siswa memanfaatkan empat konsep transformasi geometri, yakni dilatasi, refleksi, rotasi, dan translasi. Keempat konsep tersebut menjadi dasar untuk menyusun pola dan merancang motif batik.

Setelah rancangan matematis terbentuk, siswa menggunakan perintah atau prompt AI untuk mengembangkan desain agar lebih menarik dan memiliki nilai estetika.

Murid kelas XI, Elfaretha Shifa, menjelaskan bahwa proses pembuatan karya dimulai dengan menyusun rancangan berdasarkan rumus transformasi geometri. Selanjutnya, teknologi AI dimanfaatkan untuk menyempurnakan desain hingga menjadi motif batik.

“Mulai dari dilatasi, refleksi, rotasi, dan translasi. Nah, kemudian dari rumus-rumus tersebut, kita membuat sebuah rancangan motif menggunakan prompt AI untuk mengaplikasikan dan mengembangkannya menjadi lebih bagus lagi hingga menghasilkan sebuah karya,” jelas Shifa saat mempresentasikan proyek tersebut.

Motif yang dihasilkan tidak hanya ditujukan sebagai karya visual. Desain ART-MATIKS berpeluang diaplikasikan pada beragam produk, mulai dari botol minum, pajangan, kipas, gantungan kunci, hingga kain dan busana.

Dengan demikian, proyek ini membuka peluang bagi siswa untuk mengembangkan hasil pembelajaran menjadi produk kreatif yang memiliki fungsi praktis.

Di balik pemanfaatan AI, ART-MATIKS membawa misi menjaga warisan budaya daerah. Para siswa berupaya menunjukkan bahwa batik lokal dapat terus dikembangkan melalui pendekatan teknologi tanpa kehilangan nilai budayanya.

Shifa menilai generasi muda memiliki tanggung jawab untuk menjaga kearifan lokal agar tetap dikenal dan relevan di tengah perubahan zaman.

“Sebelumnya kita sebagai warga Sidoarjo juga memiliki kewajiban untuk melestarikan kearifan lokal itu sendiri,” ucapnya.

Melalui ART-MATIKS, SMAN 1 Taman menunjukkan bahwa pembelajaran STEM dapat berjalan beriringan dengan penguatan literasi dan kecintaan terhadap budaya. Siswa tidak hanya mempelajari ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga didorong menghasilkan inovasi yang berangkat dari identitas daerah.

Peringatan Bulan Bahasa pun menjadi momentum untuk memperkuat kemampuan siswa dalam mengomunikasikan gagasan, beradaptasi dengan perkembangan teknologi, serta menjaga bahasa dan warisan budaya sebagai bagian dari identitas bangsa.

Continue Reading

News

Saudi Diserang, Kemenhaj Imbau Jemaah Umrah Hindari Lokasi Rawan

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengimbau warga negara Indonesia (WNI) di Arab Saudi, termasuk jamaah umrah, meningkatkan kewaspadaan menyusul perkembangan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah. WNI diminta menghindari lokasi rawan, membatasi aktivitas yang tidak mendesak, dan mengikuti arahan otoritas setempat.

Juru Bicara Kemenhaj Ichsan Marsha menegaskan, keselamatan harus menjadi prioritas di tengah situasi keamanan yang masih berkembang. WNI juga diminta tetap tenang dan memantau informasi melalui kanal resmi agar tidak mengambil keputusan berdasarkan kabar yang belum terverifikasi.

“Kami mengimbau WNI di Arab Saudi, termasuk jamaah umrah, untuk tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan. Hindari lokasi rawan, patuhi aturan yang berlaku, serta ikuti arahan otoritas setempat. Keselamatan harus menjadi prioritas,” ujar Ichsan saat dikonfirmasi dari Jakarta, Senin.

Ichsan mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum jelas kebenarannya, terlebih menyebarkan kabar yang berpotensi memicu keresahan.

Bagi jamaah umrah yang masih berada di Arab Saudi, Kemenhaj meminta agar terus berkoordinasi dengan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU). Jamaah juga diminta memantau informasi perjalanan dan mematuhi petunjuk keselamatan dari otoritas setempat.

Penyelenggara perjalanan umrah turut diminta memastikan kondisi jamaah terpantau dengan baik serta menyampaikan perkembangan situasi dan informasi penting secara berkala.

Langkah koordinasi tersebut dinilai penting agar jamaah dapat mengambil keputusan secara tepat apabila terjadi perubahan kondisi keamanan maupun perjalanan.

Kemenhaj juga mengingatkan jamaah yang belum berangkat ke Arab Saudi agar tidak terburu-buru mengambil keputusan. Calon jamaah diminta memastikan jadwal keberangkatan, status penerbangan, dan ketentuan perjalanan melalui PPIU serta sumber informasi resmi.

“Kami meminta jamaah yang belum berangkat untuk terus berkoordinasi dengan penyelenggara perjalanan dan memastikan informasi keberangkatan melalui sumber resmi. Ikuti arahan pemerintah dan jangan ragu meminta penjelasan kepada penyelenggara apabila ada perubahan jadwal atau ketentuan perjalanan,” kata Ichsan.

Pemerintah menekankan bahwa perkembangan situasi keamanan harus menjadi pertimbangan dalam setiap aktivitas dan perjalanan WNI di Arab Saudi.

Kemenhaj meminta seluruh WNI, khususnya jamaah umrah, tetap waspada, menjauhi area yang berpotensi membahayakan, dan mematuhi arahan otoritas setempat hingga kondisi keamanan dinilai memungkinkan untuk beraktivitas seperti biasa.

Continue Reading

News

Bahlil Bicara Soal Impor Minyak AS

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Indonesia mulai menerima pasokan minyak mentah dari Amerika Serikat (AS). Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia membenarkan impor tersebut, tetapi belum mengungkapkan volume maupun nilai transaksi terbaru di tengah upaya pemerintah mencari sumber pasokan alternatif.

Pernyataan itu disampaikan Bahlil seusai menghadiri Rapat Kerja Nasional Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI), Senin (12/10/2026). Saat dikonfirmasi mengenai pembelian minyak mentah dari AS, ia memberikan respons singkat.

“Adinda kok tahu banget. Ya, makasih, ya,” kata Bahlil.

Bahlil menegaskan, pemerintah tidak membatasi sumber impor minyak mentah dari negara tertentu. Selama pasokan menawarkan harga efisien, menguntungkan kepentingan nasional, dan tidak melanggar aturan, pemerintah akan mempertimbangkannya sebagai prioritas.

“Bagi kita adalah dari manapun sumber minyaknya, selama itu efisien untuk kebaikan negara, dan tidak melanggar aturan maka itu akan menjadi prioritas negara,” tegasnya.

Impor minyak mentah dari AS juga tercatat dalam data Badan Pusat Statistik (BPS). Berdasarkan data perdagangan dengan kode HS 27090010 atau crude petroleum, Indonesia mengimpor minyak mentah dari AS sekitar 134.430 metrik ton senilai US$74,23 juta pada Agustus 2026.

Sementara itu, total impor minyak mentah Indonesia sepanjang Januari hingga Agustus 2026 mencapai sekitar 11,69 juta metrik ton.

Nigeria menjadi pemasok terbesar dengan volume 2,89 juta metrik ton, disusul Arab Saudi sebanyak 2,02 juta metrik ton dan Angola sekitar 1,93 juta metrik ton.

Berikut daftar negara pemasok minyak mentah Indonesia sepanjang Januari–Agustus 2026 berdasarkan data yang disajikan:

  • Nigeria: 2.887.024 metrik ton
  • Arab Saudi: 2.020.705 metrik ton
  • Angola: 1.928.013 metrik ton
  • Brasil: 1.447.381 metrik ton
  • Gabon: 695.155 metrik ton
  • Malaysia: 513.747 metrik ton
  • Uni Emirat Arab: 284.154 metrik ton
  • Pantai Gading: 240.265 metrik ton
  • Guinea Khatulistiwa: 237.388 metrik ton
  • Kazakhstan: 220.361 metrik ton
  • Aljazair: 190.589 metrik ton
  • Guyana: 139.371 metrik ton
  • Azerbaijan: 135.958 metrik ton
  • Kamerun: 135.489 metrik ton
  • Amerika Serikat: 134.426 metrik ton
  • Libya: 132.705 metrik ton
  • Kongo: 119.768 metrik ton
  • Rusia: 103.670 metrik ton
  • Papua Nugini: 81.888 metrik ton
  • Brunei Darussalam: 43.461 metrik ton

Data tersebut menunjukkan bahwa Indonesia mengandalkan beragam negara untuk memenuhi kebutuhan minyak mentah. Masuknya AS sebagai pemasok menjadi bagian dari diversifikasi sumber impor di tengah ketidakpastian pasar energi global.

Upaya mencari pemasok alternatif dilakukan setelah konflik di Timur Tengah mengganggu sebagian sumber impor minyak mentah Indonesia.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, sebelumnya mengungkapkan bahwa Indonesia kehilangan sekitar 25 persen sumber impor akibat konflik tersebut.

“Sejak terjadinya konflik di Timur Tengah, kita kehilangan 25% sumber impor, Bapak Ibu sekalian. Nah, apa yang dilakukan sekarang? Strategi yang dilakukan sekarang adalah kita melakukan hunting,” kata Laode dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah, Senin (5/10/2026).

Kondisi tersebut mendorong pemerintah memperluas pencarian pasokan minyak mentah agar kebutuhan energi dalam negeri tetap terpenuhi.

Untuk mengamankan pasokan, PT Pertamina (Persero) kini didorong lebih aktif mencari negara yang memiliki kelebihan minyak mentah dan menjajaki pembelian secara langsung.

Strategi ini berbeda dari pola sebelumnya yang lebih mengandalkan penawaran pemasok melalui mekanisme tender. Dengan pendekatan langsung, Pertamina diharapkan memiliki lebih banyak pilihan sumber pasokan di tengah perubahan kondisi pasar internasional.

Namun, diversifikasi pemasok tidak otomatis menjamin biaya pengadaan lebih murah. Harga minyak, ongkos pengiriman, ketersediaan pasokan, serta kecocokan karakteristik minyak mentah dengan fasilitas kilang domestik tetap menjadi faktor penentu.

Meski telah mengonfirmasi penerimaan minyak mentah dari AS, Bahlil belum menjelaskan volume dan nilai transaksi terbaru yang dimaksud dalam keterangannya.

Karena itu, belum dapat dipastikan apakah pengiriman yang dikonfirmasi tersebut merupakan bagian dari transaksi yang tercatat dalam data BPS Agustus 2026 atau berasal dari pengadaan pada periode berikutnya.

Pemerintah menegaskan bahwa efisiensi dan kepentingan nasional menjadi dasar pemilihan pemasok. Namun, transparansi mengenai harga, volume, dan jadwal pengiriman akan menjadi faktor penting untuk mengukur efektivitas strategi tersebut dalam menjaga ketahanan energi Indonesia.

Di tengah gangguan pasokan global, tantangan pemerintah bukan sekadar menemukan sumber minyak baru, melainkan memastikan pasokan tersebut tersedia dengan harga kompetitif dan mampu memenuhi kebutuhan energi nasional secara berkelanjutan.

Continue Reading

News

Teken SEB, Mendagri dan Mentan Minta Pemda Dukung Swasembada Pangan

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meminta pemerintah daerah (pemda) memperkuat dukungan terhadap penyuluh pertanian, termasuk membiayai operasional Balai Penyuluh Pertanian (BPP). Langkah ini dinilai penting untuk mempercepat realisasi swasembada pangan nasional yang menjadi salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto.

Permintaan tersebut disampaikan Tito setelah menandatangani Surat Edaran Bersama (SEB) tentang Pengelolaan Sarana dan Prasarana serta Ketenagaan Penyuluhan Pertanian dalam rangka Swasembada Pangan Berkelanjutan bersama Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Senin (12/10/2026).

Tito menegaskan, penyuluh pertanian merupakan ujung tombak pelaksanaan kebijakan pemerintah pusat di daerah. Karena itu, keberadaan mereka harus didukung fasilitas dan pembiayaan yang memadai agar program peningkatan produksi pangan berjalan efektif hingga tingkat kecamatan.

“Persoalannya adalah beliau (Menteri Pertanian) memerlukan pasukan di lapangan. Jadi selama ini beliau bekerja sama dengan PPL (Penyuluh Pertanian Lapangan),” ujar Tito.

Saat ini, penyuluh pertanian berada di bawah naungan Kementerian Pertanian berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 3 Tahun 2025 tentang Pendayagunaan Penyuluh Pertanian dalam Rangka Percepatan Swasembada Pangan.

Untuk menunjang pekerjaan mereka, Tito meminta kepala daerah mengalokasikan dukungan operasional BPP melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), anggaran Transfer ke Daerah (TKD), maupun mekanisme pembiayaan lain yang memungkinkan.

Menurut Tito, dukungan pemerintah daerah perlu berjalan beriringan dengan upaya pemerintah pusat memperbaiki sarana dan prasarana penyuluhan yang rusak.

“Kami kira, kita mem-backup sepenuhnya pada Bapak Menteri Pertanian,” tegasnya.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkapkan, Indonesia memiliki 37.237 penyuluh pertanian berdasarkan data Kementerian Pertanian per 9 Oktober 2026. Mereka didukung 5.836 unit BPP yang tersebar di berbagai daerah.

Namun, kondisi sejumlah balai yang mengalami kerusakan menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan agar aktivitas penyuluhan tidak terhambat.

Amran memastikan Kementerian Pertanian akan mengalihkan alokasi anggaran untuk mempercepat perbaikan fasilitas tersebut. Balai dengan kerusakan berat ditargetkan selesai diperbaiki dalam waktu sekitar dua bulan, sedangkan seluruh perbaikan diharapkan rampung pada 2027.

“Kami langsung refocusing anggaran biaya tahun ini. Kalau bisa dua bulan selesai yang tadi rusak berat, kita perbaiki. Kemudian Insyaallah tahun depan sudah selesai semuanya. Ini (BPP) untuk tempatnya PPL bernaung,” kata Amran.

Amran juga mengapresiasi peran Tito dalam menjaga stabilitas harga pangan di berbagai daerah. Ia berharap koordinasi antara kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah terus diperkuat untuk menjaga ketersediaan pangan nasional.

Sejumlah pejabat turut menghadiri kegiatan tersebut, antara lain Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti, Deputi Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Badan Pangan Nasional Andriko Noto Susanto, serta Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani.

Penguatan fasilitas, pembiayaan, dan tenaga penyuluh diharapkan mampu mempercepat pelaksanaan program swasembada pangan. Namun, keberhasilannya akan bergantung pada konsistensi dukungan anggaran serta koordinasi pemerintah pusat dan daerah hingga tingkat lapangan.

Continue Reading

News

Siapa Nidal Hasan? Eks Psikiater Militer yang Eksekusi Matinya Bakal Disiarkan Langsung oleh Trump

Ma'ruf Mutaqin

Published

on

MONITORDAY —Nidal Malik Hasan kini berada di ambang sejarah kelam hukum militer Amerika Serikat. Mantan mayor dan psikiater Korps Medis Angkatan Darat AS tersebut dijadwalkan menghadapi regu tembak (firing squad) pada 3 Desember 2026, atas tindakan penembakan massal di pangkalan militer Fort Hood, Texas, yang menewaskan 13 orang pada tahun 2009 silam. 

Sosoknya kini kembali menjadi sorotan dunia menyusul rencana kontroversial Pentagon untuk menyiarkan secara langsung momen eksekusinya ke seluruh dunia melalui internet.

Rencana penayangan langsung ini telah disetujui oleh Presiden Donald Trump atas usulan Menteri Pertahanan Pete Hegseth sebagai bentuk deterensi atau efek jera. Langkah ini menempatkan figur Hasan di tengah perdebatan etika hukum global yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah modern AS.

Dari Penyembuh Trauma Menjadi Pelaku Teror

Transformasi psikologis dan rekam jejak Nidal Hasan menjadikannya salah satu figur paling paradoks dalam sejarah militer Amerika:

  • Psikiater Militer Terdidik: Dilahirkan dan dibesarkan di Virginia, Hasan berhasil meraih pangkat Mayor dan bertugas sebagai dokter spesialis kedokteran jiwa (psikiater) di Angkatan Darat AS. Ironisnya, tugas utamanya saat itu adalah menyembuhkan serta merawat tentara yang mengalami gangguan mental dan trauma pasca-perang.
  • Radikalisasi dan Benturan Ideologi: Di balik seragam militernya, Hasan mengalami gejolak ideologi yang ekstrem. Dalam persidangan mahkamah militer pada tahun 2013, ia secara terbuka mengakui tindakannya melepaskan tembakan di pusat pemrosesan prajurit Fort Hood. Ia mengeklaim aksi tersebut dilakukan sengaja demi melindungi kelompok Taliban di Afghanistan dan umat Muslim dari agresi militer negaranya sendiri.
  • Kondisi Fisik yang Lumpuh: Saat melancarkan aksi penembakan brutal pada 5 November 2009 tersebut, Hasan akhirnya berhasil dilumpuhkan setelah ditembak oleh petugas keamanan pangkalan. Luka tembak itu merusak sistem saraf tulang belakangnya, membuat sang mantan mayor mengalami kelumpuhan total dan harus menghabiskan sisa hidupnya di atas kursi roda selama proses hukum berjalan.

Akhir Hayat di Ujung Senjata

Penetapan tanggal eksekusi terhadap Hasan menandai babak akhir dari proses hukum militer yang telah berjalan selama hampir dua dekade:

  • Eksekusi Militer yang Langka: Kasus Hasan mencatatkan namanya sebagai prajurit pertama yang akan dieksekusi oleh militer AS dalam 60 tahun terakhir, sejak eksekusi mati seorang tentara pada tahun 1961.
  • Penggunaan Regu Tembak: Hasan akan dihadapkan pada regu tembak taktis Angkatan Darat. Metode ini menjadi eksekusi dengan firing squad militer pertama yang dilakukan oleh otoritas pertahanan AS sejak berakhirnya era Perang Dunia II.

Kontroversi

Meskipun kejahatannya diakui secara luas, rencana pemerintah untuk menyiarkan momen eksekusi Hasan menuai penolakan keras yang justru berpusat pada perlindungan nilai kemanusiaan publik. 

Pengacara sipilnya, John Galligan, menyebut publikasi visual ini layaknya sebuah “sirkus” dan tindakan penghakiman massa masa lalu. PBB mengecam rencana tersebut sebagai bentuk penyiksaan yang kejam dan merendahkan martabat. 

Bahkan, Wakil Presiden JD Vance secara terbuka meragukan keputusan penayangan daring ini dan menyatakan enggan untuk menontonnya. Di sisi lain, para penyintas Fort Hood menilai siaran visual kematian Hasan berisiko memberikan dampak trauma psikologis sekunder, khususnya bagi generasi muda.

Continue Reading
LakeyBanget6 jam ago

Timteng Tak Kondusif, PSSI Siapkan Lawan Alternatif Timnas Indonesia

News6 jam ago

Mendikdasmen: Pengawas Sekolah Harus Jadi Mitra Guru

News7 jam ago

Kapolri Suyudi Perintahkan Perangi Narkoba, Bandar Diburu

News9 jam ago

Mengintip Pola Asuh Masa Kecil Peraih Nobel Matematika, Jacob Tsimerman

News12 jam ago

Kepala Bakom: Gibran Tak Bisa Dimakzulkan Buntut Putusan MK

News12 jam ago

BSU 2026 Rp900 Segera Cair, Baca Syaratnya

News13 jam ago

Siswa SMAN 1 Taman Sulap Rumus Matematika Jadi Batik Berbasis AI

Review18 jam ago

Strategi Mobil Listrik Jepang Menjaga Industri

LakeyBanget19 jam ago

FFI 2026 Umumkan Nominasi Piala Citra, 5 Film Berebut Gelar Terbaik

LakeyBanget21 jam ago

Jadwal Liga Champions: MU Tantang Atletico, Man City Hadapi PSG

LakeyBanget21 jam ago

Nilai Pasar Pemain Melonjak Usai Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

News1 hari ago

Saudi Diserang, Kemenhaj Imbau Jemaah Umrah Hindari Lokasi Rawan

LakeyBanget1 hari ago

ISS Kemenpora 2026 Catat Perputaran Ekonomi Lebih Rp17 Miliar dan Investasi Rp1,12 Triliun

News1 hari ago

Bahlil Bicara Soal Impor Minyak AS

News1 hari ago

Teken SEB, Mendagri dan Mentan Minta Pemda Dukung Swasembada Pangan

News1 hari ago

Siapa Nidal Hasan? Eks Psikiater Militer yang Eksekusi Matinya Bakal Disiarkan Langsung oleh Trump

News2 hari ago

Trump Ingin Namai Samudra Ini dengan Namanya Sendiri

News2 hari ago

Pemerintah Siapkan Payung Hukum Ojol, Revisi UU LLAJ Dibidik Rampung 2026

LakeyBanget2 hari ago

Menpora Serahkan Trofi Juara ke Bezzecchi, Sorotan Media Italia Perkuat Citra Indonesia di Panggung Dunia

News2 hari ago

Pertemuan Prabowo dan Presiden El-Sisi Hasilkan 4 Kesepakatan Kerja Sama